Anda di halaman 1dari 5

Cara Membuat Teks Laporan Hasil

Observasi | Bahasa Indonesia Kelas 10


Shabrina Alfari Mar 28, 2018 • 7 min read

Kamu masih bingung bagaimana caranya membuat teks laporan hasil observasi? Yuk, baca
artikel ini sampai selesai untuk mengetahui jawabannya!

--

Apakah kamu masih ingat dengan teks laporan hasil observasi? Untuk mengingatnya, mari
kita pahami kembali pengertian teks laporan hasil observasi, ya. Teks laporan hasil
observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek
atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis.

Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah.
Tujuannya, untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut
pandang keilmuan kepada pembaca. Lalu, gimana sih cara membuat teks laporan hasil
observasi itu? Nah, jawabannya akan dibahas di artikel ini, teman-teman. Mari kita simak!

 
Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
Untuk membuat teks laporan hasil observasi, pertama, kita harus tau dulu nih kaidah
kebahasaan teksnya. Tentunya, kaidah kebahasaan inilah yang membedakan teks laporan
hasil observasi dengan teks-teks yang lain, ya. Ada apa aja, sih? 

1. Menggunakan kalimat definisi

Pada teks laporan hasil observasi, kita sering menggunakan kalimat definisi. Biasanya,
ditandai dengan kata adalah pada pernyataan umum yang menyatakan pengertian atau
definisi dari aspek yang akan dibahas.

Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan
lembut dengan sentuhan aroma limau ...

2. Menggunakan konjungsi atau kata hubung

Kemudian, kita juga menggunakan konjungsi atau kata hubung, teman-teman. Konjungsi
yang digunakan ini adalah kata hubung antarkata, seperti dan, atau, yang, untuk, dengan,
dan sebagainya.

Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan
lembut dengan sentuhan aroma limau ...

Baca juga: Pengertian, Struktur, dan Ciri-Ciri Teks Biografi

3. Menggunakan kalimat simpleks dan kalimat kompleks

 Kalimat simpleks adalah kalimat yang menggunakan satu verba dan menyatakan aksi
(peristiwa atau keadaan) atau biasanya disebut kalimat tunggal.
Contohnya: Setelah dingin, kembali peras-peras daun kemangi.

 Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri dari dua struktur atau lebih dengan dua
verba.
Contohnya: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur
setelah wajah dicuci bersih.

4. Menggunakan sinonim dan antonim

Selain itu, pada teks laporan hasil observasi juga menggunakan sinonim atau antonim.

Contoh antonim: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur
setelah wajah dicuci bersih.

Contoh sinonim: Kemangi berguna sebagai salah satu daun yang sangat berpengaruh pada
kesehatan, seperti vitamin A, B, dan C yang memberikan manfaat bagi tubuh.

5. Menggunakan data
Data yang ada umumnya berupa angka pasti untuk menunjukkan ukuran suatu bahan yang
digunakan.

Contoh: Bahan yang digunakan adalah 100 gr daun kemangi dan 200 ml air panas.

Nah, setelah mengetahui kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi, kita lanjut ke
langkah-langkah membuat teksnya, ya. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan. Di
antaranya sebagai berikut:

Langkah-Langkah Membuat Teks Laporan Hasil Observasi


1. Tentukan tema kegiatan observasi.

2. Tentukan tujuan observasi.

3. Melakukan proses observasi.

4. Menyusun kriteria aspek yang harus dilaporkan. Setelah melakukan observasi dan
mendapatkan data-datanya, kita harus menyusun kriteria aspek yang akan dibahas,
dideskripsikan dan dilaporkan dalam teks laporan hasil observasi.

5. Membatasi aspek yang harus dilaporkan. Kita harus membatasi aspek apa saja yang harus
dilaporkan, agar tidak keluar dari tujuan yang sudah dibuat.

6. Mulai mendeskripsikan unsur-unsur yang dijelaskan sesuai aspeknya. Dimulai


dengan mendefinisikan atau mengartikan aspek yang dipilih berupa pernyataan umum.
Jangan lupa untuk menggunakan kaidah kebahasaan kalimat definisi.
7. Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan data dan gambar. Setelah dibuat
definisi aspek yang dipilih, tambahkan data-data yang didapatkan dari hasil observasi bisa
berupa gambar atau data yang berupa angka yang menunjukkan suatu ukuran. Jangan lupa
gunakan kaidah kalimat simpleks dan kompleks, konjungsi, sinonim, dan antonim.

8. Membuat simpulan hasil observasi. Setelah dilengkapi dengan data dan gambar, kita
bisa membuat kesimpulan dari hasil observasi yang telah kita lakukan.

Contoh Soal
1. Teks laporan hasil observasi merupakan …

A. Teks yang berisi laporan


B. Teks yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu yang
bersifat global atau universal
C. Teks yang berisi jenis-jenis observasi
D. Teks yang berisi jenis-jenis laporan
E. Teks yang memuat topik khusus

Jawaban: B

Pembahasan: 
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu
berdasarkan kriteria tertentu yang bersifat global atau universal. Selain pilihan B, bukanlah
pengertian dari teks laporan hasil observasi.

Gimana, sudah tahu ya cara membuat teks laporan hasil observasi? Nah, supaya kamu
semakin mahir nih dalam membuat teksnya, coba deh kamu buat teks laporan hasil observasi
sendiri menggunakan langkah-langkah yang sudah dijelaskan di atas. Kalau kamu masih
bingung, kamu bisa belajar melalui video beranimasi di ruangbelajar, lho. Selain video
animasi, ada latihan soal serta rangkuman berupa infografis. Yuk, berlangganan sekarang
untuk buat #BelajarJadiMudah.