Anda di halaman 1dari 5

PENGKAJIAN KLIEN SEHAT MENTAL

Nama perawat : Frensiska Mustikasari


Tanggal pengkajian : 26/9/2020
Tempat pengkajian : Rumah
Sumber data : Langsung

I. IDENTITAS KLIEN
Nama klien lengkap :
Nama panggilan klien : An. H
Umur/ TTL : 28 Bulan
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan :-
Pekerjaan :-
Suku bangsa : Jawa
Status marital :-
Alamat lengkap : Ds. Sidoarahayu Kec. Waway Karya Lampung Timur

II. Identitas penanggung jawab


Nama penanggung jawab klien : Tn. N
Umur : 33 Tahun
Agama : Islam
Suku bangsa : Jawa
Alamat lengkap : Ds. Sidoarahayu Kec. Waway Karya Lampung Timur
Telpon yang mudah dihubungi :
Hubungan dengan klien : Orang Tua

III. Pencapaian tugas perkembangan


Usia 18 bulan – 3 tahun
Petunjuk teknis pengisian format
1. Berilah tanda (√) jika klien dan keluarga mampu melakukannya
2. Apabila semua kemampuan tercapai ( jawaban ya mencapai 100%) maka dikategorikan
“normal” namun bila kurang dari 100% maka dikategorikan “penyimpangan”

Nama klien : An. H (28 bln)


No Kemampuan Ya Tidak
Kemampuan klien
1 Mengenal dan menyebut namanya √
2 Bertindak sendiri dan tidak mau diperintah √
3 Mau berpisah dengan orang tua dalam waktu singkat/ sebentar √
4 Sering bertanya tentang hal/ benda yang asing bagi dirinya √
5 Sering menggunakan kata jangan/ tidak/ nggak √
6 Berinteraksi dengan orang lain tanpa diperintah √
7 Mampu mengungkapkan rasa suka dan tidak suka √
8 Mulai bermain dan berkomunikasi dengan anak lain di luar keluarga √
9 Meniru kegiatan keagamaan yang dilakukan keluarga √
Kemampuan keluarga
1 Menyebutkan cara menstimulasi perkembangan anak √
2 Menentukan cara untuk menstimulasi perkembangan anak √
3 Memberikan mainan yang sesuai dengan usia anak √
4 Tidak menggunakankata perintah saat berbicara tetapi memberikan √
alternatif untuk memilih
5 Membuat aturan perilaku yang baik (makan, mandi, tidur, bermain) √
6 Memuji keberhasilan yang dicapai anak √
7 Memberi kesempatan anak untuk bermain permainan yang bertujuan √
menggali rasa ingin tahu
8 Segera membawa balita ke puskesmas/ rumah sakit/ pelayanan √
kesehatan bila sakit

Diagnosa keperawatan
Normal : Kesiapan Peningkatan Perkembangan Kemandirian
Penyimpangan: Resiko Ketidaksiapan Perkembangan Kemandirian

Nama perawat

RESUME ASKEP JIWA SEHAT


Nama Mahasiswa : Frensiska Mustikasari
Kelas : Lampung Timur
NIM : 2020207209179
Ruang Praktek :-
Tanggal : 26 September 2020

A. Pengkajian
Pengkajian dilaksanakan tanggal 26 September 2020 Pk. 15.30 wib. Pada saat pengkajian klien
dapat menyebutkan salam dan namanya, dan melakukan kegiatan tanpa diperintah, bertanya
tentang suatu benda yg belum diketahui dengan kata “ini apa”, mampu berkomunikasi dengan
orang lain dan dapat mengungkapkan rasa suka dan tidak suka. Misalnya saat makan klien
mengatakan “kenyang” untuk menolak menghabiskan makanan dan sering mengatakan “ndak
(tidak)” saat menolak melakukan sesuatu. Klien mampu mengatakan buang air besar n buang air
kecil, Klien juga dapat melakukan kegiatan ibadah keluarga misalnya dengan menirukan gerakan
sholat dan mengucapkan Allahu akbar.
Saat wawancara dengan keluarga mengatakan melakukan kegiatan untuk menstimulasi
perkembangan anak dengan memberikan mainan sesuai dengan umur anak serta selalu
memberikan pujian atas keberhasilan anak. Namun terkadang orang tua masih menggunakan kata
perintah terhadap anak. Orang tua memberikan peraturan yagng baik kepada anak tentang makan,
mandi, tidur dan bermain dan memberikan kesempatan aanak untuk bermain yg mengasah rasa
ingin tahunya seperti bermain pasir dan air dihalaman rumah. Bila anak sakit orang tua langsung
kepelayanan kesehatan terdekat.

B. Analisa data
1. Data Subjektif
 klien dapat menyebutkan salam dan namanya
 klien sering mengatakan “ndak (tidak)”
 bertanya tentang suatu benda yg belum diketahui dengan kata “ini apa”
 Klien mampu mengatakan buang air besar n buang air kecil
 Klien mampu melakukan kegiatan ibadah keluarga

2. Data Objektif
 Klien melakukan kegiatan tanpa diperintah
 Klien mulai bergaul dengan orang lain tanpa diperintah
 Klien mulai bermain dan berkomunikasi dengan orang lain tanpa diperintah
 Klien mau berpisah dengan orang tuanya sebentar
 Klien menunjukkan rasa suka dan tidak suka
 Klien suka membantah dan tidak menurut perintah
 Klien ikut kegiatan keagamaan orang tua

C. Masalah keperawatan
Kesiapan Peningkatan Perkembangan Kemandirian

D. Intervensi keperawatan
Tujuan untuk Anak
1) mengembangkan rasa kemandirian dalam melakukan kegiatan sehari-hari
2) Bekerjasama dan memperlihatkan kelebihan diri diantara orang lain.

Tindakan keperawatan bagi usia toddler


Tugas Perkembangan Tindakan keperawatan
Perkembangan yang a. Latih anak-anak melakukan kegiatan secara mandiri.
normal kemandirian b. Puji keberhasilan yang dicapai anak
c. Tidak menggunakan kata yang memerintah tetapi
memberikan alternatif untuk memilih.
d. Hindari suasana yang membuatnya bersikap negatif
(memisahkan dengan orangtuanya, mengambil mainannya,
memerintah untuk melakukan sesuatu)
e. Tidak menakut-nakuti dengan kata-kata maupun perbuatan.
f. Berikanan mainan sesuai usianya (boneka, mobil-mobilan,
balon, bola, kertas gambar dan pensil warna )
g. Saat anak mengamuk (temper tantrum) pastikan ia aman
dari bahaya cedera kemudian tinggalkan, awasi dari jauh.
h. Beritahu tindakan-tindakan yang boleh dan tidak boleh
dilakukan, yang baik dan yang buruk dengan kalimat positif.
Contoh :
 Mau tidak permen adek diambil orang? Kalau begitu
adek juga tidak boleh mengambil permen nini.
 Supaya ganteng maksimal bila akan pergi adek harus
memakai baju yang rapi.
i. Libatkan anak dalam kegiaatan-kegiatan keagamaan

Tujuan Untuk keluarga


1) Menjelaskan perilaku yang menggambarkan perkembangan psikososial
2) Menjelaskan cara menstimulasi perkembangan anaknya (kemandirian)
3) Mendemonstrasikan dan melatih cara memfasilitasi perkembangan kemandirian anak
4) Merencanakan tindakan untuk menstimulasi perkembangan kemandirian anaknya.

Tindakan keperawatan untuk keluarga


Tugas Perkembangan Tindakan Keperawatan
Perkembangan yang Informasikan pada keluarga cara yang dapat dilakukan untuk :
normal : a) Memfasilitasi perkembangan psikososial anaknya.
Kemandirian  Berikan aktivitas bermain yang menggali rasa ingin
tahu anak seperti bermain tanah, pasir, lilin, membuat
mainan kertas, mencampur warna, menggunakana cat
air, melihat barang/binatang/tanaman/orang yang
menarik perhatiannya dengan tetap menjaga
keamanannya.
 Berikan kebebasan pada anak untuk melakukan
sesuatu yang diinginkan tetapi tetap memberi batasan.
Misalnya membolehkan anak memanjat dengan syarat
ada yang mendampingi/mengawasi atau mengajarkan
cara agar tidak jatuh
b) Menstimulasi /latihan perkembangannya :
 Melatih anak melompat ke depan dengan kedua kaki
diangkat bersamaan.
 Mengajak anak bermain menumpuk dan menyusun
balok /kubus/ kotak menjadi “menara”, “jembatan”
dan lain-lain.
 Melatih anak memilih dan mengelompokkan benda
menurut jenisnya. (kancing, kelereng, uang logam dan
lain-lain)
 Melatih anak menghitung jumlah benda
 Melatih anak mencocokan gambar dengan benda
sesungguhnya, bicaralah tentang sifatnya, bentuk ,
warna dan sebagainya
 Melatih anak menyebut namanya
 Melatih anak menyebut nama benda dan mengenal
sifatnya
 Melatih mencuci tangan/kaki dan mengeringkannya
sendiri.
 Memberi kesempatan kepada anak, untuk memilih
baju yang akan dipakai