Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN HASIL PRAKTEK NERS

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN


MASALAH HIPETENSI TN.A DI RT 15 RW 03 DUSUN 03 DESA PAKUAN AJI
KECAMATAN SUKADANA LAMPUNG TIMUR

Disusun oleh:

KHAIRUL ANWAR
2020207209161

PROGRAM STUDI PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG
2020
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
PADA KELUARGA Tn. A DI RT 15 RW 03 PAKUAN AJI
KECAMATAN SUKADANA LAMPUNG TIMUR

I. DATA UMUM

1. Nama kepala keluarga : Tn.A


2. Jenis kelamin : Laki-laki
3. Tempat Tanggal Lahir : yogyakarta. 01 September 1941
4. Pendidikan Terhir : SR (SD)
5. Alamat dan Telepon : Rt 15 Rw 3 Desa Pakuan Aji Kecamatan
Sukadana Lampung Timur
6. Komposisi keluarga

No Nama JK Hub dgn Umur Pend. Agam Pekerjaan


KK a
1. Tn.N L Anak 39 tahun SMA Islam Buruh
2. Ny. F P Menantu 36Tahun Sarjana Islam Guru
honor

Genogram
Keterangan :

Laki Laki
Perempuan
Garis Keturunan
Tinggal 1 rumah
Pasien

7. Tipe keluarga

Keluarga Tn. A merupakan tipe keluarga The Extended family (keluarga besar)
dengan komposisi Tn. A sebagai ayah/kepala keluarga, Tn. N sebagai anak,
dan Ny. F sebagai menantu
8. Suku Bangsa

Keluarga Tn. A merupakan penduduk keturunan asli Jawa dan memiliki latar
belakang budaya Jawa. Bahasa sehari-hari menggunakan Jawa.
9. Agama: Islam

Keluarga Tn. A menganut agama islam. Mereka menjalankan dengan baik


ibadah sholat fardu dan berusaha untuk tepat waktu dalam menjalankan
ibadah.

10. Status Sosek keluarga: Ekonomi menengah keatas

Selama ini penghasilan berasal dari anak yaitu Tn. N sebagai buruh bangunan,
dan Ny.F sebagai guru honor di salah satu SD negri.

11. Aktivitas rekreasi keluarga :

Tn. A mengatakan rekreasi hanya mengisi kekosongan waktu dengan


menonton televisi bersama dirumah nya kadang-kadang rekreasi jika ada acara
acara-acara keluarga diluar kota.
II. RIWAYAT DAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KELUARGA

1. Tahapan Perkembanagan Keluarga Saat Ini :

Tahapan Perkembangan keluarga Tn.A merupakan tahap perkembanagan


VIII yaitu tahap perkembangan keluarga usia lanjut

2. Tahap Perkembangan Keluarga yang belum terpenuhi:

Tahapan perkembangan keluarga Tn.A nerupakan tahap VIII yaitu usia


lanjut tahap yang masih belum terpenuhi adalah komoniksai antar anak
yang kurang karena kesibukan anak sebagai tulang punggung keluarga dan
sebagai buruh bagunan.
3. Riwayat Keluarga Inti

Tn. A merupakan kepala keluarga jarang sakit, mempunyai hipertensi


sejak 10 tahun yang lalu.

4. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya

Untuk riwayat kesehatan keluarga tadak ada yang mempunyai penyakit


yang serius, Tn.A menderita Hipertensi sedangkan dari pihak keluarga
Bapak/Ibu juga menderita hipertensi

KEADANAN LINGKUNGAN

1. Karakteristik rumah

Tipe rumah keluarga Tn. A adalah milik sendiri, bersifat permanen, lantai
plester semen.

1. Ventilasi dan penerangan


1) Terdapat 4 jendela dan 2 pintu di rumahnya. Keadaan jendela terbuka,
ventilasi udara cukup bagus, pencahayaan cukup, sinar matahari masuk
dari jendela kaca, dan hampir semua bagian rumah mendapat
pencahayaan.
2) Penerengan rumah baik teraliri listrik 900KwH.
2. Persediaan air bersih

Tn. A mengatakan kebutuhan air berasal dari air sumur, keadaan air jernih,
tidak berbau, dan tidak ada jentik nyamuknya.
3. Pembuangan sampah

Selama ini pembuangan sampah dihalaman belakang rumah, sampah


pelastik dikumpulkan dan sebagian yang lain dibakar. Keluarga ini
mengelolah sampahnya sendiri dengan cara dikumpulkan kemudian dibakar.
4. Pembuangan air limbah

Pembuangan air limbah dialirkan ke septictank.


Jamban/ WC (tipe, jarak dengan sumber air)
Jamban menggunakan tipe jongkok, jarak sumber air dengan septictank
lebih dari 10 meter. Kondisi saluran pembuangan jamban lancar.
5. Karakteristik tetangga dan komunitas RW

Pemukiman termasuk dalam desa yang padat penduduk. Rumah warga


umumnya luas, saling berdekatan dan mempunyai halaman. Tetangga
mayoritas adalah warga jawa. Warga di sekitar rumah Tn. A merupakan
warga suku jawa dan beberapa warga pendatang.

2. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat

Tn. A aktif mengikuti kegiatan kemasyarakatan sepeti kegiatan keagamaan.


Tn A juga sebagai toko agama.

3. Mobilitas Geografis Keluarga

Di dusun 3 Tn. A tinggal terdapat puskesmas kurang lebih 1 km dari rumah


yaitu Puskesmas Pakuan Aji dan RS Daerah cukup dekat kurang lebih 10 Km
yaitu RSUD Sukadana Lampung Timur.
4. Sistem Pendukung Keluarga

Keluarga Tn, A ini mempuanyai 2 Angota Keluarga 2 motor untuk


mendukung beberapa aktivitas sehari hari

STRUKTUR KELUARGA

1. Pola komunikasi keluarga

Keluarga mengunakan bahasa jawa dalam kehidupan sehari – hari dan


mendapat informasi kesehatan dari petugas kesehatan dan media televisi

2. Struktur peran Keluarga

Tn. A menderita penyakit hipertensi, anggota keluarga lainnya dalam


kondisi sehat.

3. Nilai dan norma budaya

Keluarga pe hidup sudah ada yang ngatur demikian pula dengan sehat
dan sakit, keluarga juga percaya bahwa setiap sakit pasti ada obatnya dan biala
ada keluarga ada yang sakit dibawa ke petugas kesehatan terdekat.

FUNGSI KELUARGA

1. Fungsi afektif

Hubungan antara keluarga baik, mendukung bila ada yng sakit


langsung dibawa ke petugas kesehatan yang terdekat.

2. Fungsi sosial

Setiap hari keluarga selalu berkumpul dirumah, hubungan dalam


keluarga sangat baik dan selalu mentatai norma yang baik.

3. Fungsi perawatan keluarga


Penyediaan makanan selalu dimasak terdiri komposisi, nasi lauk pauk
dan sayur dengan frekuensi 3 kali sehari dan bila ada anggota keluarga yang
sakit tidak parah, mereka akan membeli obat di warung dahulu. Dan bila tidk
ada perbaika baru anggota keluarga yang sakit dibawa kepetugas kesehatan.

4. Fungsi Reproduksi

Tn. A sudah tidak melakukan hubungan seksual suami istri karena sudah
lanjut usia dan istri dari Tn.A sudah meninggal dunia

5. Fungsi Ekonomi

Tn. A di nafkahi anaknya Tn.N dikarena kan sudah menginjak usia lanjut.
Anggota keluarga dapat memenuhi kebutuhan makan yang cukup, pakaian dan
cukup untuk kebutuhan sehari – hari keluarga

STRESS DAN KOPING KELUARGA


1. Stressor jangka pendek: Tn. A sering merasa pusing
2. Stressor jangka panjang Tn. A khawatir karena tekanan darahnya sering
tinggi.
3. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah

Keluarga selalu memeriksakan anggota keluaganya yang sakit ke puskesmas


putugas kesehatan.

4. Strategi koping yang digunakan

Tn.A dan keluarga selalu mengambil keputusan dengan musyawarah


bersama dan selalu bersikap terbuka terhadap jika memiliki masalah di
keluarga ataupun ada sesuatu yang mesti dibahas secara bersama.

5. Strategi adaptasi disfungsional

Tn. A bila sedang sakit pusing maka keluarga memanggil petugas kesehatan
terdekat untuk mengecek tekanan darahnya seta istirahat yang cukup.

I. Harapan keluarga
Keluarga berharap pada petugas kesehatan agar meningkatkat mutu
pelayanan dan membantu masalah Tn.A
II. PEMERIKSAAN FISIK

TD Nadi Nafas Suhu BB TB


No Nama
(mmHg) (x/menit) (x/menit) (oC) (kg) (cm)
Tn. A 150/90mmHg 84 20 36.6 65 164
1 Pemeriksaan Fisik Jantung : BJ 1- II Reguler, Murmur ( - ),Gallop ( - )
Paru-paru : Vesikuler (+/+), Ronki (-/- )
Abdomen : Bising Usus (+) NT (-) Timpani (+)
Ekstremitas : Akral Hangat, Udem (-)
Kulit : Turgor kulit kembali cepat, tampak bersih
Asam Urat : 6,4
Tn.N. 120/70 mmHg 80 20 36.1 54 150
2 Pemeriksaan Fisik Jantung : BJ 1- II Reguler, Murmur ( - ),Gallop ( - )
Paru-paru : Vesikuler (+/+), Ronki (-/- )
Abdomen : Bising Usus (+) NT (-) Timpani (+)
Ekstremitas : Akral Hangat, Udem (-)
Kulit : Turgor kulit kembali cepat, tampak besih
Ny. F 110/60 mmHg 80 20 36.2 48 149
3 Pemeriksaan Fisik Jantung : BJ 1- II Reguler, Murmur ( - ),Gallop ( - )
Paru-paru : Vesikuler (+/+), Ronki (-/- )
Abdomen : Bising Usus (+) NT (-) Timpani (+)
Ekstremitas : Akral Hangat, Udem (-)
Kulit : Turgor kulit kembali cepat, tampak bersih
III. ANALISA DATA

DATA SUBYEKTIF MASALAH PENYEBAB


DS: Manajemen kesehatan  Ketidak mampuan keluarga
 Keluarga keluarga tidak efektip merawat dan mengenal
mengungkapkan tidak masalah anggota keluarga
memahami cara yang sakit
merawatnya Code : D0116
 Keluarga Tn. A
mengatakan tidak tau
maslah keshatan yg
diderita Tn. A
 keluarga mengatakan
makanan Tn. A sama
dengan yang lain
DO :

 Tensi darah Tn. A


tampak tinggi
 TD : 150/90 mmHg
N :84 X/mnt
RR : 22 X/mnt
DS : Ansietas
 Tn. A mengatakan
khawatir tensinya Code : 0102
semakin tinnggi dan
strokenya semakin
parah
 Keluarga meng atakan
masih bingung cara
perawatan darah tinggi
yang diderita Tn. A
DO :
 Keluarga tampak
kebingungan dengan
penyakit yang diderita
 Keluarga mengatakan
Tn. A kurang tidur
 Tn. A tampak gelisah

IV. Diagnosis Keperawatan

a. Diagnosis Keperawatan

 Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif ( D. 0116 )

 Ansietas ( D.0102 )

b. Prioritas Masalah
Manejemen keluarga tidak efektif berhubungan dengan ketidak mampuan
merawat dan mengenal masalah anggota keluarga dengan hipertensi.

Tabel Skoring data

Kriteria Score Bobo Nilai Pembenaran


t
 Sifat masalah 3 1 3/3 x 1 = 1 Rasa takut menyebabkan
keadaan peningkatan TD yang dapat
mempurburk keadaan
 Kemungkinan 1 2 2/2x2=1
masalah dapat diubah Pemberian penjelasan yang
sebagian tepat dapat membantu
menurunkan menurunkan
2 1 2/3 x 1 = 0.6 rasa takut
 Potensial masalah
untuk dicegah cukup 1 1 1/ 2 x 1 = 0.5 Penjelasan dapat membantu
mengurangi rasa takut
 Menojolnya masalah
– masalah tidak perlu Keluarga menyadari dengan
ditangani mematuhi diet yang
dianjurkan dapat mengurangi
rasa khawatir Tn. A
Jumlah 3.1
V.RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

DIAGNOSA
NOC NIC
N KEPERAWATAN
O KRITERIA BATASAN KOD DX. KEP KODE HASIL KODE INTERVENSI

KARAKTERISTIK E
1. -Keluarga tidak mampu D0116 1) Manajemen 183708 Tanda dan gejala eksaserbasi 1. Berikan pendidikan

melakukan perawatan kesehatan hipertensi kesehtan tentang penyakit

keluarga tidak 183701 hipertensi yaitu


-Keluarga tidak Kisaran normal untuk tekanan
efktif tehadap menjelaskan faktor
mengetahui tentang darah sistolik
masalah penyebab,tanda dan gejala
penyebab dan tanda 183702 Kisaran normal untuk tekanan
Hipertensi Tn. dari hipertensi dan diet
gejala hipertensi darah diastolik
A rendah garam dan lemak
-Data yang mendukung 183706 Pilihan pengobatan yang
2. Anjurkan keluarga untuk
manifestasi klinis tersedia
mengkosumsi makanan
penyakit (seperti nyeri) 310712 Membatasi asupan garam atau dengan diet hipertensi
diiet rendah garam 3. Anjurkan keluarga selalu

periksa kesehatan secara


teratur kepelyanan

kesehatan minimal

seminggu sekali
 Tn. A mengatakan
khawatir tensinya
semakin tinnggi
dan strokenya
semakin parah
 Keluarga kurang 1. Berikan informasi
2. mengenal 140201 Memonitor intensitas 5820
kmasalah Tn. A faktual terkait
yang khawtir tensi D 0102 Ansietas kecemasan
darahnya semakin diagnosis, perawatan
tinggi 140202 Mengurangi penyebab
dan prognosis
kecemasan
2. Dorong keluarga untuk
140204 Mendapatkan informasi untuk mendampingi klien
mengurangi kecemasan dengan cara yang tepat

Kontrol pernapasan saat 3. Intruksikan klien

140220 cemas untuk menggunakan

mempertahankan tidur adekua tehnik relaksasi

V. Catatan Perkembangan / Evaluasi


Dx Keperawatan Implementasi Evaluasi
Manajemen keshatan keluarga tidak TUK 1 :Setelah dilakukan pendidikan S : keluarga mengatakan sudah
efektif kesehatan tentang hipertensi pada hari memahami tentang cara merawat
selasa tanggal 27 oktober 2020, Pukul 14 : keluarga dengan hipertensi dengan
30 WIB, diharapkan keluarga mampu memperhatikan diet rendah garam,
menjelaskan tentang penyebab, tanda dan rendah lemak, kontrol dan minum obat
gejala penyakit hipertensi secra teratur
 Memberikan pedidikan kesehatan TD : 130/90 mmHg
tentang penyakit hipertensi, yaitu O : keluarga dapat menggungkapkan
tnada dan gejala hipertensi dan diet kembali cara merawat keluarga
rendah garam dan lemak hipertensi dengan memperhatikan
 Menganjurkan pada keluarga diet,pola tidur,kontrol dan minum obat
memeriksan Tn. A setiap minggu dan
secara teratur makanan yang disajikan
minum obat scrara teratur
untuk Tn. A sama dengan keluarga yang
lain.
A : Tujuan tercapai sebagian
P : membuat daptar makanan yang boleh
diamakan dan yang tidak boleh dimakan
bagi penderita hipertensi

Ansietas TUK 2 : 26 oktober 2020 pukul 15:20 S:


Keluarga Tn. A mengatakan pengertian
WIB hipertensi adalah tensi yang melebihi
140/90
1. Berikan informasi faktual kepada Ny. F mengatakan penyebabnya bisa
karena faktor keturunan, pola makan
keluarga terkait diagnosis Hipertensi, tidak sehat, karena paktor usia
Tn. N mengatakan tanda gejala yg bisa
jelaskan cara perawatan pada keluarga
muncul sakit kepala, lemas, sakit
Tn. A terhadap penyakit kecemasan disekitar leher
Keluarga Tn. A mengatakan komplikasi
dikarenakan Hipertensi dan prognosis dari hipertensi salah satunya sakit stroke
O:
2. Dorong keluarga untuk mendampingi - Keluarga Tn. A koopratif
- Keluarag aktif bertanya saat diskusi
klien dengan cara yang tepat dalam - Keluarga dan klien mampu
menyebutkan penyebab terjadinya
pengobatan hipertensi pada Tn. A peningkatan tekanan darah
A:
3. Ajarkan aktifitas fisik seperti senam
- Tujuan tercapai
lansia untuk mengurangi rasa kecemasan P :
- menjelaskan akibat lanjut dari
hipertensi jika tidak segera ditangani
4. Intruksikan ajarkan klien untuk - mengajarkan tehnik relaksasi
menggunakan tehnik relaksasi supaya
mengurangi kecemasan

VI. Catatan Perkembangan

Dx Keperawatan Implementasi Catatan Perkembangan


Manajemen keshatan keluarga tidak TUK 3 :
efektif Rabu, 28 Oktober 2020
Pukul 08 . 00 WIB S : keluarga mengatakan sudah
1. Menganjurkan pada keluarga menyendirikan makanan Tn. A dengan
memeriksakan Tn. A setiap minggu anggota keluarga
dan minum obat secara teratur. O : Tn. A mengatakan sudah tidak takut
2. Memberikan penjelasan pada keluarga lagi dengan tensinya
tentang diet yang sesuia dengan Tn. A Makanan yang disajikan untuk Tn. A
harus benar – benar rendah
Dan anggota keluarga yang lain sudah
garam,mengurangi makanan yang
berlemak. tersendiri
3. Menganjurkan pada keluarga untuk TD : 120/80 mmHg
mengatur pola tidur pada siang hari Wajah Tn. A tampak rilek
sebaiknya digunakan untuk mengatur A : Tujuan tercapai
pola tidur pada siang hari sebaiknya P : lanjutkan intervensi.
digunakan untuk istirahat
4. Melatih dan mengajarkan senam
hipertensi

S :- keluarga mengatakan sudah


mendampingi klien dengan cara
memperbanyak waktu untuk bersama
TUK 4 : - Klien mengatakan sudah bisa
1. Dorong keluarga untuk mendampingi melakukan tehnik relaksasi seperti
menarik napas panjang lalu dihembuskan
klien dengan cara yang tepat dalam lewat mulut
O : - Tn. A sudah melakukan aktifitas
Ansietas pengobatan hipertensi pada Tn. A pisik seperti senam lansia
- klien tampak menarik napas dalam
2. Ajarkan aktifitas fisik seperti senam - Wajah Tn. A tampak rilek
A : Tujuan tercapai
lansia untuk mengurangi rasa kecemasan
3. Intruksikan ajarkan klien untuk P : lanjutkan intervensi.
menggunakan tehnik relaksasi supaya
mengurangi kecemasan