Anda di halaman 1dari 48

LAPORAN BEST PRACTICE

PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN


TAHUN 2019 / 2020

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PENGHEMATAN ENERGI
LISTRIK SISWA KELAS VI
SD NEGERI BELITUNG SELATAN 9

Disusun Oleh

MAULINA, S.Pd

NO. PESERTA 201503219747

DINAS PENDIDIKAN KOTA BANJARMASIN

KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

TAHUN 2019

HALAMAN PENGESAHAN

i
1. Judul Best Practice : Penerapan Model Pembelajaran Discovery
Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi
Penghematan Energi Listrik pada Siswa Kelas VI
SD Negeri Belitung Selatan 9

2. Identitas Peneliti :
a. Nama : MAULINA, S.Pd
b. NIP : 19891014 201903 2 002
c. Pangkat/Gol : Penata Muda
d. Jabatan : Guru Kelas
e. Unit Kerja : SD Negeri Belitung Selatan 9

3. Lokasi Penelitian : SD Negeri Belitung Selatan 9

PENULISAN BEST PRACTICE


DISETUJUI DAN DISAHKAN:

Pada Tanggal : 23 November 2019

PLT Kepala SD Negeri Belitung Selatan 9

Hj. Sanainah, A.Ma


NIP. 19600102 198009 2 001

IDENTITAS GURU

ii
1. Nama Sekolah : SD Negeri Belitung Selatan 9
2. Nama Guru : MAULINA, S.Pd
3. NIP : 19891014 201903 2 002
4. NUPTK : 3346767668130073
5. Jabatan / Golongan Guru : Penata Muda / III A
6. Alamat Sekolah :
a. Jalan : Jafri Zam-Zam Komp. Grawiratama IV
b. Kecamatan : Banjarmasin Barat
c. Kabupaten/Kota : Banjarmasin
d. Provinsi : Kalimantan Selatan
e. Telpon / Fax : 05114413090
7. Mengajar Mata Pelajaran : Guru Kelas
8. Alamat Rumah :
a. Jalan : Cempaka Sari III
b. Desa/Kelurahan : Basirih
c. Kecamatan : Banjarmasin Barat
d. Kota : Banjarmasin
e. Provinsi : Kalimantan Selatan
f. Telpon / Hp / Fax : 089665334049

KATA PENGANTAR

Assalammualaiku m. Wr.Wb

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan karuniaNya
sehingga penulis dapat menyelesaikan tepat waktu.

iii
Dalam penyusunan Best Practice penulis banyak menerima bantuan dan bimbingan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada yang
terhormat.

1. Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin


2. Kepala SD Negeri Belitung Selatan 9 yang telah memberi izin, kesempatan dan
kepercayaan kepada penulis untuk mengadakan penelitian ini seluas – luasnya
3. Semua rekan guru di SD Negeri Belitung Selatan 9 yang telah memberi bantuan
selama proses penelitian sampai dengan terwujud dalam bentuk Best Practice
ini.
4. Tutor Pembimbing dan Teman-teman di Kegiatan PKP Zona Kota Banjarmasin
5. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah
memberikan bantuan berupa apapun dalam menyelesaikan best practice ini.

Penulis menyadari bahwa karya ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik
dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan karya ini.

Waalaikumsalam Wr.Wb

Banjarmasin, November 2019


Penulis

MAULINA, S.Pd

DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL.........................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN......................................................................................ii
BIODATA PENULIS..................................................................................................iii
KATA PENGANTAR................................................................................................VI
DAFTAR ISI.................................................................................................................v

iv
DAFTAR LAMPIRAN................................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................1
A. Latar Belakang Masalah...............................................................................1
B. Jenis Kegiatan...............................................................................................2
C. Manfaat Kegiatan.........................................................................................2
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN......................................................................3
A. Tujuan dan Sasaran......................................................................................3
B. Bahan/materi Kegiatan.................................................................................3
C. Metode/ cara melaksanakan kegiatan...........................................................3
D. Media/instrumen...........................................................................................7
E. Waktu dan tempat kegiatan..........................................................................7
BAB III HASIL KEGIATAN.......................................................................................8
BAB VI SIMPULAN DAN REKOMENDASI..........................................................11
A. Simpulan.....................................................................................................11
B. Rekomendasi..............................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................12
LAMPIRAN................................................................................................................13

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 : Foto-foto kegiatan............................................................................13


LAMPIRAN 2 : RPP..................................................................................................14
LAMPIRAN 3 : Bahan Ajar.......................................................................................22
LAMPIRAN 4 : LKS..................................................................................................23

v
LAMPIRAN 5 : Kisi-kisi soal pilihan ganda dan uraian............................................25
LAMPIRAN 6 : Soal, kunci, dan pedoman penskoran...............................................26
LAMPIRAN 7 : Lembar observasi proses pembelajaran...........................................28

vi
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Pembelajaran tematik terpadu di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013
merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan pelajaran
dalam satu pembelajaran. Beberapa muatan, misalnya Bahasa Indonesia dan IPA
disatukan dalam tema yang sama kemudian disajikan dalam satu pembelajaran utuh
yang saling berkaitan.
Dalam praktik pembelajaran Kurikulum 2013 yang penulis lakukan selama ini,
penulis menggunakan buku siswa dan buku guru. Penulis meyakini bahwa buku tersebut
sudah sesuai dan baik digunakan di kelas karena diterbitkan oleh Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Ternyata, dalam praktiknya, penulis mengalami beberapa
kesulitan seperti materi dan tugas tidak sesuai dengan latar belakang siswa. Selain itu,
penulis masih berfokus pada penguasaan pengetahuan kognitif yang lebih
mementingkan hafalan materi. Dengan demikian proses berpikir siswa masih dalam
level C1 (mengingat), memahami (C2), dan C3 (aplikasi). Guru hampir tidak pernah
melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi
(higher order thinking skills/ HOTS). Penulis juga jarang menggunakan media
pembelajaran. Dampaknya, suasana pembelajaran di kelas kaku dan anak-anak tampak
tidak ceria.
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa diperoleh informasi bahwa
(a) siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru dengan cara
ceramah (b) selain ceramah, metode yang selalu dilakukan guru adalah penugasan.
Sebagian siswa mengaku jenuh dengan tugas-tugas yang hanya bersifat teoritis. Tinggal
menyalin dari buku teks.
Untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0, siswa harus dibekali keterampilan
berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills). Salah satu model pembelajaran
yang berorientasi pada HOTS dan disarankan dalam implementasi Kurikulum 2013
adalah model pembelajaran Discovery Learning. Model pembelajaran Discovery
Learning adalah memahami konsep, arti, dan hubungan melalui proses intuitif untuk
akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Discovery

1
Setelah melaksanakan pembelajaran tematik dengan model pembelajaran
Discovery Learning, penulis menemukan bahwa proses dan hasil belajar siswa
meningkat. Lebih bagus dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Ketika model
pembelajaran Discovery Learning ini diterapkan pada kelas yang lain ternyata proses
dan hasil belajar siswa sama baiknya. Praktik pembelajaran dengan model
pembelajaran Discovery Learning yang berhasil baik ini penulis simpulkan sebagai
sebuah best practice (praktik baik) pembelajaran berorientasi HOTS dengan model
pembelajaran Discovery Learning.

B. Jenis Kegiatan
Kegiatan yang dilaporkan dalam laporan praktik baik ini adalah kegiatan
pembelajaran tematik di kelas VI untuk pasangan KD IPA dan Bahasa Indonesia.

C. Manfaat Kegiatan
Manfaat penulisan Best Practice ini adalah meningkatkan kompetensi siswa
dalam pembelajaran tematik melalui model pembelajaran Discovery Learning yang
berorientasi HOTS.

2
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Tujuan dan Sasaran


Tujuan penulisan praktik baik ini adalah untuk mendeskripsikan praktik baik
penulis dalam menerapkan pembelajaran berorientasi higher order thiking skills
(HOTS).
Sasaran pelaksanaan best practice ini adalah siswa kelas VI semester 1 di SD
Negeri Belitung Selatan 9 sebanyak 20 orang.

B. Bahan/Materi Kegiatan
Bahan yang digunakan dalam praktik baik pembelajaran ini adalah materi kelas
VI untuk tema 4 pembelajaran tematik gabungan KD IPA dan Bahasa Indonesia berikut
ini.

IPA
Pengetahuan
KD 3.6
Menjelaskan cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik.
Keterampilan
KD 4.6 Menyajikan karya tentang berbagai cara melakukan penghematan energi dan
usulan sumber alternatif energi listrik.
Bahasa Indonesia
Pengetahuan
KD 3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca.
Keterampilan
Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah
KD 4.2 secara lisan, tulis, dan visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat
efektif.

C. Cara Melaksanakan Kegiatan


Cara yang digunakan dalam pelaksanaan praktik baik ini adalah menerapkan
pembelajaran tematik terpadu dengan model pembelajaran Discovery Learning.
Berikut ini adalah langkah-langkah pelaksanaan praktik baik yang telah dilakukan
penulis.
1. Pemetaan KD
Pemetaan KD dilakukan untuk menentukan pasangan KD yang dapat diterapkan
dalam pembelajara tematik. Berdasarkan hasil telaah KD yang ada di kelas VI,

3
penulis memilih tema 4 untuk membelajarkan pasangan KD 3.6-4.6 muatan IPA
dan KD 3.2-4.2 muatan Bahasa Indonesia di kelas VI semester 1.
2. Analisis Target Kompetensi
Hasil analisis target kompetensinya sebagai berikut.
3. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi
IPK IPA
3.6.1 Menjelaskan cara menghasilkan energi listrik (C2)
3.6.2 Menjelaskan cara menyalurkan energi listrik (C2)
3.6.3 Menjelaskan cara menghemat energi listrik (C2)
3.6.4 Menerapkan cara menghemat energi (C3)
3.6.5 Menganalisis cara menghemat energi listrik (C4)
4.6.1 Membuat poster tentang cara penghematan energi listrik (P3)
IPK Bahasa Indonesia
Menyebutkan informasi penting dari teks tentang cara menghasilkan
3.2.1
energi listrik. (C1)
Menyajikan informasi penting dari teks tentang cara menghasilkan
4.2.1
energi listrik dalam bentuk visual (P3)

4. Pemilihan Model Pembelajaran


Model pembelajaran yang dipilih adalah Discovery Learning .
5. Merencanakan kegiatan Pembelajaran sesuai dengan model Pembelajaran
Pengembangan desain pembelajaran dilakukan dengan merinci kegiatan
pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan sintak model pembelajaran Discovery
Learning.
Berikut ini adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dikembangkan
berdasarkan model pembelajaran Discovery Learning.
Sintak Model Guru Siswa
Pembelajaran
Stimulation
(Pemberian
 Guru meminta kepada  Siswa membaca senyap
Rangsangan)
siswa untuk membaca teks bacaan
senyap teks bacaan  Siswa berdiskusi
 Guru meminta kepada menjawab pertanyaan
siswa untuk berdiskusi bacaan terkait materi.

4
menjawab pertanyaan  Siswa menuliskan
bacaan terkait materi. jawaban pada diagram
 Guru meminta siswa yang tersedia, sesuai
menuliskan jawaban pada dengan urutan paragraf
diagram yang tersedia, pada teks eksplanasi
sesuai dengan urutan ilmiah. Pastikan siswa
paragraf pada teks memahami bagian-
eksplanasi ilmiah dan bagian yang ditulis
memastikan siswa dalam diagram.
memahami bagian-bagian  Siswa dibagi menjadi
yang ditulis dalam beberapa kelompok
diagram. yang terdiri dari 4-5
 Guru membagi siswa siswa
dibagi menjadi beberapa  Siswa mengamati video
kelompok yang terdiri dari  Siswa diminta untuk
4-5 siswa mengingat kembali
 Guru memfasilitasi pengertian dari energi
mengamati video dan daya listrik.
 Guru memfasilitasi siswa Misalnya guru
untuk mengingat kembali memberi instruksi
pengertian dari energi dan “Diskusikan dalam
daya listrik. Misalnya kelompok, apa yang
guru memberi instruksi kalian ketahui tentang
“Diskusikan dalam energi dan daya
kelompok, apa yang kalian listrik!”
ketahui tentang energi dan
daya listrik!”

5
Problem Statement  Guru memfasilitasi Siswa  Siswa diminta untuk
(Identifikasi untuk merumuskan merumuskan masalah
masalah) masalah yang akan yang akan dipecahkan
dipecahkan dalam dalam pembelajaran.
pembelajaran. Misalnya Misalnya “bagaimana
“bagaimana memilih memilih lampu yang
lampu yang hemat hemat energi?”
energi?” 

 Siswa secara kelompok


menyelidiki lampu
Data Collection  Guru memfasilitasi siswa hemat energi
(Pengumpulan data) secara kelompok menggunakan Lembar
Kerja Siswa (LKPD
menyelidiki lampu hemat
5.1)
energi menggunakan
Lembar Kerja Siswa
(LKPD 5.1)

Data Processing  Guru memfasilitasi siswa  Siswa diminta


(Pengolahan data) untuk dapat mengolah mengolah data hasil
data hasil pengamatan, pengamatan, dan
dan menentukan lampu menentukan lampu
mana yang cahayanya mana yang cahayanya
paling terang paling terang
 Guru memfasilitasi siswa  Siswa diminta untuk
untuk mencari dari mencari dari berbagai
berbagai sumber bacaan sumber bacaan tentang
tentang kaitan antara daya kaitan antara daya

6
lampu, terang cahaya lampu, terang cahaya
lampu, dan hemat energi lampu, dan hemat
 Guru memfasilitasi siswa energi
untuk membuat poster  Siswa diminta untuk
hemat energi. membuat poster hemat
energi.

Verification  Guru memfasilitasi siswa  Siswa diminta untuk


(Pembuktian) untuk mempresentasikan mempresentasikan hasil
hasil kerja Kelompoknya kerja Kelompoknya

Generalization  Memfasilitasi siswa dalam  Siswa dalam kelompok


(Kesimpulan) kelompok untuk menyimpulkan hasil
menyimpulkan hasil penyelidikannya
penyelidikannya tentang tentang hemat energi
hemat energi listrik dalam listrik dalam bentuk
bentuk poster poster

6. Penyusunan Perangkat Pembelajaran


Berdasarkan hasil kerja 1 hingga 6 di atas kemudian disusun perangkat
pembelajaran meliputi RPP, bahan ajar, LKS, dan instrumen penilaian. RPP

7
disusun dengan mengintegrasikan kegiatan literasi, penguatan pendidikan
karakter (PPK), dan kecakapan abad 21.

D. Media dan Instrumen


Media pembelajaran yang digunakan dalam praktik terbaik ini adalah (a) Video
masalah kelangkaan energi listrik yang didownload dari
https://www.youtube.com/watch?v=e154eeiaIlU, (b) LCD dan Laptop (c)Lampu
bohlam (pijar) 5 watt 1 buah, (c) Lampu led 5 watt 1 buah, (d) Lampu neon 5 watt 1
buah, (e) 3 buah dudukan lampu yang sudah terpasang kabel dan colokan, (f)
Terminal listrik AC 3 lubang dan dilengkapi saklar, (g) Aplikasi “light meter” atau
“Lux Meter” di android
Instrumen yang digunakan dalam praktik baik ini ada 2 macam yaitu (a) instrumen
untuk mengamati proses pembelajaran berupa lembar observasi dan (b) instrumen
untuk melihat hasil belajar siswa dengan menggunakan tes tulis pilihan ganda dan
uraian singkat.

E. Waktu dan Tempat Kegiatan


Praktik baik ini dilaksanakan pada tanggal 13 November tahun 2019 bertempat di
kelas VI SD Negeri Belitung Selatan 9.

8
BAB III
HASIL KEGIATAN

A. Hasil
Hasil yang dapat diilaporkan dari praktik baik ini diuraikan sebagai berikut.
1. Proses pembelajaran tematik yang dilakukan dengan menerapkan model
pembelajaran Discovery Learning berlangsung aktif. Siswa menjadi lebih aktif
merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan pertanyaan pada guru
maupun temannya. Aktifitas pembelajaran yang dirancang sesuai sintak Model
pembelajaran Discovery Learning megharuskan siswa aktif selama proses
pembelajaran.
2. Pembelajaran tematik yang dilakukan dengan Model pembelajaran Discovery
Learning meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer knowledge.
Setelah membaca, meringkas, dan mendiskusikan teks eksplanasi tentang
“mengapa harus hemat listrik?”, siswa tidak hanya memahami konsep teks
eksplanasi (pengetahuan konseptual) dan bagaimana membuat ringkasan yang
benar (pengetahuan prosedural), tetapi juga memahami konsep penghematan
energi listrik. Pemahaman ini menjadi dasar siswa dalam mempelajari materi IPA
tentang penghematan energi listrik. Pemahaman tentang konsep moderisasi
membantu siswa dalam menganalisis prubahan sosial budaya sebagai akibat
moderisasi.
Pemahaman siswa tetang perubahan sosial budaya dalam rangka moderisasi pada
dasarnya merupakan bentuk adaptasi masyarakat terhadap modernisasi.
Pemahaman ini dapat menjadi pengantar bagi siswa untuk memahami cara
mahluk hidup beradaptasi dengan lingkungan.
3. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning meningkatkan kemampuan
siswa untuk berpikir kritis.
Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi siswa untuk bertanya dan menanggapi
topik yang dibahas dalam pembelajaran.
Dalam pembelajaran sebelumnya yang dilakukan penulis tanpa berorientasi
HOTS suasana kelas cenderung sepi dan serius. Siswa cenderung bekerja sendiri-
sendiri untuk berlomba menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Fokus guru
adalah bagaimana siswa dapat menyelesikan soal yang disajikan; kurang peduli

9
pada proses berpikir siswa. Tak hanya itu, materi pembelajaran yang selama ini
selalu disajikan dengan pola deduktif (diawali dengan ceramah teori tentang
materi yang dipelajari, pemberian tugas, dan pembahasa), membuat siswa
cenderung menghapalkan teori. Pengetahuan yang diperoleh siswa adalah apa
yang diajarkan oleh guru.
Berbeda kondisinya dengan praktik baik pembelajaran tematik berorientasi HOTS
dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Dalam
pembelajaran ini pemahaman siswa tentang konsep penghematan energi listrik
melalui percobaan dan diskusi yang menuntut kemampuan siswa untuk berpikir
kritis.
4. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning juga meningkatkan
kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Discovery Learning yang
diterapkan dengan menyajikan teks tulis dan melakukan percobaan berisi
permasalahan kontekstual mampu mendorong siswa merumuskan pemecahan
masalah.
Sebelum menerapkan Model pembelajaran Discovery Learning, penulis
melaksanakan pembelajaran sesuai dengan buku guru dan buku siswa. Meskipun
permasalahan yang disajikan dalam buku teks kadang kala kurang sesuai dengan
kehidupan sehari-hari siswa, tetap saja penulis gunakan. Jenis teks yang
digunakan juga hanya pada teks tulis dari buku teks.
Dengan menerapkan Model pembelajaran Discovery Learning, siswa tak hanya
belajar dari teks tulis, tetapi juga dari percobaan serta diberi kesempatan terbuka
untuk mencari data, materi dari sumber lainnya.

B. Masalah yang Dihadapi


Masalah yang dihadapi terutama adalah siswa belum terbiasa siswa belajar dengan
model pembelajaran Discovery Learning. Dengan tujuan untuk mendapat nilai
ulangan yang baik guru selalu menggunakan metode ceramah, siswa pun merasa
lebih percaya diri menghadapi ulangan (penilaian) setelah mendapat penjelasan
guru melalui ceramah.

10
C. Cara Mengatasi Masalah
Agar siswa yakin bahwa pembelajaran tematik dengan Model pembelajaran
Discovery Learning dapat membantu mereka lebih menguasai materi
pembelajaran, guru memberi penjelasan sekilas tentang apa, bagaimana, mengapa,
dan manfaat belajar berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher
order thinking skills/HOTS). Pemahaman dan kesadaran akan pentingnya HOTS
ajkan membuat siswa termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu,
kesadaran bahwa belajar bukan sekadar menghafal teori dan konsep akan
membuat siswa mau belajar dengan HOTS.
Kesulitan mendapatkan bahan-bahan penunjang percobaan dapat ditangani dengan
cara menggunakan barang bekas. Hal ini juga dapat menyadarkan siswa bahwa
barang bekas bukan hanya dibuang, tapi masih dapat digunakan untuk
pembelajaran, dan lain-lain.

11
Bab VI
Simpulan dan Rekomendasi
A. Simpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.
1. Pembelajaran tematik dengan Model pembelajaran Discovery Learning layak
dijadikan praktik baik pembeljaran berorientasi HOTS karena dapat
meingkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer pengetahuan, berpikir
kritis, dan pemecahan masalah.
2. Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara sistematis
dan cermat, pembelajaran tematik dengan Model pembelajaran Discovery
Learning yang dilaksanakan tidak sekadar berorientasi HOTS, tetapi juga
mengintegrasikan PPK, literasi, dan kecakapan abad 21.

B. Rekomendasi
Berdasarkan hasil praktik baik pembelajaran tematik dengan Model pembelajaran
Discovery Learning, berikut disampaikan rekomendasi yang relevan.
1. Guru seharusnya tidak hanya mengajar dengan mengacu pada buku siswa dan
buku guru serta jaring-jaring tema yang telah disediakan, tetapi berani
melakukan inovasi pembelajaran tematik yang kontekstual sesuai dengan latar
belakang siswa dan situasi dan kondisi sekolahnya. Hal ini akan membuat
pembelajaran lebih bermakna.
2. Siswa diharapkan untuk menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam
belajar, tidak terbatas pada hafalan teori. Kemampuan belajar dengan cara ini
akan membantu siswa menguasai materi secara lebih mendalam dan lebih tahan
lama (tidak mudah lupa).
3. Sekolah, terutama kepala sekolah dapat mendorong guru lain untuk ikut
melaksanakan pembelajaran berorientasi HOTS. Dukungan positif sekolah,
seperti penyediaan sarana da prasarana yang memadai dan kesempatan bagi
penulis utuk mendesiminasikan praktik baik ini aka menambah wawasan guru
lain tentang pembelajaran HOTS.

12
DAFTAR PUSTAKA
Ariyana,Yoki, MT. Dkk.2019. Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan
Berpikir Tingkat Tinggi. Jakarta: Direktorat Guru dan Tenaga
Kependidikan.Kemdikbud.
Abimanyu, Soli. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. 2002. Strategi belajar Mengajar.
Jakarta: Rineka Cipta.
Siddiq, M. Djaubar, Dkk. 2008. Pengembangan Bahan Pembelajaran SD. Jakarta:
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Tegeh, I Made. 2009. Media Pembelajaran. Singaraja: Undiksha Singaraja

13
LAMPIRAN

Lampiran 1 : Foto-foto kegiatan


Lampiran 2 : RPP
Lampiran 3 : Bahan Ajar
Lampiran 4 : LKS
Lampiran 5 : Kisi-kisi soal piliha ganda dan uraia
Lampiran 6 : Soal, kunci, dan pedoman penyekoran
Lampiran 7 : Lembar observasi proses pembelajaran
Lampiran 8 : Kuesioner motivasi belajar siswa

LAMPIRAN

14
Lampiran 1 : Foto-foto kegiatan

Kegiatan Pendahuluan

Kegiatan Inti

Stimulation (Pemberian Rangsangan)

15
Problem Statement (Identifikasi masalah)

Data Collection (Pengumpulan data)

16
Data Processing (Pengolahan data)

Verification (Pembuktian)

Generalization (Kesimpulan)

17
Penutup

18
Lampiran 2 : RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SD Negeri Belitung Selatan 9


Mata Pelajaran
Tema : 4. Globalisasi
Sub Tema : 2. Globalisasi dan Manfaatnya
Pembelajaran :3
Kelas/ Semester : VI/I
Materi Pokok : Penghematan Energi Listrik
Alokasi Waktu : 3 JP (3 x 35 Menit)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan


percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,


melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.

KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan


logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi

Bahasa Indonesia

19
No KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
Kompetensi Pengetahuan
3.2Menggali isi teks 3.6.1Menyebutkan informasi penting dari teks
penjelasan (eksplanasi) tentang cara menghasilkan energi listrik.
ilmiah yang didengar dan
dibaca.
Kompetensi Keterampilan

4.2Menyajikan hasil 4.6.1Menyajikan informasi penting dari teks


penggalian informasi dari tentang cara menghasilkan energi listrik
teks penjelasan dalam bentuk visual.
(eksplanasi) ilmiah secara
lisan, tulis, dan visual
dengan menggunakan
kosakata baku dan kalimat
efektif.

IPA
No KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
3.6 Menjelaskan cara IPK Pendukung
menghasilkan, 3.6.1 Menjelaskan cara menghasilkan energi
menyalurkan, dan listrik
menghemat energi 3.6.2 Menjelaskan cara menyalurkan energi
listrik. listrik
3.6.3 Menjelaskan cara menghemat energi
listrik
IPK Kunci:
3.6.4 Menerapkan cara menghemat energi
listrik
IPK Pengayaan:
3.6.6 Menganalisis cara menghemat energi

20
listrik

4.6 Menyajikan karya


tentang berbagai cara
4.6.1 Membuat poster tentang cara
melakukan
penghematan energi listrik
penghematan energi
dan usulan sumber
alternatif energi listrik.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Dengan menyimak, siswa mampu menyebutkan informasi penting dari teks
ekplanasi yang didengar dengan benar.
2. Dengan meyimak, siswa mampu menulis informasi penting dari teks ekplanasi
yang didengar dalam bentuk peta pikiran dengan sistematis.
3. Siswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis lampu listrik
4. Siswa dapat memilih lampu yang hemat energi
5. Siswa dapat membuat poster tentang “hemat energi”

D. Materi Pembelajaran
 Teks Eksplanasi
 Penghematan Energi Listrik

E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran Discovery Learning

F. Media Pembelajaran
1) File video masalah kelangkaan energi listrik
2) LCD dan Laptop
3) Lampu bohlam (pijar) 5 watt 1 buah
4) Lampu led 5 watt 1 buah
5) Lampu neon 5 watt 1 buah
6) 3 buah dudukan lampu yang sudah terpasang kabel dan colokan
7) Terminal listrik AC 3 lubang dan dilengkapi saklar
8) Aplikasi “light meter” atau “Lux Meter” di android

G. Sumber belajar
Globalisasi : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi
Jakarta :Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

21
Globalisasi : buku siswa/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi
Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Ke 1
TAHAP ALOKAS
PEMBELAJARA KEGIATAN PEMBELAJARAN I
N WAKTU

A. Kegiatan Pendahuluan
25 menit

Pendahuluan
(persiapan/orientasi
) 1. Guru mengucapkan salam
2. Siswa berdoa dengan dipimpin ketua kelas
3. Siswa membaca ayat Al-qur’an
4. Siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya
5. Guru mengecek kehadiran siswa
6. Siswa melakukan kegiatan literasi membaca
(buku non pelajaran)

22
Apersepsi

7. Guru mengaitkan materi yang akan dipelajari


dengan pengalaman siswa dengan materi
sebelumnya
8. Siswa dengan bimbingan guru mengingat
kembali materi prasyarat
9. Guru memperlihatkan gambar

Mengajukan pertanyaan berdasarkan gambar


(a) Apa peran energi listrik di era globalisasi
saat ini?
(b) Tuliskan ruangan yang boros listrik.
(c) Menurutmu, apa dampak sikap hidup boros
listrik bagi warga sekolah?
(d) Mengapa kita perlu menerapkan sikap hidup
hemat listrik?
(e) Berikan 3 contoh sikap hidup hemat listrik
yang sudah kamu terapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
Motivasi Siswa mendapat informasi dari guru mengenai
tujuan, manfaat pembelajaran yang akan
dilakukan, metode pembelajaran

B. Kegiatan Inti
60 menit

Stimulation
(Pemberian
1. Membagi siswa dalam beberapa kelompok

23
Rangsangan)

2. Siswa membaca senyap teks bacaan


3. Siswa berdiskusi menjawab pertanyaan bacaan
terkait materi.
4. Siswa menuliskan jawaban pada diagram yang
tersedia, sesuai dengan urutan paragraf pada teks
eksplanasi ilmiah. Pastikan siswa memahami
bagian-bagian yang ditulis dalam diagram.
5. Guru memfasilitasi mengamati video
6. Memfasilitasi siswa untuk mengingat kembali
pengertian dari energi dan daya listrik. Misalnya
guru memberi instruksi “Diskusikan dalam
kelompok, apa yang kalian ketahui tentang
energi dan daya listrik!”

Problem 7. Memfasilitasi Siswa untuk merumuskan


Statement masalah yang akan dipecahkan dalam
(Identifikasi pembelajaran. Misalnya “bagaimana memilih
masalah) lampu yang hemat energi?”

Data Collection
8. Memfasilitasi siswa secara kelompok
(Pengumpulan data)
menyelidiki lampu hemat energi menggunakan

24
Lembar Kerja Siswa (LKPD 5.1)

Data Processing 9. Memfasilitasi siswa untuk dapat mengolah data


(Pengolahan data) hasil pengamatan, dan menentukan lampu mana
yang cahayanya paling terang
10. Memfasilitasi siswa untuk mencari dari
berbagai sumber bacaan tentang kaitan antara
daya lampu, terang cahaya lampu, dan hemat
energi

Verification 11. Memfasilitasi siswa untuk mempresentasikan


(Pembuktian) hasil kerja Kelompoknya

Generalization 12. Memfasilitasi siswa dalam kelompok untuk


(Kesimpulan) menyimpulkan hasil penyelidikannya tentang
hemat energi listrik dalam bentuk poster

Kegiatan Penutup
20 menit

Penutup

13. Siswa dan guru membuat kesimpulan

25
14. Refleksi
15. Melaksanakan evaluasi
16. Penguatan Pemahaman
17. Umpan Balik
18. Guru memberi informasi tentang pembelajaran
selanjutnya.
19. Penguatan pendidikan karakter
20. Menyanyikan lagu daerah
21. Berdo’a

26
Teknik Penilaian (terlampir)

a. Sikap
Penilaian sikap dalam pembelajaran ini menggunakan teknik observasi yang
dicatat di dalam jurnal harian untuk sikap: tanggung jawab, teliti, kerjasama.

Penilaian Sikap
Perubanan tingkah laku
Tanggung Teliti Kerjasama
No Nama
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 ...................

2 ...................

3 ……………..
……………..
4
……………..
5

Dst ……………..

Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4

b. Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dalam pembelajaran KD ini meliputi: Tes tertulis
yaitu pilihan ganda dan uraian

c. Keterampilan
Penilaian keterampilan dalam pembelajaran KD ini menggunakan penilaian
unjuk kerja.
1) Bahasa Indonesia
Tulisan siswa menyajikan informasi penting dari teks tulis eksplanasi
ilmiah yang dibacakan pentingnya hidup hemat listrik, diperiksa
menggunakan rubrik pada halaman 10.

27
2) IPA
Poster siswa berisi ajakan hemat listrik, diperiksa menggunakan rubrik:

28
1. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial
Bagi siswa yang belum memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM)
setelah melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran, maka akan diberikan
pembelajaran tambahan (Remidial Teaching) terhadap IPK yang belum
tuntas, kemudian diberikan tes tertulis pada akhir pembelajaran lagi dengan
ketentuan:
1) Soal yang diberikan berbeda dengan soal sebelumnya namun setara.
2) Nilai akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes terakhir.
3) Siswa yang sudah tuntas (≥KBM) dipersilakan untuk ikut bagi yang
berminat untuk memberikan keadilan.

CONTOH PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : …………………………………………………...
Kelas/Semester : ……………………………………………………
Tema : …………………………………………………....
Sub Tema : ……………………………………………………
Pembelajaran : ……………………………………………………
Tanggal Evaluasi : ………………………………………………......
Bentuk Soal Evaluasi : …………………………………………………...
Materi Soal Evaluasi : ……………………………………………………
(KD / Indikator) : ……………………………………………………
KKM : …………………………………………..……….

Indikator Bentuk Nilai


Nama Nilai
No yang Belum Tindakan Setelah Ket
Siswa Ulangan
Dikuasai Remedial Remedial

b. Pengayaan

29
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KBM
(Ketuntasan Belajar Minimal). Guru memberikan materi pengayaan berupa
penajaman pemahaman dan keterampilan memecahkan persoalan yang lebih
komplek, yaitu Siswa dapat melakukan kampanye hemat listrik ke seluruh kelas
yang ada di sekolah
Mengetahui Banjarmasin, November 2019
Plt Kepala SDN Belitung Selatan 9, Guru Kelas VI

Hj. Sanainah, A.Ma Maulina, S.Pd


NIP. 19600102 198009 2 001 NIP. 19891014 201903 2 002

Catatan Kepala Sekolah:

..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
................................................................................................................

30
Lampiran 3 : Bahan Ajar

IPA : Penghematan Energi Listrik


Bahasa Indonesia : Teks Eksplanasi

Mengapa Harus Hemat Listrik?


Hampir semua kegiatan manusia di era globalisasi ini membutuhkan energy
listrik, mulai dari kegiatan rumah tangga, perkantoran, pertokoan, pabrik/ industri,
bahkan aktivitas pribadi pun memerlukan tenaga listrik. Tanpa listrik kita tidak bisa
bayangkan bagaimana jadinya kehidupan manusia di masa kini dan di masa yang akan
datang. Namun, di balik manfaatnya, energi listrik ternyata juga memiliki dampak
negatif bagi kehidupan di Bumi jika kita menggunakannya secara berlebihan.
Dampak dari pemborosan energi sebenarnya sudah kita rasakan dengan
meningkatnya suhu Bumi, atau yang biasa disebut sebagai pemanasan global.
Meningkatnya suhu Bumi antara lain disebabkan oleh gas buangan dari produk
elektronik seperti AC dan kulkas, serta gas hasil pembakaran dari kendaraan bermotor.
Kondisi tersebut diperparah dengan semakin berkurangnya lahan hijau yang berfunsi
sebagai pencuci udara kotor tersebut. Pemanasan global akan mengakibatkan cuaca
tidak teratur, musim panas yang berkepanjangan hingga berakibat kekeringan di mana-
mana. Kemudian mencairnya pegunungan es di belahan bumi utara dan selatan yang
akan menenggelamkan sebagian besar daratan. Jika hal ini terus terjadi maka manusia
akan terancam habitatnya akibat pemanasan global.
Untuk menghindari pemanasan global, maka salah satu cara yang dapat
dilakukan yaitu dengan melakukan sikap hidup hemat listrik. Contoh sederhana yang
bisa kita lakukan adalah:
~ Pilih peralatan hemat energi, seperti mengganti lampu pijar dengan lampu hemat
energi.
~ Pahami lingkungan sekitar kita. Bila menjadi orang terakhir di ruangan, pastikan
mematikan semua peralatan listrik yang tidak terpakai (lampu, kipas angin, tape, tv,
dll) sebelum meninggalkan ruangan.
Dengan melakukan hal tersebut berarti kita telah menyelamatkan Bumi kita
secara nyata. Kita bisa bayangkan berapa besar energi listrik yang kita hemat dengan
melakukan gerakan hemat energi.

31
Tuliskan informasi penting tersebut dalam setiap paragraf pada diagram berikut!

Lampiran 4: Lembar Kerja Siswa (LKPD)

Kelompok :
Anggota :

32
A. LEMBAR KERJA SISWA

LKPD 5.1. Lampu Hemat Energi

Judul : Lampu Hemat Energi


Tujuan : Eksperimen ini bertujuan menyelidiki jenis lampu hemat energi.
Muatan Pelajaran : IPA

Alat dan Bahan:


1) Lampu bohlam (pijar) 5 watt 1 buah;
2) Lampu led 5 watt 1 buah;
3) Lampu neon 5 watt 1 buah;
4) 3 buah dudukan lampu yang sudah terpasang kabel dan colokan
5) Terminal listrik AC 3 lubang dan dilengkapi saklar
6) Aplikasi “light Meter” atau “Lux Meter” di android
Pra Kegiatan:
Jelaskan dengan bahasa sendiri pengertian energi, daya, dan hemat listrik!

Energi adalah ……………………………………………………………………………………………………… ..


………………………....………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………
Daya adalah …………………………………………………………………………………………………………
……………..……………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………………….
Hemat listrik adalah …………………………………………………………………………………………….
……………………..…………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………….……..

Langkah kegiatan:
1) Pasang masing-masing lampu pada dudukan lampu.
2) Letakkan ketiga lampu berjajar untuk memudahkan pengamatan

33
3) Colokan steker ke terminal listrik
4) Hubungkan terminal listrik ke stop kontak PLN
5) Tekan saklar pada terminal listrik untuk menyalakan ketiga lampu
6) Amati lampu mana yang menyala paling terang, dan paling redup. Catat hasil
pengamatan pada lembar yang telah disediakan.
7) Untuk meyakinkan hasil pengamatan, gunakan “Light Meter” catat angka intensitas
cahaya yang terdeteksi dari masing-masing lampu
Intensitas cahaya
Lampu Pijar :
Lampu neon :
Lampu LED :
8) Manakah lampu yang paling terang cahayanya?
………………………………………………………………………………………
9) Manakah lampu yang paling redup cahayanya?
………………………………………………………………………………………
10) Mengapa jenis lampu yang memiliki daya yang sama yaitu 5 watt, bisa berbeda
terangnya?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
11) Untuk menghemat penggunaan energi listrik di rumah mu, manakah jenis lampu
yang kamu pilih? Jelaskan
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………

Lampiran 5 : Kisi-kisi soal piliha ganda dan uraia


Kisi-Kisi Penulisan Soal

34
Materi Indikator Nomor
Kompetensi Bentuk
No. IPK Soal Level
Dasar Soal
Pokok Soal

1 2 3 4 5 6 7 8

1 3.6 3.6.6 Penghe Disajikan C4 Pilihan 1


Menjelaskan Menganalisis beberapa
matan Ganda
cara cara aktivitas
menghasilkan, menghemat Energi penghemat
menyalurkan, an
energi
dan listrik,
menghemat listrik siswa
energi dapat
listrik menentuka
n
aktivitas-
aktivitas
penghemat
an listrik
yang tepat.
2 3.6 3.6.6 Penghe Disajikan C4 Uraian 2
Menjelaskan Menganalisis beberapa
matan
cara cara aktivitas
menghasilkan, menghemat Energi penghemat
menyalurkan, an
energi
dan listrik,
menghemat listrik siswa
energi dapat
listrik menentuka
n
aktivitas-
aktivitas
penghemat
an listrik
yang tepat.

Lampiran 6 : Soal, kunci, dan pedoman penyekoran

Pilihan Ganda
1. Persediaan batu bara dan minyak bumi semakin menipis, tanpa penghematan, kita
dapat mengalami krisis energi di masa depan. Salah satu cara untuk menghemat
energi listrik adalah ....

35
A. menggunakan lampu hemat energi
B. mematikan semua alat elektronik
C. menyetrika pakaian bila mau digunakan
D. membiarkan pintu kulkas terbuka

2. Perhatikan pernyataan di bawah ini!


(1) `Memilih mesin cuci yang memiliki daya rendah walaupun kapasitas kecil`
(2) Mengganti lampu led dengan lampu pijar
(3) Mematikan lampu pada siang hari
(4) Mengganti lampu neon dengan lampu led
Kegiatan yang dapat menghemat energi listrik ditunjukkan oleh nomor…
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (1) dan (3)
d. (3) dan (4)
3. Teks eksplanasi ditulis untuk menjawab pertanyaan ….
A.  apa dan siapa
B.  kapan dan dimana
C.  bagaimana dan mengapa
D.  berapa dan bagaimana
4. (1) Agar selalu terhindar dari bencana alam gempa bumi
(2) Penduduk dekat gunung berapi harus selalu waspada
(3) Gempa bumi sering terjadi di daerah gunung yang berapi
(4) Gempa bumi adalah getaran yang terjadi karena pergerakan lapisan bumi
Urutan kalimat tersebut yang tepat adalah ….
a. (4), (3), (2), (1)
b. (3), (2), (4), (1)
c. (1), (3), (2), (4)
d. (1), (2), (3), (4)

Essay

1. Dalam sebuah keluarga, Ayah mencuci motor setiap hari sedangkan ibu mencuci
baju juga setiap hari. Kakak suka membaca dan menyalakan lampu kamar pada
siang hari sedangkan adik suka bermain handphonea walaupun dalam keadaan
sedang dicharge. Apa yang harus dilakukan keluarga tersebut agar dapat
menghemat energi listrik?
2. Setiap teks memiliki struktur yang berbeda dengan teks yang lain. Jelaskan struktur
teks eksplanasi!

Kunci Pedoman Penskoran

NO
URAIAN JAWABAN/KATA KUNCI SKOR
SOAL

36
PILIHAN GANDA
1 Jawaban C. angin 1
2 Jawaban D. (3) dan (4) 1
3 Jawaban C. Bagaimana dan Mengapa 1
4 Jawaban A. (4), (3), (2), (1) 1
Jumlah 4
ESSAY
4 Jawaban Benar

1 (1) Ayah mencuci motor saat motor kotor saja


(2) Ibu mencuci baju saat cucian banyak. Bisa 3x sehari atau
seminggu sekali
(3) Kakak bisa membaca buku di ruangan yang terang pada
siang hari dan tidak perlu menyalakan lampu
(4) Adik sebaiknya menggunakan handphone 1-2 jam saja
setiap hari dan tidak menggunakan handphone saat
dicharge.
3 Jawaban benar 4
2 Jawaban benar 3
1 Jawaban benar 2
Menjawab namun tidak ada jawaban benar 1
2 (1) Pernyatan Umum berisi penjelasan umum pernyataan yang
akan dibahas
(2) Deretan penjelas berisi penjelasan tentang detail penjelasan
proses
(3) Kesimpulan berisi kesimpulan dari topi yang dibahas
3 Jawaban benar 4
2 Jawaban benar 3
1 Jawaban benar 2
Menjawab tapi salah 1
Tidak Menjawab 0
JUMLAH 8

37
Pedoman Penksoran:
Skor yang diperoleh
Nilai Akhir = X 100
12

Lampiran 7 : Lembar observasi proses pembelajaran


Format Pengamatan
Nama Peserta : MAULINA, S.Pd
Mata Pelajaran : IPA
Modul /Kelompok Kompetensi/ Layanan/Kls : Kelas VI
Kegiatan Pembelajaran :1

Aspek yang Diamati Ya Tidak Catatan


Kegiatan Pendahuluan
1 MemotVIasi peserta dalam memulai √ Baik
pembelajaran
2 Mengondisikan suasana belajar yang nyaman √ Baik
(pengaturan tempat duduk, media, kesiapan
alat bantu pembelajaran)
3 Menyampaikan tujuan, kompetensi, √ Baik
indikator, alokasi waktu dan skenario
kegiatan pembelajaran
Kegiatan Inti

38
Aspek yang Diamati Ya Tidak Catatan
Penguasaan materi dan pengelolaan pembelajaran
Kemampuan memfasilitasi Pembelajaran
1 Menguasai materi pembelajaran √ Sudah menguasai
2 Menyajikan materi secara sistematis √ Sudah menguasai
3 Menguasai kelas √ Sudah menguasai
4 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan √ Lebih dari yang
alokasi waktu yang direncanakan dialokasikan
Pelibatan peserta dalam pembelajaran
1 Menumbuhkan partisipasi aktif peserta √ Sudah baik
dalam kegiatan belajar
2 Merespon positif partisipasi peserta √ Sudah memberikan
respon baik
3 Menumbuhkan keceriaan atau antusiasme √ Cukup baik
peserta dalam belajar dengan melakukan
ice breaking
Integrasi Saintifik, Aspek HOTS, Kecakapan abad
21 dan dimensi pengetahuan dalam pembelajaran
1 Proses Saintifik (5M) √ Sudah Tergambar
2 AktVIitas pembelajaran HOTS
a Transfer Knowledge √ Sudah Tergambar
b Critical CreatVIity √ Sudah Tergambar
c Problem Solving √ Sudah Tergambar
3 Kecakapan abad 21 (4C) √ Sudah Tergambar
4 Dimensi Pengetahuan √ Sudah Tergambar

Pemanfaatan media/sumber belajar dalam


pembelajaran
1 Menunjukkan keterampilan dalam √ Sudah terlihat
penggunaan media belajar
2 Menunjukkan keterampilan dalam √ Sudah terlihat
penggunaan sumber pembelajaran
3 Melibatkan peserta dalam pemanfaatan √ Sudah melibatkan
media belajar siswa
Pelaksanaan penilaian pembelajaran
1 Melaksanakan penilaian sikap √ Sudah Ada
2 Melaksanakan penilaian pengetahuan √ Sudah Ada
3 Melaksanakan penilaian keterampilan √ Sudah Ada
Penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam
pembelajaran
1 Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan √ Sudah Terlaksana
lancar
2 Menggunakan bahasa tulis yang baik dan √ Sudah Terlaksana
benar

39
Aspek yang Diamati Ya Tidak Catatan
Kegiatan Penutup
1 Memfasilitasi peserta merangkum materi √ Sudah Terlaksana
pelajaran
2 Melakukan rerefleksi proses dan materi √ Sudah Terlaksana
pelajaran

Kelebihan:
Kegiatan pembelajaran yang dilakukan sudah memenuhi semua aspek HOTS,
5M, 4 Dimensi Pengetahuan dan Kecakapan abad 21 dengan menggunakan
model pembelajaran discovery learning.
Transfer knowledge dengan cara guru melakukan apersepsi dengan
tanya jawab yang menghubungkan materi yang aan dipelajari dengan
pengalaman belajar siswa serta menyampaikan pokok-pokok materi yang
akan dibahas, tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dal
Critical and creative thinking dengan merangsang siswa agar bertanya
tentang hal yang tidak dimengerti serta mengajak mereka untuk dapat
berpikir kritis dan kreatif dengan selama kegiatan pembelajaran
Problem solving dengan cara melakukan percobaan untuk mengetahui
lampu mana yang hemat energi dan membuat poster hemat energi
Kekurangan:
Kekurangan dalam pelaksanaan adalah bahwa guru belum terbiasa
menggunakan model pembelajaran discovery learning serta siswa belum
terbiasa menyelesaikan masalah secara berkelompok sehingga memerlukan
waktu yang banyak huntuk menjawab lembar kerja.
Masukkan terhadap penyajian Simulasi:
Dalam kegiatan pembelajaran agar guru lebih sering menggunakan model
pembelajaran yang variatif sehingga kegiatan pembelajaran menjadi
menyenangkan.

Banjarmasin, 13 November 2019


Plt Kepala Sekolah

Hj. Sanainah, A.Ma


NIP.19600102 198009 2 001

40
R-9 Rubrik Laporan Best Practise
Rubrik ini digunakan fasilitator untuk menilai hasil refleksi dari peserta.

A. Langkah-langkah penilaian hasil kajian:


1. Cermati tugas yang diberikan kepada peserta pembekalan pada LK-9!
2. Berikan nilai pada hasil kajian berdasarkan penilaian anda terhadap hasil kerja
peserta sesuai rubrik berikut!

B. Kegiatan Praktik
1. Memuat Lembar Judul
2. Memuat Halaman Pengesahan yang ditanda tangani Kepala Sekolah
3. Memuat Biodata Penulis dengan lengkap
4. Memuat Kata Pengantar, Daftar Isi dan Daftar Lampiran
5. Menguraikan Latar Belakang Masalah dari kesenjangan harapan dengan kenyataan
yang ada dengan jelas
6. Menguraikan jenis dan manfaat kegiatan dengan jelas
7. Memuat tujuan dan sasaran, Bahan/Materi Kegiatan, Metode/Cara Melaksanakan
Kegiatan, Alat/Instrumen, Waktu dan Tenpat Kegiatan dengan jelas
8. Menguraikan hasil kegiatan dengan penjelasan hasil yang diperoleh, masalah yang
dihadapi dan cara mengatasi masalah tersebut dengan jelas
9. Memuat simpulan dan rekomendasi yang relevan
10. Memuat daftar pustaka sesuai materi yang dituangkan
11. Memuat lampiran yang dilengkapi dokumentasi, instrumen dan hasil pembelajaran
Rubrik Penilaian:
Nilai Rubrik
90  nilai  100 Sebelas aspek sesuai dengan kriteria
80  nilai  90 Sembilan aspek sesuai dengan kriteria, dua aspek kurang
sesuai
70  nilai  80 Tujuh sesuai dengan kriteria, empat aspek kurang sesuai
60  nilai  70 Lima sesuai dengan kriteria, enam aspek kurang sesuai

41
<60 Empat aspek sesuai dengan kriteria, tujuh aspek kurang sesuai

42