Anda di halaman 1dari 5

PRAKTIKUM

ISOLASI SENYAWA BAHAN FARMASI


“Isolasi dan Identifikasi Minyak Atsiri Dari Daun Sereh”

TUGAS PENDAHULUAN

1. Jelaskan secara singkat tentang minyak atsiri!


Jawab:
Di bidang kesehatan minyak atsiri memiliki manfaat sebagai antiseptik, antiinflamasi,
analgesik dan sedatif. Minyak atsiri memiliki sifat yang mudah menguap dan biasanya
berwujud cair dan dapat diisolasi dari bagian tanaman seperti akar, batang, daun, bunga,
buah dan biji. Proses ekstraksi minyak atsiri biasanya menggunakan pelarut organik maupun
dengan cara di kempa dan bisa dilakukan secara enzimatik. Pemanfaatan lainnya yaitu
sebagai bahan dasar pembuatan sabun dan aroma terapi. Berdasarkan komponen atau
penyusun minyak atsiri dapat dibagi menjadi dua yaitu, minyak atsiri yang mudah dan sulit
dipisahkan dengan penyusun murninya. Minyak atsiri yang mudah dipisahkan misalnya
minyak serai, minyak daun cengkeh. Sedangkan minyak yang sulit dipisahkan dengan
penyusun murninya yaitu minyak nilam dan minyak kenanga (Qodri, 2020).

2. Jelaskan klasifikasi tanaman dari sereh?


Jawab:
Sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle) memiliki istilah berbeda-beda di berbagai daerah
seperti, sere mangat (Aceh), Sereh (Jawa), Sare (Makassar dan Bugis), Kendoung witu
(Sumba), Sarai (Minangkabau), sorai (Lampung), tapisapisa (Seram), bewuwu (Maluku),
timbuala (Gorontalo). Klasifikasi tanaman sereh ini yaitu:
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Trachebionta
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Graminae/Poaceae
Genus : Cymbopogon
Species : Cymbopogon nardus L. Rendle
(Santoso, 2007)

3. Gambarkan dan jelaskan struktur dari citronella!


Jawab:

Struktur Sitrinellal
Sifat fisik dari sitronellal yaitu:
Nama IUPAC : 3,7-Dimethyloct-6-en-1-al
Rumus molekul : C10H18O
Massa molar : 154,25 g / mol
Densitas : 0,855 g / cm3
Titik didih : 201 - 207 °C
Sitronellal (C10H18O) senyawa yang terdapat terdapat pada minyak sereh, eucalyptus
citriodora, rumput lemon dan bunga mawar. Pada suhu kamar, sitronellal berupa cairan
berwarna kekuningan yang mudah menguap, bersifat sedikit larut dalam air (non polar) dan
dapat larut dalam alkohol dan ester. Memiliki aroma menyenangkan dan banyak digunakan
sebagai zat additive pada sabun dan sebagai bahan dasar untuk pembuatan hidroksi
sitrenellal dan mentol sintesis (Gomarjoyo dkk, 2015).
4. Gambarkan dan jelaskan setiap komponen dari set alat destilasi? (beserta fungsi)
Jawab:
a. Termokopel (Thermocouple)
Merupakan jenis sensor suhu yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur
suhu melalui dua jenis logam konduktor berbeda yang digabung pada ujungnya sehingga
menimbulkan efek “Thermo-electric”. Efek Thermo-electric pada Termokopel ini
ditemukan oleh seorang fisikawan Estonia bernama Thomas Johann Seebeck pada
Tahun 1821, dimana sebuah logam konduktor yang diberi perbedaan panas secara
gradient akan menghasilkan tegangan listrik. Perbedaan Tegangan listrik diantara dua
persimpangan (junction) ini dinamakan dengan Efek “Seeback”.

b. Kolom Distilasi

Pada rancangan alat distilasi ini, digunakan panci presto sebagai kolom distilasi
dengan kapasitas ± 30 L dengan diameter ± 31.5 cm dan tinggi ± 44.5 cm. Jumlah
umpan yang dimasukkan kedalam kolom reaktor tidak lebih dari 1/3 dari kapasitas
reaktor yaitu 1/3 x 30 L = 10 L. Hal ini dikarenakan uap yang dihasilkan harus lebih
banyak daripada umpan yang dimasukkan.
c. Kondensor

Kondensor yang dirancang menggunakan 2 buah pipa anti karat. Penggunaan


material ini untuk menghindari korosi karna kondisi suhu yang tinggi. Bagian shell pada
kondensor dihubungkan dengan kolom reaktor dengan menggunakan pipa penghubung
dengan diameter 0.5 inci atau 1.27 cm yang membentuk sudut kemiringan 45o
sedangkan pada bagian tube digunakan pipa dengan diameter 2 inci atau 5.08 cm.
Dengan menggunakan kemiringan sudut 45o dimaksudkan agar aquades yang terbentuk
mengalir dengan menggunakan gaya grafitasi.
(Nugroho,2017)
DAFTAR PUSTAKA

Gomarjoyo, Handy, dkk. 2015. Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Rendemen Minyak Sereh
Wangi (Cymbopogon winterianus). EKUILIBRUM. 14(2), 57-61.
Nugroho Tri Wahyudi, dkk. 2017. Rancangan Alat Distilasi untuk Menghasilkan Kondensat
dengan Metode Destilasi Satu Tingkat. Jurnal Chemurgy, 1(2).
Qodri, Udrika Lailatul. 2020. Analisis Kuantitatif Minyak Atsiri Dari Serai (Cymbopogon sp)
Sebagai Aromaterapi. Jurnal Farmasi Tinctura, 1(2), 64-70.
Santoso, H.B. 2007. Sereh Wangi Bertanam dan Penyulingan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.