Anda di halaman 1dari 2

EPULIS KONGENITAL

Kelainan pada rongga mulut berbeda dengan penyakit rongga mulut. Kelainan ini bisa
merupakan kelainan pertumbuhan dan perkembangan sel. Salah satu jenis kelainan rongga mulut
yaitu epulis. Istilah epulis sering digunaka dalam hubungannya dengan lesi-lesi yang terjadi
(Syafriadi, 2008) .

Epulis adalah tonjolan yang menyerupai tumor pada gusi ( gingiva ) . Epulis ini merupakan
tumor jinak dan bersifat lokal, sehingga epulis ini tidak bersifat diagnostik tetapi ( hanya untuk
menunjukkan tempat atau letaknya ) saja. Untuk membantu menegakkan diagnosa maka
diperlukan pemeriksaan mikroskopis pada spesimen yang diambil. Pemeriksaan secara
mikroskopis mampu menunjukkan gambaran jelas yang mengindikasikan adanya kelainan atau
tidak. Oleh karena itu praktikan dituntut untuk melakukan proses pembuatan preparat dengan
sungguh-sungguh dan hati-hati. Karena pembuatan preparat ini memakan waktu yang lama dan
juga sangat rentan mengalami kegagalan ( Syafriadi, 2008) .

Epulis adalah tumor jinak gusi yang berasal dari periost di sekitar gigi yang tumbuhnya lambat.
Epulis merupakan suatu psiudotumor yang penyebabnya antara lain Iritasi, mekanik, Infeksi
bakteri, Trauma, gangguan pertumbuhan, gangguan keseimbangan hormonal. Mengingat
jaringan pembentukan bersifat multipoten, maka bentuk epulis dapat bersifat: Epulis
Fibromatosa, Epulis fissuratum, Epulis granulomatosa, Epulis sangiomatosa/telangiectasi, Epulis
gigantoseluler ( Puruhit, 1997) .

Epulis adalah suatu tumor yang bersifat jinak dan pertumbuhannya berada di atas gingival dan
berasal dari periodontal dan jaringan periosteum. Epulis ini bersifat fibrous, hiperplastik atau
granulatif. Dalam pertumbuhannya epulis ini bisa tidak bertangkai atau biasa disebut sensile dan
dan bisa pula bertangkai ( peduncullated) . Epulis ini dapat berasal dari iritasi kronis yang
berlanjut menjadi epulis fissuratum/denture hyperplasia akibat rangsangan tepi protesa tidak baik
dan berlangsung lama dalam rongga mulut. Selain itu epulis juga dapat terjadi pada pasien
dengan gangguan hormonal ( Style,2009) .

Epulis Congenitalis disebut Congenital granular cell tumor ( GCT) . Epulis ini terdapat pada
mukosa bayi yang baru lahir. Etiologinya secara jelas belum diketahui namun diduga berasal dari
sel epitel bakal benih gigi ( odontogenik) . Epulis ini terlihat seperti benjolan yang muncul pada
alveolar ridge dalam rongga mulut. Hal ini menghambat pernafasan dan asupan makanan bayi.
Secara klinis massa peduncullated kadang multiobuler dan berwarna merah muda lunak.
Evaluasi patologis tumor yang disebut diagnosis GTC antara lain penampakan makroskopik
permukaan luar terlihat tidak biasa dan potongannya homogenus. Histologisnya terlihat sel
polygonal yang menyebar teratur dan mengandung ovalnuclei dan abundant coarsely granular
cytoplasm ( Style,2009) .

Epulis Congenitalis/Tumor Sel Granular/Tumor Neumans. Biasa disebut Congenital granular cell
tumor ( GCT) . Epulis ini terdapat pada mukosa bayi yang baru lahir. Etiologinya secara jelas
belum diketahui namun diduga berasal dari sel epitel bakal benih gigi ( odontogenik) (Leave,
2008).

Gambar 1.1 Epulis Congenitalis (www.kgu.de/zmorph/histopatho/patho)

© 2011 Digitized by Sekrips

Anda mungkin juga menyukai