Anda di halaman 1dari 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

TAHUN 2019/2020

Mata Pelajaran: Otomatisasi Tata Kelola Humas dan


Keprotokolan
Satuan Pendidikan: SMK
Kelas/ Semester: XI OTKP / II
Nama Guru: Safirah Khiarana, S.Pd
Sekolah: SMK 3 Perguruan “Cikini”

KURIKULUM 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK 3 Perguruan “Cikini”


Mata Pelajaran : Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
Kelas/ Semester : XI / II
Materi Pokok : Menerapkan Penyusunan Pejalanan Dinas
Alokasi Waktu : 12 JP

A. Kompetensi Inti
 KI-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
 KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan,
pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan
serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
 KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga
masyarakat nasional, regional, dan internasional
 KI4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata
Kelola Perkantoran. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,
komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Menerapkan (C3) penyusunan perjalanan 3.5.1 Menjelaskan (C2) definisi perjalanan dinas
dinas 3.5.2 Menentukan (C3) macam-macam perjalan
dinas
3.5.3 Menjelaskan (C2) persamaan dan
perbedaan perjalan dinas dan perjalanan
bisnis
3.5.4 Melaksanakan (C3) tata cara pelaksanaan
perjalan dinas
3.5.5 Menjelaskan (C2) persiapan dalam
perjalanan dinas
4.5 Menggunakan (P4) daftar perjalanan dinas 4.5.1 Menjelaskan (P4) macam-macam
perjalanan dinas
4.5.2 Mendengarkan (P4) persiapan dalam
perjalanan dinas

C. Tujuan Pembelajaran
1. Tujuan Pembelajaran pada indikator KI Pengetahuan
Melalui diskusi dan menggali informasi (C), peserta didik (A) diharapkan dapat:
3.5.1.1 Menjelaskan pengertian perjalanan dinas (B) dengan komunikatif (D)
3.5.2.1 Menentukan macam-macam perjalanan dinas (B) dengan komunikatif (D)
3.5.3.1 Menjelaskan persamaan dan perbedaan perjalanan dinas dan perjalaan bisnis (B) dengan
percaya diri (D)
3.5.4.1 Melaksanakan tata cara pelaksanaan perjalanan dinas (B) dengan percaya diri (D)
3.5.5.1 Menjelaskan persiapan dalam perjalanan dinas (B) dengan komunikatif (D)

2. Tujuan Pembelajaran pada indikator KI Keterampilan


4.5.1.1 Disediakan power point mengenai materi macam-macam perjalanan dinas (C) Peserta didik (A)
dapat memehami macam-macam perjalanan dinas (B) dengan Tanggung Jawab.
4.5.2.1 Disediakan power point (C) Peserta didik (A) dapat mempersiapkan dalam perjalana dinas (B)
dengan tanggung jawab (D).
D. Materi Pembelajaran
1. Pengertian perjalaan dinas
2. Macam-macam perjalan dinas
3. Persamaan dan perbedaan perjalaan dinas dan perjalanan bisnis
4. Tata cara pelaksanaan perjalaan dinas
5. Persiapan dalam perjalanan dinas

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, Diskusi dan Praktik

F. Media Pembelajaran
Media:
 Power Point, Jobsheet

Alat/ Bahan:
 Laptop & Infocus

G. Sumber Belajar
 Hakim, Lutfi Muhammad. 2018. Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan. Jakarta: PT Bumi
Aksara. (halaman 114-159)
 Internet

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 ( 6 X 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

Guru:

Orientasi

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan


YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran. (religius)

 Memeriksa kehadiran peserta didik. (disiplin)

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
(disiplin)

Apersepsi

 Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi sebelumnya tentang perlengkapan kantor dan peralatan kantor yang
berada dilingkungan perkantoran ataupun sekolah. (critical thinking)

 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan

“Apa yang kalian tahu tentang mesin-mesin kantor?”

“Apa saja contoh mesin kantor yang kalian tahu?”

(critical thinking, communication)

Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari Mesin kantor terutama nanti saat
mereka terjun ke lapangan (PKL)

 Apabila materi tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

Penyusunan perjalanan dinas

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas yaitu tentang definisi macam-
macam perjalanan dinas

 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung

 Pembagian kelompok belajar

 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-


langkah pembelajaran

Kegiatan Inti (240 Menit)

Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran

Stimulation a. Mengamati
(stimullasi/  Peserta didik melihat tayangan video/slide tentang mesin kantor
pemberian yang ada di lingkungan perkantoran. (critical thinking)
rangsangan)  Peserta didik membaca artikel tentang manfaat adanya mesin
kantor. (literasi)
Identifikasi b. Menanya
masalah  Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait slide yang
ditayangkan melalui bimbingan guru. (communication dan
creativity)
 Peserta didik menuliskan masalah-masalah yang muncul setelah
mengamati tayangan slide. (critical thinking).
Data c. Mengumpulkan data
collection
(pengumpulan  Peserta didik menggali informasi tentang keuntungan dan
kerugian mesin kantor melalui sumber belajar buku teks/internet.
data)
(literasi dan creativity)
 Peserta didik mendiskusikan tentang “macam-macam perjalan
dinas yang ada”. (communication)
 Berdasarkan hasil menggali informasi dan berdiskusi, peserta
didik merumuskan “macam-macam perjalan dinas” dan
menuliskannya pada buku tulis. (creativity)
Verification d. Mengasosiasi
(pembuktian)
 Peserta didik melihat tayangan guru dan menghubungkannya
dengan pertanyaan pada buku. (communication)

 Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait


perjalanan dinas yang ada di buku pada tiap kelompok.
(communication)

Generalization e. Mengomunikasikan
(menarik  Peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok melalui
kesimpulan) presentasi di depan kelas terkait perjalanan dinas.
(communication)
 Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap penjelasan
yang diberikan. (communication)
 Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan
guru. (communication)
 Peserta didik memperbaiki hasil sesuai dengan saran dan
rekomendasi. (tanggung jawab)
 Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran macam-
macam perjalan dinas. (creativity)
Kegiatan Penutup (15 Menit)

 Guru bersama peserta didik membuat rangkuman dari materi yang telah diajarkan yaitu
pengertian dan jenis-jenis mesin kantor. (communication)
 Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses belajar yang dilakukan
(merefleksi kegiatan), apakah ada masukan untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya.
(communication)
 Peserta didik menyimak penjelasan tentang tugas untuk pertemuan selanjutnya untuk
mengerjakan tugas buku paket. (communication)
 Guru mengajak semua peserta didik berdo’a untuk mengakhiri pembelajaran. (religius)
 Guru mengucapkan salam kepada para peserta didik sebelum keluar kelas dan peserta
didik menjawab salam. (religius)

2. Pertemuan Ke-2 ( 6 X 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

Guru:

Orientasi

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan


YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran (religius)
 Memeriksa kehadiran peserta didik (disiplin)

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
(disiplin)

Apersepsi

 Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi sebelumnya definisi dan jenis-jenis mesin kantor. (critical thinking)

 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan

“Apa kalian tahu macam-macam perjalaanan dinas ?”

“Apa kalian tahu cara pengertian dari perjalanan dinas ?”

(communication, critical thinking)

Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari tata cara pelaksanaan perjalana
dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas terutama nanti saat terjun ke lapangan
(PKL)

 Apabila materi tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

tata cara pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas yaitu tentang tata cara
pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas

 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator dan KBM pada
pertemuan yang berlangsung

 Pembagian kelompok belajar

 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-


langkah pembelajaran

Kegiatan Inti (240 Menit)

Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran

Stimulation a. Mengamati
(stimullasi/  Peserta didik melihat tayangan video/slide tentang tata cara
pemberian pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan
rangsangan) dinas yang ada di lingkungan perkantoran. (critical thinking)
 Peserta didik membaca artikel tentang tata cara pelaksanaan
perjalanan dinas berdasarkan fungsi. (literasi)
Identifikasi b. Menanya
masalah  Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait slide cation dan
creativity)
 Peserta didik menuliskan masalah-masalah yang muncul setelah
mengamati tayangan slide. (critical thinking).
Data c. Mengumpulkan data
collection
(pengumpulan  Peserta didik menggali informasi tentang tata cara pelaksanaan
perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas sumber
data)
belajar buku teks/internet. (literasi dan creativity)
 Peserta didik mendiskusikan tentang “persiapan dalam perjalan
dinas”. (communication)
 Berdasarkan hasil menggali informasi dan berdiskusi, peserta
didik merumuskan “tata cara pelaksanaan perjalana dinas dan
persiapan dalam perjalanan dinas” dan menuliskannya pada buku
tulis. (creativity)
Verification d. Mengasosiasi
(pembuktian)
 Peserta didik melihat tayangan guru dan menghubungkannya
dengan pertanyaan pada buku. (communication)

 Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait tata cara


pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan
dinas yang ada di buku pada tiap kelompok. (communication)

Generalization e. Mengomunikasikan
(menarik  Peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok melalui
kesimpulan) presentasi di depan kelas terkait tata cara pelaksanaan perjalana
dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas. (communication)
 Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap penjelasan
yang diberikan. (communication)
 Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan
guru. (communication)
 Peserta didik memperbaiki hasil sesuai dengan saran dan
rekomendasi. (tanggung jawab)
 Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran terkait tata
cara pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan
dinas. (creativity)
Kegiatan Penutup (15 Menit)

 Guru bersama peserta didik membuat rangkuman dari materi yang telah diajarkan
yaitu tata cara pelaksanaan perjalana dinas dan persiapan dalam perjalanan dinas.
(communication)
 Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses belajar yang dilakukan
(merefleksi kegiatan), apakah ada masukan untuk perbaikan pembelajaran
selanjutnya. (communication)
 Peserta didik menyimak penjelasan tentang tugas untuk pertemuan selanjutnya untuk
mengerjakan tugas buku paket. (communication)
 Guru mengajak semua peserta didik berdo’a untuk mengakhiri pembelajaran
(religius)
 Guru mengucapkan salam kepada para peserta didik sebelum keluar kelas dan
peserta didik menjawab salam (religius)

I. Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

Tugas terstruktur

No Jenis tugas Kegiatan

1. Individu Mengerjakan soal latihan yang ada di buku tentang perjalanan


dinas

Tugas Mandiri tidak terstruktur

No Jenis tugas Kegiatan

1. Kelompok Membuat laporan perjalanan dinas

J. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian dan Instrumen
1) Sikap
a. Teknik Penilaian : Non tes
b. Bentuk Penilaian : Observasi
c. Instrumen : (terlampir)

2) Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis/ tes lisan
b. Bentuk Penilaian : Pilihan ganda/ uraian
c. Instrumen : (terlampir)

3) Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Non tes
b. Bentuk Penilaian : Unjuk kerja/project
c. Instrumen : (terlampir)

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


Batas KBM untuk kompetensi ini adalah : 75
a. Remedial
Bagi siswa yang tidak mencapai batas KKM, maka siswa yang bersangkutan diwajibkan mengikuti
program remedial dengan ketentuan sebagai berikut :
1) Program remedial melalui dua tahapan yaitu Remedial Teaching dan Remedial Test
2) Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak <20% dari jumlah siswa
keseluruhan, maka diadakan remedial individu
3) Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak 20-40% dari jumlah siswa
keseluruhan, maka diadakan remedial kelompok
4) Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak >40% dari jumlah siswa
keseluruhan, maka diadakan remedial klasikal

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Buatlah gambar layout kantor sederhana yang sesuai dengan standar kantor yang anda
pelajari di ruangan tersebut terdiri dari beberapa mesin-mesin kantor berikut:
a. Mesin penghancur kertas
b. Mesin Tik
c. Scan
d. Pemotong kertas
e. Mesin pelubang kertas

Jakarta, 17 Oktober 2019


Mengetahui
Kepala SMK 3 Perguruan “Cikini” Guru Mata Pelajaran,

Gito Suroso, M.Si Safirah Khairana, S.Pd


Lampiran 1
Uraian Materi Pembelajaran

1. Perjalanan dinas adalah perjalanan ke suatu tempat yang berbeda yang ditentukan oleh perusahaan.
Perjalanan dinas dilaksanakan oleh pegawai yang berkaitan dengan tugas pekerjaan untuk jangka waktu
tertentu.
Pelaksanaan perjalanan dinas berbeda dengan perjalanan biasa. Seseorang yang melaksanakan
perjalanan biasa, mempersiapkan sendiri segala sesuatunya, baik dalam menentukan tempat yang dituju
maupun dalam menggunakan dana, dan biasanya keluarga pun ikut serta. Sedangkan perjalanan dinas,
biasanya perusahaan yang memutuskan semuanya. Perusahaan yang menentukan tempat tujuan yang
akan dikunjungi serta perusahaan yang membayar semua biaya untuk keperluan perjalanan dinas
termasuk biaya transportasi, hotel, makan, minum, dan tunjangan lainnya.
Dalam perjalanan dinas, keluarga tidak ikut serta, karena perjalanan dinas adalah urusan tugas
kedinasan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan atau memperbarui/menyebarluaskan
informasi yang diperoleh.

2. Macam - Macam Perjalanan Dinas


Macam – macam perjalanan Dinas terdiri dari 3 macam, yaitu :
I. Ditinjau dari Wiayah :
a. Dalam negeri (luar kota, daerah, pulau)
b.  Luar negeri
 II. Ditinjau dari transportasi
a. Darat (mobil, travel, kereta api)
b. Laut (Kapal)
c.  Udara (pesawat)
 III. Ditinjau dari Tujuan
a. Perjalanan dinas untuk rakernas.
b. Perjalanan dinas untuk seminar nasional.
c.  Perjalanan dinas untuk kunjungan kerja.
d. Perjalanan dinas untuk pendidikan dan latihan
e. Perjalanan dinas untuk pelantikan.
f.  Perjalanan dinas untuk pengadaan kerjasama.
g. Perjalanan dinas untuk kegiatan sosial.
h. Perjalanan dinas untuk tender.
i. Perjalanan dinas untuk acara seremonial.
j. Perjalanan dinas untuk monitoring dan evaluasi

3. Persamaan dan Perbedaan Perjalanan Dinas dan Perjalanan Bisnis

Persamaan :
 Keduanya melakukan suatu kegiatan perjalanan ke luar kota / provinsi / pulau atau negara untuk
mewakili perusahaan / instansi
 Dilakukan perorangan atau kelompok
 Dibiayai oleh perusahaan / instansi
 Setelah selesai membuat laporan
 Keduanya dilakukan untuk mempercepat kelancaran komunikasi dan meningkatkan hubungan
dengan relasi

Perbedaan : 

Perjalanan Bisnis Perjalanan Dinas

Dilaksanakan oleh kantor swasta / BUMN Dilaksanakan oleh kantor – kantor pemerintah

Berorientasi pada perolehan keuntungan Berorientasi pada pelayanan masyarakat

4. TATA CARA PELAKSANAAN PERJALANAN DINAS

 In House Travelling Department (Divisi Perjalanan)

In House Travelling Department, yaitu divisi/bagian di perusahaan yag khusus menangani


perjalanan dinas pada suatu perusahaan dan bertanggung jawab mulai dari persiapan dokumen,
mengurus tiket dan hotel dimana pimpinan akan menginap, serta mengurus keuangan/pembiayaan
selama perjalanan dinas. Meskipun ada divisi perjalanan yang mengurus perjalanan dinas pimpinan,
administrasi kantor/sekretaris tetap mempersiapkan dokumen lainnya seperti makalah atau buku
referensi yang diperlukan, lalu menyimpannya dalam satu map, dan membuat jadwal
perjalanan/daftar acara kegiatan (itinerary) untuk setiap kegiatan perjalanan pimpinan.

Agar proses perkembangan dan pelaksanaan perjalanan dinas pimpinan mudah dipantau,
administrasi kantor/sekretaris dapat menghubungi petugas divisi perjalanan untuk memberikan
informasi mengenai jadwal perjalanan dinas dan daftar acara kegiatan pimpinan.

 Travel Bureau (Biro Perjalanan)

Saat ini sebagian perusahaan menggunakan jasa biro perjalanan untuk mempersiapkan perjalanan
dinas pimpinan karena lebih praktis dan tidak merepotkan perusahaan. Administrasi
kantor/sekretaris harus memilih biro perjalanan yang dapat dipercaya. Administrasi
kantor/sekretaris bertanggung jawab dalam membuat pengendalian perjalanan (travel checklist)
untuk mengurus dokumen yang diperlukan, seperti paspor, visa, fiskal, pembelian tiket, pemesanan
hotel yang dikehendaki, sampai dengan pemesanan tempat yang akan dikunjungi untuk suatu
kegiatan dalam perjalanan dinas.

 Administrasi Kantor / Sekretaris

Apabila pimpinan meminta administrasi kantor/sekretaris sendiri yang mempersiapkan perjalanan


bisnisnya, maka administrasi kantor/sekretaris harus segera mempersiapkan segala sesuatu yang
berhubungan dengan perjalanan dinas pimpinannya, seperti mempersiapkan semua dokumen
perusahaan, mengurus paspor, visa, tiket, dan hotel yang disukai pimpinan. Agar persiapan dan
pelaksanaan perjalanan dinas pimpinan dapat dipertanggung jawabkan, seorang administrasi
kantor/sekretaris harus selalu berkoordinasi dengan pimpinan atau meminta petunjuk/masukan
dari staf yang sudah berpengalaman dalam melaksanakan kegiatan perjalanan dinas.

5.  PERSIAPAN DALAM PERJALANAN DINAS

Agar perjalanan dinas pimpinan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, administrasi
kantor/sekretaris harus selalu berkoordinasi dengan pimpinan ketika mempersiapkan semua hal yang
diperlukan dalam perjalanan dinas. Apabila administrasi kantor/sekretaris kurang berkoordinasi dengan
pimpinan, administrasi kantor/sekretaris tentu akan menemui kesulitan untuk mempersiapkan
perjalanan dinas pimpinan. Persiapan perjalanan dinas pimpinan meliputi :

1) Persiapan Rencana Perjalanan Dinas


Dalam merencanakan perjalanan dinas, administrasi kantor/sekretaris harus segera
mengumpulkan informasi perjalanan (travelling information) secara lengkap mengenai peraturan
perjalanan dinas diperusahaan tersebut. Informasi yang perlu dikumpulkan tersebut, antara lain :
a. Siapa yang bertanggung jawab dalam perjalanan dinas

b. Tujuan utama perjalanan dinas pimpinan.

Ada beberapa tujuan perjalanan dinas, yaitu sebagai berikut :


·  Perjalanan dinas untuk mengikuti tender proyek.
Pimpinan harus memahami persyaratan dan mekanisme tender yang diadakan. Hal yang perlu disiapkan
adalah proposal Surat Penawaran Harga (SPH) yang berisi pernyataan teknis dan persyaratan
administrasi serta Company Profile.

· Perjalanan dinas untuk mengikuti pertemuan bisnis


Dengan maksud mengadakan kerja sama peluang bisnis dengan perusahaan lain. Hal yang perlu
disiapkan adalah materi kerja sama yang berisi tujuan kerja sama, bentuk kerja sama, dan mekanisme
pembagian keuntunga (profit sharing).

·  Perjalanan dinas untuk mengikuti seminar atau rapat kerja nasional.


Hal yang perlu disiapkan adalah mempelajari rapat/makalah seminar secara cermat yang biasanya
sudah ditentukan dan terlampir dalam undangan seminar

· Perjalanan dinas untuk mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).


Pimpinan harus memahami hak dan kewajiban pemegang saham dan mempersiapkan materi rapat yang
sudah diterima oleh para pemegang saham.

· Perjalanan dinas untuk melakukan pembukaan kantor/perusahaan cabang.


Hal yang perlu disiapkan adalah company profile untuk keperluan pembuatan akta notaris pendirian cabang
perusahaan, serta orang yang akan dipersiapkan sebagai pimpinan cabang.

· Perjalanan dinas untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat).


Pimpinan harus mempersiapkan buku-buku referendi dan makalah diklat.

· Perjalanan dinas untuk mengadakan kunjungan kerja ke daerah-daerah maupun ke negara lain.
Pimpinan harus dapat merumuskan dengan jelas apa yang menjadi tujuan dan sasaran atas kunjungan
tersebut.
Lampiran 2

1. Instrumen Penilaian Sikap


a. Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No Nama Siswa Disiplin Tanggung Jawab Percaya Diri Kategori (A/B/C)


1
2
3
4
5
6
dst

b. Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik
diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap
bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini,
menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan
digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan
oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :

N Jumlah Skor Kode


Pernyataan Ya Tidak
o Skor Sikap Nilai
Saya berusaha belajar dengan
1
sungguh-sungguh
2 Saya mengikuti pembelajaran
dengan penuh perhatian
Saya mengerjakan tugas yang
3
diberikan guru tepat waktu
4 Saya menyerahkan tugas tepat waktu
Saya selalu membuat catatan hal-hal
5
yang saya anggap penting
Selama diskusi, saya ikut serta
6
mengusulkan ide/gagasan.
Saya memberikan kesempatan
7
kepada teman untuk berbicara
Saya ikut serta dalam membuat
8
kesimpulan hasil diskusi kelompok.
Saya menghormati dan menghargai
9
orang tua
Saya menghormati dan menghargai
10
teman

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
2. Instrumen Penilaian Pengetahuan
a. Kisi-Kisi Soal
Indikator Pencapaian Kelas/ Level Bentuk Nomor
No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Kompetensi Semester Kognitif Soal Soal
1 3.5 Menerapkan (C3) 3.5.1 Menjelaskan (C2) Pengertian mesin XI Peserta didik dapat menjelaskan C2 PG 1
penggunaan mesin-mesin definisi mesin-mesin kantor OTKP/1 pengertian mesin kantor
kantor kantor

Keuntungan XI Peserta didik dapat menjelaskan C2 PG 2


penggunaan mesin OTKP/1 keuntungan penggunaan mesin
kantor kantor
Kerugian penggunaan XI Peserta didik dapat menjelaskan C2 PG 3
mesin kantor OTKP/1 kerugian penggunaan mesin kantor
3.5.1 Menentukan (C3) Jenis-jenis mesin XI Peserta didik dapat C2 PG 4
jenis-jenis mesin kantor OTKP/1 mengategorikan jenis-jenis mesin
kantor kantor

XI Peserta didik dapat menyebutkan C1 PG 5


OTKP/1 jenis mesin kantor berdasarkan
fungsi dalam pekerjaan kantor
b. Kartu Soal
KARTU SOAL

Nama Sekolah : SMK 3 Perguruan “Cikini” Bentuk Tes : Pilihan Ganda/ Esai
Mata Pelajaran : Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana Jumlah Soal :
Kurikulum : Kurikulum 2013 Tahun Ajaran : 2019/2020
Kelas/ Semester : XI OTKP/ I Penyusun :

Kompetensi Dasar Buku Sumber:


3.5 Menerapkan (C3) Hakim, Lutfi Muhammad. 2018. Otomatisasi Tata Kelola
penggunaan mesin-mesin Sarana dan Prasarana. Jakarta: PT Bumi Aksara
kantor (office machine) No. Soal Rumusan Butir Soal
1 Pengertian mesin kantor adalah…………………
Indikator Pencapaian
Kompetensi (IPK)
3.5.1Menjelaskan (C2) definisi
mesin-mesin kantor

Materi Kunci Pilihan Jawaban


E A. Sesuatu alat yang dipakai untuk mencapai
Mesin-mesin kantor tujuan
B. Segala sesuatu yang penunjang utama
Indikator Soal C. Pengaturan ruang kantor serta penyusunan
Siswa mampu menjelaskan alat
D. Semua jenis barang yang berfungsi untuk
pengertian mesin-mesin kantor
menghias ruangan kantor
E. Mesin yang bekerja secara mekanik, elektrik
maupun magnetik

Pembahasan

Definisi mesin kantor menurut Gie (2012) yakni segenap alat yang dipergunakan untuk
mencatat, mengirim, menggandakan dan mengolah bahan keterangan yang bekerja secara
mekanik, elektrik, magnetic atau secara kimiawi

Hasil telaah :

Diterima
Perlu Perbaikan
Tidak Diterima

Catatan : ……………………………..

Penulis Soal

..............................
c. Soal-Soal

1. Pengertian mesin kantor adalah


a. Sesuatu alat yang dipakai untuk mencapai tujuan
b. Segala sesuatu yang penunjang utama
c. Pengaturan ruang kantor serta penyusunan alat
d. Semua jenis barang yang berfungsi untuk menghias ruangan kantor
e. Mesin yang bekerja secara mekanik, elektrik maupun magnetik

2. Yang bukan keuntungan penggunaan mesin kantor ialah


a. mengurangi rasa bosan
b. meningkatkan ketelitian
c. menimbulkan rasa ketergantungan pada mesin
d. mecegah terjadinya tindakan criminal
e. mengurangi kelelahan pegawai

3. Kerugian yang ditimbulkan dalam penggunaan mesin kantor adalah


a. Pengaruh terhadap system kerja perkantoran
b. Memberikan keterangan
c. Lebih cepat lapor kepada manajemen
d. Hasil pekerjaan akan lebih baik
e. Dapat menghemat waktu

4. Dibawah ini kategori jenis mesin kantor, kecuali


a. Berdasarkan tenaga penggerak
b. Berdasarkan fungsi dalam pekerjaan kantor
c. Berdasarkan cara kerja dan komponen
d. Berdasarkan ketelitian pekerjaan
e. Berdasarkan mesin untuk memperbanyak bahan keterangan

5. Dibawah ini berdasarkan fungsi dalam pekerjaan kantor yaitu


a. Menghimpun bahan keterangan
b. Mesin mekanik untuk bahan keterangan
c. Mesin memperbanyak bahan keterangan
d. Mesin menyimpan bahan keterangan
e. Mesin pengaman dan pengontrol

d. Kunci Jawaban

1. E
2. C
3. A
4. D
5. B

e. Rubrik/ Analisis Hasil Penilaian Pengetahuan Esai


PenskoranJawabandanPengolahanNilai
1. Nilai 4 : jika sesuai kunci jawaban dan ada pengembangan jawaban
2. Nilai 3 : jika jawaban sesuai kunci jawaban
3. Nilai 2 : jika jawaban kurang sesuai dengan kunci jawaban
4. Nilai 1 : jika jawaban tidak sesuai dengan kunci jawaban

Nilai perolehan KD pengetahuan: rerata dari nilai IPK


3. Instrumen Penilaian Keterampilan
a) Instrumen Penilaian Unjuk Kerja
Indikator
…………………………………
…………………………………

Kuran
N Sangat Baik Tidak
Aspek yang Dinilai g
o Baik Baik
Baik

1 Persiapan Kerja

2 Proses Kerja

3 Hasil Kerja

4 Sikap Kerja

5 Waktu kerja

Kriteria penilaian (skor)


85 – 100 = Sangat Baik
75 – 84 = Baik
66 – 74 = Kurang Baik
< 66 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumlah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal
(100)

b) Instrumen Penilaian Diskusi


Bai
Sangat Kurang Tidak
No Aspek yang Dinilai k
Baik Baik Baik

1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan

3 Kemampuan mengolah kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
85 – 100 = Sangat Baik
75 – 84 = Baik
66 – 74 = Kurang Baik
< 66 = Tidak Baik

c) Penilaian Proyek
Indikator
…………………………………
…………………………………

Sangat Baik Kurang Tidak


No Aspek yang Dinilai
Baik Baik Baik

Keterangan :
85 – 100 = Sangat Baik
75 – 84 = Baik
66 – 74 = Kurang Baik
< 66 = Tidak Baik

d) Penilaian Produk
Indikator
…………………………………
…………………………………

Sangat Baik Kurang Tidak


No Aspek yang Dinilai
Baik Baik Baik

Keterangan :
85 – 100 = Sangat Baik
75 – 84 = Baik
66 – 74 = Kurang Baik
< 66 = Tidak Baik

e) Penilaian Portofolio (Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR,
dll)
Lampiran 3

PROGRAM REMIDIAL

Sekolah : SMK 3 Perguruan “Cikini”


Kelas/Semester : XI OTKP/II
Mata Pelajaran : Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
Penilaian Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Penilaian Harian : ……………………………………………..
Bentuk Penilaian Harian : Pilihan Ganda dan Essay
Materi Penilaian Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : 3.5 Menerapkan (C3) penggunaan mesin-mesin kantor
KKM : 75

Nama Bentuk
N Nilai Indikator yang Nilai Setelah
Peserta Tindakan Keterangan
o Ulangan Belum Dikuasai Remedial
Didik Remedial
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Nama Bentuk
N Nilai Indikator yang Nilai Setelah
Peserta Tindakan Keterangan
o Ulangan Belum Dikuasai Remedial
Didik Remedial
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : SMK 3 PERGURUAN “CIKINI”


Kelas/Semester : XI OTKP/II
Mata Pelajaran : Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
Penilaian Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Penilaian Harian : ……………………………………………..
Beentuk Penilaian Harian : Essay
Materi Penilaian Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : 3.5 Menerapkan (C3) penggunaan mesin-mesin kantor
KKM : 75

N Nama Peserta Nilai Bentuk Tindakan Nilai Setelah


Keterangan
o Didik Ulangan Pengayaan Remedial
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
N Nama Peserta Nilai Bentuk Tindakan Nilai Setelah
Keterangan
o Didik Ulangan Pengayaan Remedial
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36