Anda di halaman 1dari 1

SPO

PERLINDUNGAN TERHADAP PASIEN DENGAN KASUS


PIDANA DARI RESIKO KEKERASAN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSU PAYANGAN
142/440/SPO-PH/2020 00 1/1
Ditetapkan:
Tanggal terbit Direktur RSU Payangan
SPO
4 September 2020
dr. I Gusti Ngurah Gede Putra, S.Ked., M.Si
Suatu upaya rumah sakit untuk melindungi pasien dengan kasus pidana
(narapidana, korban dan tersangka tindak pidana, korban kekerasan
Pengertian dalam rumah tangga) dari kekerasan fisik dan psikologis oleh pasien
lain, petugas atau pengunjung Rumah Sakit yang dapat menimbulkan
penderitaan pada pasien tersebut.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam memberikan
Tujuan perlindungan terhadap pasien dengan kasus pidana dari risiko
kekerasan.
Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Payangan Nomor 020d/V/SK-
Kebijakan RSP/2020 Tentang Panduan Perlindungan Pasien Yang Rentan
Terhadap Risiko Kekerasan Pada Rumah Sakit Umum Payangan
1. Pasien ditempatkan di kamar perawatan sedekat mungkin dengan
Nurse Station dan diusahakan dalam ruang rawat dengan satu bed
pasien.
2. Pengunjung dan penjaga pasien dengan kasus pidana wajib
melaporkan identitas diri kepada perawat.
3. Pada kondisi pasien dengan kasus pidana berada satu ruang
perawatan dengan pasien lainnya, maka pengunjung dan penjaga
Prosedur pasien yang satu ruang perawatan dengan pasien dengan kasus
pidana juga wajib melaporkan identitas diri kepada perawat.
4. Perawat mencatat identitas pengujung dan penjaga pasien dengan
kasus pidana serta pengunjung dan penjaga pasien yang satu ruang
perawatan dengan pasien tersebut.
5. Perawat berkoordinasi dengan satuan pengamanan untuk memantau
lokasi perawatan pasien, penjaga maupun pengunjung lain.
6. Koordinasi dengan pihak berwajib bila diperlukan.
1. Unit Rawat Inap
Unit Terkait 2. Unit Gawat Darurat
3. Unit Rawat Jalan

Anda mungkin juga menyukai