Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH ADMINISTRASI DAN SUPERVISI PENDIDIKAN

Judul :

Administrasi Sarana dan Prasarana

Disusun Oleh :

Amah : 108016200006
Abdul Gofar : 108016200039
Devi Febrianti : 108016200024
Eka Agustini : 108016200020
Husna Diatul Hasanah : 108016200001
Hizraini Pohan : 108016200021

PROGRAM STUDI KIMIA SEMESTER III


JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2009
KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah


SWT, akhirnya penulisan makalah Administrasi dan Supervisi Pendidikan yang
berjudul “Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan” ini dapat terselesaikan.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad
SAW beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman.
Penulis mengajukan makalah ini sebagai tugas akademik mengenai kajian-
kajian dalam mata kuliah Administrasi dan Supervisi Pendidikan khususnya
mengenai Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan.
Pada kesempatan ini pula, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini.
Akhirnya, penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan makalah
Administrasi dan Supervisi Pendidikan ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu
penulis mengucapkan permohonan maaf dan mengharapkan saran serta kritik
yang bersifat membangun demi terciptanya perubahan kearah yang lebih baik.

Jakarta, 23 November 2009

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ................................................................................i
KATA PENGANTAR.................................................................................ii
DAFTAR ISI................................................................................................iii
BAB I. PENDAHULUAN.........................................................................1

BAB II.ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA...................... .2


2.1. Pengertian
Administrasi sarana dan prasarana 2
2.2................................................................................................................
Jenis Administrasi sarana dan prasarana.............................. .2
2.3. Tujuan Administrasi sarana dan prasarana
6
2.4. Fungsi Administrasi sarana dan prasarana..
7
2.5. Prinsip Administrasi sarana dan
prasarana............................. 7
2.6. Proses Administrasi sarana dan prasarana
............. 8

BAB III. PENUTUP....................................................................................10


31. Kesimpulan ...........................................................................10

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................11

iii
iv
BAB I
PENDAHULUAN

Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan hal yang sangat


menunjang atas tercapainya suatu tujuan dari pendidikan , sebagai seorang yang
terjun dalam dunia pendidikan kita dituntut untuk menguasi dan memahami
administrasi sarana dan prasarana , untuk meningkatkan daya kerja yang efektif
dan efisien sehingga akan tercipta kenyamanan yang dapat menimbulkan
terwujudnya tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Lingkungan pendidikan baik atau tidaknya itu bergantung pada
pengetahuan tentang administrasi sarana dan prasarana itu sendiri . Terbatasnya
pengetahuan tentang administrasi sarana dan prasarana pendidikan , serta
kurangnya minat untuk mengetahui dan memahaminya dengan sungguh sungguh
akan menimbulkan ketidak- efektivitas dalam proses pembelajaran merupakan hal
yang melatarbelakangi kami dalam penyusunan makalah ini.

BAB II
1
PEMBAHASAN
ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN

2.1. Pengertian
Secara Etimologis (bahasa) sarana1 berarti alat langsung untuk mencapai
tujuan pendidikan, misalnya : ruang kelas, buku, perpustakaan, dan laboratorium.
Sedangkan prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam
pendidikan, misalnya : lokasi/tempat, bangunan sekolah, lapangan olahraga dan
sebagainya.
Terdapat beberapa pemahaman mengenai administrasi sarana dan
prasarana di antaranya adalah : menurut konsepsi lama2 administrasi sarana dan
prasarana itu di artikan sebagai sebuah sistem yang mengatur ketertiban peralatan
yang ada di sekolah . Menurut konsepsi modern administrasi sarana dan prasarana
itu adalah suatu proses seleksi dalam penggunaan sarana dan prasarana yang ada
di sekolah .
Dengan demikian dapat ditarik suatau kesimpulan bahwa Administrasi
sarana dan prasarana pendidikan3 itu adalah semua komponen yang secara
langsung maupun tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan untuk
mencapai tujuan dalam pendidikan secara efektif dan efisien.
2.2. Jenis-jenis Sarana dan Prasarana Pendidikan
Dalam hubungannya dengan sarana pendidikan, Nawawi (1987)
mengklasifikasikannya menjadi beberapa yaitu:4
1. Ditinjau dari Habis Tidaknya Dipakai
a) Sarana yang habis dipakai
Sarana pendidikan yang habis dipakai dalam waktu yang relatif singkat,
contohnya spidol dan bahan-bahan kimia untuk praktik guru dan siswa.
Selain itu, ada sarana pendidikan yang berubah bentuk, misalnya kayu, besi,
dan kertas karton yang sering digunakan oleh guru dalam mengajar.

1
http://pjjvedca.depdiknas.go.id/pengawasan8/materi/05_Administrasi_%28sarana_dan_prasarana
2
idem
3
Idem
4
Bafadal, Ibrahim.2003.Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya.Jakarta:Bumi
Aksara

2
b) Sarana Pendidikan yang tahan lama
Adalah keseluruhan bahan atau alat yang digunakan secara terus menerus
dalam waktu yang relatif lama. Contohnya bangunan sekolah, bangku,
papan tulis dan beberapa peralatan olahraga.
2. Ditinjau dari Bergerak atau Tidaknya Benda
a) Sarana Pendidikan yang dapat bergerak
Adalah sarana pendidikan yang dapat digerakkan atau dipindahkan sesuai
dengan kebutuhan. Contoh : Lemari, bangku dan komputer.
b) Sarana pendidikan yang tidak dapat bergerak
Adalah sarana pendidikan yang tidak dapat digerakkan atau relatif sulit
untuk dipindahkan. Contohnya bangunan gedung, jaringan air dan listrik.
3. Ditinjau dari Hubungannya dengan proses Pembelajaran
a) Sarana yang secara langsung digunakan digunakan dalam
proses pembelajaran, sebagai contohnya alat pelajaran, alat peraga, alat
praktek,dan media pendidikan.
a. Alat pelajaran
Adalah alat yang digunakan secara langsung dalam proses belajar
mengajar, misalnya buku, alat tulis, dan alat praktik.
b. Alat peraga
Adalah alat pembantu pendidikan dan pengajaran, dapat berupa perbuatan-
perbuatan atau benda-benda yang mudah memberi pengertian
kepada anak didik berturut-turut dari yang abstrak sampai dengan yang
konkret.
c. Media pengajaran
Adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses
belajar mengajar, untuk lebih mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam
mencapai tujuan pendidikan. Ada tiga jenis media, yaitu media audio,
media visual, dan media audio-visual.
b) Sarana yang tidak secara langsung digunakan dalam proses pembelajaran
adalah tanah, halaman, pagar, tanaman, gedung/bangunan sekolah, jaringan
jalan, air, listrik, telepon, serta perabot.

3
Adapun prasarana pendidikan di sekolah bisa diklasifikasikan menjadi dua
macam, yaitu:
a. Prasarana dan ruang laboratorium sarana pendidikan yang secara
langsung digunakan untuk proses belajar mengajar, seperti ruang teori, ruang
perpustakaan, ruang praktik keterampilan.
b. Prasarana sekolah yang keberadaannya tidak digunakan untuk proses
belajar mengajar, tetapi secara langsung sangat menunjang terjadinya proses
belajar mengajar, misalnya ruang kantor, kantin sekolah, tanah dan jalan menuju
sekolah, kamar kecil, ruang usaha kesehatan sekolah, ruang guru, ruang kepala
sekolah, dan tempat parker kendaraan.
Sedangkan komponen sarana dan prasarana pendidikan terdiri dari :
1. Lahan
Lahan yang di perlukan untuk mendirikan sekolah harus di sertai dengan tanda
bukti kepemilikan yang sah dan lengkap (sertifikat), adapun jenis lahan tersebut
harus memenuhi beberapa kriteria antara lain :
• Lahan terbangun adalah lahan yang diatasnya berisi bangunan ,
• Lahan terbuka adalah lahan yang belum ada bangunan diatasnya.
• Lahan kegiatan praktek adalah lahan yang di gunakan untuk pelaksanaan
kegiatan praktek
• Lahan pengembangan adalah lahan yang di butuhkan untuk pengembangan
bangunan dan kegiatan praktek.
Lokasi sekolah harus berada di wilayah pemukiman yang sesuai dengan cakupan
wilayah sehingga mudah di jangkau dan aman dari gangguan bencana alam dan
lingkungan yang kurang baik.
2. Ruang
Secara umum jenis ruang di tinjau dari fungsinya dapat di kelompokkan dalam
a. Ruang pendidikan
Ruang pendidikan berfungsi untuk menampung proses kegiatan belajar mengajar
teori dan praktek antara lain :
1. Ruang teori 4. Ruang perpustakaaan
2. Ruang Laaboraatorium 5. Ruang kesenian
3. Ruang Olah raga 6. Ruang keteraampilan
Persyaratan yang diperlukan untuk ruang belajar adalah: 5
5
Thabrany, Hasbullah.1995.Rahasia Belajar pelajar.Jakarta:Raja Grafindo Persada

4
a. Bebas dari gangguan
Voeks mengatakan bahwa kesunyian tidaklah esensial untuk belajar dan tidak
ada tempat yang mutlak sunyi. Ruang belajar juga harus bebas dari kemungkinan
gangguan dari orang lain.
b. Sirkulasi dan Suhu Udara yang baik
Ruangan belajar yang pengap dan panas karena sirkulasi udara yang kurang
baik, akan membuat kita cepat lelah dan berkeringat.
c. Penerangan yang baik
Banyak orang mengabaikan faktor cahaya dalam belajar. Cahaya yang kurang
terang atau terlalu terang akan memeksa otot-otot mata kita berkonsentrasi untuk
mendapatkan gambaran huruf yang bisa kita baca. Begitu juga sinar lampu
iluminasi (seperti lampu neon) kurang baik untuk belajar. Akibat otot-otot mata
berkonsentrasi terus menerus maka otot kita akan cepat lelah.
2. Perlengkapan yang cukup dan baik
Untuk belajar dengan baik paling sedikit kita membutuhkan sebuah meja tulis,
kursi dan alat – alat yang diperlukan untuk belajar.
b. Ruang administrasi
Ruang Administrasi berfungsi untuk melaksanakan berbagai kegiatan
kantor. Ruang administrasi terdiri dari :
1. Ruang kepala sekolah 3. Ruang tata usaha
2. Ruang guru 4. Gudang
c. Ruang penunjang
Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan yang mendukung
proses kegiatan belajar mengajar antara lain :
1. Ruang Ibadah 5. Ruang serbaguna
2. Ruang koperasi sekolah 6. Ruang UKS
3. Ruang OSIS 7. Ruang WC/ kamar mandi
4. Ruang BP
3. Perabot
Secara umum perabot sekolah mendukung 3 fungsi yaitu: fungsi pendidikan,
fungsi administrasi, fungsi penunjang.
Jenis perabot sekolah di kelompokkan menjadi 3 macam :
a. Perabot pendidikan adalah semua jenis mebel yang di gunakan untuk proses
kegiatan belajar mengajar.
5
b. Perabot administrasi adalah perabot yang di gunakan untuk mendukung
kegiatan kantor. Jenis perabot ini hanya tidak baku / berstandard internasional.
c. Perabot Penunjang adalah perabot yang di gunakan / di butuhkan dalam
ruang penunjang. Seperti perabot perpustakaan, perabot UKS, perabot OSIS,dsb.
4. Alat Dan Media Pendidikan
Setiap mata pelajaran sekurang-kurangnya memiliki satu jenis alat peraga
praktek yang sesuai dengan keperluan pendidikan dan pembelajaran, sehingga
dengan demikian proses pembelajaran tersebut akan berjalan dengan optimal.
5. Buku Atau Bahan Ajar
Bahan ajar adalah sekumpulan bahan pelajaran yang di gunakan dalam kegiatan
proses belajar mengajar. Bahan ajar ini terdiri dari:
• Buku Pegangan : buku pegangan di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai
acuan dalam pembelajaran yang bersifat normatif, adaptif dan produktif.
• Buku Pelengkap : buku ini di gunakan oleh guru untuk memperluas dan
memperdalam penguasaan materi
• Buku Sumber : buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik untuk
memperoleh kejelasan informasi mengenai suatu bidang ilmu / keterampilan.
• Buku Bacaan : buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai
bahan bacaan tambahan (non fiksi) untuk memperluas pengetahuan dan wawasan)
a) 2.3. Tujuan Administrasi Sarana dan Prasarana Sekolah
Secara umum, tujuan administrasi perlengkapan sekolah adalah
memberikan layanan secara professional di bidang sarana dan prasarana
pendidikan dalam rangka terselenggaranya proses pendidikan secara
efektif dan efisien.
Adapun tujuan dari administrasi sarana dan prasarana itu adalah :
a. Mewujudkan situasi dan kondisi sekolah yang baik sebagai lingkungan
belajar, yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan
kemampuan semaksimal mungkin.
b. Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi
terwujudnya interaksi dalam pembelajaran
c. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang
mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan
sosial, emosional, dan intelektual siswa dalam proses pembelajaran

6
d. Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial,
ekonomi, budaya serta sifat-sifat individunya.
e. Untuk mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan melalui
sistem perencanaan dan pengadaan yang hati-hati dan seksama.
f. mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana sekolah secara tepatdan efisien.
g. Untuk mengupayakan sarana dan prasarana sekolah, sehingga keberadaannya
selalu dalam kondisi siap pakai dalam setiap diperlukan oleh semua personel
sekolah.
2.4. Fungsi Administrasi Sarana Dan Prasarana
Selain memberi makna penting bagi terciptanya dan terpeliharanya kondisi
sekolah yang optimal administrasi sarana dan prasarana sekolah berfungsi sebagai
1. Memberi dan melengkapi fasilitas untuk segala kebutuhan yang di
perlukan dalam proses belajar mengajar
2. Memelihara agar tugas-tugas murid yang di berikan oleh guru dapat
terlaksana dengan lancar dan optimal.
2.5. Prinsip-Prinsip Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan
Agar tujuan-tujuan administrasi sarana dan prasarana bisa tercapai, ada
beberapa prinsip yang perlu diperhatikan:6
1. Prinsip Pencapaian Tujuan
Pada dasarnya administrasi sarana dan prasarana sekolah dilakukan dengan
maksud agar semua fasilitas sekolah dalam keadaan kondisi siap pakai. Oleh
karena itu, administrasi sarana dan prasarana sekolah dapat dikatakan berhasil jika
fasilitas sekolah itu selalu siap pakai setiap saat, pada setiap ada seseorang
personel sekolah akan menggunakannya.
2. Prinsip Efisiensi
Dengan prinsip efisiensi berarti semua kegiatan pengadaan sarana dan
prasarana sekolah dilakukan dengan perencanaan yang hati-hati, sehingga bisa
memperoleh fasilitas berkualitas baik dengan harga yang relatif murah, berarti
juga bahwa dengan prinsip efisiensi pemakaian semua fasilitas sekolah hendaknya
dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengurangi pemborosan.
3. Prinsip Administratif
Dengan prinsip administratif berarti semua perilaku pengelolaan perlengkapan
pendidikan di sekolah itu hendaknya selalu memperhatikan undang-undang,
6
http://rafafarllyblue.blogspot.com/2009/05/administrasi-sarana-dan-prasarana.html

7
peraturan, instruksi, dan pedoman yang telah diberlakukan oleh pemerintah.
4. Prinsip Kejelasan Tanggung Jawab
Di Indonesia tidak sedikit adanya lembaga pendidikan yang sangat besar dan
maju. Oleh karena itu, sarana dan prasarananya sangat banyak sehingga pada
kepengaturannya (administrasinya) melibatkan banyak orang. Bilamana hal itu
terjadi maka perlu adanya pengorganisasian kerja dan pengelolaan perlengkapan
pendidikan. Dalam pengorganisasiannya, semua tugas dan tanggung jawab semua
orang yang terlibat itu perlu dideskripsikan dengan jelas.
5. Prinsip Kekohesifan
Dengan prinsip kekohesifan berarti manajemen perlengkapan pendidikan di
sekolah hendaknya terealisasikan dalam bentuk proses kerja sekolah yang sangat
kompak. Oleh karena itu, walaupun semua orang yang terlibat dalam pengelolaan
perlengkapan itu telah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, namun
antara yang satu dengan yang lainnyaharus selalu bekerja sama dengan baik.
2.6. Proses Administrasi Sarana dan Prasarana di Sekolah
Kegiatan dalam administrasi prasarana dan sarana pendidikan meliputi:7
1. Perencanaan Kebutuhan
Penyusunan daftar kebutuhan prasarana dan sarana di sekolah didasarkan atas
pertimbangan bahwa:
a) Pengadaan kebutuhan prasarana dan sarana karena berkembangnya kebutuhan
sekolah.
b) Pengadaan prasarana dan sarana untuk penggantian barang-barang yang rusak,
dihapuskan, atau hilang.
c) Pengadaan prasarana dan sarana untuk persediaan barang.
2. Pengadaan Prasarana dan Sarana Pendidikan
Pengadaan adalah kegiatan untuk menghadirkan prasarana dan sarana
pendidikan dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas-tugas sekolah.
Pengadaan prasarana dan sarana pendidikan dapat dilaksanakan dengan cara:
Pembelian,Buatan sendiri,bantuan,Penyewaan,Peminjaman,Pendaurulangan
3. Penyimpanan Prasarana dan Sarana
Penyimpanan merupakan kegiatan pengurusan, penyelenggaraan, dan
pengaturan persediaan prasarana dan sarana di dalam ruang, dilakukan agar
barang dan sarana yang sudah diadakan tidak rusak sebelum tiba saat pemakaian.
7
idem

8
4. Inventarisasi Prasarana dan Sarana Pendidikan
Inventarisasi adalah kegiatan melaksanakan pengurusan dan pencatatan
barang-barang yang menjadi milik sekolah yang bersangkutan dalam semua daftar
inventaris barang.Daftar barang inventaris merupakan suatu dokumen berisi jenis
dan jumlah barang baik bergerak maupun tidak bergerak yang menjadi milik dan
dikuasai negara, serta berada di bawah tanggung jawab sekolah.
5. Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Pendidikan
Pemeliharaan merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan
suatu barang, sehingga barang tersebut kondisi baik dan siap dipakai.
6. Penghapusan Prasarana dan Sarana Pendidikan
Penghapusan ialah kegiatan meniadakan barang-barang dari daftar inventaris
karena barang itu dianggap sudah tidak mempunyai nilai guna atau sudah tidak
berfungsi sebagaimanan yang diharapkan, atau biaya pemeliharaannya sudah
terlalu mahal.
7. Pengawasan Prasarana dan Sarana Pendidikan
Pengawasan prasarana dan sarana merupakan kegiatan pengamatan,
pemeriksaan, dan penilaian terhadap pelaksanaan administrasi sarana dan
prasarana pendidikan di sekolah.
Dalam Sumber lain, digambarkan :8
Pengadaan
-Analisis Kebutuhan
- Analisis Anggaran
-Seleksi
- Keputusan
- Pemerolehan
Penghapusan Pendistribusian
-Pengalokasian
-Pengiriman
Inventarisasi
Penggunaan dan Pemeliharaan

BAB III
PENUTUP

8
Bafadal, Ibrahim.2003.Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya.Jakarta:Bumi
Aksara

9
3.1 Kesimpulan

Berdasarkan uraiam materi diatas dapat disimpulkan bahwa Administrasi


sarana dan prasarana adalah suatu usaha yang di arahkan untuk mewujudkan
suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi
siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan dan kelengkapan
sarana yang ada. Adapun masalah yang sering timbul dalam pemeliharaan sarana
dan prasarana di sekolah adalah pengrusakan yang dilakukan oleh siswa-siswa di
sekolah itu sendiri. Tujuan dari administrasi saran dan prasarana adalah agar
semua kegiatan administrasi sarana dan prasarana mendukung tercapainya tujuan
pendidikan dan bersumber dari tujuan pendidikan nasional. Semoga materi ini
dapat membantu pemahaman kita mengenai administrasi sarana dan prasarana.

DAFTAR PUSTAKA

10
http://pjjvedca.depdiknas.go.id/pengawasan8/materi/05_Administrasi_
%28sarana_dan_prasarana
http://rafafarllyblue.blogspot.com/2009/05/administrasi-sarana-dan-
prasarana.html
Bafadal, Ibrahim.2003.Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan
Aplikasinya.Jakarta:Bumi Aksara
Thabrany, Hasbullah.1995.Rahasia Belajar pelajar.Jakarta:Raja Grafindo
Persada

11