Anda di halaman 1dari 36

STANDAR 5.

KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA


AKADEMIK
5.1 Kurikulum
Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara
penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.
Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur
dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung
tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi.
Kurikulum membuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian
kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk
memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya,
serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana
pemebelajaran dan evaluasi.
Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan,
cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong
terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft
skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1 Kompetensi
Uraikan secara ringkas kompetensi utama lulusan
Terdapat 29 kompetensi yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa D-III
keperawatan (terlampir):
1. Menerapkan konsep dan prinsip etika keperawatan, komunikasi dalam
praktek keperawatan professional
2. Menerapkan pendekatan proses keperawatan dalam melaksanakan
asuhan keperawatan dengan berpikir kritis
3. Mengkonsultasikan penanganan pasien terhadap tim kesehatan lain
4. Melaksanakan tindakan pengobatan sebagai hasil kolaborasi
5. Melaksanakan tindakan diagnostik dan tindakan khusus sebagai hasil
kolaborasi
6. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
pemenuhan kebutuhan oksigen
7. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
pemenuhan kebutuhan cairan, elektrolit dan darah
8. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
pemenuhan kebutuhan nutrisi
9. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
pemenuhan kebutuhan eliminasi urin dan fecal
10. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman
11. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
mobilisasi dan transportasi
12. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan
istirahat
13. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien terminal
14. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien menjelang ajal
15. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi
16. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gawat darurat
17. Melaksanakan asuhan keperawatan pada anak sehat
18. Melaksanakan asuhan keperawatan pada anak sakit
19. Melaksanakan asuhan keperawatan pada bayi resiko tinggi
20. Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu hamil normal dan
komplikasi
21. Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu intraaanatal dan bayi baru
lahir
22. Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu postpartum normal dan
komplikasi
23. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah
kesehatan
24. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien masalah psikososial
25. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gangguan kesehatan
jiwa
26. Melaksanakan asuhan keperawatan komunikasi
27. Melaksaanakan asuhan keperawatan pada kelompok khusus (Anak
sekolah).
28. Melaksanakan asuhan keperawatan pada keluarga
29. Berperan serta dalam penelitian dan pengembangan keperawatan

Capaian pembelajaran program pendidikan Diploma III Keperawatan


Indonesia meliputi sikap dan tata nilai, penguasaan pengetahuan/keilmuan,
keterampilan kerja umum, keterampilan kerja khusus yang diuraikan sebagai
berikut :
A. Sikap Dan Tata Nilai
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan
sikap religius;
2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas
berdasarkan agama, moral, dan etika;
3. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air,
memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan
bangsa;
5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan
kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
6. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan
Pancasila;
7. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian
terhadapmasyarakat dan lingkungan;
8. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan
bernegara;
9. Benginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan
kewirausahaan;
10. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang
keahliannya secara mandiri;
11. Mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi
kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan
tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik dibawah
tanggungjawabnya, dan hukum / peraturan perundangan;
12. Mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan
peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia;
13. Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut
danmartabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan
menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang
diberikan, serta bertanggung jawabatas kerahasiaan dan keamanan
informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam
kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
B. Pengetahuan
1. Menguasai anatomi fisiologi tubuh manusia dan patofisiologi;
2. Menguasai prinsip fisika dan biokimia;
3. Menguasai prinsip penatalaksanaan gizi dan farmakologi;
4. Menguasai konsep dasar psikologi dan perilaku manusia;
5. Menguasai konsep dasar antropologi kesehatan dan transkultural dalam
keperawatan;
6. Menguasai konsep keperawatan;
7. Menguasai konsep dan prinsip “Patient safety”
8. Menguasai konsep teoritis Kebutuhan dasar manusia.
9. Menguasai konsep asuhan keperawatan klien dalam rentang sehat –
sakit pada berbagai tingkat usia ;
10. Menguasai konsep, prinsip dan teknik promosi kesehatan;
11. Menguasai konsep dan prinsip kegawatdaruratan, trauma
dan manajemen bencana,
12. Menguasai konsep dan prinsip dan teknik komunikasi terapeutik;
13. Menguasai konsep dan prinsip Etika Profesi dan hukum
kesehatan/ keperawatan;
14. Menguasai konsep pengelolaan dan penjaminan mutu
asuhan keperawatan serta Praktek Keperawatan Berbasis
Bukti.

C. Keterampilan Khusus
1. Mampu memberikan asuhan keperawatan kepada individu, keluarga,
dan kelompok baik sehat, sakit, dan kegawatdaruratan dengan
memperhatikan aspek bio, psiko, sosial kultural, dan spiritual yang
menjamin keselamatan klien (patient safety), sesuai standar asuhan
keperawatan;
2. Mampu mengelola asuhan keperawatan sesuai kewenangan klinis;
3. Mampu melaksanakan prosedur bantuan hidup dan trauma pada situasi
gawat darurat dan manajemen bencana;
4. Mampu melaksanakan pemberian obat oral, topikal, parenteral,
inhalasi dan supositoria sesuai standar pemberian obat dan
kewenangan yang didelegasikan.
5. Mampu mengumpulkan data, menganalisa dan merumuskan masalah,
merencanakan, mendokumentasikan, dan menyajikan informasi
asuhan keperawatan.
6. Mampu melakukan komunikasi terapeutik dengan klien;
7. Mampu melaksanakan promosi kesehatan untuk meningkatkan pola
hidup sehat klien dan menurunkan angka kesakitan.
8. Mampu menerapkan patient safety dalam praktik keperawatan dengan
menerapkan prinsip-prinsip mikrobiologi dan parasitologi;

D. Keterampilan Umum
1. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dengan menganalisis data
serta metode yang sesuai dan dipilih dari beragam metode yang
sudah maupun belum baku dan dengan menganalisis data.
2. Menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur.
3. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang
sesuai dengan bidang keahlian terapannya, didasarkan pada
pemikiran logis dan inovatif, dilaksanakan dan bertanggung jawab
atas hasilnya secara mandiri.
4. Menyusun laporan tentang hasil dan proses kerja dengan akurat dan
sahih, mengomunikasikan secara efektif kepada pihak lain yang
membutuhkannya.
5. Bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.
6. Melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan
yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya.
7. Melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada
dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan
kompetensi kerja secara mandiri.
8. Mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan
kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Uraikan secara ringkas kompetensi pendukung lulusan


1. Mampu melakukan penatalaksanaan kasus kegawatdaruratan daerah
wisata
2. Mampu berbahasa Inggris dalam memberikan pelayanan asuhan
keperawatan

Uraikan secara ringkas kompetensi lainnya lulusan


Manajemen Kedaruratan Pantai dan PKK Mutakhir
Catatan : Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya
dapat dilihat pada Kemendiknas No. 045/U/2002.
5.1.2 Struktur Kurikulum
5.1.2.1. Jumlah SKS minimum untuk kelulusan PS : 110 SKS. Tuliskan struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK)
semester demi semester, dengan mengikuti format table berikut:
Kurikulum 2014

Beri Tanda  pada


Bobot sks untuk Kelengkapan(3)
Kolom yang Sesuai
Unit/ Jur/
Bobot Fak
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah
Tugas(2) Penyelen
ggara

Praktika/
Deskrip
Praktik Insti-
Kuliah Inti(1) Program Silabus SAP
klinik / tusional
Studi
kom.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
I PRWT101 Agama 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT102 Pancasila 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT103 Kewarganegaraan 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT104 Bahasa Indonesia 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT201 Ilmu Biomedik Dasar 3 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT301 Psikologi 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT401 Konsep Dasar Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT801 Bahasa Inggris Keperawatan I 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT806 Budaya Anti Korupsi / 2 √ √ √ √ √ Prodi
Gratifikasi

II PRWT202 Gizi dan Diet 1 1 √ √ √ √ √ Prodi


PRWT203 Patofisiologi 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT204 Farmakologi 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT302 Antropologi Kesehatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT303 Etika Keperawatan 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT402 Keperawatan Dasar 3 3 √ √ √ √ √ Prodi

BAN-PT: Borang Akreditasi Program Studi Diploma III Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak Tahun 2014 7
III PRWT403 Metodologi Keperawatan 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT404 Dokumentasi Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT405 Komunikasi 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT407 Manajemen Patient Safety 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT501 Praktik Klinik Keperawatan - 3 √ √ √ √ √ Prodi
Dasar
PRWT502 Keperawatan Medikal Bedah 2 2 √ √ √ √ √ Prodi
I
PRWT802 Bahasa Inggris Keperawatan 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
II
PRWT808 Pelayanan Primer 2 √ √ √ √ √ Prodi

PRWT503 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi


IV Medikal Bedah I
PRWT506 Keperawatan Anak 1 3 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT507 Keperawatan Maternitas 1 4 √ √ √ √ Prodi
PRWT509 Keperawatan Gawat Darurat 2 2 √ √ √ √ √ Prodi
dan Manajemen Bencana
PRWT809 Manajemen Kedaruratan 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Pantai
PRWT811 Keperawatan Kritis 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT812 Peka Budaya / Transkultural 2 √ √ √ √ √ Prodi

PRWT504 Keperawatan Medikal Bedah 2 1 √ √ √ √ √ Prodi


V
II
PRWT508 Keperawatan Jiwa 2 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT601 Keperawatan Keluarga 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT602 Keperawatan Gerontik 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT813 Keperawatan Komunitas 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT814 PKK Mutahir 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT815 Proposal Karya Tulis Ilmiah 1 1 √ √ √ √ √ Prodi

VI PRWT105 Kewirausahaan 2 √ √ √ √ √ Prodi


PRWT406 Manajemen Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT505 Praktik Klinik Keperawatan 3 √ √ √ √ √ Prodi
Medikal Bedah II

BAN-PT: Borang Akreditasi Program Studi Diploma III Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak Tahun 2014 8
PRWT701 Karya Tulis Ilmiah 3 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT816 KKN Terpadu 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT818 Praktik Klinik Keperawatan 3 √ √ √ √ √ Prodi
Gawat Darurat

Total sks 60 50 76 34

* Menurut rujukan peer group / SK Mendiknas 045/U/2002 (ps. 3 ayat 2e)


** Beri tanda  pada mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (PR atau laporan)
≥20%.
*** Beri tanda  pada mata kuliah yang dilengkapi dengan deskripsi,
silabus, dan atau SAP. Sediakan dokumen pada saat asesmen lapangan.

Kurikulum 2018

Beri Tanda  pada


Bobot sks untuk Kelengkapan(3)
Kolom yang Sesuai Unit/ Jur/
BobotT Fak
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah
ugas(2) Penyelen
ggara
Praktika/
Deskrip
Praktik Insti-
Kuliah Inti(1) Program Silabus SAP
klinik / tusional
Studi
kom.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
I PRWT101 Agama / Religion Education 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT102 Pancasila / Pancasila 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT103 Kewarganegaraan / Citizenship 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT104 Bahasa Indonesia / Indonesian 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Language
PRWT201 Ilmu Biomedik Dasar / Basic 3 1 √ √ √ √ √ Prodi
Science of Biomedic
PRWT301 Psikologi / Psychology 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT401 Konsep Dasar Keperawatan / 2 √ √ √ √ √ Prodi
Basic Concept of Nursing
PRWT801 Bahasa Inggris / English 2 √ √ √ √ √ Prodi
Language
PRWT806 Budaya Anti Korupsi / 2 √ √ √ √ √ Prodi
Gratifikasi / Anti Coruption
Culture / Gratification

PRWT202 Gizi dan Diet / Nutrition and 2 √ √ √ √ √ Prodi


II
Diet
PRWT203 Patofisiologi / Pathophysiology 2 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT204 Farmakologi / Farmacology 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT302 Antropologi Kesehatan / Health 2 √ √ √ √ √ Prodi
Anthropology
PRWT303 Etika dan Hukum Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
/ Nursing Ethics and Law
PRWT402 Keperawatan Dasar / Basic of 3 2 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing
PRWT703 Promosi Kesehatan / Health 2 √ √ √ √ √ Prodi
Promotion
PRWT802 Bahasa Inggris Keperawatan/ 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
English for Nursing

PRWT403 Metodologi Keperawatan / 1 1 √ √ √ √ √ Prodi


III Methodology of Nursing
PRWT404 Dokumentasi Keperawatan / 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing Documentation
PRWT405 Komunikasi / Communication 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
PRWT407 Manajemen Patient Safety / 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Patient Safety Manajement
PRWT501 Praktik Klinik Keperawatan 3 √ √ √ √ √ Prodi
Dasar / Clinical Practic for
Basic of Nursing
PRWT502 Keperawatan Medikal Bedah I / 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
Medical-Surgical Nursing I
PRWT805 Pelayanan Keperawatan 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
HIV/AIDS / HIV/AIDS Nursing
Care
PRWT810 Biostatistik / Biostatistics 2 √ √ √ √ √ Prodi

PRWT503 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi


Medikal Bedah I / Clinical
IV
Practic for Medical-Surgical
Nursing I
PRWT506 Keperawatan Anak / Child 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing
PRWT507 Keperawatan Maternitas / 2 1 √ √ √ √ Prodi
Maternal Nursing
PRWT509 Kep. Gawat Darurat & 1 2 √ √ √ √ √ Prodi
Manajemen Bencana /
Emergency of Nursing
and
Disaster Manajement
PRWT704 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
Anak / Clinical Practic for
Child Nursing
PRWT705 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
Maternitas / Clinical Practic
for
Maternal Nursing
PRWT809 Manajemen Kedaruratan Pantai 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
/ Manajement of Beach
Emergency
PRWT813 Keperawatan Komunitas / 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Community Nursing

PRWT504 Keperawatan Medikal Bedah II 2 1 √ √ √ √ √ Prodi


V / Medical-Surgical Nursing II
PRWT508 Keperawatan Jiwa / Psychiatric 2 1 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing
PRWT601 Keperawatan Keluarga / Family 1 2 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing
PRWT602 Keperawatan Gerontik / 1 2 √ √ √ √ √ Prodi
Gerontic Nursing
PRWT706 Metodologi Penelitian / 2 √ √ √ √ √ Prodi
Research Methodology
PRWT814 PKK Mutahir / Current of 2 √ √ √ √ √ Prodi
Clinical Practice
PRWT819 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
Komunitas / Clinical Practic
for Community Nursing
PRWT820 Praktik Klinik Manaj. 2 √ √ √ √ √ Prodi
Kedaruratan Pantai /
Clinical Practic for
Manajement of Beach
Emergency

PRWT105 Kewirausahaan / 2 √ √ √ √ √ Prodi


VI Entrepreneurship
PRWT406 Manajemen Keperawatan / 1 1 √ √ √ √ √ Prodi
Nursing Manajement
PRWT505 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
Medikal Bedah II / Clinical
Practic for Medical-
Surgical Nursing II
PRWT701 Karya Tulis Ilmiah / Final 3 √ √ √ √ √ Prodi
Paper
PRWT707 Praktik Klinik Keperawatan 2 √ √ √ √ √ Prodi
Jiwa / Clinical Practic for
Psychiatric Nursing
PRWT816 KKN Terpadu / Integrated 2 √ √ √ √ √ Prodi
Community Service Programe

Total sks 61 49 90 20
5.1.2.2. Tuliskan substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu, dengan
mengikuti format di bawah ini.
Kurikulum 2014
Isi Praktika/Praktik klinik/ kom. Tempat / wahana
No. Nama Praktika/Praktik klinik/kom. Jam Metode Praktika / Praktika / Praktik
Judul/Modul Pelaksanaan Praktik klinik / kom. klinik / kom.
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Bahasa Indonesia Praktik Laboratorium Bahasa Indonesia 170 menit Praktika Laboratorium
2. Ilmu Biomedik Dasar Praktik Laboratorium Ilmu Biomedik Dasar 170 menit Praktika Laboratorium
3. Bahasa Inggris Keperawatan I Praktik Laboratorium Bahasa Inggris Keperawatan I 170 menit Praktika Laboratorium
4. Gizi dan Diet Praktik Laboratorium Gizi dan Diet 170 menit Praktika Laboratorium
5. Farmakologi Praktik Laboratorium Farmakologi 170 menit Praktika Laboratorium
6. Etika Keperawatan Praktik Laboratorium Etika Keperawatan 170 menit Praktika Laboratorium
7. Keperawatan Dasar Praktik Laboratorium Keperawatan Dasar 510 menit Praktika Laboratorium
8. Metodologi Keperawatan Praktik Laboratorium Metodologi Keperawatan 170 menit Praktika Laboratorium
9. Komunikasi Praktik Laboratorium Komunikasi 170 menit Praktika Laboratorium
10. Manajemen Patient Safety Praktik Laboratorium Manajemen Patient Safety 170 menit Praktika Laboratorium
11. Praktik Klinik Keperawatan Dasar Praktik Klinik Keperawatan Dasar 510 menit Praktika Rumah Sakit
12. Keperawatan Medikal Bedah I Praktik Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah I 340 menit Praktika Laboratorium
13. Bahasa Inggris Keperawatan II Praktik Laboratorium Bahasa Inggris Keperawatan II 170 menit Praktika Laboratorium
14. Praktik Klinik Keperawatan Medikal Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah I 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Bedah I
15. Keperawatan Anak Praktik Laboratorium Keperawatan Anak 170 menit Praktika Laboratorium
Praktik Klinik Keperawatan Anak 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit,
Puskesmas
16. Keperawatan Maternitas Praktik Laboratorium Keperawatan Maternitas 170 menit Praktika Laboratorium
Praktik Klinik Maternitas 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit,
Puskesmas
17. Keperawatan Gawat Darurat dan Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat dan 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Manajemen Bencana Manajemen Bencana
18. Manajemen Kedaruratan Pantai Manajemen Kedaruratan Pantai 170 menit Praktik Klinik Tempat Wisata Air
19. Keperawatan Kritis Praktik Laboratorium Keperawatan Kritis 170 menit Praktika Laboratorium
20. Keperawatan Medikal Bedah II Praktik Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah II 170 menit Praktika Laboratorium
21. Keperawatan Jiwa Praktik Laboratorium Keperawatan Jiwa 170 menit Praktika Laboratorium
Praktik Klinik Keperawatan Jiwa 170 menit Praktik Klinik RSJ Provinsi
Kalimantan Barat
22. Keperawatan Keluarga Praktik Klinik Keperawatan Keluarga 170 menit Praktik Klinik Puskesmas dan
Keluarga
23. Keperawatan Gerontik Praktik Klinik Keperawatan Gerontik 170 menit Praktik Klinik Panti Werdha
24. Keperawatan Komunitas Keperawatan Komunitas 170 menit Keluarga dan
Masyarakat
25. PKK Mutahir PKK Mutahir 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit di luar
Kalbar
26. Proposal Karya Tulis Ilmiah Praktik Laboratorium Proposal Karya Tulis Ilmiah 170 menit Praktika Kelas
27. Praktik Klinik Keperawatan Medikal Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah II 510 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Bedah II
28. Karya Tulis Ilmiah Praktik Klinik Karya Tulis Ilmiah 510 menit Praktik Klinik Rumah Sakit,
Puskesmas,
Masyarakat
29. KKN Terpadu Praktik Klinik KKN Terpadu 340 menit Praktik Klinik Puskesmas, Keluarga
dan Masyarakat
30. Praktik Klinik Keperawatan Gawat Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat 510 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Darurat

Kurikulum 2018
Isi Praktika/Praktik klinik/ kom.
Nama Praktika/Praktik Jam Metode Praktika/ Tempat/wahana
No. Judul/Modul
klinik/kom. Pelaksanaan Praktik klinik/kom. Praktika/Praktik klinik/kom.
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Bahasa Indonesia Praktik Laboratorium Bahasa Indonesia 170 menit Praktika Laboratorium
2. Ilmu Biomedik Dasar Praktik Laboratorium Ilmu Biomedik Dasar 170 menit Praktika Laboratorium
3. Bahasa Inggris Keperawatan Praktik Laboratorium Bahasa Inggris 170 menit Praktika Laboratorium
Keperawatan
4. Farmakologi Praktik Laboratorium Farmakologi 170 menit Praktika Laboratorium
5. Keperawatan Dasar Praktik Laboratorium Keperawatan Dasar 340 menit Praktika Laboratorium
6. Metodologi Keperawatan Praktik Laboratorium Metodologi 170 menit Praktika Laboratorium
Keperawatan
7. Dokumentasi Keperawatan Praktik Laboratorium Dokumentasi 170 menit Praktika Laboratorium
Keperawatan
8. Komunikasi Praktik Laboratorium Komunikasi 170 menit Praktika Laboratorium
9. Manajemen Patient Safety Praktik Laboratorium Manajemen Patient 170 menit Praktika Laboratorium
Safety
10. Praktik Klinik Keperawatan Dasar Praktik Klinik Keperawatan Dasar 510 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
11. Keperawatan Medikal Bedah I Praktik Laboratorium Keperawatan Medikal 170 menit Praktika Laboratorium
Bedah I
12. Pelayanan Keperawatan HIV/AIDS Praktik Laboratorium Pelayanan 170 menit Praktika Laboratorium
Keperawatan HIV/AIDS
13. Praktik Klinik Keperawatan Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah I 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Medikal Bedah I
14. Keperawatan Anak Praktik Laboratorium Keperawatan Anak 170 menit Praktika Laboratorium
15. Keperawatan Maternitas Praktik Laboratorium Keperawatan 170 menit Praktika Laboratorium
Maternitas
16. Keperawatan Gawat Darurat dan Praktik Laboratorium Keperawatan Gawat 170 menit Praktika Laboratorium
Manajemen Bencana Darurat dan Manajemen Bencana
Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat 170 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
dan Manajemen Bencana
17. Praktik Klinik Keperawatan Anak Praktik Klinik Keperawatan Anak 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit, Puskesmas
18. Praktik Klinik Keperawatan Praktik Klinik Keperawatan Maternitas 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit, Puskesmas
Maternitas
19. Manajemen Kedaruratan Pantai Praktik Laboratorium Manajemen 170 menit Praktika Laboratorium
Kedaruratan Pantai
20. Keperawatan Komunitas Praktik Laboratorium Keperawatan 170 menit Praktika Laboratorium
Komunitas
21. Keperawatan Medikal Bedah II Praktik Laboratorium Keperawatan Medikal 170 menit Praktika Laboratorium
Bedah II
22. Keperawatan Jiwa Praktik Laboratorium Keperawatan Jiwa 170 menit Praktika Laboratorium
23. Keperawatan Keluarga Praktik Laboratorium Keperawatan Keluarga 170 menit Praktika Laboratorium
Praktik Klinik Keperawatan Keluarga 170 menit Praktik Klinik Puskesmas
24. Keperawatan Gerontik Keperawatan Gerontik 170 menit Praktika Laboratorium
Praktik Klinik Keperawatan Gerontik 170 menit Praktik Klinik Panti Werdha
25. PKK Mutahir PKK Mutahir 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit di luar Kalbar
26. Praktik Klinik Keperawatan Praktik Klinik Keperawatan Komunitas 340 menit Praktik Klinik Keluarga dan Masyarakat
Komunitas
27. Praktik Klinik Manajemen Praktik Klinik Manajemen Kedaruratan 340 menit Praktik Klinik Tempat Wisata
Kedaruratan Pantai Pantai
28. Manajemen Keperawatan Praktik Laboratorium Manajemen 170 menit Praktika Laboratorium
Keperawatan
29. Praktik Klinik Keperawatan Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah 340 menit Praktik Klinik Rumah Sakit
Medikal Bedah II II
30. Karya Tulis Ilmiah Praktik Klinik Karya Tulis Ilmiah 510 menit Praktik Klinik Puskesmas, Keluarga dan
Masyarakat
31. Praktik Klinik Keperawatan Jiwa Praktik Klinik Keperawatan Jiwa 340 menit Praktik Klinik RSJ Provinsi Kalimantan Barat
32. KKN Terpadu Praktik Klinik KKN Terpadu 340 menit Praktik Klinik Puskesmas, Keluarga dan
Masyarakat
Keterangan:
 Praktikum adalah upaya pembuktian teori (validasi) atau pemahaman substansi yang diberikan dalam mata kuliah.
 Praktek adalah upaya pengembangan dan peningkatan keterampilan untuk penerapan yang sesuai dengan standar.
5.2 Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah
belajar dan hierarkinya.
Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang,
mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen
dengan memanfaatkan aneka sumber.
Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan
memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa),
penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

5.2.1 Mekanisme Monitoring Perkuliahan


Jelaskan mekanisme untuk memonitor perkuliahan, antara lain kehadiran dosen dan
mahasiswa, serta materi perkuliahan.
Berdasarkan tugas pokok dan fungsi, ketua program studi DIII Keperawatan berkewajiban
melakukan monitoring perkuliahan serta memastikan jadwal kuliah, kehadiran mahasiswa dan
dosen serta kesesuaian materi yang diberikan dengan capaian belajar dan kurikulum.
Adapun mekanisme monitoring perkuliahan dilakukan pada tiga tahap, yaitu persiapan
perkuliahan, pelaksanaan perkuliahan dan evaluasi hasil perkuliahan.
Pada tahap persiapan, diawali dengan rapat pertemuan bagian akademik dengan seluruh dosen
dan staf kependidikan untuk membahas persiapan perkuliahan yang mencakup : silabus, kalender
akademik, jadwal dan evaluasi/ feedback hasil perkuliahan semester yang lalu.
Pada tahap pelaksanaan perkuliahan, monitoring kuliah meliputi pemantauan kehadiran kuliah,
ketepatan waktu, kehadiran dosen,dan keseuaian materi kuliah. Adapun mekanisme pemantauan
dan evaluasinya adalah sebagai berikut :
1. Kehadiran mahasiswa
Monitor kehadiran mahasiswa dimulai dari persiapan kuliah, yaitu memastikan mahasiswa
mengisi Kartu Rencana Studi (KRS). Kartu Rencana Studi ini sebagai dasar mahasiswa untuk
mengikuti perkuliahan disemester yang sedang berjalan serta dasar penetapan SK
Mahasiswa. Melalui KRS ini, Ketua program studi dapat memastikan jumlah mahasiswa
dalam satu jadwal mata kuliah atau satu kelas.
Selanjutnya, kehadiran perkuliahan mahasiswa dilakukan pemantauan setiap hari sesuai
dengan jadwal mata kuliah yang sudah dibuat. Setiap mahasiswa wajib mengisi daftar hadir
kuliah disetiap mata kuliah yang diikuti. Jadi setiap satu mata kuliah dilengkapi dengan satu
daftar kehadiran mahasiswa. Bagi mahasiswa yang berhalangan hadir,diwajibkan
melampirkan surat keterangan sakit (apabila sakit) atau surat dispensasi atau keterangan
lainnya. Sedangkan mahasiswa yang tidak melampirkan surat akan dianggap tanpa

BAN-PT: Borang Akreditasi Program Studi Diploma III Keperawatan Poltekkes


Kemenkes Pontianak Tahun 2014 17
keterangan.
Dalam memudahkkan proses monitoring, Ketua program studi dibantu oleh wali kelas serta
mahasiswa yang ditunjuk sebagai koordinator mata kuliah atau seksi pembelajaran (sipen).
Kehadiran mahasiswa dievaluasi harian oleh dosen yang mengajar melalui sipen yang
bertanggungjawab. Selanjutnya wali kelas mengevaluasi setiap minggu, apabila terdapat
mahasiswa yang banyak tidak hadir kuliah, maka akan di hubungi oleh wali kelas atau dosen
pembimbing akademik.
Pada akhir semester, sebelum dilakukan Ujian Akhir Semester, koordinator mata kuliah akan
merekapitulasi atau menghitung jumlah kehadiran mahasiswa. Apabila kehadiran mahasiswa
kurang dari 75%, maka sanksi yang diberikan adalah tidak mendapatkan kartu ujian akhir
semester. Sanksi lainnya adalah pemberian tugas mandiri sesuai dengan subjek mata kuliah
yang tidak diikuti oleh yang bersangkutan.
Adapun tools yang digunakan untuk monitoring perkuliahan mahasiswa adalah:
a. Kartu Rencana Studi (KRS)
b. Daftar Hadir Kuliah/Absensi Mahasiswa
2. Kehadiran Dosen
Langkah pertama monitoring perkuliahan kepada dosen dilakukan dengan mewajibkan dosen
mengumpulkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) kepada bagian akademik dan ketua
program studi. Melalui pengumpulan RPS, ketua program studi dan bagian akademik
mempunyai dasar untuk penyusunan jadwal kuliah setiap mata kuliah dan praktik mahasiswa.
Kehadiran dosen dikampus dipantau melalui absensi kehadiran dengan finger print setiap 2x
sehari yaitu pagi maksimal pukul 07.30 dan sore hari minimal pukul 16.00. Kehadiran ini di
rekap setiap bulannya dan diserahkan ke bagian kepegawaian.
Kehadiran dosen dalam perkuliahan di monitor setiap dosen memberikan mata kuliah atau
praktikum dilakukan melalui daftar absensi dosen mengajar. Dosen yang memberikan kuliah
wajib membubuhkan tanda tangan kehadiran pada bukti absensi. Selanjutnya ketua program
studi akan mengevaluasi setiap 3 bulan atau menjelang ujian tengah semester jumlah dosen
mengajar.
Sanksi bagi dosen yang kurang memenuhi kehadiran mengajar adalah teguran lisan, teguran
tertulis dan penolakan pengajuan Laporan Kinerja Dosen (LKD)
Tools yang digunakan dalam monitoring perkuliahan oleh dosen adalah :
a. RPS
b. Absensi kehadiran dosen
c. Bukti Finger Print

3. Inventarisir materi kuliah


Monitoring materi perkuliahan dilaksanakan setiap hari atau setiap dilakukan perkuliahan
dikelas maupun di laboratorium. Dosen pengajar wajib mengisi pokok bahasan apa yang
telah disampaikan saat kuliah. Pengisian pokok bahasan diinput kedalam lembar daftar
inventarisasi materi kuliah. Selain pokok bahasan,dosen wajib mengisi waktu kuliah,urutan
pertemuan, metode dan tanda tangan dosen yang mengajar.
Inventarisir materi ini dievaluasi setiap tiga bulan bersama dengan daftar kehadiran
mahasiswa dan daftar kehadiran dosen. Di akhir semester, ketua prodi bersama akademik
akan menganalsis daftar inventarisir materi ini dengan keseuaian di rencana pembelajaran
dan kurikululum. Hasilnya dijadikan bahan rapat dan bahan pertimbangan untuk semester
berikutnya.

5.2.2. Berapa waktu yang disediakan untuk pelaksanaan real proses


belajar mengajar yang diselenggarakan oleh program studi :
Kurikulum 2014
* Teori : 700 jam per paket program (60 SKS)
* Praktikum : 833jam per paket program (21 SKS)
* Praktik klinik : 1.031,3 jam per paket program (26 SKS)
* Praktek Kerja Lapangan : 119 jam per paket program (3SKS)
Catatan : Satu paket program D III = 3 tahun
Kurikulum 2018
* Teori : 711,67 jam per paket program (61 SKS)
* Praktikum : 872,67 jam per paket program (22 SKS)
* Praktik klinik : 912 jam per paket program (23SKS)
* Praktek Kerja Lapangan : 158,67 jam (28 hari) per paket program
(4SKS) Catatan : Satu paket program D III = 3 tahun

5.2.3 Lampirkan contoh soal ujian dalam 1 tahun terakhir untuk 5 mata kuliah
keahlian sebagai berikut : M.K. Keperawatan Anak, Keperawatan
Maternitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa dan Keperawatan
Medikal Bedah I.

5.3. Peninjauan kurikulum dalam 5 tahun terakhir


5.3.1 Jelaskan mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan
dalam proses peninjauan tersebut.
Peninjauan kurikulum terakhir dilaksanakan tanggal 30 s.d 31 Oktober 2019
Adapun mekanisme peninjauan kurikulum adalah sebagai berikut :
1. Ketua program studi melakukaan telaahan kebutuhan peninjauan dan
pengembangan kurikulum program studi.
2. Ketua program studi menyusun tim peninjauan dan pengembangan kurikulum
program studi, dan mengajukan pengesahan tim peninjauan kurikulum kepada
direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak.
3. Tim Peninjau kurikulum menyusun program kegiatan peninjauan dan
pengembangan kurikulum program studi.
4. Proses peninjauan kurikulum melibatkan stake holder (Dinas Kesehatan), user
(Rumah Sakit dan Puskesmas), organisasi profesi (PPNI), alumni, dosen dan
pimpinan direktorat, Jurusan dan Prodi.
5. Proses peninjauan kurikulum dapat melibatkan pakar yang ahli dalam bidang
kurikulum program studi.
6. Ketua Program studi melaporkan hasil peninjauan kurikulum ke direktur
Poltekkes Kemenkes Pontianak dan mengusulkan pengesahan kurikulum hasil
peninjauan kurikulum.
7. Direktur melakukan telaahan dan pertimbangan atas hasil peninjauan kurikulum
program studi.
8. Direktur mengesahkan dan memberlakukan kurikulum program studi hasil
peninjauan kurikulum.
Alasan peninjuan kurikulum yang ada :
1. Hasil workshop dengan AIVPKI adalah dari kurikulum 2014 menjadi
kurikulum 2018
2. Kurikulum inti 2014 sebanyak 76 SKS menjadi kurikulum inti 2018 sebanyak
90 SKS
3. Perubahan kurikulum inti juga mempengaruhi jumlah SKS kurikulum institusi
4. Evaluasi untuk peningkatan PBM berikutnya.
5.3.2 Tuliskan hasil peninjauan, khusus untuk silabus/SAP mata kuliah mengikuti
format tabel berikut.
No No. Nama MK Perubahan pada Alasan Atas Berlaku
MK MK Baru/ Peninjauan usulan/ mulai
Silabus Buku
Lama/ masukan Sem./Th.
Hapus /SAP Ajar dari
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Masukan dari
Stake holder,
Organisasi Profesi
dan alumni,
diperlukan
keterampilan Stake
Keperawa
mahasiswa untuk holder, Ganjil
tan
1 - Baru √ √ menangani organisasi TA.2020/
Komplem
berbagai penyakit profesi 2021
enter
dengan teknik dan
tradisional alumni
sehingga menjadi
perawat
berenterpreunersh
ip.

5.4 Sistem Pembimbingan Akademik


5.4.1 Tuliskan nama dosen pembimbing akademik /wali dan jumlah siswa yang
dibimbingnya dengan mengikuti format tabel berikut.
Nama Dosen Pembimbing Jumlah Mahasiswa Rata-rata Banyaknya
No
Akademik/Wali Bimbingan Pertemuan/Mhs/Semester
(1) (2) (3) (4)
1. Yuslana SST M.Kes 13 4 x / smtr/mhs
2. Drs. Usman. S, M.Kes 13 4 x / smtr/mhs
3. Susito, SKM, M.Kes 9 4 x / smtr/mhs
4. Marsia SST M.Kes 13 4 x / smtr/mhs
5. Achmad Djojo APP.MM 13 4 x / smtr/mhs
6. Ns. Nurbani M.Kep 12 4 x / smtr/mhs
7. Winnellia FSR MPH 14 4 x / smtr/mhs
8. Sarliana Zaini SKM M.Kes 14 4 x / smtr/mhs
9. Ns. Lily Yuniar, S.Kep., M.Pd 15 4 x / smtr/mhs
10. Ns Mita Agustina S.Kep,M.Tr.Kep 6 4 x / smtr/mhs
11. Wiradianto Putro S.Kep,MPH 5 4 x / smtr/mhs
12. Ns. Raju Kapadia, S.Kep,M.Med.Ed 6 4 x / smtr/mhs
13. Erni Juniartati, S. ST, M.Tr.Keb 5 4 x / smtr/mhs
14. L.Limson, S.Kep,M.Kes 15 4 x / smtr/mhs
15. Dwi Sulistyawati S.Si.T. M.Kes 14 4 x / smtr/mhs
16. Egidius Umbu Ndeta, S.Kep, M.Kes 9 4 x / smtr/mhs
17. Ns. Arif Nur Akhmad, S.Kep,MSN 5 4 x / smtr/mhs
Total 181
5.4.2 Jelaskan proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada Program
Studi ini dalam hal-hal berikut:
No Hal Penjelasan
(1) (2) (3)
1 Tujuan Tujuan bimbingan adalah membantu mahasiswa
pembimbingan dalam menyelesaikan masalah pribadinya dan
masalah studi agar mahasiswa dapat mencapai
prestasi belajar yang optimal dan pengembangan
pribadi sesuai dengan potensinya.
2 Pelaksanaan Bimbingan dilaksanakan oleh Dosen PA minimal
pembimbingan empat kali dalam satu semester (sebelum memulai
perkuliahan persemester, sebelum UTS, sebelum
UAS dan setelah akhir semester) dan setiap saat
diperlukan oleh mahasiswa. Dosen Pembimbing
Akademik (PA) adalah dosen yang memberikan
bimbingan akademik kepada mahasiswa yang
ditunjuk sebagai bimbingannya dengan tujuan untuk
membantu kelancaran belajar mahasiswa. Dalam
Proses bimbingan Dosen PA memiliki buku
konsultasi PA.

3 Masalah yang Dalam kegiatan bimbingan masalah yang


dibicarakan dalam dibicarakan adalah: masalah pribadi, dan masalah
pembimbingan studi. Masalah tersebut meliputi: masalah pribadi
yang dialami dan mengganggu konsentrasi belajar
maupun, rencana studi setiap awal semester,
kesulitan yang dialami dalam menyelesaikan studi.

4 Kesulitan dalam Dalam bimbingan kesulitan dan upaya untuk


pembimbingan dan mengatasinya adalah : waktu pertemuan antara
upaya untuk mahasiswa dan dosen Pembimbing akademik yang
mengatasinya kadang sulit bertemu, untuk pertemuan yang
mendadak, harus ada kontrak waktu sebelumnya.
Mahasiswa kadang kurang terbuka terkait dengan
masalah pribadi, sehingga perlu pendekatan khusus.
5 Manfaat yang Mahasiswa dapat merencanakan studinya setiap
diperoleh awal semester.
mahasiswa dari Mahasiswa memahami tentang proses pembelajaran
pembimbingan yang akan dilalui selama perkuliahan.
Mahasiswa mendapat solusi setiap permasalahan
yang dialami sehingga kegiatan studi dapat
berlangsung dengan lancar.
5.5 Karya tugas akhir
5.5.1 Jelaskan bentuk karya/tugas akhir mahasiswa program diploma 3
Keperawatan
Tugas akhir mahasiswa adalah melakukan penelitian sederhana, metode studi
kasus, dalam berbagai kelompok keahlian yang meliputi : keperawatan medikal
bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan keluarga dan
keperawatan gerontik serta keperawatan jiwa dalam bentuk KARYA TULIS
ILMIAH.
5.5.2 Pelaksanaan pembimbingan karya/tugas akhir.
5.5.2.1 Jelaskan bentuk dan pelaksanaan pembimbingan karya/tugas akhir yang
diterapkan pada PS ini, termasuk informasi tentang ketersediaan panduan
karya/tugas akhir. Jelaskan pula cara sosialisasi dan pelaksanaannya.
Bentuk pelaksanaan bimbingan tugas akhir (KTI) dibagi dalam tahapan,
yaitu:
1. Tahap penyusunan proposal : bentuk pembimbingan yaitu konsultasi
penulisan, konsultasi studi pendahuluan, konsultasi bab 1 sampai
degan bab 3, dan konsultasi persiapan sidang proposal
2. Tahap revisi setelah sidang proposal dan persiapan pengambilan data
3. Tahap penyusunan hasil KTI : bentuk pembimbingan yaitu konsultasi
penulisan, konsultasi dari bab 1 sampai dengan bab 5, dan konsultasi
persiapan sidang hasil
4. Pelaksaaan sidang hasil secara terbuka dihadiri 3dosen penguji.
5. Panduan penulisan tugas akhir diatur dalam pedoman penyusunan
tugas akhir
6. Panduan penyusunan KTI dibagikan kepada mahasiswa semester
akhir setelah menyelesaikan mata kuliah biostatistik dan metodologi
penelitian. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk pembahasan panduan
KTI di kelas oleh koordinator mata kuliah metodologi penelitian.
Sedangkan pelaksnaannya di lakukan langsung pada aplikasi
penelitian sederhana yang di bimbing melalui pembimbingan dan
lembar konsultasi.
5.5.2.2. Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing karya/tugas akhir
(TA) 3 Mahasiswa/dosen TA.
5.5.2.3. Rata-rata jumlah pertemuan dosen-mahasiswa untuk menyelesaikan
karya/tugas akhir : 12 kali mulai dari saat mengambil TA hingga
menyelesaikan TA.
5.5.2.4. Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing karya/tugas akhir,
dan jumlah mahasiswa bimbingannnya dengan mengikuti format table
berikut :
No Nama Dosen Pembimbing Jumlah Mahasiswa
(1) (2) (3)
1 YUSLANA, S. ST, M.Kes 3
2 SARLIANA ZAINI, SKM, M.Kep 3
3 MARSIA, S. ST, M.Kes 3
4 SUSITO, SKM, M.Kes 3
5 NURBANI, S.Kp, M.Kep 2
6 WINNELLIA, FSR, APP, MPH 2
7 Drs. USMAN. S, M.Kes 3
8 ACHMAD DJOJO, APP, MM 3
9 Ns. LILY YUNIAR, S. Kep, M.Pd 3
10 Ns. RAJU KAPADIA, S. Kep, M.Med.Ed 3
11 Ns. MITA AGUSTINA, S. Kep, M.Tr.Kep 2
12 WIRADIANTO PUTRO, S. Kep, MPH 3
13 ERNI JUNIARTATI, S. ST, M.Tr.Keb 2
14 LEONATUS LIMSON, S. Kep, M.Kes 2
15 DWI SULISTYAWATI, S. SiT, M.Kes 3
16 EGIDIUS UMBU NDETA, S. Kep, M.Kes 3
17 Ns. ARIF NUR AKHMAD, S. Kep, MSN 3
Total 46
5.6. Upaya Perbaikan Pembelajaran
Uraikan upaya perbaikan pembelajaran serta hasil yang telah dan dicapai
dalam tiga tahun terakhir dan hasilnya.
Upaya Perbaikan
Butir
Tindakan Hasil
(1) (2) (3)
Materi Update materi dari internet, Mahasiswa
jurnal ilmiah, menggunakan memperoleh materi
buku sumber terkini sesuai pembelajaran dari
materi pembelajaran. berbagai sumber
Melakukan workshop modul dan terkini.
bahan ajar Modul belajar dan
bahan ajar terupdate
yaitu KMB 2, Jiwa,
KDM
Metode Kegiatan pembelajaran teori Mahasiswa lebih
Pembelajaran tidak hanya dengan ceramah, aktif untuk belajar
tetapi juga dengan seminar dalam
Kegiatan pembelajaran praktik menyelesaikan
laboratorium dilakukan masalah, mahasiswa
bimbingan praktik di mempunyai
laboratorium perkelompok kesiapan untuk
dengan 10 mahasiswa praktik dan
dibimbing oleh 1 mahasiswa terampil
Instruktur/dosen pembimbing, serta percaya diri
setiap mahasiswa melakukan dalam praktik klinik
demonstrasi tindakan
keperawatan minimal 5 kali
Kegiatan pembelajaran praktik
klinik dilakukan dengan bedside
teaching
Mengirim dosen untuk
mengikuti pelatihan
pembelajaran Interprofesional
education (IPE)
Penggunaan LCD Proyektor, internet (jurnal Perkuliahan lebih
Teknologi ilmiah). menarik, menantang
Pembelajaran Membuat model pembelajaran dan lebih mudah
daring melalui Virtual dipahami oleh
Learning Poltekkes mahasiswa.
Penggunaan Vilep
pada mata kuliah
manajemen pantai
Cara-cara PBT (paper based test) Penilaian terhadap
evaluasi Osce mahasiswa lebih
Oral test objektif dan
Melaksanakan workshop analisis comprehensif.
soal untuk membuat soal Vignete Penerapan soal
Melaksanakan Ujian online vignete pada mata
dengan googleform kuliah KMB
Pelaksanaan Ujian
online pada mata
kuliah KMB 2

5.7 Peningkatan Suasana Akademik


5.7.1 Jelaskan kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan,
kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik) serta ketersediaan
dokumen pendukungnya.

Kebebasan akademik yang dilaksanakan adalah dengan memberikan


kebebasan setiap dosen untuk melakukan pendidikan dan pengajaran,
penelitian dan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan suasana dan
kebebasana akademik di prodi DIII jurusan keperawatan Singkawang
di lindungi SK direktur Poltekkes Nomor HK.00.04/2/5070.2/2018
tentang Standar Suasana Akademik Program Studi Diploma III.
Suasana akademik yang diciptakan di Prodi DIII Keperawatan
KemenkesPontianakadalahdimanaterciptakondisi
Poltekkes
yang kondusif, terciptanya hubungan yang sehat dan
keilmuan
antar staf dan mahasiswa untuk dapat merealisasikan
harmonis
berbagai potensiyangada.Dosen danmahasiswasertastaf
kependidikanlainnyadiberikankebebasanberinteraksisecara
keilmuan.
Otonomi keilmuan dimana dosen diberikan otonomi tentang transfer
ilmu melalui berbagai metode (ceramah, diskusi, PBL, seminar,
tutorial, roleplay, demonstrasi, bedside teaching) yang dianggap tepat
serta di berikan otonomi menentukan hasil evaluasi tanpa ada
intervensi dari pihak lain.
Suasana akademik yang telah diciptakan dan berlangsung secara rutin
setiap minggunya adalah pelaksanaan upacara setiap senin pagi.
Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib dilaksanakan dan di hadiri
tanpa terkecuali baik oleh mahasiswa, dosen serta staff kependidikan
dalam rangka peningkatan kedisplinan mahasiswa, dosen maupun staf
kependidikan. Pada kegiatan ini disampaikan semua informasi tentang
kegiatan pembelajaran atau program yang akan dilakukan terkait
dengan pendidikan. Pada upacara ini juga diberikan pengarahan
tentang etika secara singkat, motivasi peningkatan prestasi serta
pemberian penghargaan pada mahasiswa berprestasi.
Selain upacara suasana akademik yang berlangsung secara rutin adalah
bintal (bimbingan mental) dimana bertujuan untuk pembentukan
karakter. Pada kegiatan ini mahasiswa di berikan tentang pentingnya
akhlak dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan agama masing
masing. Selain bintal mahasiswa juga wajib mengikuti senam untuk
meningkatkan kesehatan jasmani. Kegiatan bintal dan olah raga
dilakukan setiap hari jumat secara bergantian.
Suasana akademik juga dilakukan setiap bulan di hari jumat minggu
kedua dengan dilakukan kuliah bersama Kajur dan Kaprodi. Simulasi
seluruh angakatan setiap akhir bulan, pemaparan hasil penelitian dosen
kepada mahasiswa.
Untuk pembentukan karakter juga dilakukan pramuka yang wajib
diikuti oleh mahasiswa tingkat 1, dimana dalam pramuka mahasiswa di
bina tentang nasionalisme, kedisiplinan, serta bagaimana berkerjasama
dalam satu tim atau kelompok.
5.7.2 Jelaskan ketersediaan dan jenis prasarana, dan dana yang memungkinkan
terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika, serta status
kepemilikan prasarana dan sarana.
Sarana
a. LCD
b. Komputer/Laptop
c. OHP
d. Tape dan DVD
e. Televisi
f. Hotspot
g. Fasilitas tambahan pada ruangan : AC, Kipas angin.
h. Fasilitas tambahan Administrasi
1. Mesin Laminating
2. Printer/Scaner
i. Alat - alat transportasi
1. Kendaraan roda dua
2. Kendaraan roda empat
Prasarana
a. Ruang Baca
b. Mesjid kampus Nurul Hayan
c. Ruang diskusi
d. Ruang Audiovisual
e. Laboratorium Mikrobiologi
f. Laboratorium Keperawatan Anak
g. Laboratorium Keperawatan Maternitas
h. Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah
i. Laboratorium Keperawatan Dasar Manusia
j. Laboratorium Keperawatan Jiwa dan Komunitas
k. Ruang Osce
l. Ruang Alat Lab
m. Laboratorium Keperawatan Gadar
n. Laboratorium Keperawatan Perioperatif
o. Ruang kelas
p. Ruang Konseling
q. Ruang Sidang 1,2,3
r. Aula
Status Kepemilikan :
Semua sarana dan prasarana yang ada adalah milik Negara
(Kementerian Kesehatan).
Sumber dana
Secara umum, Dana sarana dan prasarana prodi D3 di akomodir
bersumber dari PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) dan RM
(Rupiah Murni). Dari seluruh anggaran yang digunakan untuk
penyelenggaraan pembelajaran, terdapat dana untuk peningkatan suasana
akademik di prodi DIII yang tercantum dalam RKAKL jurusan yaitu dana
manajemen pendidikan jurusan keperawatan.

5.7.3 Jelaskan program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran,
yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan
suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, symposium,
lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan
kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni) serta hasil yang diperoleh.
Program kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran di dalam
maupun di luar kelas yang dilaksanakan adalah :
Di dalam proses pembelajaran
1. PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru) di
Poltekkes, dari kegiatan ini hasil yang diperoleh adalah mahasiswa
mengenal tentang jurusan keperawatan dan bagaimana dinamika
kehidupan kampus. selain PKKMB di direktorat, mahasiswa baru
juga melaksanakan PKKMB juga dilaksanakan di program studi
masing-masing. PKKMB di prodi didapatkan hasil mahasiswa
mendapatkan informasi tentang struktur organisasi di Prodi,
akademik, kemahasiswaan dan HMJ (Himpunan Mahasiswa
Jurusan) serta UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di
Jurusan. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi minat, bakat, dan
keahlian mahasiswa.
2. Penelitian bersama sesuai dengan otonomi keilmuannya, dengan
melakukan penelitian bersama ini dosen dapat meningkatkan
kerjasama dalam tim, semakin terlatih dan mantap untuk melakukan
kegiatan ilmiah dalam penelitian.

Di luar proses pembelajaran


1. Seminar sesuai dengan otonomi keilmuan masing-masing dosen
Seminar Keperawatan “Transformasi Perawat Menghadapi
Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean Dalam Era Jaminan
Kesehatan Nasional, 18 Maret 2016
Seminar sehari “Penigkatan Kualitas Asuhan Asuhan Melalui
Pelayanan Keperawatan Yang Bermartabat”, 11 Oktober 2016
Seminar Praktik Mandiri Homecare Sebagai Upaya
Mengembangkan Semangat Enterpreneur Keperawatan Dan
Meningkatkan Pelayanan Kesehatan, 29 April 2017
Seminar Nasional “Posisi, Peran Dan Jenjang Karir Lulusan
Pendidikan Vokasi Kesehatan 21 Januari 2017
Seminar Nasional “Menangkap Peluang Wirasasta Perawat Dalam
Praktik Keperawatan Mandiri, 7 Juli 2018
Seminar Nasional Dan Proseding Inovasi Praktik Keperawatan
Ditinjau Dari Aspek Hukum Dan Manajemen Kasus, 12 Mei 2018
2. Workshop Analisis Soal Program Studi D-III Jurusan Keperawatan
Singkawang Tanggal 15 – 16 November 2018, hasil yang diperoleh
adalah semua dosen dan Clincal Instructur memiliki persepsi yang
sama tentang Analisis Soal yang baik untuk persiapan Uji
Kompetensi.
3. Kuliah umum pada tanggal 6 Desember 2019 tentang peluag kerja
dan registrasi perawat luar negeri, hasilnya semua mahasiswa
mempuntai peluang kerjadi di RS KPJ (Kumpulan Perubatan Johor)
Kuching Malaysia dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan.
4. Workshop Modul, dan bahan ajar serta pengajuan HAKI tanggal 11-
12 Juli 2019, hasilnya ada beberapa modul yang di HAKI-kan.
5. Seminar dan Demonstrasi Perioperatif pada tanggal 1 Desember
2018, hasil yang diperoleh adalah updatenya ilmu perioperatif dan
persiapan preoperatif bagi peserta kegiatan.
5.7.4 Jelaskan interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa,
serta antar dosen serta hasilnya.
A. Interaksi dosen dengan mahasiswa
1. Interaksi dosen dengan mahasiswa terjadi selama proses belajar
mengajar berlangsung baik di kelas (perkuliahan). Dosen
memelihara interaksi yang baik dengan mahasiswa dalam bentuk
pemberian tugas,diskusi, presentasi kelompok dan sebagainya.
Dosen dalam pengajaran mengundang partisipasi aktif mahasiswa
dalam berdiskusi. Selain itu, interaksi dosen dan mahasiswa juga
terjadi di laboratorium maupun di lahan praktik dalam bentuk
praktik klinik di RS, Puskesmas dan di masyarakat, sehingga
pembelajaran lebih berorientasi pada diskusi dan pemecahan kasus,
tercipta karya bersama dosen dan mahasiswa antara lain penelitian
bersama dan pengambas bersama.
Hasilnya :
Pembelajaran aktif (student center), meningkat rasa percaya diri
mahasiswa, meningkatkan rasa hormat dan kekeluargaan
2. Pengabmas bersama dosen dan mahasiswa tahun 2016 berjumlah 1,
tahun 2017 berjumlah 1, tahun 2018 berjumlah 1, tahun 2019
berjumlah 1.
Pelayanan kesehatan bersama mahasiswa dan alumni dalam bentuk
kegiatan sosial dalam pencegahan narkoba di singkawang
Penyuluhan kesehatan pencegahan penyebaran hepatitis dikota
singkawang
Kegiatan sosial di acara car free day kota singkawang
Hasil yang didapatkan tercipta pengabmas yang melibatkan dosen
dan mahasiswa, meningkatnya kesadaran mahasiswa dan dosen
akan peran pendidikan bagi kesehatan kota Singkawang, terjalin
kerjasama lintas sektoral antara Prodi D-III keperawatan
Singkawang dengan dinas terkait di kota Singkawang.
3. Dalam kegiatan bimbingan akademik terjadi interaksi antara dosen
dengan mahasiswa pada saat proses bimbingan konseling antara
mahasiswa dengan pembimbing akademiknya.
Hasilnya mahasiswa mendapat pengarahan yang sistematis dari
dosen, mahasiswa dapat memecahkan masalah bersama dosen baik
kasus di RS/Puskesmas maupun pada masyarakat, mahasiswa
merasa terbimbing di kelas, laboratorium dan lahan praktek, dosen
dapat memberi pengarahan dan bimbingan pada kasus langsung
baik individu, kelompok dan masyarakat mengenai kesehatan dan
perawatannya, serta tercipta interaksi ilmiah antara dosen dan
mahasiswa yang harmonis.
4. Pembimbingan proposal dan Karya Tulis Ilmiah
Interaksi dosen dan mahasiswa selanjutnya terjadi saat bimbingan
tugas akhir, yaitu proposal dan KTI. Selain itu, untuk proposal
kegiaatan lainnya, juga memungkinkan terjadinya interaksi antara
dosen dan mahasiswa.
Hasil dari interaksi ini direkam pada buku bimbingan tugas akhir.
B. Interaksi antar mahasiswa
1. Terjadi pada saat perkuliahaan dikelas dalam kelompok dalam
rangka menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen.
2. Interaksi antar mahasiswa terjadi dalam praktikum di laboratorium
praktik keperawatan saat latihan ketrampilan keperawatan dalam
kelompok yang ada.
3. Interaksi antar mahasiswa dalam kegiatan oorganisasi mahasiswa
yang ada di prodi DIII keperawatan Singkawang, yaitu : Himpunan
Mahasiswa Jurusan (HMJ).
4. Dalam kegiatan ekstra kurikuler sesuai dengan peminatan.
Bentuk Kegiatan :
- NEC (Nursing English Club)
- GEL (Group Emergency Location)
- Olah Raga Rutin (Volley, Futsal , bdminton)
Hasil :
- Mahasiswa memiliki kemampuan bahasa inggris yang
memadai
- Mahasiswa aktif melaksanakan perlombaan olah raga
(Pornimakes/Dies Natalis) dan mendapatkan prestasi.

5. Interaksi antar mahasiswa juga membentuk kegiatan yang diinisiasi


oleh mahasiswa diantaranya :
Seminar dengan skala nasional :
- Seminar and live demonstrasi perioperatif (2019)
- Seminar enterprenuer milenial “mom’s and baby spa (2020)
Hasil yang didaptkan adalah mahasiswa memiliki sertifikat seminar
dan workshop yang bisa digunakkan sebagai pendamping ijazah.

C. Interaksi antar dosen


1. Interaksi antar dosen terjadi dalam tim pembelajaran. Setiap mata
kuliah di prodi DIII keperawatan Singkawang diberikan secara tim
yang terdiri dari dosen-dosen dengan kemampuan tertentu.
2. Pada saat rapat Proses Belajar Mengajar (PBM).
3. Rapat-rapat tentang penelitian ilmiah dalam bidang keperawatan
4. Rapat kebutuhan pendidikan, permasalahan mahasiswa,
penyusunan anggaran.
5. Pengabdian masyarakat di Desa Binaan.
Hasilnya :
Dosen dapat memecahkan masalah melalui musyawarah seperti
adanya permasalahan mahasiswa dalam akademik, mendiskusikan
penyusunan anggaran tridarma perguruan tinggi terdiri PBM,
Penelitian serta Pengabdian Masyarakat serta mendiskusikan
informasi ilmiah yang terkini diperoleh dari pertemuan, pelatihan dan
workshop.

5.8 Pembekalan Etika Profesi


Apakah lulusan program studi ini dibekali dengan etika profesi dan patien
safety sebelum mereka lulus? [Ya / Tidak]. Coret yang tidak sesuai.
Bila Ya, jelaskan bentuk pembekalan tersebut.
Pemberian Pembekalan Etika Profesi diberikan kepada calon lulusan dengan
melibatkan pihak organisasi profesi (PPNI) sebagai narasumber dalam
memberi materi hal – hal penting diketahui lulusan dalam bekerja sebagai
tenaga keperawatan.

5.9 Keselamatan Kerja


Upaya program studi untuk menumbuhkan budaya keselamatan kerja dalam
kegiatan praktikum/praktek.
a. Apakah telah memiliki pedoman sistem keselamatan kerja
praktikum/praktek : [Ya/Tidak]. Coret yang tidak sesuai.
b. Apakah sistem keselamatan kerja telah dilaksanakan dengan semestinya
berdasarkan pedoman keselamatan kerja yang dimaksud pada
pertanyaan
5.8 a di atas : [Ya/Tidak]. Coret yang tidak sesuai.
c. Tuliskan daftar peralatan dan bahan-bahan yang dipergunakan dalam
sistem keselamatan kerja dimaksud :
Daftar peralatan
No. Nama Peralatan Fungsi
(1) (2) (3)
1 APAR portable Mematikan api terutama dalam keadaan
kebakaran ringan atau tahap awal
2 Masker Biasa Melindungi pernafasan dari transmisi,
dan mencegah pengguna yang sakit
menularkan terutama pada saluran
pernafasan
3 Sarung tangan biasa Mencegah penularan penyakit melalui
steril dan tidak steril tangan
4 Skot/baju lab Mencegah pengguna terpapar cairan atau
zat lain pada bagian badan dan lengan
atas
5 Sandal / Alas Kaki Untuk mencegah kecelakaan kerja seperti
lab benda tajam dilantai, melidungi telapak
kaki dari cairan atau zat berbahaya
6 Wastafel cuci tangan Sebagai wadah mencuci tangan setiap,
sebelum, dan setelah melakukan tindakan
sebagai upaya mencegah terjadinya
penularan infeksi
7 Google Melidungi selaput mata dari cipratan
cairan tubuh atau zat lainnya
8 Sharp Container Penampung benda tajam dan Mencegah
tertusuk jarum
9 Tong Sampah : Wadah penampungan sampah sesuai
Medis jenis limbah
non Medis
Berbahaya

Daftar Bahan
No. Nama Bahan Fungsi
(1) (2) (3)
1 Sabun antiseptik Membersihkan tangan sebagai upaya
mencegah terjadinya penularan infeksi
2 Hand sanitizer Membersihkan tangan sebagai upaya
mencegah terjadinya penularan infeksi