Anda di halaman 1dari 67

BAB IV

PENCAPAIAN PELAKSANAAN AKTUALISASI NILAI DASAR

4.1 Kegiatan dan Tahapan Kegiatan yang Telah Diaktualisasi


Kegiatan aktualisasi dilaksanakan sesuai jadwal yang di mulai dari
tanggal 25 November – 20 Desember 2019 di unit kerja Puskesmas Liwuto
Kota Baubau. Kegiatan yang terdiri dari beberapa tahapan di laksanakan
dengan menerapkan nilai-nilai yang terdapat pada mata pelatihan
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Antikorupsi
(ANEKA).
Tabel di bawah ini menunjukkan kegiatan dan tahapan kegiatan
aktualisasi yang telah di lakukan.
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Persentase
Pencapaian
1 Meminta persetujuan 1. Melakukan kosultasi dengan
dan dukungan untuk Mentor
melakukan kegiatan 2. Melakukan konsultasi
100 %
aktualisasi kepada dengan Pimpinan Puskesmas
pihak terkait
3. Melakukan konsultasi
dengan Kepala Ruangan
2 Membuat Standar 1. Konsultasi dengan Pimpinan 100 %
Prosedur Operasional Puskesmas
(SPO) Pelayanan 2. Menyusun draft SOP terkait
resep dan merevisi pelayanan resep yang
form Resep meliputi Penerimaan Resep
menggunakan Telaah dan Penyerahan Obat yang
Resep di lakukan bersama tenaga
kefarmasian
3. Merevisi resep sesuai dengan
konsep Telaah Resep
3 Sosialisasi aturan 1. Menyusun dan menyiapkan
penulisan resep yang materi yang akan di
telah di revisi kepada sosialisasikan
Tenaga kesehatan 2. Menyiapkan daftar hadir,
(Dokter, Perawat, dan notulen serta penulis
Bidan) sosialisasi yang terdiri dari 100%
beberapa tenaga kesehatan
yaitu Dokter, Bidan dan
Perawat.
3. Melaksanakan kegiatan
sosialisasi
4 Edukasi Pengkajian 1. Menyiapkan materi edukasi
Resep kepada Tenaga 2. Melaksanakan kegiatan
Teknis Kefarmasian Edukasi
100 %
yang bertugas di 3. Menerapkan pengkajian
Ruang kefarmasian resep saat melakukan
pelayanan resep
5 Mengevaluasi 1. Menyiapkan data berupa 100 %
penerapan telaah Resep yang telah di proses
resep yang di terima hingga pengambilan obat
oleh Instalasi Farmasi 2. Memeriksa kelengkapan
Puskesmas Liwuto resep yang telah di terima
yang mungkin luput
3. Menganalisis penyebab
kesalahan skrining jika di
temukan adanya kesalahan
obat.

4.2 Pelaksanaan Kegiatan dan Capaiannya


4.1.1 Kegiatan 1. Meminta persetujuan dan dukungan untuk melakukan
kegiatan aktualisasi kepada pihak terkait
Kegiatan yang pertama di lakukan yaitu meminta persetujuan dan
dukungan kepada pihak-pihak terkait seperti Mentor, Kepala Puskesmas,
dan Kepala Ruangan Apotik yang bertujuan untuk meminta dukungan,
arahan dan masukan yang dapat membantu terlaksananya kegiatan
aktualisasi.

Tahapan Kegiatan Melakukan kosultasi dengan Mentor


Waktu Pelaksanaan 9 Desember 2019
Output / Hasil Persetujuan Mentor
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis melakukan pertemuan dengan mentor untuk menyampaikan
rencana pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
2. Penulis menyampaikan konsep rancangan kegiatan aktualisasi yang akan
dilakukan secara lebih terperinci serta meminta petunjuk dalam
melaksanakan kegiatan aktualisasi dan habituasi di Puskesmas Liwuto.
3. Penulis diskusi singkat mengenai pelaksanaan kegiatan sehingga dapat di
sesuaikan dengan keadaan dan aturan-aturan yang telah berlaku di
Puskesmas Liwuto.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Dalam kegiatan ini penulis melakukan konsultasi kepada Mentor sebagai
bentuk dari penerapan nilai akuntabilitas sebagai hubungan Tanggung
jawab antara Mentor sebagai pihak pemberi kewenangan yang
bertanggung jawab memberikan saran, arahan yang memadai,
bimbingan dengan penulis bertanggung jawab untuk memenuhi semua
kewajibannya selama melakukan kegiatan.
b. Nasionalisme
Dalam tahap berkonsultasi dengan mentor, penulis menerapkan nilai
nasionalisme yaitu saling menghormati dan menghargai. Yang di
maksud dengan nilai di atas yaitu bahwa penulis mempertimbangkan
dan meminta persetujuan kepada mentor sebelum saya menentukan
waktu dan tempat konsultasi. Hal ini di maksudkan untuk menghargai
waktu luang dan kesibukan beliau.
c. Etika Publik
Saat melakukan konsultasi bersama mentor, penulis menerapkan nilai
Etika Publik, yaitu sopan santun. Dimana, sebelum penulis menemui
beliau, terlebih dahulu memperkenalkan diri sebagai penulis dan anak
bimbingan beliau. Perkenalan diri di lakukan melalui Aplikasi media
sosial, sehingga beliau dapat membalas perkenalan dengan
menyesuaikan dengan waktu luang.

d. Komitmen Mutu
Pada kegiatan konsultasi ini, di terapkan nilai Komitmen Mutu yaitu
Efektivitas dan Efisiensi. Penulis menjelaskan Efektivitas dan Efisiensi
dari kegiatan untuk unit kerja saya agar dapat tercapai target kerja dan
juga target kegiatan aktualisasi. Hasil dari hal tersebut, dapat
meningkatkan kredibilitas institusi tempat bekerja, dan tidak akan
menimbulkan kerugian terhadap petugas lain maupun masyarakat.
e. Anti Korupsi
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan dalam kegiatan konsultasi bersama
mentor adalah Sikap Amanah, dimana setelah arahan dan bimbingan di
berikan oleh mentor, maka saya memiliki kesadaran untuk melaksanakan
kegiatan tersebut dengan usaha yang terbaik dan bertanggungjawab.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan konsultasi kepada mentor adalah salah satu kegiatan penerapan
nilai Manajemen ASN yaitu Integritas sebagai seorang ASN. Integritas
saya sebagai seorang ASN dalam melaksanakan kegiataan sangat di
perlukan dalam pengembangan kompetensi dimana kompetensi akan
dievaluasi oleh Pejabat yang Berwenang dan digunakan sebagai salah
satu dasar dalam pengangkatan jabatan dan pengembangan karier.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
Nilai Etika Pelayanan. Dalam menerapkan etika pelayanan, saya
berusaha untuk memperhatikan sikap, ekspresi wajah, cara berpakaian,
cara berbicara, cara mendengarkan serta cara bertanya yang baik dan
sopan sesuai arahan mentor yang nantinya akan membantu saya dalam
melaksanakan setiap kegiatan dan menghasilkan kesan yang baik pada
sasaran.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan konsultasi
kepada mentor yaitu Koalisi dimana pada tahap ini, saya dan mentor
menyamakan persepsi tentang rincian kegiatan aktualisasi yang akan
dilakukan, sehingga akan terjadi koordinasi bersama.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan Konsultasi bersama mentor dalam rangka mendapatkan dukungan
dan arahan mentor yang terkait pelaksanaan kegiatan mendukung Misi
Puskesmas Liwuto poin 4 yaitu menjalin kemitraan dengan semua pihak,
yang berkaitan dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga
mendukung Misi poin 3. Yaitu Menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan
rawat inap yang bermutu, efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau
bagi masyarakat Pulau Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan konsultasi ini, maka tata nilai yang ada di Puskesmas Liwuto
dapat di perkuat yaitu Kerjasama dan Komitmen. Nilai kerjasama di perkuat
sebagai hasil dari koalisi (Whole of Government) Mentor dan Penulis dalam
melakukan musyawarah (Nasionalisme) rencana kegiatan yang di lakukan.
Sedangkan Nilai komitmen, di perkuat dari penulis saat melakukan kegiatan
dengan integritas (Manajemen ASN) dan bertanggung jawab (Akuntabilitas)
dengan harapan memberikan efektivitas dan efisiensi (Komitmen Mutu)
terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Dokumentasi Kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
1 Melakukan kosultasi
dengan Mentor
Penjadwalan Konsulasi Besama Mentor

Konsultasi dengan Mentor


Lembar Persetujuan Mentor

Melakukan konsultasi dengan Pimpinan


Tahapan Kegiatan
Puskesmas
Waktu Pelaksanaan 3 Desember 2019
Output / Hasil Persetujuan dan dukungan dari Kepala Puskesmas
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis meminta ijin kepada Kepala Puskesmas untuk melakukan
pertemuan.
2. Penulis melakukan pertemuan dengan pimpinan untuk menyampaikan
konsep rancangan kegiatan aktualisasi yang akan dilakukan secara lebih
terperinci serta meminta petunjuk dalam melaksanakan kegiatan
aktualisasi dan habituasi di Puskesmas Liwuto.
3. Penulis mendengarkan saran dan arahan dari kepala puskesmas
mengenai pelaksanaan kegiatan aktuaisasi.

Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan


Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Dalam kegiatan melakukan konsultasi kepada Kepala Puskesmas, saya
berusaha menrrapkan nilai-nilai Akuntabilitas yaitu menerapkan
hubungan Tanggung jawab antara saya sebagai penulis dan Kepala
Puskesmas sebagai pihak pemberi kewenangan yang bertanggung jawab
memberikan saran, arahan yang memadai, bimbingan dengan penulis
bertanggung jawab untuk memenuhi semua kewajibannya selama
melakukan kegiatan.
b. Nasionalisme
Dalam kegiatan ini, nilai nasionalisme yang di terapkan yaitu Saling
menghargai. Saya mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan
menghargai pendapat yang di berikan oleh Kepala Puskesmas dalam
mendiskusikan kegiatan-kegiatan yang akan di lakukan.
c. Etika Publik
Selama berkonsultasi dengan Kepala Puskesmas saya berusaha
menerapkan nilai Etika Publik, di mana saya menjelaskan setiap tahapan
kegiatan menggunakan bahasa yang baik dan mudah di mengerti.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam berkonsultasi dengan
Kepala Puskesmas yaitu menunjukkan sikap proaktif dan inovatif. Sikap
tersebut di tunjukkan degan menjelaskan maksud kegiatan yang akan
melakukan perubahan Resep yang digunakan sehingga mampu
memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat
dan menjalankan hal tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan secara akuntabel, profesional, dan inovatif.
e. Anti Korupsi
Konsultasi dengan Kepala Puskesmas dilakukan dalam waktu yang
singkat dan tepat waktu mengingat beliau memiliki tugas-tugas yang
harus di selesaikan sehingga kegiatan konsultasi tidak menganggu tugas-
tugas tersebut.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan konsultasi kepada Kepala Puskesmas adalah salah satu kegiatan
penerapan nilai Manajemen ASN yaitu Integritas sebagai seorang ASN.
Integritas saya sebagai seorang ASN dalam melaksanakan kegiataan
sangat di perlukan dalam pengembangan kompetensi dimana kompetensi
akan dievaluasi oleh Pejabat yang Berwenang yaitu Kepala Puskesmas.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
Nilai Etika Pelayanan. Dalam menerapkan etika pelayanan, saya
berusaha bersikap sopan dan menghargai Kepala Puskesmas yang
nantinya sikap ini akan membantu saya dalam melaksanakan setiap
kegiatan dan menghasilkan kesan yang baik pada sasaran.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan konsultasi
kepada kepala puskesmas yaitu Koalisi dimana pada tahap ini, saya dan
Kepala Puskesmas menyamakan persepsi tentang rincian kegiatan
aktualisasi yang akan dilakukan, sehingga akan terjadi koordinasi
bersama seluruh staf Puskesmas Liwuto.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan Konsultasi bersama mentor dalam rangka mendapatkan dukungan
dan arahan Kepala Puskesmas yang terkait pelaksanaan kegiatan
mendukung Misi Puskesmas Liwuto poin 4 yaitu menjalin kemitraan dengan
semua pihak, yang berkaitan dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Tata nilai yang ada di Puskesmas Liwuto dapat di perkuat yaitu Kerjasama
dan Komitmen. Kedua nilai organisasi ini di perkuat dengan menerapkan
nilai-nilai ANEKA dalam melakukan kegiatan. Kegiatan konsultasi akan
mendorong komunikasi yang lebih besar dan kerjasama antara internal
petugas Puskesmas Liwuto.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
2 Melakukan
konsultasi dengan
Pimpinan
Puskesmas

Konsultasi dengan Kepala Puskesmas

Notulen Kegiatan
Surat Persetujuan
Tahapan Kegiatan Melakukan konsultasi dengan Kepala Ruangan
Waktu Pelaksanaan 6 Desember 2019
Output / Hasil Persetujuan dan dukungan dari Kepala Ruangan
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis meminta ijin kepada Kepala Ruangan untuk melakukan
pertemuan.
2. Penulis melakukan pertemuan dengan Kepala Ruangan untuk
menyampaikan konsep rancangan kegiatan aktualisasi dan meminta
petunjuk dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi di Puskesmas Liwuto.
3. Penulis mendengarkan saran dan arahan dari kepala puskesmas
mengenai pelaksanaan kegiatan aktuaisasi.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Dalam kegiatan melakukan konsultasi kepada Kepala Ruangan, saya
berusaha menrrapkan nilai-nilai Akuntabilitas yaitu menerapkan
hubungan displin antara saya dan Kepala Ruangan sebagai pihak
pemberi kewenangan yang bertanggung jawab memberikan saran, arahan
yang memadai, bimbingan dengan penulis bertanggung jawab untuk
memenuhi semua kewajibannya selama melakukan kegiatan.
b. Nasionalisme
Dalam kegiatan ini, nilai nasionalisme yang di terapkan yaitu Saling
menghargai. Saya mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan
menghargai pendapat yang di berikan oleh Kepala Ruangan dalam
mendiskusikan kegiatan-kegiatan yang akan di lakukan.
c. Etika Publik
Selama berkonsultasi dengan Kepala ruangans saya berusaha
menerapkan nilai Etika Publik, di mana saya menjelaskan setiap tahapan
kegiatan menggunakan bahasa yang baik dan mudah di mengerti.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam berkonsultasi dengan
Kepala ruangan yaitu menunjukkan sikap proaktif. Sikap tersebut di
tunjukkan degan menjelaskan maksud kegiatan yang akan melakukan
perubahan Resep yang digunakan sehingga mampu memberikan
pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
e. Anti Korupsi
Konsultasi dengan Kepala Ruangan dilakukan dalam waktu yang singkat
dan tepat waktu mengingat beliau memiliki tugas-tugas yang harus di
selesaikan sehingga kegiatan konsultasi tidak menganggu tugas-tugas
tersebut.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan konsultasi kepada Kepala Ruangan adalah salah satu kegiatan
penerapan nilai Manajemen ASN yaitu Integritas sebagai seorang ASN.
Integritas saya sebagai seorang ASN dalam melaksanakan kegiataan
sangat di perlukan dalam pengembangan kompetensi dimana kompetensi
akan dievaluasi oleh Pejabat yang Berwenang yaitu Kepala Puskesmas.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
Nilai Etika Pelayanan. Dalam menerapkan etika pelayanan, saya
berusaha bersikap sopan dan menghargai Kepala Ruangan yang nantinya
sikap ini akan membantu saya dalam melaksanakan setiap kegiatan dan
menghasilkan kesan yang baik pada sasaran.

h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan konsultasi
kepada kepala ruangan yaitu Koalisi dimana pada tahap ini, saya dan
Kepala ruangan mendiskusikan kegiatan aktualisasi yang akan dilakukan,
sehingga akan terjadi koordinasi bersama.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan Konsultasi dalam rangka mendapatkan dukungan dan arahan
Kepala ruangan yang terkait pelaksanaan kegiatan mendukung Misi
Puskesmas Liwuto poin 4 yaitu menjalin kemitraan dengan semua pihak,
yang berkaitan dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Tata nilai yang ada di Puskesmas Liwuto dapat di perkuat yaitu Kerjasama
dan Komitmen. Kedua nilai organisasi ini di perkuat dengan menerapkan
nilai-nilai ANEKA dalam melakukan kegiatan. Kegiatan konsultasi akan
mendorong komunikasi yang lebih besar dan kerjasama antara internal
petugas Puskesmas Liwuto.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
3 Melakukan
konsultasi dengan
Kepala Ruangan

Konsultasi dengan Kepala Ruangan


Apotik
Notulen Kegiatan

Lembar Persetujuan
4.1.2 Kegiatan 2. Membuat Standar Prosedur Operasional (SOP) Pelayanan
resep dan merevisi form Resep menggunakan Telaah Farmasi

Pada kegiatan ini, penulis melakukan pembuatan Standar prosedur


Operasional pelayanan resep yang akan di gunakan sebagai acuan petugas dalam
melayani resep yang di mulai dari penerimaan resep sampai penyerahan obat
kepasien. Selai itu, pelayanan resep kepada pasien akan sama dan adil karena
di lakukan berdasarkan prosedur.
Tahapan Kegiatan Konsultasi dengan Pimpinan Puskesmas
Waktu Pelaksanaan 3 Desember 2019
Output / Hasil Persetujuan Pimpinan Puskesmas
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis meminta ijin untuk melakukan pertemuan dengan kepala
Puskesmas.
2. Penulis menyampaikan rancangan kegiatan yaitu membuat standar
prosedur pelayanan resep.
3. Penulis mendiskusikan tahapan dalam pembuatan SOP dan sekaigus
meminta persetujuan Kepala Puskesmas
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Dalam kegiatan melakukan konsultasi kepada Kepala Puskesmas, saya
berusaha menrrapkan nilai-nilai Akuntabilitas yaitu menerapkan
hubungan Tanggung jawab antara saya sebagai penulis dan Kepala
Puskesmas sebagai pihak pemberi kewenangan yang bertanggung jawab
memberikan saran, arahan yang memadai, bimbingan dengan penulis
bertanggung jawab untuk memenuhi semua kewajibannya selama
melakukan kegiatan.
b. Nasionalisme
Dalam kegiatan ini, nilai nasionalisme yang di terapkan yaitu Saling
menghargai. Saya mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan
menghargai pendapat yang di berikan oleh Kepala Puskesmas dalam
mendiskusikan kegiatan-kegiatan yang akan di lakukan.
c. Etika Publik
Selama berkonsultasi dengan Kepala Puskesmas saya berusaha
menerapkan nilai Etika Publik, di mana saya menjelaskan setiap tahapan
kegiatan menggunakan bahasa yang baik dan mudah di mengerti.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam berkonsultasi dengan
Kepala Puskesmas yaitu nilai inovatif. Kegiatan yang di sampaikan
kepada Kepala Puskesmas merupakan tindakan inovatif di karenakan
sebelumnya belum ada SOP yang mengatur tentang penyerahan resep
kepada pasien.
e. Anti Korupsi
Konsultasi dengan Kepala Puskesmas dilakukan dalam waktu yang
singkat dan tepat waktu mengingat beliau memiliki tugas-tugas yang
harus di selesaikan sehingga kegiatan konsultasi tidak menganggu tugas-
tugas tersebut.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan konsultasi kepada mentor adalah salah satu kegiatan penerapan
nilai Manajemen ASN yaitu Integritas sebagai seorang ASN. Integritas
saya sebagai seorang ASN dalam melaksanakan kegiataan sangat di
perlukan dalam pengembangan kompetensi dimana kompetensi akan
dievaluasi oleh Pejabat yang Berwenang dan digunakan sebagai salah
satu dasar dalam pengangkatan jabatan dan pengembangan karier.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
Nilai Etika Pelayanan. Dalam menerapkan etika pelayanan, saya
berusaha bersikap sopan dan menghargai Kepala Puskesmas yang
nantinya sikap ini akan membantu saya dalam melaksanakan setiap
kegiatan dan menghasilkan kesan yang baik pada sasaran.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan konsultasi
kepada mentor yaitu Koalisi dimana pada tahap ini, saya dan Kepala
Puskesmas menyamakan persepsi tentang rincian kegiatan aktualisasi
yang akan dilakukan, sehingga akan terjadi koordinasi bersama seluruh
staf Puskesmas Liwuto.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan Konsultasi dengan Kepala Puskesmas mendukung Misi Puskesmas
Liwuto poin 4 yaitu menjalin kemitraan dengan semua pihak, yang berkaitan
dalam peningkatan kesehatan masyarakat yang selanjutnya akan
mendukung Misi poin 3 yaitu menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan
rawat inap yang bermutu, efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau
bagi masyarakat Pulau Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan konsultasi ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto
dapat di perkuat yaitu Kerjasama dan Komitmen. Kerjasama ditunjukkan
dengan adanya diskusi mengenai pelaksanaan kegiatan antara kepala
puskesmas dengan penulis yang berkomitmen untuk melakukan kegiatan
dengan sungguh-sungguh.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
1 Konsultasi dengan
Pimpinan Puskesmas
Konsultasi dengan Kepala Puskesmas

Notulen Kegiatan

Menyusun draft SOP pelayanan resep yang


Tahapan Kegiatan
meliputi Penerimaan Resep dan Penyerahan Obat
Waktu Pelaksanaan 10 s/d 13 Desember 2019
Output / Hasil Persetujuan Pimpinan Puskesmas
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis menyiapkan materi yang di perlukan dalam penyusunan SOP
dengan melihat SOP yang di Apotik yang telah di susun sebelumnya.
2. Penulis menyusun SOP dengan menggunakan aturan atau Format
penyusunan SOP Puskesmas Liwuto dengan arahan Kepala Ruangan.
3. Penulis melaporkan hasil penyusunan kepada Kepala Puskesmas
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan penyusunan SOP ini di lakukan dengan menerapkan nilai
Akuntabilitas yaitu nilai Konsistensi. Konsistensi pembuatan SOP akan
menjamin stabilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas tercapailah
lingkungan kerja yang akuntabel dan dapat menjadi fasilitasi kesehatan
yang di percayai oleh masyarakat.
b. Nasionalisme
Pembuatan SOP menerapkan nilai-nilai Nasionalisme yang terdapat pada
Sila ke 4 Pancasila yaitu Keadilan Sosial. Dimana, dengan ada SOP
pelayanan resep maka seluruh pasien akan mendapatkan obat yang tepat
dan dengan pelayanan yang cepat karena seluruh tahapan pelayanan
telah di atur sehingga tidak akan ada pasien yang menunggu terlalu lama
untuk mendapatkan obat.
c. Etika Publik
Nilai Etika Publik yang di terapkan dalam pembuatan SOP adalah
Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak. Secara
professional, penulis menyusun SOP berdasarkan peraturan dan kode
etik Apoteker.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam membuat SOP yaitu
meningkatkan kesetiaan dan kepuasan sebagai pelanggan . Kegiatan
pembuatan SOP bertujuan untuk meningkatkan bentuk pelayanan resep
yang berkaitan dengan pengobatan pasien. Jika pasien mendapatkan
pelayanan yang baik dan mendapatkan obat sesuai dengan yang
diberikan oleh petugas makan pasien akan merasa puas dan muncul rasa
percaya kepada pelayanan yang di berikan.
e. Anti Korupsi
SOP pelayanan resep di buat agar setiap pelayanan resep yang di lakukan
di Puskesmas Liwuto dilakukan secara adil dan tidak berpihak pada
pasien tertentu.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Dengan pembuatan SOP pelayanan resep, ASN akan menyadari tugasnya
sebagai Pelayan Publik yaitu untuk memberikan pelayanan publik yang
professional dan berkualitas. Pelayanan publik merupakan kegiatan
dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai peraturan
perundang-undangan bagi setiap warganegara atas jasa yang
diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik dengan tujuan
kepuasan pelanggan. Oleh karena itu ASN dituntut untuk professional
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
Tidak diskriminatif. SOP sebagai bagian dari Pelayanan publik yang di
buat tidak boleh membedakan antara satu pasien dengan pasien yang lain
karena perbedaan status sosial, pandangan politik, enisitas, agama,
profesi, jenis kelamin, difabel, dan sejenisnya
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan pembuatan
SOP yaitu Koalisi dan Kerjasama yaitu keterlibatan seluruh petugas
dalam memastikan pelayanan resep terlaksana di mulai dari petugas yang
menerima resep dari pasien, petugas yang menyiapkan obat hingga
petugas yang menyerahkan obat kepada pasien sehingga pasien
menerima obat yang tepat yang akan berdampak pada keberhasilan
pengobatan pasien.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan pembuatan SOP mendukung Misi Puskesmas Liwuto pada poin 3
yaitu menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang
bermutu, efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau bagi masyarakat
Pulau Makasar yang selanjutnya berdampak pada terlaksananya Misi poin 1
yaitu mendorong pembangunan berwawasan kesehatan.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan konsultasi ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto
dapat di perkuat yaitu Keramahan, Kedisiplinan dan Komitmen. Keramahan
pelayanan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat
terhadap Fasilitas kesheatan pemerintah. Kedisiplinan akan membuat
petugas sadar akan tugasnya dan dapat meminimalisasi kesalahan yang
mungkin terjadi pada saat pelayanan.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
2 Menyusun draft SPO
terkait pelayanan
resep yang meliputi
Penerimaan Resep
dan Penyerahan
Obat
Penyiapan Materi Rumusan SOP

Penyusunan Rumusan SOP


Pemberian Nomor Dokumen SOP

Rumusan SOP

Tahapan Kegiatan Merevisi resep sesuai dengan konsep telaah Resep


Waktu Pelaksanaan 12-13 Desember 2019
Output / Hasil Form Resep
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis mempelajari form resep yang telah di gunakan sebelumnya.
2. Penulis membandingkan resep yang telah ada dengan persyaratan resep
lengkap menurut aturan yang berlaku.
3. Penulis menyusun form resep dengan menggunakan telaah resep
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Tahapan kegiatan merevisi resep merupakan bentuk penerapan nilai
akuntabilitas yaitu nilai Responsibilitas. Responsibilitas yang di maksud
yaitu bertanggung jawab atas tugas profesi penulis sebagai Apoteker
yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan pengobatan pasien.
Tanggung jawab itu di wujudkan dengan cara memberikan perubahan
sehingga yang dapat meningkatkan pelayanan yang kearah yang lebih
baik.
b. Nasionalisme
Dalam kegiatan ini, nilai nasionalisme yang di terapkan yaitu nilai
Kemanusian. Nilai ini muncul karena kegiatan merevisi resep merupakan
salah satu bentuk peningkatan pelayanan resep yang dapat berakibat
terhadap peningkatan kesembuhan pasien karena pada resep yang telah
di revisi identitas pasien yang di cantumkan harus jelas, sehingga pasien
akan menerima obat yang tepat.
c. Etika Publik
Kegiatan merevisi resep di lakukan dengan menerapkan nilai etika publik
yaitu memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur yaitu Etika
Profesi Apoteker. Saat merancang perubahan resep, penulis menjunjung
tinggi etika profesi dengan membuat resep berdasarkan aturan-aturan
yang sesuai dengan standard pelayanan kefarmasian.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam melakukan revisi resep
yaitu nilai Inovasi. Hal ini di karenakan sebelumnya telah ada resep yang
di gunakan. Namun untuk tujuan memaksimalkan pelayanan, resep di
revisi dan di tambahkan beberapa poin yang akan meningkatkan
kedisiplinan petugas pelayanan sehingga pasien akan menerima obat
sesuai dengan diagnose penyakit yang di derita. Hal ini jika di terapkan
secara berlanjutakan mengurangi kesalahan atau medication error.
e. Anti Korupsi
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan pada kegiatan ini yaitu nilai Kerja
Keras di mana penulis bekerja keras untuk merancang dan menyusun
poin-poin yang akan di tambahkan pada resep yang di revisi sehingga
sesuai dengan persyaratan admistrasi Resep.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan merevisi resep di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen
ASN yaitu nilai Disiplin. Dengan merevisi resep dan diterapkan, di
harapkan seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan resep akan
meningkat kedisiplinannya.
g. Pelayanan Publik
Kegiatan merevisi resep di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan
Publik yaitu Partisipatif. Salah satu tujuan resep di revisi adalah untuk
melibatkan seluruh petugas terkait yaitu Dokter, perawat, Petugas kajian
Awal, Petugas Pendaftaran dan Farmasi dalam pelayanan resep dan
ketepatan pengobatan.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan dalam kegiatan revis resep
yaitu Koordinasi. Yang di maksud dengan nilai koordinasi yaitu adanya
pengembangan pelayanan dalam hal ini peresepan untuk meningkatkan
dampak kedisiplinan sehingga petugas dapat melakukan tugasnya secara
tepat.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan merevisi resep mendukung Misi Puskesmas Liwuto poin 3 yaitu
menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang bermutu,
efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau bagi masyarakat Pulau
Makasar. Juga mendukung Visi Puskesmas Liwuto yaitu Mewujudkan
masyarakat Pulau Makasar yang sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan
Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan merevisi resep ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas
Liwuto dapat di perkuat yaitu Komitmen. Nilai komitmen yaitu usaha untuk
memberdayakan dan membangkitkan moral kerja melalui penggabungan
profesi dan tugas kerja, sehingga kinerja dan mekanisme pelayanan dapat
memuaskan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberian
wewenang dan tanggung jawab yang jelas kepada setiap pegawai, sesuai
dengan uraian jabatan.

Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
2 Menyusun draft SPO
terkait pelayanan
resep yang meliputi
Penerimaan Resep
dan Penyerahan
Obat
Penyiapan Materi Rumusan SOP

Penyusunan Rumusan SOP

Rumusan SOP
3 Merevisi resep sesuai
dengan konsep
Telaah Farmasi

Mempelajari Resep Sebelumnya

Menyusun Resep
Form Resep

4.1.3 Kegiatan 3. Sosialisasi aturan penulisan resep yang telah di revisi


kepada Tenaga kesehatan

Menyusun dan menyiapkan materi yang akan


Tahapan Kegiatan
disosialisasikan
Waktu Pelaksanaan 13 Desember 2019
Output / Hasil Print out materi
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis melakukan presentasi bahan sosialisasi dengan terlebih dahulu
menyiapkan materi yang akan di presentasikan.
2. Penulis menyusun materi secara singkat dan jelas dengan
mempertimbangkan waktu presentasi sehingga pelayanan pasien tidak
terganggu.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan menyusun dan menyiapkan materi yang akan disosialisasikan
merupakan bentuk penerapan nilai akuntabilitas yaitu nilai Kejelasan.
Maksud dari nilai kejelasan yaitu agar petugas dalam melaksanakan
wewenang dan tanggung jawabnya, mencapai tujuan dan hasil yang
diharapkan, mereka harus memiliki gambaran yang jelas tentang yang
harus di lakukan. Oleh karena itu, penulis dalam menyusun materi
memepertimbangkan bahan atau materi yang jelas sehingga mudah
dipahami.
b. Nasionalisme
Nilai Nasionalisme yang di terapkan yaitu menggunakan bahasa yang
mudah di mengerti sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik dan
mudah di pahami oleh penulis sosialisasi.
c. Etika Publik
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai etika publik yaitu
Sopan santun. Selama saya melakukan sosialisasi sikap sopan dan santun
sangat di perhatikan baik sopan santun tutur bahasa yang di gunakan
selama berbicara di depan maupun gerakan tubuh yang tidak berlebihan.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam melakukan dengan
menerapkan nilai efisiensi. Saya menyusun materi sosialisasi resep
dengan menitikberatkan pada poin penting saja yang harus di lakukan
masing masing petugas sesuai dengan uraian tugasnya.
e. Anti Korupsi
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan pada kegiatan ini yaitu nilai mandiri.
Saya menyusun materi sosialisasi secara mandiri dan terstuktur sehingga
saya dapat bertanggung jawab dan menguasai tentang isi materi yang
telah di jelaskan.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan yang di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen ASN
yaitu nilai Pengembangan kompetensi. Dengan melakukan penyusunan
materi, maka saya dapat mengembangkan kembali kompetensi dengan
membaca kembali materi-materi yang berkaitan dengan standar
pelayanan apa saja yang terdapat di Puskesmas
g. Pelayanan Publik
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
akesessibel. Hal ini bertujuan bahwa materi materi yang di jadikan
sebagai bahan yang mudah di peroleh dalam atian materi tersebut adalah
materi yang juga di pergunakan oleg beberapa tenaga kesehatan yang lain
yang dapat membantu memahami isi sosialisasi.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Kesatuan karena diperlukan sebuah upaya untuk memahami
pentingnya kebersamaan dari seluruh profesi guna mencapai tujuan
bersama yaitu pelayanan kesehatan yang prima. Sikap, perilaku, dan nilai
yang berorientasi sektor harus dicairkan dan dibangun dalam fondasi
kebangsaaan yang lebih mendasar, yang mendorong adanya semangat
persatuan dan kesatuan.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan kegiatan ini kepada nilai organisasi yaitu
mendukung Visi Puskesmas Liwuto yaitu Mewujudkan masyarakat Pulau
Makasar yang sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Nilai-nilai yang diperkuat melalui tahapan kegiatan ini yaitu disiplin.
Kedisiplinan dalam meyusun materi untuk sosialisasi di tunjukkan melalu
ketepatan dalam menyusun materi dengan bahan yang mudah di pahami.
Dokumentasi kegiatan :
Tahapan
No. Dokumentasi Pembuktian
kegiatan
1 Menyusun dan
menyiapkan
materi yang
akan di
sosialisasikan

Menyusun Materi Sosialisasi

Menyusun Materi Sosialisasi


Materi Sosialisasi

Tahapan Kegiatan Menyiapkan daftar hadir, notulen serta penulis


sosialisasi yang terdiri dari beberapa tenaga
kesehatan
Waktu Pelaksanaan 13 & 16 Desember 2019
Tersedianya perlengkapan (alat, bahan dan penulis)
Output / Hasil
kegiatan sosialisasi
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis menyiapkan daftar hadir dan Notulen dan kelengkapan lainnya
sebelum di mulainya kegiatan sosialisasi sebagai bentuk kesiapan dan
kelengkapan kegiatan.
2. Penulis meminta kesediaan staf puskesmas untuk meghadiri kegiatan
sosialisasi dengan menyebarkan undangan kegiatan.
3. Penulis mempersiapkan waktu dan tempat melaksanakan kegiatan
dengan bekerja sama dengan pegawai puskesmas.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Nilai akuntabilitas yang terdapat dalam kegiatan melakukan persiapan
kelengkapan yaitu nilai Kerja keras. Dalam kegiatan ini, saya bekerja
keras untuk membuat dokumen kelengkapan kegiatan sehingga kegiatan
dapat di lakukan secara sistematis dan dengan persiapan yang sudah
mantap.
b. Nasionalisme :
Dalam menyiapkan kelengkapan kegiatan seperti berkas daftar hadir,
notulensi, dan dokumen lainnya saya berusaha menerapakan nilai-nilai
nasionalisme yaitu semangat pantang menyerah. Saya berusaha memiliki
semangat dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi di mulai dari kegiatan
penyiapan bahan kelengkapan sosialisasi demi terwujudnya harapan
pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancer.
c. Etika Publik :
Nilai Etika Publik yang di terapkan dalam kegiatan ini adalah nilai Kode
etik yaitu melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin. Saya
melakukan dengan penyiapan dengan cermat seperti membuat
undangan, notulensi dan daftar hadir dengan memastikan tidak ada
kesalahan dan kekeliruan yang dapat mengganggu kesiapan kegiatan
sosialisasi
d. Komitmen Mutu.
Penerapan Nilai komitmen mutu dalam tahapan kegiatan ini adalah
bertanggung jawab memastikan seluruh tenaga kesehatan terkait
mengikuti kegiatan sosialisasi. Hal ini bertujuan menyamakan
pemahaman tentang resep yang telah di revisi agar tidak terjadi kesalahan
dalam penerapan resep di kemudian hari.
e. Anti Korupsi :
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan pada kegiatan ini yaitu penyiapan
bahan kelengkapan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu dan Tepat waktu.
Ketepatan waktu sangat penting untuk di terapkan karena persiapan
yang dilakukan secara tepat waktu akan berdampak pada ketepatan
waktu pelaksanaan kegiatan dan sebagai akibatnya, waktu pelayanan
tidak terpakai untuk melakukan kegiatan sosialisasi.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen ASN yaitu
nilai Disiplin. Dengan melakukan penyiapan kelengkapan kegiatan, saya
dapat mengetahui sistematika yang harus dilakukan pada saat
mengadakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan uraian tugas yang di
berikan di Puskesmas.
g. Pelayanan Publik
Kegiatan dilakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
nilai Efektif, bermaksud bahwa menyiapkan dokumen kelengkapan yang
dengan prosedur yang sederhana, dan mandiri akan meningkatkan
keefektifan kegiatan secara keseluruhan.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Koordinasi. Penyiapan dokumen merupakan bentuk koordinasi
kegiatan yang akan menyempurnakan kegiatan sosialisasi resep yang
telah di revisi.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan dari kegiatan daftar hadir, notulen serta penulis
sosialisasi yang terdiri dari beberapa tenaga kesehatan terhadap visi misi
nilai organisasi Puskesmas Liwuto yaitu akan mewujudkan masyarakat
Pulau Makasar yang sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Penguatan nilai organisasi yang dapat diperkuat yaitu nilai Komitmen.
Komitmen merupakan nilai yang sangat penting yang sebenarnya harus
selalu di terapkan dalam setiap langkah atau tahapan kegiatan karena
komitmen akan mencerminkan tanggung jawab, kerja keras dan disiplin
kerja seorang ASN. Dalam tahapan kegiatan ini, komitmen akan penyiapan
dokumen berupa daftar hadir dan notulen akan mendukung keberhasilan
kegiatan sosialisasi resep.
Dokumentasi kegiatan :
Tahapan
No. Dokumentasi Pembuktian
kegiatan
2 Menyiapkan
daftar hadir,
notulen serta
peserta
sosialisasi yang
terdiri dari
Tenaga
Kesehatan
Puskesmas
Liwuto

Menyiapan Kegiatan Sosialisasi

Menyiapan peserta kegiatan

Tahapan Kegiatan Melaksanakan kegiatan sosialisasi


Waktu Pelaksanaan 13 & 16 Desember 2019
Output / Hasil Terlaksananya kegiatan sosialisasi
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis menyiapkan ruangan dan peserta sosialisasi
2. Penulis melakukan kegiatan pre-test kepada peserta dan bersiap untuk
mengikuti kegiatan sosialisasi
3. Penulis membuka sosialisasi dan mengucapkan terima kasih atas
kesediaan para peserta sosialisasi yang bersedia hadir.
4. Penulis menjelaskan materi sosialisasi dengan jelas dan sesekali meminta
tanggapan dari peserta sebagai bentuk partisipasi aktif.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan menyusun dan menyiapkan materi yang akan disosialisasikan
merupakan bentuk penerapan nilai akuntabilitas yaitu nilai Kejelasan.
Maksud dari nilai kejelasan yaitu agar petugas dalam melaksanakan
wewenang dan tanggung jawabnya, mencapai tujuan dan hasil yang
diharapkan, mereka harus memiliki gambaran yang jelas tentang yang
harus di lakukan. Oleh karena itu, penulis dalam menyusun materi
memepertimbangkan bahan atau materi yang jelas sehingga mudah
dipahami.
b. Nasionalisme
Nilai Nasionalisme yang di terapkan yaitu menggunakan bahasa yang
mudah di mengerti sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik dan
mudah di pahami oleh penulis sosialisasi.
c. Etika Publik
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai etika publik yaitu
Sopan santun. Selama saya melakukan sosialisasi sikap sopan dan santun
sangat di perhatikan baik sopan santun tutur bahasa yang di gunakan
selama berbicara di depan maupun gerakan tubuh yang tidak berlebihan.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan dalam melakukan dengan
menerapkan nilai efisiensi. Saya menyusun materi sosialisasi resep
dengan menitikberatkan pada poin penting saja yang harus di lakukan
masing masing petugas sesuai dengan uraian tugasnya.
e. Anti Korupsi
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan pada kegiatan ini yaitu nilai mandiri.
Saya menyusun materi sosialisasi secara mandiri dan terstuktur sehingga
saya dapat bertanggung jawab dan menguasai tentang isi materi yang
telah di jelaskan.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan yang di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen ASN
yaitu nilai Pengembangan kompetensi. Dengan melakukan penyusunan
materi, maka saya dapat mengembangkan kembali kompetensi dengan
membaca kembali materi-materi yang berkaitan dengan standar
pelayanan apa saja yang terdapat di Puskesmas
g. Pelayanan Publik
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
akesessibel. Hal ini bertujuan bahwa materi materi yang di jadikan
sebagai bahan yang mudah di peroleh dalam atian materi tersebut adalah
materi yang juga di pergunakan oleg beberapa tenaga kesehatan yang lain
yang dapat membantu memahami isi sosialisasi.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Kesatuan karena diperlukan sebuah upaya untuk memahami
pentingnya kebersamaan dari seluruh profesi guna mencapai tujuan
bersama yaitu pelayanan kesehatan yang prima. Sikap, perilaku, dan nilai
yang berorientasi sektor harus dicairkan dan dibangun dalam fondasi
kebangsaaan yang lebih mendasar, yang mendorong adanya semangat
persatuan dan kesatuan.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan kegiatan ini kepada nilai organisasi yaitu
mendukung Visi Puskesmas Liwuto yaitu Mewujudkan masyarakat Pulau
Makasar yang sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Nilai-nilai yang diperkuat melalui tahapan kegiatan ini yaitu disiplin.
Kedisiplinan dalam meyusun materi untuk sosialisasi di tunjukkan melalu
ketepatan dalam menyusun materi dengan bahan yang mudah di pahami.

Dokumentasi kegiatan :
Tahapan
No. Dokumentasi Pembuktian
kegiatan
3 Melaksanakan
kegiatan
sosialisasi

Melakukan Sosialisasi

Melakukan Sosialisasi
Daftar Hadir

Notulensi Kegiatan

4.1.4 Kegiatan 4. Mengedukasi Pengkajian Resep kepada Tenaga Teknis


Kefarmasian yang bertugas di Ruang kefarmasian
Tahapan Kegiatan Menyiapkan materi Edukasi
Waktu Pelaksanaan 16 s/d 18 Desember 2019
Output / Hasil Print out materi dan Lembaran Resep
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis menyiapkan materi Edukasi kepada tenaga teknis kefarmasian
yang akan dilakukan di ruangan Farmasi.
2. Materi yang disusun harus sesuai dengan uraian tugas masing-masing
petugas.
3. Penyusunan materi dilakukan dengan terlebih dahulu mempelajari
materi-materi yang singkat.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Nilai akuntabilitas yang diterapkan yaitu nilai bertanggung jawab.
Penulis menyusun materi secara bertanggungjawab untuk
menyampaikan informasi baru yang di butuhkan oleh para petugas
apotik.
b. Nasionalisme :
Nilai Nasionalisme yang diterapkan yaitu nilai Kerja keras. Penulis
menyusun materi edukasi dengan kerja keras yang bertujuan agar
informasi yang disusun sesuai dengan keadaan dan aturan yang berlaku
sehingga informasi pada materi dapat tersampaikan.
c. Etika Publik :
Nilai Etika Publik yang di terapkan yaitu cermat. Penulis secara cermat
memilih bahan materi apa saja yang dapat di masukkan kedalam susunan
materi sehingga materi tersebut mudah di pahami.
d. Komitmen Mutu.
Penerapan Nilai komitmen mutu yaitu menggunakan waktu dengan
efisien dan bekerja seefektif mungkin dalam menyusun konsep materi
edukasi yang berorientasi pada mutu pelayanan publik..
e. Anti Korupsi :
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan yaitu jujur. Penulis secara jujur
mmenggunakan fasilitas kantor sesuai kebutuhan tanpa berlebih-lebihan
selama menyusun materi Edukasi.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen ASN yaitu
nilai Disiplin. Penulis melakukan penyiapan materi secara disiplin
sehingga materi tersusun secara sistematis.
g. Pelayanan Publik
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
akesessibel. Materi yang di jadikan sebagai bahan harus dapat membantu
peserta memahami isi sosialisasi.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Kesatuan yang menunjukkan pentingnya kebersamaan dari seluruh
profesi guna mencapai tujuan bersama yaitu pelayanan kesehatan yang
prima. Sikap, perilaku, dan nilai yang berorientasi sektor harus dicairkan
dan dibangun dalam fondasi kebangsaaan yang lebih mendasar, yang
mendorong adanya semangat persatuan dan kesatuan.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan dari kegiatan terhadap visi misi nilai organisasi
Puskesmas Liwuto yaitu akan mewujudkan masyarakat Pulau Makasar yang
sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Penguatan nilai organisasi yang dapat diperkuat yaitu nilai Kejujuran. Sikap
jujur penulis dalam menyusun materi sangat diperlukan untuk menjamin
kebenaran materi.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
1 Menyiapkan materi
edukasi

Menyiapkan Materi Edukasi

Materi Edukasi
Tahapan Kegiatan Melaksanakan kegiatan Edukasi
Waktu Pelaksanaan 18 Desember 2019
Output / Hasil Terlaksananya kegiatan Edukasi
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis melakukan kegiatan edukasi kepada petugas apotik yang
bertugas melayani resep.
2. Petugas menjelaskan perubahan-perubahan yang ada pada resepterutama
di bagian telaah farmasi.
3. Penulis menjelaskan persyaratan skrining administrasi resep yang harus
di lakukan oleh petugas farmasi.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai Akuntabilitas yaitu nilai
Konsistensi. Penulis menjelaskan materi secara konsisten sehingga
peserta edukasi dapat memahami topik edukasi yang di berikan.
b. Nasionalisme
Penerapan nilai-nilai Nasionalisme yaitu Keadilan Sosial pada kegiatan
ini yaitu dengan memperhatikan tugas masing-masing peserta sehingga
mereka akan memahami materi yang di tujukan saat melayani
pengobatan pasien.
c. Etika Publik
Nilai Etika Publik yang di terapkan adalah sopan santun. Penulis
menjelaskan materi dengan sopan dan tidak menggunakan bahasa yang
membingungkan, santun dalam berbahasa sehingga peserta tertarik
untuk mendengarkan materi.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan yaitu manajemen mutu. Dalam
melakukan sosialisasi, penulis harus memanajemen jalannya kegiatan
edukasi sehingga berjalan dengan lancar.
e. Anti Korupsi
Nilai antikorupsi yaitu tepat waktu sesuai janji yang telah di sebutkan
dalam undangan yang telah di sebar. Melakukan kegiatan secara tepat
waktu juga akan membuat waktu pelayanan tidak terganggu.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Nilai manajemen ASN yang di terapkan yaitu Integritas yang diukur dari
kejujuran, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan, kemampuan bekerja sama, dan pengabdian kepada
masyarakat, bangsa dan Negara.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat di terapkan pada kegiatan ini adalah
kerjasama. Penulis melakukan kegiatan edukasi dengan tujuan untuk
melakukan kerjasama dengan sesama petugas apotik.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang di terapkan yaitu Koalisi dengan tujuan
melibatkan seluruh petugas dalam memastikan pelayanan resep
terlaksana di mulai dari petugas yang menerima resep dari pasien,
petugas yang menyiapkan obat hingga petugas yang menyerahkan obat
kepada pasien sehingga pasien menerima obat yang tepat yang akan
berdampak pada keberhasilan pengobatan pasien.

Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :


Kegiatan ini mendukung Misi Puskesmas Liwuto pada poin 3 yaitu
menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang bermutu,
efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau bagi masyarakat Pulau
Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto dapat di
perkuat yaitu Kedisiplinan. Kedisiplinan pelayanan dapat meningkatkan
kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap Fasilitas kesheatan
pemerintah. Kedisiplinan akan membuat petugas sadar akan tugasnya dan
dapat meminimalisasi kesalahan yang mungkin terjadi pada saat pelayanan.
Dokumentasi kegiatan :
No. Tahapan kegiatan Dokumentasi Pembuktian
2 Melaksanakan
kegiatan Edukasi

Daftar hadir

Pelaksanaan Kegiatan
Notulen Kegiatan

Menerapkan pengkajian resep saat melakukan


Tahapan Kegiatan
pelayanan resep
Waktu Pelaksanaan 18 & 23 Desember 2019
Terlaksananya pengkajian resep sesuai konsep
Output / Hasil
Telaah Resep
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis melakukan pengawasan kepada tenaga kefarmasian yang
mentelaah resep yang telah di terima dari pasien
2. Penulis mengawasi tenaga kefarmasian yang menyiapkan obat sesuai
permintaan resep.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan nilai Profesionalisme. Penulis
harus mengawasi penerapan resep secara professional dan langsung
memberikan petunjuk jika ada yang di tanyakan.
b. Nasionalisme
Nilai Nasionalisme yang di terapkan yaitu musyawarah jika ada tahapan
skrining resep yang belum sepenuhnya dipahami oleh tenaga
kefarmasian tersebut maka penulis akan memberitahukan dan
mendiskusikan kembali bersama petugas.
c. Etika Publik
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai etika publik yaitu
Sopan santun. Selama penulis memberitahu atau menyampaikan
informasi terkait kegiatan menerapkan resep, maka penulis akan
menggunakan bahasa yang sopan dan sikap yang baik.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan yaitu konsisten. Penulis secara
terus menerus mengawasi penerapan resep saat petugas mnerima resep
dari pasien dan menjelaskan pentingnya hal tersebut di lakukan demi
ketepatan obat pasien.
e. Anti Korupsi
Nilai Anti Korupsi yang di terapkan pada kegiatan ini yaitu nilai mandiri.
Penulis secara mandiri berinisiatif untuk memberikan informasi terkait
telaah resep.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Nilai manajemen ANS yang diterapkan yaitu disiplin. Kegiatan ini sangat
berkaitan erat dengan kedisiplinan terutama petugas-petugas yang
berada di Apotik. Mereka harus menyadari bahwa tugas memberikan
obat berkaitan dengna keselamatan pasien sehingga saat telaah resep
petugas harus melakukan dengan disiplin.
g. Pelayanan Publik
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
responsif. Penulis akan selalu merespon baik pertanyaan mengenai proses
telaah resep maupun saran yang di berikan oleh petugas mengingat
mereka yang langsung berinteraksi dengan pasien.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Keterlibatan. Penulis dan petugas Apotik yang bertugas harus sama-
sama terlibat dalam menerapkan resep dan bersama-sama memperbaiki
pelayanan yang di berikan Apotik.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan kegiatan ini kepada nilai organisasi yaitu
mendukung Misi Puskesmas Liwuto poin 4 yaitu menjalin kemitraan dengan
semua pihak, yang berkaitan dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga mendukung Misi poin 3. Yaitu Menyelenggarakan
pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang bermutu, efektif, efisien, adil dan
merata serta terjangkau bagi masyarakat Pulau Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto dapat di
perkuat yaitu Komitmen. Nilai komitmen yaitu usaha untuk memberdayakan
dan membangkitkan moral kerja melalui penggabungan profesi dan tugas
kerja, sehingga kinerja dan mekanisme pelayanan dapat memuaskan
masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberian wewenang dan
tanggung jawab yang jelas kepada setiap pegawai, sesuai dengan uraian
jabatan.
Dokumentasi kegiatan :
Tahapan
No. Dokumentasi Pembuktian
kegiatan
3 Menerapkan
pengkajian
resep saat
melakukan
pelayanan
resep

Contoh Resep

Penerapan Telaah Resep Oleh


Tenaga Teknis Kefarmasian
4.1.5 Kegiatan 5. Mengevaluasi penerapan telaah resep yang di terima
oleh Instalasi Farmasi Puskesmas Liwuto

Tahapan Kegiatan Melakukan Pre-test dan Post-test


Waktu Pelaksanaan 16 Desember 2019
Output / Hasil Tersedianya pre-test dan post-test
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis melakukan kegiatan pre-test dan post-test pada saat melakukan
kegiatan sosialisasi untuk mengukur kemampuan pemahaman peserta
sosialisasi
2. Penulis melakukan penghitungan nilai hasil pre dan post test
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai Akuntabilitas yaitu
nilai kejujuran. Evaluasi pre-test dan post-test dilakukan secara jujur dan
bertanggung jawab
i. Nasionalisme
Penerapan nilai-nilai Nasionalisme yaitu Keadilan Sosial pada kegiatan
ini yaitu dengan memperhatikan tugas masing-masing peserta sehingga
mereka akan memahami materi yang di tujukan saat melayani
pengobatan pasien.
j. Etika Publik
Nilai Etika Publik yang di terapkan adalah sopan santun. Penulis
menjelaskan materi dengan sopan dan tidak menggunakan bahasa yang
membingungkan, santun dalam berbahasa sehingga peserta tertarik
untuk mendengarkan materi.
k. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan yaitu kode Etik. Penulis
memastikan peserta untuk menyadari kode etik profesi masing masing
sehingga melakukan test secara jujur tanpa intervensi dari petugas lain.
l. Anti Korupsi
Nilai antikorupsi yaitu menjawab dengan hasil pemikiran sendiri.
m. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Nilai manajemen ASN yang di terapkan yaitu Integritas yang diukur dari
kejujuran, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan, kemampuan bekerja sama, dan pengabdian kepada
masyarakat, bangsa dan Negara.
n. Pelayanan Publik
Nilai pelayanan publik yang diterapkan yaitu nilai transparansi. Yaitu
mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh tanpa terganggu oleh pihak
lain.
o. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang diterapkan yaitu Koordinasi dengan
tujuan melibatkan seluruh petugas mengetahui kemampuan diri masing-
masing yang berguna dalam pemberian informasi pelayanan kesehatan.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan ini mendukung Misi Puskesmas Liwuto pada poin 3 yaitu
menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang bermutu,
efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau bagi masyarakat Pulau
Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto dapat di
perkuat yaitu Kejujuran. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran dalam diri
petugas untuk selalu bekerja jujur.
Dokumentasi kegiatan :

Menyiapkan data berupa Resep yang telah di


Tahapan Kegiatan
proses hingga pengambilan obat
Waktu Pelaksanaan 18 Desember 2019
Output / Hasil Tersedianya resep untuk evaluasi
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
1. Penulis menyiapkan data berupa resep yang telah direvisi yang
digunakan oleh dokter
2. Data resep berjumlah sebanyak 29 Resep selama 2 hari dengan jumlah
kesalahan skrining resep yaitu sebanyak 13 resep.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA :
a. Akuntabilitas
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai Akuntabilitas yaitu
nilai kerja keras. Penulis dalam menyiapkan data bekerja keras sehingga
data yang di kumpulkan merupakan data aktual.
b. Nasionalisme
Dalam kegiatan ini, nilai yang diterapkan yaitu nilai rela berkorban.
Penulis rela meluangkan waktu untuk melakukan penyiapan data resep
meskipun jam kerja telah berakhir.
c. Etika Publik
Nilai Etika Publik yang di terapkan adalah nilai kerajian. Penulis
mengumpulkan data secara seksama dan tekun agar tidak terjadi
kesalahan dalam menginput data resep.
d. Komitmen Mutu
Nilai Komitmen mutu yang di terapkan yaitu manajemen mutu. Dalam
melakukan kegiatan ini, penulis mengatur agar pelaksanaan kegiatan
dilakukan setelah jam pelayanan selesai.
e. Anti Korupsi
Nilai antikorupsi yaitu tepat waktu sesuai waktu yang disiapkan.
f. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Nilai manajemen ASN yang di terapkan yaitu Integritas yang diukur dari
kejujuran, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan, kemampuan bekerja sama, dan pengabdian kepada
masyarakat, bangsa dan Negara.
g. Pelayanan Publik
Nilai Pelayanan Publik yang dapat diterapkan pada kegiatan ini adalah
nilai ketelitian diterapkan mengingat data resep harus dikumpulkan
berdasarkan data yang sebenar-benarnya sehingga data resep tersebut
dapat menjadi acuan untuk melakukan evaluasi.
h. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang diterapkan yaitu Koordinasi dengan
tujuan melibatkan seluruh petugas apotik berkoordinasi dalam
menyiapkan resep untuk dievaluasi.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi :
Kegiatan ini mendukung Misi Puskesmas Liwuto pada poin 3 yaitu
menyelenggarakan pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang bermutu,
efektif, efisien, adil dan merata serta terjangkau bagi masyarakat Pulau
Makasar.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dari kegiatan ini, maka tata nilai organisasi Puskesmas Liwuto dapat di
perkuat yaitu Kejujuran. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran dalam diri
petugas untuk selalu bekerja jujur.
Dokumentasi kegiatan :

Memeriksa kelengkapan Resep yang telah di proses


Tahapan Kegiatan
hingga pengambilan obat
Waktu Pelaksanaan 16 Desember 2019
Output / Hasil Tersedianya pre-test dan post-test
Keterangan Terlaksana
Deskripsi Kegiatan :
Data resep yang di ambil adalah resep yang keluar pada hari
pelaksanaan edukasi (18/Desember/2019) dan pada hari senin
(23/Desember/2019) dimana pemilihan hari senin ini di karenakan
merupakan hari sibuk sehingga kemungkinan untuk petugas yang
melakukan penerapan resep revisi akan rawan dari kesalahan.
Penjelasan Keterkaitan dengan nilai ANEKA, Manajemen ASN, Pelayanan
Publik dan Whole of Government
a. Akuntabilitas
Kegiatan ini di lakukan dengan menerapkan nilai Akuntabilitas yaitu nilai
tanggung jawab. Penulis bertanggung jawab penuh terhadap kejadian
yang terjadi.
p. Nasionalisme
Nilai Nasionalisme yang diterapkan yaitu nilai Kerja keras yang
bertujuan agar pemeriksaan data kelengkapan resep sesuai dengan
keadaan yang sesungguhnya.
i. Etika Publik :
Nilai Etika Publik yang di terapkan yaitu cermat. Penulis memeriksa data
resep dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan.
j. Komitmen Mutu.
Penerapan Nilai komitmen mutu yaitu menggunakan waktu dengan
efektif. Penulis memeriksa data resep secara cepat dan efektif agar dapat
segera di lihat hasil pemeriksaannya.
k. Anti Korupsi :
Nilai Anti Korupsi yang diterapkan yaitu menggunakan fasilitas kantor
sesuai dengan kebutuhan dan tidak mengerjakan hal lain selain pekerjaan
kantor.
l. Manajemen Aparatur Sipil Negara
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai Manajemen ASN yaitu
nilai Disiplin. Penulis melakukan pemeriksaan resep dengan sikap
disiplin.
m. Pelayanan Publik
Kegiatan di lakukan dengan menerapkan nilai pelayanan Publik yaitu
transparan. Data yang diperiksa harus dapat di ketahui hasilnya tidak
hanya satu petugas saj tetapi seluruh petugas agar dapat mengetahui
kesalahan masing-masing.
n. Whole of Government
Nilai Whole of Government yang terkandung dalam kegiatan ini yaitu
nilai Kesatuan yang menunjukkan pentingnya seluruh profesi guna
mencapai tujuan bersama yaitu pelayanan kesehatan yang prima.
Konstribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Kontribusi yang di berikan dari kegiatan terhadap visi misi nilai organisasi
Puskesmas Liwuto yaitu akan mewujudkan masyarakat Pulau Makasar yang
sehat, mandiri dan berbudaya pelayanan Prima.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Penguatan nilai organisasi yang dapat diperkuat yaitu nilai Kejujuran. Sikap
jujur penulis dalam menyusun materi sangat diperlukan untuk menjamin
kebenaran materi.
Dokumentasi kegiatan :
Tahapan
No. Dokumentasi Pembuktian
kegiatan
1 Melakukan Pre-
test

Peserta Melakukan Pre-test


Contoh Soal Pre-test

2 Melakukan
Post-test

Peserta Melakukan Post-test


Contoh Soal Pre-test

3 Menyiapkan
data Resep dan
memeriksa
kelengkapan
Resep yang
telah di proses
hingga
pengambilan
obat

Penyiapan Data Resep


4.3 Gambaran Dampak yang Dirasakan dalam Pelaksanaan Aktualisasi
Nilai Dasar ASN

4.1.1 Kegiatan 1. Meminta persetujuan dan dukungan untuk melakukan


kegiatan aktualisasi kepada pihak terkait

Dalam berkonsultasi dengan pimpinan penulis menggunakan bahasa


yang sopan dengan sikap yang santun. Penggunaan bahasa yang mudah
dipahami dengan dan tutur kata yang sopan saat melakukan konsultasi
dengan pimpinan dapat mempengaruhi keputusan dan kebijakan pimpinan
berupa adanya arahan dan petunjuk dari pimpinan yang turut
mempengaruhi suksesnya kegiatan aktualisasi.
Dampak positif : Dalam pertemuan ini, penulis berdiskusi dengan
pimpinan menyampaikan alur pelaksanaan kegiatan aktualisasi sekaligus
mendengarkan dan mencatat arahan dari pimpinan sehingga muncul ide dan
gagasan yang tepat dalam pelaksanaan habituasi.
Dampak Negatif : Jika kegiatan ini tidak terlaksana maka akan
menghambat kegiatan selanjutnya.

4.1.2 Kegiatan 2. Membuat Standar Prosedur Operasional (SOP)


Pelayanan resep dan merevisi form Resep menggunakan Telaah
Resep
Kegiatan Pembuatan SOP di lakukan dengan sikap tanggung jawab,
saling menghargai dan inovatif. Kegiatan ini harus di lakukan secara
bertanggung jawab mengingat pada kegiatan ini akan membuat SOP tentang
salah satu bentuk pelayanan di puskesmas sehingga nilai Aneka harus
diterapkan.
Dampak Positif : kegiatan pembuatan SOP yang dilakukan dengan
menerapkan Aneka akan menghasilkan SOP yang di setujui oleh pihak
Atasan yaitu Kepala Puskesmas dan dapat langsung di terapkan di ruangan
Apotik.
Dampak Negatif : kegiatan SOP yang di lakukan dengan tidak
menerapkan ANEKA akan sulit untuk di keluarkan ijin untuk di terbitkan
sehingga tidak akan dapat diterapkan dalam pelayanan.
Pengumpulan materi saat pembuatan SOP juga merupakan hal
terpenting yang harus diperhatikan terutama dalam memilih materi yang
tepat dengan sumber yang jelas. Jika materi yang dikumpulkan tidak tepat
maka pemberian informasi obat tidak tepat sasaran.

4.1.3 Kegiatan 3. Sosialisasi aturan penulisan resep yang telah di revisi


kepada Tenaga kesehatan

Kegiatan Sosialisasi aturan penulisan resep yang telah di revisi kepada


Tenaga kesehatan merupakan kegiatan yang wajib di lakukan sehingga nilai
Aneka seperti menggunakan bahasa yang baik, jelas, bertingkah laku sopan
dan santun serta memiliki nilai efisiensi. Semua nilai-nilai ini diterapkan
demi terwujudnya sosialisasi yang memberi pengetahuan dan informasi
terbaru terkait pelayanan.
Dampak positif : terjalinnya kerjasama dengan seluruh petugas dan
staf puskesmas liwuto dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima.
Dampak negatif : jika kegiatan ini tidak dilakukan, akan sulit bagi
penulis untuk mendapatkan dukungan untuk menjalankan dan menerapkan
resep yang telah di revisi di Puskesmas Liwuto.
Kendala yang di hadapi yaitu berbenturan dengan peraturan formal
atau kebiasaan, munculnya konflik internal, perbedaan mindset, dan
perasaan takut ketika berbeda pendapat. Banyaknya kendala yang
menghadang jangan sampai menyurutkan semangat untuk berkreasi dan
berinovasi, semuanya harus dihadapi dengan keteguhan hati.
4.1.4 Kegiatan 4. Mengedukasi Pengkajian Resep kepada Tenaga Teknis
Kefarmasian yang bertugas di Ruang kefarmasian
Dengan dilaksanakan kegiatan dalam mengedukasi tenaga teknis di apotek
maka dapat menjalin kerjasama dengan tenaga kesehatan lain yang di jadikan tenaga
teknis di apotek sehingga pelayanan di puskesmas dapat meningkatkan kepercayaan
masyarakat tentang obat dalam pelayanan terkait resep yaitu penyerahan obat
kepasien.
Dampak negatif : Dengan tidak kompetennya tenaga teknis di apotek maka
dapat menurunkan kepercayaan masyarakat dalam pelayanan obat di puskesmas.

4.1.5 Kegiatan 5. Mengevaluasi penerapan telaah resep yang di terima


oleh Instalasi Farmasi Puskesmas Liwuto
Dampak positif : Kegiatan melakukan evaluasi tingkat
pemahaman peserta terkait perubahan resep yang direvisi yaitu
dengan terlaksananya kegiatan ini penulis merasa terbantu dengan
hasil evaluasi yang mengukur secara langsung tingkat pemahaman
peserta dalam menerapkan resep yang di revisi sehingga dapat
mengoptimalkan pelayanan dan penerimaan obat oleh pasien.
Dengan terlaksananya kegiatan evaluasi dapat terwujud nilai-
nilai manajemen ASN diantaranya profesionalisme, bertanggung
jawab. Evaluasi ini dilaksanakan sehingga dapat diketahui tingkat
keberhasilan dari sosialisasi dan edukasi tenaga teknis di apotek.
Dampak negatif : Jika tidak dilakukan kegiataan evaluasi maka
tidak akan diketahui tingkat pemahaman petugas kesehatan di
puskesmas liwuto dan tenaga teknis di apotek.
BAB V
PENUTUP

5.2 Kesimpulan
Dari hasil seluruh pelaksanaan kegiatan aktualisasi “Peningkatan
Pelayanan Kefarmasian Melalui Penerapan Telaah Resep Pada Instalasi
Kefarmasian Puskesmas Liwuto Kota Baubau’, dengan menerapkan nilai-
nilai dasar ASN berupa Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Antikorupsi (ANEKA), maka penulis dapat menarik
kesimpulan antara lain :
1. Teraktualisasinya nilai-nilai konsepsi dasar (ANEKA) dan kedudukan
serta peran ASN dalam pelaksanakan tugas pokok penulis sebagai
Apoteker Ahli Pertama di Puskesmas Liwuto.
2. Terwujudnya pemahaman petugas Puskesmas Liwuto terhadap proses
pengkajian resep yang di mulai dari petugas pendaftaran hingga
petugas yang memberikan obat kepada pasien. Adanya pembaharuan
bentuk resep yang lebih baik dengan menerapkan telaah resep

5.3 Rencana Tindak Lanjut


Hasil yang di peroleh dari pelaksanaan kegiatan aktualisasi dapat di
lakukan rencana tindak lanjut yaitu :
1. Mengadakan evaluasi kembali mengenai bentuk resep dengan
mendengarkan masukan dari seluruh staf Puskesmas Liwuto
2. Mengevaluasi pelayanan resep setiap 3 bulan sekali untuk melihat
perkembangan maupun perubahan yang diperlukan.

5.4 Saran
Adapun saran agar implementasi nilai-nilai ANEKA dapat dilakukan
secara berkelanjutan.
1. Untuk Peserta Latsar
Mengaktualisasi dan menghabituasi seluruh nilai-nilai dasar ANEKA
pada setiap aktivitas kerja sebagai upaya mewujudkan pribadi ASN
yang professional.
2. Untuk Rekan Sejawat
Hendaknya tetap selalu meningkatkan kedisiplinan dalam setiap
pelayanan yang di lakukan
3. Untuk Institusi
Hendaknya Institusi mewajibkan seluruh ASN menerapkan nilai dasar
ANEKA dan menjadikannya sebagai landasan berorganisasi serta tata
kelola unit kerja, agar visi misi dan tujuan Puskesmas Liwuto dapat
tercapai dengan lebih baik.