Anda di halaman 1dari 2

NOTE KEP KRITIS

TM 1-KONSEP KEPERAWATAN KRITIS


Ns Efris
 SPO2 dan intra arteri = darah arteri
 ICU untuk support pasien dg disfungsi organ (hemodinamik tidk stabil bisa
mengalami perburukan tbtb shg butuh adanya monitoring). Pasien yg
mengalami stress reponse fisiologis thdp kondisi trauma atau post op butuh
monitoring ke ICU (transplantasi ginjal, post op bedah syaraf) meskipun
kondisi pasien tidak kritis.
 Pasien yang masuk ICU yaitu pasien kritis dan non kritis yg mengalami stress
response
 SAKIT KRITIS : Critical Illness – scr umum disebabkan oleh Badai Sitokin
= mengalami inflamasi ( sitokin berperan dalam inflamasi shg menimbulkan
inflamasi sistemik yg mengancam nyawa) – ex kondisi kritis = apendisitis
dan mengalami pecah lalu berkembang menjadi perotonitis
 Keyword : Scr fisiologis tdk stabil, intervensi segera, monitoring
 Infuse pump = memberikan tekanan sebagian shg komponen darah dpt
masuk scr optimal
 Modern critical care = saat suction dulu harus di begging, namun hal tsbt
malah membuat bakteri superfisial akan terdorong ke paru shg menimbulkan
resiko pneumonia. Maka dr itu skrg pada ventilator sdh lgsg disediakan
suction
 Perawat duduk di depan pasien bukan di nurse station
 B1 = Breathe (RR, saturasi, pengembangan dada, ada aksesori nafas)
B2 = Blood (TD, nadi, tekanan vena sentral)
B3 = Brain (GCS, tekanan ICP)
B4 = Bladder (asupan cairan, produksi urin, bagaimana warna urin,
hematuria)
B5 = Bowel (asupan nutrisi, terjadi gastrik bleeding, residu NGT)
B6 = Bound (ekstrimitas)
 Mampu merawat dan mengoprasikan alat2 di ICU