Anda di halaman 1dari 3

Tugas Mata Kuliah Perilaku Organisasi

Nama : Lilis Komariah

NIM : 4282111100226

Kelas : 18 C

1. Sebutkan karakteristik Perilaku Organisasi dan tujuan orang mempelajarinya ?


Karakteristik Perilaku Organisasi adalah :
a. Perilaku, fokus dari perilaku keorganisasian adalah perilaku individu dalam
organisasi, oleh karenanya harus mampu memahami perilaku berbagai individu dan
organisasi.
b. Struktur, berkaitan dengan hubungan yang bersifat tetap dalam organisasi,
bagaimana pekerjaan dalam organisasi dirancang, dan bagaimana pekerjaan diatur.
Struktur organisasi berpengaruh besar terhadap perilaku individu atau orang dalam
organisasi serta efektifitas organisasi.
c. Proses, proses organisasi berkaitan dengan interaksi yang terjadi antara anggota
organisasi. Proses organisasi meliputi : komunikasi, kepemimpinan, proses
pengambilan keputusan dan kekuasaan. Salah satu pertimbangan utama dalam
merancang struktur organisasi adalah agar berbagai proses tersebut dapat berjalan
secara efektif dan efisien.
Tujuan mempelajari perilaku Organisasi:
a. Memahami perilaku yang terjadi dalam organisasi.
b. Dapat meramalkan kejadian-kejadian yang terjadi.
c. Dapat mengendalikan perilaku-perilaku yang terjadi dalam organisasi

2. Apa tujuan dibuatnya kode etik profesi?


a. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi
Dalam hal ini yang dijaga adalah “image” dari pihak luar atau masyarakat agar jangan
sampai “orang luar” memandang rendah atau “remeh” profesi tersebut.
b. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota
Yang dimaksud kesejahteraan disini ialah berupa kesejahteraan berupa materill dan
spiritual atau mental. Dalam hal kesejahteraan materill para anggota profesi, kode etik
umumnya mengadakan larangan-larangan kepada para anggotanya untuk melakukan
perbuatan-perbuatan yang merugikan kesejahteraan para anggotanya.
c. Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi
Dalam hal ini kode etik juga berisi tujuan pengabdian generasi tertentu, sehingga bagi
para anggota profesi dapat dengan mudah mengetahui tugas dan tanggung jawab
pengabdiannya dalam melaksanakan tugas profesinya.
d. Untuk meningkatkan mutu profesi
kode etik juga memuat norma-norma tentang anjuran agar para anggota profesi selalu
berusaha meningkatkan mutu para anggotanya sesuai dengan bidang pengabdiannya.

3. Apa pengaruh reward terhadap motivasi kerja karyawan


Ternyata pengaruh reward terhadap motivasi kerja karyawan sangat besar. reward  dapat
mempengaruhi kebahagiaan karyawan, reward meningkatkan kepercayaan karyawan
terhadap perusahaan dan Jika dikelola dengan baik, sistem pemberian reward bahkan
dapat memberikan keuntungan materiil bagi perusahaan. 
4. Mengapa disarankan agar upaya retensi karyawan harus komprehensif ?
Retensi Karyawan (Employee Retention) merupakan keharusan bagi sebuah
perusahaandalam mempertahankan karyawan terbaiknya. Retensi karyawan
diperlukan agar perusahaan dapat mempertahankan karyawan yang memiliki
potensi tinggi agar tetaployal pada perusahaan dan pekerjaannya. Hal ini harus
diterapkan oleh setiap perusahaansecara tepat dan berkelanjutan agar kinerja dari
setiap karyawan semakin membaik darihari ke hari dan selain itu retensi karyawan
dapat menurunkan angka employee turnover(perputaran karyawan). Apabila
perusahaan gagal dalam menerapkan program ini makakinerja karyawan akan
menurun dan berdampak buruk pada produktivitas perusahaan. Manajemen
perusahaan akan dianggap buruk dan tidak matang dalam hal sumber
dayamanusianya.
5. Sebutkan dan jelaskan teori organisasi!
a. Teori Organisasi Klasik
Teori organisasi klasik atau disebut juga “teori tradisional” atau “teori mesin”.

Dalam teori organisasi klasik ini, dinyatakan bahwa sebuah organisasi terdiri
atas empat unsur pokok, yakni sebagai berikut:
 Kegiatan yang tersistem dan terkoordinasi.
 Adanya sekelompok orang dengan spesialisasi tertentu.
 Kerja sama antara sekelompok orang dengan spesialisasi yang berbeda.
 Adanya kekuasaan dan kepemimpinan yang mengendalikan sistem tersebut.
b. Teori Organisasi Neoklasik
 Teori Neoklasik adalah teori atau aliran hubungan manusia (The Human
Relation Movement). Terdapat beberapa pembagian kerja yang dijelaskan dalam teori
neoklasik antara lain sebagai berikut :
 Partisipasi. Maksudnya adalah keterlibatan setiap orang dalam proses
pengambilan keputusan
 Perluasan kerja. Sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
 Manajemen bottom-up. Maksudnya untuk memberikan kesempatan para junior
untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

c. Teori Organisasi Modern


Teori modern yang bersifat terbuka dimana semua unsur organisasi satu kesatuan
yang saling ketergantungan. Teori modern juga disebut sebagai analisa sistem pada
organisasi yang merupakan aliran ketiga terbesar dalam teori manajemen dan
organisasi.