Anda di halaman 1dari 2

TELAAH STAF

Kepada Yth : Gubernur Aceh


Dari : Kepala Dinas Kesehatan Aceh
Tanggal : 04 Oktober 2021
Nomor : 900/ /X/2021
Sifat : Penting
Perihal : Permohonan Peraturan Gubernur Aceh tentang
Pemantauan dan Penanganan Pasien KIPI
===========================================================

I Pokok Persoalan : Sehubungan dengan banyaknya Kasus Kejadian Ikutan


Pasca Imunisasi (KIPI) Pada Pelaksanaan Vaksinasi COVID-
19 di Aceh dan untuk penanganan pasien KIPI, perlu
dilakukan pemantauan terhadap pasien KIPI pada fasilitas
pelayanan Kesehatan di Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh.
II Pra Anggapan : Perlu dilakukan pemantauan terhadap pasien KIPI pada
pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten/Kota se-
Provinsi Aceh.
III Fakta dan Data : 1. Kegiatan pemantauan dan penanganan pasien KIPI di
yang Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh.
berpengaruh 2. Tersedianya anggaran pemantauan dan penanganan
terhadap pasien KIPI di Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh.
persoalan
IV Pembahasan : 1. Bahwa untuk pelaksanaan kegiatan perlu adanya
Analisis pengendalian supaya kegiatan tersebut berjalan sesuai
dengan perencanaan yang telah dibuat sebelummya.
Salah satu bentuk pengendalian ini adalah dengan
melakukan monitoring terhadap pasien KIPI untuk
mengetahui progress perkembangan pasien di fasilitas
pelayanan kesehatan di Kabupaten/Kota se-Provinsi
Aceh. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan
penanganan pasien KIPI sesuai dengan SOP.
2. Bahwa untuk melakukan pemantauan dan penanganan
pasien KIPI tersebut dibutuhkan dana sebesar Rp
1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).

3. Bahwa untuk masyarakat yang mengalami Kejadian


Pasca Imunisasi (KIPI) pada Vaksinasi Corona Virus
Disease 2019 (COVID-19) diberikan uang makan
selama rawat inap dan rawat jalan sebesar Rp
250.000/hari per pasien.
V Kesimpulan : 1. Mengingat pentingnya kegiatan pemantauan dan
penanganan pasien KIPI, kami mohon kesediaan
Bapak untuk menerbitkan Peraturan Gubernur
Aceh tentang Pemantauan dan Penanganan Pasien
KIPI.
2. Mengingat tidak tersedianya anggaran pemantauan
dan penanganan pasien KIPI, maka perlu
dialokasikan dana untuk kegiatan tersebut dari
Dana Belanja Tidak Terduga.

VI Saran tindak : Demikian kami sampaikan untuk pertimbangan Bapak


untuk mendapat persetujuan selanjutnya.

Banda Aceh, 04 Oktober 2021


Kepala Dinas Kesehatan Aceh

Dr. Hanif
Pembina Utama Madya
NIP. 19760113 200112 1 002