Anda di halaman 1dari 23

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2019

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI

Triwulan
IV
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Realisasi
Fisik
1 2 3
TUJUAN
Meningkatkan daya saing Sumber Daya
1 Jumlah tenaga kerja industri kompeten 73,700 73,973
Manusia (SDM) Industri
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,700 1,398
Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 3,000 2,980
Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi kompetensi 15,000 15,000
Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi Diklat
melalui sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan pada perusahaan 69,000 69,040
industri atau dikenal dengan sistem 3 in 1
Jumlah tenaga kerja industri lulusan D1 industri 600 555
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Program
140 ??
Rintisan Gelar
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat
500 ??
Penjenjangan
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat
60 ??
Teknis Industri
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian dan tenaga kerja industri
1,000 205
yang mengikuti Diklat Industri 4.0
Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 25 25
PERSPEKTIF PROSES INTERNAL
1 Pengembangan Pendidikan Vokasi Penyelenggaraan pendidikan SMK berbasis kompetensi menuju Dual 9 9
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana Penguatan Kelembagaan SMK Industri berbasis kompetensi 9 9
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi) Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah
9 9
Kejuruan (SMK) industri berbasis kompetensi
Penyelenggaraan pendidikan Politeknik berbasis kompetensi menuju 12 12
Dual System
Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas industri
12 12
berbasis kompetensi
Penyediaan Sarana dan prasarana pendidikan Politeknik/Akademi
12 12
Komunitas industri berbasis kompetensi
2 Pendirian Lembaga pendidikan & Ijin Pendirian Politeknik/ Akademi Komunitas Industri 1 1
pelatihan industri di WPPI Pembangunan Sarana dan Prasarana Politeknik/ Akademi Komunitas
(Pengembangan Politeknik/ Akademi 1 1
Industri
Komunitas)
3 Pilot Project Pengembangan SMK Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match
Berbasis Kompetensi yang Link and 2,600 2,612
dengan Industri
Match dengan Industri
Peningkatan Kompetensi Guru Produktif 2,000 1,283
Penyediaan peralatan wokshop dan laboratorium pada SMK 34 ??
4 Pelatihan Industri Berbasis Kompetensi Penyelenggaraan pelatihan diklat mlalui sistem pelatiham, sertifikasi,
dan penempatan pada perusahaan industri atau dikenal dengan sistem 8 8
3 in 1
Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis kompetensi 8 8
Penyediaan sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis
8 8
kompetensi
5 Infrastruktur Kompetensi Asessor lisensi dan asessor kompetensi 290 312
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang
20 13
industri
Fasilitasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Tempat Uji
20 20
Kompetensi (TUK) bidang industri

Inkubator bisnis yang dibentuk untuk pembentukan wirausaha industri 3 3

6 Pengembangan SDM Industri Menuju Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0 15 15
Industri 4.0 Mini Plant Functional Textile and Clothing 4..0 1 7
Pilot Project Data dan Analytic Center Industri 4.0 1 1

Total Anggaran Tahun 2019 : Rp. 1.792.712.710.000,-

Jakarta, November 2019


MENTERI PERINDUSTRIAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
Triwulan
IV
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Realisasi
Fisik
1 2 3

AGUS GUMIWANG KARTASASMITA EKO S.A. CAHYANTO


DRAFT PERJANJIAN KINERJA
TAHUN ANGGARAN 2018

Unit Organisasi : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri


Renstra
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Target 2017 Realisasi 2017 Target 2018 Satuan
Setjen

1 2 3 4
Meningkatkan daya saing Sumber Daya Jumlah SDM industri yang terserap di dunia kerja
1 Manusia (SDM) Industri 30,054 30,461 37,350 54,850 Orang

1 Terwujudnya SDM Industri yang Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,412 1,647 1,700 1,700 Orang
Kompeten Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 3,292 3,082 2,900 2,900 Orang
Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi 3,000 4,496 500 10,000 Orang
Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi Diklat melalui
sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan pada perusahaan industri atau 22,000 20,876 32,000 40,000 Orang
dikenal dengan sistem 3 in 1
Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Program
Rintisan Gelar
180 194 100 100 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat


Penjenjangan
60 83 60 60 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat Teknis


Industri
60 60 40 40 Orang

Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 50 23 50 50 Orang


2 Tersedianya Infrastruktur Kompetensi Asessor lisensi dan asessor kompetensi 400 241 150 150 Orang
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang industri 20 11 20 20 SKKNI
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Tempat Uji Kompetensi (TUK)
bidang industri
10 2 10 10 Unit

Inkubator bisnis yang dibentuk untuk


pembentukan wirausaha industri
2 6 2 2 Unit

3 Pengembangan Pendidikan Vokasi Sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana industri berbasis kompetensi 7 7 9 9 Unit
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi)
Penguatan Kelembagaan SMK industri berbasis kompetensi 9 9 9 9 Unit
Sarana dan prasarana pendidikan Politeknik/Akademi Komunitas industri
berbasis kompetensi
8 8 8 8 Unit

Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas industri berbasis


kompetensi
9 9 8 8 Unit

4 Pengembangan Pelatihan Industri Sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis kompetensi 8 8 8 8 Unit
Berbasis Kompetensi (Sarana dan Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis kompetensi 8 8 8 8 Unit
Prasarana Pelatihan Industri Berbasis
5 Pendirian Lembaga pendidikan &
pelatihan industri di WPPI Terbentuknya Lembaga pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi di
(Pengembangan Politeknik/ Akademi Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) Politeknik Furniture Semarang 2 0 2 2 Unit
Komunitas) dan Akademi Komunitas Bantaeng

6 Pilot Project Pengembangan SMK


Berbasis Kompetensi yang Link and Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan 1247 SMK 530 SMK
20 Unit
Match dengan Industri Industri 444 industri 85 Industri
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2019
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI

No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan

1 2 3
TUJUAN
Meningkatkan daya saing Sumber Daya
1 Jumlah tenaga kerja industri kompeten 77,300 Orang
Manusia (SDM) Industri
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,700 Orang
Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 3,000 Orang
Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi kompetensi 15,000 Orang
Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi Diklat
melalui sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan pada perusahaan 69,000 Orang
industri atau dikenal dengan sistem 3 in 1
Jumlah tenaga kerja industri lulusan D1 industri 600 Orang
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Program
140 Orang
Rintisan Gelar
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat
500 Orang
Penjenjangan
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat
60 Orang
Teknis Industri
Jumlah ASN Kementerian Perindustrian dan tenaga kerja industri
1,000 Orang
yang mengikuti Diklat Industri 4.0
Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 25 Orang
PERSPEKTIF PROSES INTERNAL
1 Pengembangan Pendidikan Vokasi Penyelenggaraan pendidikan SMK berbasis kompetensi menuju Dual 9 Unit
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana Penguatan Kelembagaan SMK Industri berbasis kompetensi 9 Unit
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi) Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah
9 Unit
Kejuruan (SMK) industri berbasis kompetensi
Penyelenggaraan pendidikan Politeknik berbasis kompetensi menuju 12 Unit
Dual System
Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas industri
12 Unit
berbasis kompetensi
Penyediaan Sarana dan prasarana pendidikan Politeknik/Akademi
12 Unit
Komunitas industri berbasis kompetensi
2 Pendirian Lembaga pendidikan & Ijin Pendirian Politeknik/ Akademi Komunitas Industri 1 Unit
pelatihan industri di WPPI Pembangunan Sarana dan Prasarana Politeknik/ Akademi Komunitas
(Pengembangan Politeknik/ Akademi 1 Unit
Industri
Komunitas)
3 Pilot Project Pengembangan SMK Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match
Berbasis Kompetensi yang Link and 2,600 Unit
dengan Industri
Match dengan Industri
Peningkatan Kompetensi Guru Produktif 2,000 Guru
Penyediaan peralatan wokshop dan laboratorium pada SMK 34 SMK
4 Pelatihan Industri Berbasis Kompetensi Penyelenggaraan pelatihan diklat mlalui sistem pelatiham, sertifikasi,
dan penempatan pada perusahaan industri atau dikenal dengan sistem 8 Unit
3 in 1
Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis kompetensi 8 Unit
Penyediaan sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis
8 Unit
kompetensi
5 Infrastruktur Kompetensi Asessor lisensi dan asessor kompetensi 290 Orang
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang
20 SKKNI
industri
Fasilitasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Tempat Uji
20 Unit
Kompetensi (TUK) bidang industri

Inkubator bisnis yang dibentuk untuk pembentukan wirausaha industri 3 Unit

6 Pengembangan SDM Industri Menuju Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0 15 Persen
Industri 4.0 Mini Plant Functional Textile and Clothing 4..0 1 Unit
Pilot Project Data dan Analytic Center Industri 4.0 1 Unit

Total Anggaran Tahun 2019 : Rp. 1.792.712.710.000,-

Jakarta, November 2019


MENTERI PERINDUSTRIAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan

1 2 3

AGUS GUMIWANG KARTASASMITA EKO S.A. CAHYANTO


PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI

No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan

1 2 3
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Meningkatkan daya saing Sumber Daya Jumlah SDM industri yang terserap di dunia kerja
37,576 Orang
Manusia (SDM) Industri
Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,700 Orang
Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 2,900 Orang
Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi 500 Orang
Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi Diklat melalui
sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan pada perusahaan industri 32,000 Orang
atau dikenal dengan sistem 3 in 1
Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Program
Rintisan Gelar
100 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat


Penjenjangan
311 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat Teknis


Industri
40 Orang

Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 25 Orang


PERSPEKTIF PROSES INTERNAL
1 Pengembangan Pendidikan Vokasi Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana (SMK) industri berbasis kompetensi
9 Unit
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi) Penguatan Kelembagaan SMK industri berbasis kompetensi 9 Unit
Penyediaan Sarana dan prasarana pendidikan Politeknik/Akademi
Komunitas industri berbasis kompetensi
10 Unit

Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas industri berbasis


kompetensi
10 Unit

2 Pendirian Lembaga pendidikan &


pelatihan industri di WPPI
(Pengembangan Politeknik/ Akademi Ijin Pendirian Politeknik/ Akademi Komunitas Industri 1 Unit
Komunitas)

Pembangunan Sarana dan Prasarana Politeknik/ Akademi Komunitas


Industri
1 Unit

3 Pilot Project Pengembangan SMK


Berbasis Kompetensi yang Link and Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan
Industri
530 Unit
Match dengan Industri
4 Pelatihan Industri Berbasis Kompetensi Sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis kompetensi 8 Unit

Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis kompetensi 8 Unit


PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI

No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan

1 2 3
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Meningkatkan daya saing Jumlah SDM industri yang terserap di dunia kerja
Sumber Daya Manusia (SDM) 37,576 Orang
Industri
Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,700 Orang

Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 2,900 Orang

Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi 500 Orang

Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi


Diklat melalui sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan 32,000 Orang
pada perusahaan industri atau dikenal dengan sistem 3 in 1

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti


Program Rintisan Gelar
100 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti


Diklat Penjenjangan
311 Orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti


Diklat Teknis Industri
40 Orang

Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 25 Orang

PERSPEKTIF PROSES INTERNAL


1 Pengembangan Pendidikan
Vokasi Industri Berbasis Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah
Kompetensi (Sarana dan Menengah Kejuruan (SMK) industri berbasis kompetensi
9 Unit
Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi)
Penguatan Kelembagaan SMK industri berbasis kompetensi 9 Unit

Penyediaan Sarana dan prasarana pendidikan


Politeknik/Akademi Komunitas industri berbasis 10 Unit
kompetensi

Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas


industri berbasis kompetensi
10 Unit
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan

1 2 3
2 Pendirian Lembaga
pendidikan & pelatihan
industri di WPPI Ijin Pendirian Politeknik/ Akademi Komunitas Industri 1 Unit
(Pengembangan Politeknik/
Akademi Komunitas)
Pembangunan Sarana dan Prasarana Politeknik/ Akademi
Komunitas Industri
1 Unit

3 Pilot Project Pengembangan


SMK Berbasis Kompetensi
yang Link and Match dengan Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and
Industri Match dengan Industri
530 Unit

4 Pelatihan Industri Berbasis


Kompetensi Sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis kompetensi 8 Unit

Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis


kompetensi
8 Unit
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI

Realisasi
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Keterangan
Tw III

1 2 3
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Meningkatkan daya saing Jumlah SDM industri yang terserap di dunia kerja
Sumber Daya Manusia (SDM) 37,576 27,235
Industri

Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten 1,700 950

Jumlah tenaga kerja industri tingkat ahli yang kompeten 2,900 325

Tekstil = 821 org


Batik = 450 org
Jumlah tenaga kerja industri yang tersertifikasi 500 2671
Elektronika = 950 org
Garmen = 450 0rg

Jumlah calon tenaga kerja yang bersertifikat kompetensi


Diklat melalui sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan 32,000 22798
pada perusahaan industri atau dikenal dengan sistem 3 in 1

S3 = 38 orang
Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti S2 Mandiri = 71 orang
Program Rintisan Gelar
100 127
S2/S3 LN = 2 orang
S1/S2 Calon tenaga pengajar= 15 orang

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Prajab gol 3 sebanyak 6 akt
Diklat Penjenjangan
311 279
Prajab gol 2 sebanyak 2 akt

Jumlah pegawai Kementerian Perindustrian yang mengikuti Diklat SI sebanyak = 30 org


Diklat Teknis Industri
40 60
Diklat Bendahara = 30 org

Diklat kewiusahaan = 25 org


Jumlah calon wirausaha baru bidang industri 25 25
Diklat TOF = 24 org

PERSPEKTIF PROSES INTERNAL


1 Pengembangan Pendidikan
Vokasi Industri Berbasis Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Sekolah
Kompetensi (Sarana dan Menengah Kejuruan (SMK) industri berbasis kompetensi
9 9
Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi)
Penguatan Kelembagaan SMK industri berbasis kompetensi 9 9

Penyediaan Sarana dan prasarana pendidikan


Politeknik/Akademi Komunitas industri berbasis 10 10
kompetensi

Penguatan Kelembagaan Politeknik/Akademi Komunitas


industri berbasis kompetensi
10 10

2 Pendirian Lembaga
pendidikan & pelatihan
industri di WPPI Ijin Pendirian Politeknik/ Akademi Komunitas Industri 1 1 Ijin dari DIKTI dah keluar
(Pengembangan Politeknik/
Akademi Komunitas)
Pembangunan Sarana dan Prasarana Politeknik/ Akademi
Komunitas Industri
1 1

3 Pilot Project Pengembangan


SMK Berbasis Kompetensi
yang Link and Match dengan Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and
Industri Match dengan Industri
530 530

4 Pelatihan Industri Berbasis


Kompetensi Sarana dan prasarana pelatihan industri berbasis kompetensi 8 8

Penguatan Kelembagaan Pelatihan industri berbasis


kompetensi
8 8

5 Infrastruktur Kompetensi
Asessor lisensi dan asessor kompetensi 100 140 Assesor Kompetensi + RCC Assesor Kompetensi

On Progress
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) (Pangan, Pestisida, Konsultan Industri, Cat, Kerata
bidang industri
20 9
Api, Ototronik, Teknik Sepeda Motor, Garmen dan
Alas kaki)

Fasilitasi Penyusunan Skema Sertifikasi LSP:


1. LSP Elekronik Indonesia
Fasilitasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Tempat Uji
Kompetensi (TUK) bidang industri
10 4 2. LSP Teknik dan Managemen Industri
3. LSP Furniture
4. LSP Alat Berat

Inkubator bisnis yang dibentuk untuk pembentukan


wirausaha industri
2 3 BDI Padang, BDI Jakarta dan BDI Denpasar
R
T
er
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021 ai
SMK - SMTI PONTIANAK lw
iu
sl
No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Utama Target Satuan a
sn
1 2 3 4 5 i
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN/STAKEHOLDER (S) F
I
iV
1 Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten (IKU.1) 210 Orang s
Jumlah calon tenaga kerja program dual system yang meningkat i
kompetensinya (IKU.2) 220 Orang k

Prosentase lulusan sekolah industri yang terserap oleh sektor industri 75 Persen ###
(IKU.3)
PERSPEKTIF PROSES INTERNAL
1 Pengembangan Pendidikan Vokasi
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana Jumlah calon tenaga kerja yang memiliki sertifikasi internasional 55 ###
Orang
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga kerja industri 375 Nilai ###
Berbasis Kompetensi)
2 Pengembangan SDM Industri menuju
industri 4.0 Implementasi Iindustri 4.0 pada pendidikan vokasi 2 Unit ###

PERSPEKTIF PEMBELAJARAN
1 Terwujudnya ASN Satuan Kerja yang Indeks kompetensi, professional, dan integritas pegawai Satuan Kerja
profesional dan berkepribadian unit pendidikan 78 Indeks ###

2 Terwujudnya birokrasi Satuan Kerja


yang efektif, efisien, dan berorientasi ###
Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Internal Pemerintah Satuan Kerja 72 Persen
pada layanan prima
###

Total Anggaran Tahun 2021 : Rp....................

KEPALA PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN Jakarta Januari 2021


KEJURUAN DAN VOKASI INDUSTRI KEPALA SMK SMTI PONTIANAK

IKEN RETNOWULAN SIH PARMAWATI


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


WAKIL KEPALA BIDANG HUBUNGAN INDUSTRI SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan
Program/Kegiatan Sasaran Program a
r
1 Meningkatkan Tenaga Jumlah calon tenaga kerja program dual Melakukan 5 MoU Melakukan pemetaan 220 Orang a
n
Kerja Industri yang system yang meningkat kompetensinya dengan Mitra Industri kompetensi DUDI
kompeten baru
Melaksanakan
Pembaharuan MoU
dengan DUDI
Sosialisasi program Menyampaikan profil
pendidikan Dual System sekolah (kunjungan
ke Industri industri, leaftlet, brosur,
video)

Sosialisasi program dual Menyampaikan profil


system ke orang tua mitra industri (leaflet,
brosur, video)

Prosentase lulusan sekolah industri yang Membentuk Tim BKK Promosi dan pemasaran 75 Persen
terserap oleh sektor industri sekolah lulusan ke DUDI

Tracer Study Lulusan

Menyiapkan calon Coaching tentang BK


lulusan yang kompeten (Bimbingan Karir) calon
dan siap kerja lulusan

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK WAKIL KEPALA BIDANG HUBIN

SIH PARMAWATI MARWANDI


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


WAKIL KEPALA BIDANG KESISWAAN SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan
Program/Kegiatan Sasaran Program a
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri Jumlah Siswa yang tidak Memberikan motivasi 210 Orang n
Industri yang kompeten terampil yang kompeten mengikuti Uji kepada siswa terkait
kompetensi maksimal pentingnya mengikuti uji
5% kompetensi
Prosentase lulusan sekolah Jumlah siswa yang Memastikan komitmen 75 Persen
industri yang terserap oleh sektor bekerja di Industri siswa untuk bekerja di
industri industri

Mengadakan kegiatan
bimbingan karir
2 Pengembangan Pendidikan Rata-rata nilai TOEIC Calon Terlaksananya Pelatihan Melaksanakan Short 375 Nilai
Vokasi Industri Berbasis tenaga kerja industri TOEIC Course
Kompetensi (Sarana dan
Prasarana Pendidikan
Vokasi Berbasis
Kompetensi)

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK WAKIL KEPALA BIDANG KESISWAAN

SIH PARMAWATI SETYO WIDYANTI


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


WAKIL KEPALA BIDANG PENGAJARAN SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja Sasaran g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Program
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri terampil Meningkatkan nilai pada Upgrading skill mengajar guru 210 Orang n
Industri yang kompeten yang kompeten mata pelajaran produktif
Pelaksanaan PBM sesuai Memastikan peralatan praktek
dengan SKKNI (produktif) sesuai dengan skema
sertifikasi
Jumlah calon tenaga kerja program Monitoring Pelaksanaan Menyiapkan tenaga pengajar 220 Orang
dual system yang meningkat Pembelajaran Online dan
kompetensinya offline Di Industri

2 Pengembangan Pendidikan Jumlah calon tenaga kerja yang Jumlah penggunaan Penggunaan bahasa inggris 55 Orang
Vokasi Industri Berbasis memiliki sertifikasi internasional bahasa inggris dalam pada proses pembelajaran
Kompetensi (Sarana dan pembelajaran
Prasarana Pendidikan Presentase penggunaan
Vokasi Berbasis bahasa asing
Kompetensi)
Menambah jumlah bahan ajar
berbahasa asing
Meningkatkan kemampuan
guru berbahasa asing secara
aktif

Rata-rata nilai AKM Sekolah Terlaksanan AKM dengan Melaksanakan diklat 75 Nilai
Baik penyusunan Soal AKM bagi
tenaga pendidik
Melaksanakan sosialisasi
bentuk soal AKM kepada
Siswa
Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga Terlaksanan Pelatihan Melaksanakan Short Course 375 Nilai
kerja industri TOEIC
Integrasi materi pembelajaran
Bahasa Inggris dengan
Produktif

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK WAKIL KEPALA BIDANG PENGAJARAN

SIH PARMAWATI MUCHLIS


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


KETUA KOMPETENSI KEAHLIAN TENIK PEMESINAN SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja Sasaran g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Program
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri terampil Meningkatkan nilai pada Upgrading skill mengajar guru 115 Orang n
Industri yang kompeten yang kompeten mata pelajaran produktif
Pelaksanaan PBM sesuai Memastikan peralatan praktek
dengan SKKNI (produktif) sesuai dengan skema
sertifikasi
Jumlah calon tenaga kerja program Monitoring Pelaksanaan Menyiapkan tenaga pengajar 115 Orang
dual system yang meningkat Pembelajaran Online dan
kompetensinya offline Di Industri

2 Pengembangan Pendidikan Jumlah calon tenaga kerja yang Jumlah penggunaan Penggunaan bahasa inggris 2 Mapel
Vokasi Industri Berbasis memiliki sertifikasi internasional bahasa inggris dalam pada proses pembelajaran
Kompetensi (Sarana dan pembelajaran
Prasarana Pendidikan Presentase penggunaan
Vokasi Berbasis bahasa asing
Kompetensi)
Menambah jumlah bahan ajar
berbahasa asing
Meningkatkan kemampuan
guru berbahasa asing secara
aktif

Rata-rata nilai AKM Sekolah Terlaksanan AKM dengan Melaksanakan diklat 75 Nilai
Baik penyusunan Soal AKM bagi
tenaga pendidik
Melaksanakan sosialisasi
bentuk soal AKM kepada
Siswa
Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga Terlaksanan Pelatihan Melaksanakan Short Course 375 Nilai
kerja industri TOEIC
Integrasi materi pembelajaran
Bahasa Inggris dengan
Produktif

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK WAKIL KEPALA PENGAJARAN

SIH PARMAWATI ANGGI KUSUMA


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


KETUA KOMPETENSI KEAHLIAN KIMIA INDUSTRI SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja Sasaran g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Program
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri terampil Meningkatkan nilai pada Upgrading skill mengajar guru 60 Orang n
Industri yang kompeten yang kompeten mata pelajaran produktif
Pelaksanaan PBM sesuai Memastikan peralatan praktek
dengan SKKNI (produktif) sesuai dengan skema
sertifikasi
Jumlah calon tenaga kerja program Monitoring Pelaksanaan Menyiapkan tenaga pengajar 60 Orang
dual system yang meningkat Pembelajaran Online dan
kompetensinya offline Di Industri

2 Pengembangan Pendidikan Jumlah calon tenaga kerja yang Jumlah penggunaan Penggunaan bahasa inggris 2 Mapel
Vokasi Industri Berbasis memiliki sertifikasi internasional bahasa inggris dalam pada proses pembelajaran
Kompetensi (Sarana dan pembelajaran
Prasarana Pendidikan Presentase penggunaan
Vokasi Berbasis bahasa asing
Kompetensi)
Menambah jumlah bahan ajar
berbahasa asing
Meningkatkan kemampuan
guru berbahasa asing secara
aktif

Rata-rata nilai AKM Sekolah Terlaksanan AKM dengan Melaksanakan diklat 75 Nilai
Baik penyusunan Soal AKM bagi
tenaga pendidik
Melaksanakan sosialisasi
bentuk soal AKM kepada
Siswa
Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga Terlaksanan Pelatihan Melaksanakan Short Course 375 Nilai
kerja industri TOEIC
Integrasi materi pembelajaran
Bahasa Inggris dengan
Produktif

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK Ketua Kompetensi Keahlian

SIH PARMAWATI ROBIN PAUL SIMARANGKIR


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


KETUA KOMPETENSI KEAHLIAN ANALISIS PENGUJIAN LABORATORIUM SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja Sasaran g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Program
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri terampil Meningkatkan nilai pada Upgrading skill mengajar guru 35 Orang n
Industri yang kompeten yang kompeten mata pelajaran produktif
Pelaksanaan PBM sesuai Memastikan peralatan praktek
dengan SKKNI (produktif) sesuai dengan skema
sertifikasi
Jumlah calon tenaga kerja program Monitoring Pelaksanaan Menyiapkan tenaga pengajar 35 Orang
dual system yang meningkat Pembelajaran Online dan
kompetensinya offline Di Industri

2 Pengembangan Pendidikan Jumlah calon tenaga kerja yang Jumlah penggunaan Penggunaan bahasa inggris 3 Mapel
Vokasi Industri Berbasis memiliki sertifikasi internasional bahasa inggris dalam pada proses pembelajaran
Kompetensi (Sarana dan pembelajaran
Prasarana Pendidikan Presentase penggunaan
Vokasi Berbasis bahasa asing
Kompetensi)
Menambah jumlah bahan ajar
berbahasa asing
Meningkatkan kemampuan
guru berbahasa asing secara
aktif

Rata-rata nilai AKM Sekolah Terlaksanan AKM dengan Melaksanakan diklat 75 Nilai
Baik penyusunan Soal AKM bagi
tenaga pendidik
Melaksanakan sosialisasi
bentuk soal AKM kepada
Siswa
Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga Terlaksanan Pelatihan Melaksanakan Short Course 375 Nilai
kerja industri TOEIC
Integrasi materi pembelajaran
Bahasa Inggris dengan
Produktif

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK Ketua Kompetensi Keahlian

SIH PARMAWATI HESTI RATNANINGRUM


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


WAKIL KEPALA BIDANG SARANA PRASARANA SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Sasaran Program
r
a
1 Pengembangan SDM Implementasi Iindustri 4.0 pada pendidikan Pengembangan Pembuatan Modul pembelajaran 2 Unit n
Industri menuju industri 4.0 vokasi kurikulum berbasis berbasis industri 4.0
Industri 4.0
Peningkatan kompetensi Pengembangan alat praktik
guru berbasis industri pembelajaran berbasis industri
4.0 4.0
2 Terwujudnya birokrasi Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Internal Prosentase Capaian Laporan Sarpras Inventaris 72 Persen
Satuan Kerja yang efektif, Pemerintah Satuan Kerja Pelaporan Administrasi Sarpras
efisien, dan berorientasi
pada layanan prima

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK WAKIL KEPALA BIDANG SARPRAS

SIH PARMAWATI ZULFIKRI


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


KEPALA TATA USAHA SMK - SMTI PONTIANAK

No Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan
A
Program n
Perspektif Proses Internal g
g
1 Pengembangan SDM Industri Implementasi Industri 4.0 Pengembangan Sistem 2 Unit a
menuju industri 4.0 pada pendidikan vokasi Administrasi Industri 4.0 r
a
Perspektif Pembelajaran n
1 Terwujudnya ASN Satuan Indeks kompetensi, Tingkat Kehadiran Memonitoring penginputan kinerja 78 Indeks
Kerja yang profesional dan professional, dan integritas Pegawai Tata Usaha harian pegawai
berkepribadian pegawai Satuan Kerja unit Mendata dan mengupdate data
pendidikan kehadiran harian pegawai
Merekap dan menganalisa kehadiran
pegawai
Nilai Sasaran Kinerja Melakukan Monitoring Capaian SKP
Pegawai Tata Usaha dan Evaluasi SKP Bukanan
2 Terwujudnya birokrasi Satuan Nilai Sistem Akuntabilitas Mengelola Pelaporan Mengisi dan menganalisa laporan 72 Persen
###
Kerja yang efektif, efisien, dan Kinerja Internal Pemerintah Keuangan Sesuai dengan keuangan pada aplikasi E-monitoring,
berorientasi pada layanan Satuan Kerja Peraturan yang berlaku E-rekon dan Smart DJA
prima
Mengisi dan menganalisa capaian
output pada aplikasi SAS dan SPAN

Mengikuti Diklat/Workshop Keuangan

Mengelola Data Mengisi dan Mengupdate data


Kepegawaian sesuai pegawai pada aplikasi Kepegawaian
dengan SOP
Mendata Usulan dan Perubahan Data
Pegawai
Melaksanakan Diklat/Upgrading
Kompetemsi Sesuai Dengan Tupoksi
Pegawai
Mengikuti Diklat/Workshop
Kepegawaian
Mengelola Data BMN dan Mendata dan Menginventarisir BMN
Aset Lainnya dan Aset lainnya pada aplikasi BMN

Membuat usulan penghapusan BMN

Mendata dan Mengupdate Daftar


Inventaris Ruangan (DIR)

Mendata Pemeliharaan BMN dan Aset


Lainnya
Mengelola Data Arsip Mengisi dan Mengupdate data arsip
Sekolah Sesuai dengan
SOP
Memilah dan Mengarsipkan dokumen
sekolah
Melakukan digitalisasi arsip
Melaksanakan Kegiatan Mennyediakan kebutuhan rumah
Rumah Tangga tangga perkantoran
Perkantoran
Mendata dan memperbaharui bahan
habis pakai perkantoran

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA

SIH PARMAWATI ABDUL RASYID MUSTHAFA NASUTION


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN – SMTI
PONTIANAK
JL. Sulawesi Dalam No. 31, Pontianak Telp (0561) 766427 Fax. (0561)732128

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021


LSP SMK - SMTI PONTIANAK

A
n
g
Sasaran Indikator Kinerja Sasaran g
No Indikator Kinerja Sasaran Program Target Satuan a
Program/Kegiatan Program
r
a
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Jumlah tenaga kerja industri terampil Mengembangkan MUK Upgrading Asesor 210 Orang n
Industri yang kompeten yang kompeten Skema sertifikasi Kompetensi
Meningkatkan nilai pada Upgrading skill mengajar
mata pelajaran produktif guru
Pelaksanaan PBM sesuai Memastikan peralatan ###
dengan SKKNI (produktif) praktek sesuai dengan
skema sertifikasi
2 Pengembangan Pendidikan Jumlah calon tenaga kerja yang memiliki Mitra Sertifikasi 55 Orang
Vokasi Industri Berbasis sertifikasi internasional
Kompetensi (Sarana dan
Prasarana Pendidikan
Vokasi Berbasis
Kompetensi)

Pontianak, 04 Januari 2021


KEPALA SMK-SMTI PONTIANAK KETUA LSP

SIH PARMAWATI SITI NURJANNA


PERJANJIAN KINERJA TAH
SMK - SMTI PONTIA

No Sasaran Program/Kegiatan

1 2
TUJUAN
Meningkatkan Tenaga Kerja Industri
1
yang kompeten
PERSPEKTIF PEMANGKU KEPENTINGAN
1 Meningkatkan Tenaga Kerja Industri
yang kompeten

PERSPEKTIF PROSES INTERNAL


1 Pengembangan Pendidikan Vokasi
Industri Berbasis Kompetensi (Sarana
dan Prasarana Pendidikan Vokasi
Berbasis Kompetensi)

2 Pengembangan SDM Industri menuju


industri 4.0
PERSPEKTIF PEMBELAJARAN
1 Terwujudnya ASN Satuan Kerja yang
profesional dan berkepribadian

2 Terwujudnya birokrasi Satuan Kerja


yang efektif, efisien, dan berorientasi
pada layanan prima
Total Anggaran Tahun 2020 : Rp....................

KEPALA PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN


KEJURUAN DAN VOKASI INDUSTRI

M. ARIFIN
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020 - 2024
SMK - SMTI PONTIANAK

Indikator Kinerja Sasaran Target

3 2020 2021 2022

Jumlah tenaga kerja industri kompeten 300 350 400

PENTINGAN
Jumlah tenaga kerja industri terampil yang kompeten (IKU.1) 300 350 400

Jumlah calon tenaga kerja program dual system yang meningkat


kompetensinya (IKU.2) 500 550 600

Prosentase lulusan sekolah industri yang terserap oleh sektor 75 80 85


industri (IKU.3)

Jumlah calon tenaga kerja yang memiliki sertifikasi internasional 50 60 70

Rata-rata nilai UN sekolah menengah kejuruan 80 82 84


Rata-rata nilai TOEIC Calon tenaga kerja industri 300 320 350

Implementasi Iindustri 4.0 pada pendidikan vokasi

Indeks kompetensi, professional, dan integritas pegawai Satuan


Kerja unit pendidikan 70

Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Internal Pemerintah Satuan 70


Kerja

AN PENDIDIKAN
INDUSTRI
Target

2023 2024 Satuan

450 500 Orang

450 500 Orang

650 700 Orang

90 95 Persen

80 90 Orang

86 88 Nilai
370 400 Nilai

Modul

Indeks

Nilai