Anda di halaman 1dari 7

Modul Manajemen Strategi

PERTEMUAN KE 14
IMPLEMENTASI MANAJEMEN STRATEGI BAGI PENGEMBANGAN
ORGANISASI KELEMBAGAAN

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang proses manajemen startegi

B. URAIAN MATERI

Proses manajemen strategik belum dapat dikatakan selesai ketika perusahaan


memutuskan strategi apa yang akan ditempuh. Perusahaan masih harus menterjemahkan
rumusan strategi tersebut ke dalam tindakan strategik. Kita harus selalu ingat bahwa sebaik
apapun rumusan strategi, hanya akan menjadi retorika belaka jika tidak dapat
diimplementasikan dengan baik. Oleh karena itu, agar perusahaan dapat mencapai tujuan
secara optimal, maka selain harus mampu merumuskan strategi, perusahaan juga harus
mampu mengimplementasikan strategi tersebut secara efektif.

Jika salah satu langkahtersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik, maka tidak
mustahil perusahaan akan memetik kegagalan. Bahkan, rumusan strategi yang sempurna
sekalipun hanya akan memberikan kontribusi yang minim bagi pencapaian tujuan perusahaan
jika tidak mampu diimplementasikan dengan baik.

Banyak perusahaan atau organisasi yang banyak menghamburkan sumberdayanya


(uang, waktu, tenaga) untuk mengembangkan rencana strategik yang ampuh. Namun kita
harus ingat bahwa perubahan hanya akan terjadi melalui suatu action (implementasi), bukan
sekedar perencanaan.

Rumusan strategi yang secara teknis kurang sempurna jika diimplementasikan dengan
baik, maka akan didapat hasil yang lebih baik dibandingkan dengan rumusan strategi yang
sempurna namun hanya di atas kertas. Hal ini didukung oleh sebuah hasil penelitian pada 31
industri manufaktur di mana hasilnya menunjukkan bahwa kinerja yang diperoleh perusahaan
tidak sekedar ditentukan oleh strategi yang dimiliki, namun lebih disebabkan karena
efektivitas perusahaan dalam mengimplementasikan strategi tersebut.

36
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

Untuk memahami hubungan antara perumusan strategi dan implementasi strategi,


mari kita perhatikan gambar berikut.

Sumber: ThomasV.Bonoma,The Marketing Edge:Making Strategies Work,The Free


Press,1985, hal 12.

Berdasarkan gambar di atas, ada berbagai kemungkinan yang terjadi antara formulasi
strategi dengan implementasi strategi, yaitu :

1. Succes : Merupakan hasil yang paling diidamkan-idamkan oleh setiap perusahaan.


Situasi ini dapat terjadi jika formulasi strategi perusahaan disusun dengan baik begitu
juga dalam implementasinya.
2. Trouble : Merupakan situasi di mana perusahaan menyusun formulasi strateginya
dengan baik namun implementasinya buruk.
3. Roulette : Merupakan situasi di mana perusahaan kurang baik dalam memformulasi
strateginya, namun perusahaan melakukan implementasi yang cukup baik.
4. Failure : kondisi ini sangat tidak dinginkan oleh perusahaan. Hal ini terjadi karena
strategi perusahaan tidak diformulasikan dengan baik, demikian juga dalam
implementasinya.

37
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
erat antara formulasi strategi dengan implementasi strategi. Meskipun berhubungan, secara
fundamental antara formulasi strategi dengan implementasi strategi terdapat perbedaan. Fred
R. David (2005) membedakan antara formulasi strategi dan implementasi strategi sebagai
berikut.

FORMULASI STRATEGI IMPLEMENTASI STRATEGI

1. Perumusan strategi adalah 1. Implementasi strategi adalah


memposisikan kekuatan sebelum mengelola kekuatan yang me-
dilakukan tindakan manage semua aspek selama
tindakan dijalankan
2. Berfokus pada efektivitas 2. Berfokus pada efisiensi
3. Lebih merupakan proses intelektual 3. Lebih merupakan proses operasional
4. Membutuhkan keahlian intuitif dan 4. Membutuhkan motivasi khusus dan
keahlian kepemimpinan
analisis yang tajam
5. Membutuhkan koordinasi diantara 5. Membutuhkan koordinasi diantara

beberapa individu banyak individu

Dalam penggunaan konsep dan alat perumusan strategi, sebenarnya tidak ada
perbedaan secara signifikan antara organisasi kecil, besar, organisasi yang orientasi laba
maupun nirlaba. Namun demikian, dalam implementasi strategi, ada perbedaan secara
signifikan yang didasarkan atas tipe dan ukuran organisasi. Implementasi strategi
membutuhkan tindakan-tindakan seperti: perubahan struktur organisasi, alokasi sumberdaya,
program kompensasi, merubah strategi harga, budaya perusahaan, membuat sistem informasi
manajemen yang lebih baik, dan sebagainya.

Berbagai Problem dalam Implementasi Strategi

38
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

Seperti dikutip Hunger (1995) terhadap hasil survei terhadap 93 perusahaan yang
masuk daftar Fortune 500 menunjukkan bahwa setengah dari perusahaan-perusahaan tersebut
menemui 10 macam problem ketika mengimplementasikan sebuah strategi perubahan.
Berikut adalah kesepuluh problem tersebut yang disusun berdasarkan tingkat frekuensi
kejadian.

1. Implementasi berjalan lebih lambat dibanding dengan perencanaan awalnya


2. Munculnya berbagai masalah yang tidak terduga
3. Koordinasi dalam implementasi tersebut tidak efektif
4. Perusahaan memberi perhatian yang berlebihan terhadap aktivitas persaingan dan
penanganan krisis sehingga kurang memperhatikan implementasi yang harus
dijalankan
5. Kemampuan SDM yang terlibat dalam implementasi strategi kurang
6. Pendidikan dan pelatihan SDM di tingkat bawah kurang memadai
7. Tidak terkendalinya faktor-faktor lingkungan eksternal
8. Kualitas kepemimpinan dan pengarahan dari para manajer departemen kurang
memadai
9. Tidak jelasnya implementasi pada tugas dan aktivitas kunci.
10. Pemantauan aktivitas oleh sistem informasi yang dimiliki perusahaan kurang
memadai

Proses Implementasi Strategi Menurut Hunger

Menurut Hunger (1996), untuk memulai proses implementasi, pihak manajemen harus
memperhatikan 3 (tiga) pertanyaan berikut.

a. Siapa yang akan melaksanakan rencana strategis yang telah diformulasikan?


b. Apa yang harus dilakukan?
c. Bagaimana sumberdaya manusia yang bertanggungjawab dalam implementasi akan
melaksanakan berbagai aspek yang diperlukan?

Proses Implementasi Strategi Menurut Certo,dkk.

Bagaimana cara mengimplementasikan strategi dengan baik ?

39
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

Untuk menjawab pertanyaan itu, Certo dan Peter memperkenalkan suatu model
mengenai langkah-langkah utama yang seharusnya ditempuh perusahaan dalam
mengimlementasikan strategi. Model tersebut dapat dilihat pada gambar berikut.

Untuk melakukan implementasi srategi dengan baik, Cetro dan Peter memberikan
suatu model tentang tugas-tugas utama yang seharusnya dilakukan dalam proses
implementasi strategi seperti tampak pada gambar berikut.

Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management: A Focus On


Process,

McGraw-Hill, 1990, p.120.

Berdasarkan gambar di atas, maka langkah-langkah utama yang sebaiknya dilakukan


perusahaan dalam mengimplementasikan strategi adalah:

Feringga Ardana / 29109 346

Analisa Masalah
P e r u s a h a a n - p e r u s a h a a n A s i a ya n g m a s u k d a l a m d a f t a r forbes
500 tentunya melakukanstrategi ekspansi keluar negeri atau strategi
40
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

internasional, yaitu strategi dimana perusahaanmenjual produknya diluar


pasar domestiknya.
Alasan utama untuk menghasilkan peluangp a s a r baru yang
potensial. Alasan utama ini didampingi oleh alasan lainnya yaitu
u n t u k memperpanjang product life cycle dari kejenuhan pasar domestik, dan juga
untuk mengamankan sumber daya mereka.
Era globalisasi saat ini juga telah membuat kesamaan dalam
permintaan produk di duniasehingga ekspansi keluar negeri bisa dilakukan
tanpa harus terlalu melakukan penyesuaian dengan pasar domestic tiap-tiap
negara. Hal ini bisa dilihat sebagai peluang untuk menjalankan strategi global.
Munculnya pasar potensial baru seperti China dan India dengan tingginya
permintaan potensial untuk consumer goods membuat perusahaan-perusahaan
asingt e r g i u r u n t u k b e r m a i n d i n e g a r a b e r k e m b a n g i n i .
B u k a n h a n ya m e m a s a r k a n p r o d u k n ya , perusahaan yang masuk
ke dalam pasar domestik negara lain juga melakukan produksi atas p r o d u k
tersebut di negara bersangkutan, m u r a h n ya dan t e r a m p i l n ya
t e n a g a k e r j a l o k a l menjadi penyebab terjadinya produksi di dalam negeri negara
tujuan.Dengan alasan diatas sebagai dasar suatu perusahaan dalam ekspansi bisnisnya
di luar pasar domestiknya tentunya tanpa bebas resiko, dalam artian bisa
saja gagal atau sukses.
Ketikastrategi ini berjalan sukses, maka perusahaan tersebut mendapat empat
dasar manfaat:
1. Meningkatkan ukuran pasar Kompetisi domestik yang semakin
meningkat dan pertumbuhan pasar domestik yangterbatas menjadi
penyebab perlunya perusahaan melakukan peningkatan
ukuranpasarnya keluar negeri. Singapura yang mencatatkan Flextronics
dalam daftar forber 500 tentunya tidak bisa mengharapkan pasar
domestik dengan jumlah penduduk negara ini yang tidak lebih dari
jumlah penduduk Jakarta. Pendapatan perusahaan ini justru didapat dari
pasar asingnya.
2. Pengembalian investasi Pasar yang besar tentunya akan meningkatkan
biaya dalan investasi seperti pabrik dan capital equipment seperti R&D.
Dikarenakan kompetitor akan melakukan imitasi teknologi secara

41
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang
Modul Manajemen Strategi

cepat, perusahaan perlu menutupi kerugian dalam biaya pengembangan


produknya. Untuk itu, pasar internasional diperlukan untuk mempercepat
menghasilkan keuntungan di atas rata-rata atas investasi.

C. LATIHAN SOAL/TUGAS
1. Dalam mengimplementasikan strategi, ada beberapa kemungkinan hasil yang
dapat terjadi, antara lain:
a. Succes
b. Trouble
c. Roulette
d. Failure
Jelaskan maksud dari keempat hasil implementasi strategi tersebut
2. Tuliskan lima dari sepuluh problem yang dihadapi perusahaan dalam
mengimplementasikan strategi menurut Hunger!
3. Implementasi strategi menurut Cetro & Peter harus melaksanakan analisis pada
5 sektor. Tuliskan kelima sektor tersebut!

D. DAFTAR PUSTAKA
1. Agustinus Sri Wahyudi, Manajemen Strategik, Pengantar proses berpikir Strategik, edisi
terbaru.
2. Hargo Utomo Seri Diklat

42
SMT 5, Fak.Manajemen Universitas Pamulang