Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN PASIEN GAWAT

DARURAT
No. Dokumen :
34/SOP.03/PKM.MBS/V/2017
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 1 Mei 2017
Halaman : 1/2
Klinik Pratama
dr. Lydia Kusumadewi
ST. Elisabeth Nita
1. Pengertian Penanganan pasien gawat darurat adalah suatu pertolongan yang cepat
dan tepat pada pasien untuk mencegah kematian maupun kecacatan.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mencegah kematian
dan kecacatan pada penderita gawat darurat, sehingga dapat pulih
seperti sedia kala.
3. Kebijakan Keputusan Kepala Klinik Pratama ST. Elisabeth Nita
No. Tentang Pelayanan Klinis
4. Referensi  Buku Panduan Kursus Bantuan Hidup Jantung Dasar Edisi 2014,
BCLS Indonesia
 Buku Panduan Kursus Bantuan Hidup Jantung Lanjut Edisi 2014,
ACLS Indonesia
 Buku Anvanced Trauma Life Support Edisi 2014, ATLS
Indonesia
 EIMED PAPDI, Kegawatdaruratan Penyakit Dalam, Buku 1
EIMED DASAR, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Indonesia, 2011
 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 514
Tahun 2015 Tentang Panduan Praktek Klinis Di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
5. Prosedur/Langkah – 1. Petugas Medis menerima pasien.
langkah 2. Petugas medis mencuci tangan.
3. Petugas medis menggunakan alat pelindung diri
(handscoon, masker, alas kaki).
4. Petugas medis menempatkan pasien pada tempat yang
disediakan.
5. Petugas medis mengidentifikasi pasien berdasarkan
kegawatdaruratan jika pasien lebih dari satu.
6. Petugas medis mengidentifikasi masalah kesehatan
pasien.
7. Petugas medis menilai kesadaran pasien dengan GCS.
8. Petugas medis mempersiapkan alat-alat yang
dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pasien.
9. Petugas medis mengecek airway dan melakukan
tindakan bila terjadi sumbatan jalan nafas.
10. Petugas medis memperbaiki peredaran darah. Jika ada
perdarahan, petugas melakukan tindakan untuk menghentikan
perdarahan.
11. Petugas medis memasang IV line jika terdapat tanda-
tanda kekurangan cairan pada pasien.
12. Petugas medis (dokter) memberikan obat sesuai
kebutuhan pasien.
13. Petugas medis melakukan Resusitasi Jantung Paru jika
terjadi henti jantung.
14. Petugas medis memastikan pasien bahwa pasien dalam
kondisi stabil.
15. Petugas medis melakukan rujukan ke fasilitas
pelayanan kesehatan yang lebih mampu apabila diperlukan.
16. Petugas medis membuang bahan habis pakai pada
tempat sampah medis.
17. Petugas medis mencuci tangan.
18. Petugas mendokumentasikan kegiatan di dalam rekam
medis pasien.
6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait UGD, Ruang Rawat Inap
8. Dokumen Terkait Rekam Medis.

9. Rekaman Historis No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan


Perubahan

2/2

Anda mungkin juga menyukai