Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM


MELESTARIKAN BUDAYA

DOSEN PENGAMPU
Ma’ruf Kharisma, S.HI.MA

DISUSUN OLEH

Aris Purwadi 047


Nengah Budi Hartane 065
Ilyas Nurahman 018
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
FAKULTAS TEKNIK
TEKNIK MESIN
2019/2020

KATA PENGANTAR

Melalui makalah ini, perkenankanlah saya mengucap puja dan puji kepada Allah
Yang Maha dan Maha Penyayang karena makalah ini dapat diselesaikan tepat
pada waktunya.
Shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, karena beliau
lah kita mempunyai iman yang penuh dengan nikmat.

Makalah ini membahas tentang “Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam


Melestarikan Budaya”. Makalah ini merupakan tugas makalah dari Ilmu Alamiah
Sosial Budaya Dasar. Penyusun menyadari kalau masih banyak kekurangan dalam
makalah ini, oleh sebab itu kritik dan saran sangat berati untuk membangun.

Harapan saya, semoga makalah ini dapat memberikan sumbagan yang berharga ,
dalam upaya kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan untuk itulah, segala
tegur sapa, kritik, dan saran yang bersifat konstruktif akan sangat saya hargai
demi penyempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang.

Demikian makalah ini saya buat, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

2
Penyusun

Tangerang, 5 Januari 2020

DAFTAR ISI

Kata Pengantar…………………………………………………………………ii

Daftar Isi……………………………………………………………………….iii

BAB I PENDAHULUAN………………………………………………….……

1. Latar Belakang…………………………………………………….…iv-v
2. Tujuan………………………………………………………………….vi
3. Sasaran…………………………………………………………………vi

BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………….

1. Kekuatan (strength)………………………………………………….….7
2. Kelemahan (weakness)……………………………………………..…7-8
3. Peluang (opportunity)……………………………………………….…..8
4. Tantangan / Hambatan (Threats)………………………………………..9

BAB III PENUTUP………………………………………………………….…

1. Kesimpulan……………………………………………………………10
2. Saran…………………………………………………………………..10

DAFTAR PUSTAKA………………………………………...…………....…11

3
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Indonesia memiliki banyak kebudayaan, bukan hanya kebudayaan tapi


keaneragaman suku bangsa dan berbagai macam flora dan fauna yang ada
Indonesia. Oleh sebab itu Indonesia dianggap sebagai Negara kesatuan yang
diakui dunia karena memiliki banyak suku dan banyak kebudayaan. Oleh karena
itu kita sebagai warga Negara Indonesia kita harus melestarikan kebudayaan kita
agar terus lestari.

Apa yang anda pikirkan tentang salah satu kebudyaan nasional kebanggaan rakyat
Indonesia ini ? tanggal 2 oktober telah di tetapkan sebagai upaya pemerintah
untuk melestarikan aset budaya kita yang kerap dirampas Negara lain.

Bicara soal kebudayaan, kebudayaan merupakan ciri khas dari beberapa daerah.
Sedangkan kebudayaan nasional merupakan kumpulan dari kebudayaan daerah itu
sendiri. Penyatuan dari unsur-unsur budaya daerah tercemin menjadi satu
kesatuan budaya nasional yang utuh. Jadi dapat dikatakan, budaya nasional adalah
cerminan dari budaya daerah-daerah yang beragam.

Indonesia dengan letak geografi sebagai Negara kepulauan memiliki aneka ragam
adat dan budaya daerah yang tersebar merata diseluruh tanah air. Bentuk geografis
kepulauan ini disatu sisi juga perlu diwaspadai oleh generasi muda akan
pelestarian aneka ragam budayanya.

Bukan hal baru lagi bahwa telah sangat banyak budaya-budaya yang kita miliki
perlahan –peralahan diakui secara sepihak oleh Negara tetangga.

Dan kita sebagai rakyat indonesia yang terkenal dengan sikap ramah tamah dan
sopan santun, ternyata hanya bisa mengelus dada. Lagi-lagi kita tak dapat

4
berkutik. Bahkan ketika pulau kita akhirnya jatuh ke Negara tetangga , kita pun
tak dapat berbuat banyak.

Ada beberapa hal konkrit yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi pencurian
kebudayaan daerah Indonesia oleh Negara tetangga, diantaranya :

1. Mengenali dan bangga akan budaya daerah

Penyakit masyarakat kita terkadang tidak bangga dengan produk dan budaya
sendiri. Kita lebih bangga dengan budaya-budaya impor yang sebenarnya tidak
sesuai dengan budaya kiat sebagai orang timur. Anak-anak kita bahkan terkadang
tidak lagi menenali lagi aneka ragam budayanya.

Budaya daerah banyak yang hilang dikikis zaman oleh sebab kita sendiri yang
tidak mau mempelajari dan melestarikannya. Alhasil kita baru bersuara ketika
Negara lain sukses dan terkenal dengan budaya yang mereka curi secara diam-
diam dari kita.

Sebagai contoh: anak-anak kecil zaman sekaranh saat ditanya soal mainan, tentu
mereka lebih memilih dunia playstation ketimbang mainan tradisional.

2. Kebijakan pemerintah

Bagaimanapun pemerintah memiliki peran cukup strategis dalam upaya


pelestarian kebudayaan daerah tanah air. Pemerintah harus mengimplementasikan
kebijakan-kebijakan yang mengarah pada upaya pelestarian kebudayaan nasional.

Salah satu kebijakan pemerintah yang pantas didukung adalah penampilan


kebudayaan-kebudayaan daerah di setiap even-even akbar nasional. Misalnya tari-
tarian, lagu daerah, dan sebagainya.

Semua itu harus dilakukan sebagai upaya pengenalan kepada generasi muda,
bahwa budaya yang ditampilkan itu adalah warisan dari leluhurnya. Bukan berasal
dari Negara tetangga.

5
Demikian juga upaya-upaya melalui jalur formal pendidikan. Masyarakat harus
memahami dan mengetahui berbagai kebudayaan daerah yang kita miliki.
Pemerintah juga dapat lebih memusatkan perhatian pada pendidikan muatan local
kebudayaan daerah.

2. Tujuan

Tujuan pemerintah dan masyarakat adalah ikut berkontribusi dalam melestarikan


kebudayaan bangsa agar tidak ditinggalkan. Hal ini sangat penting karena zaman
globalisasi membuat masuknya kebudayaan asing ke Indonesia. Jika tetap terus
seperti itu kebudayaan asli Indonesia akan tersingkir oleh budaya asing.

Pemerintah dan masyarakat harus mensosialisasikan kebudayaan Indonesia


kepada generasi muda, agar mereka tahu akan budayanya sendiri dan mau ikut
melestarikannya. Mencagah pencurian kebudayan dari Negara lain.

3. Sasaran

Setelah mengetahui tentang pentingnya melestarikan kebudayaan diharapkan kita


bisa ikut berkontribusi hal tersebut terbagi menjadi beberapa bagian :

 Kita bisa ikut melestarikan kebudayan bangsa kita.


 Memperkenalkan kebudayaan kita kepada Negara lain sebagai daya tarik
wisatawan.
 Masyarakat mempunyai intergritas budaya yang tinggi.
 Memiliki kontribusi dalam melindungi kebudayaannya.
 Lebih cinta budaya sendiri ketimbang budaya luar

6
BAB II

PEMBAHASAN

Analisis Pembahasan Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat dalam melestarikan


kebudayaan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan
internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

1. Kekuatan (strength)
a) Menigkatkan rasa nasionalisme yang tinggi dan cinta akan kebudayaan
sendiri. Dengan cinta akan budaya sendiri, kita bisa melestarikan
kebudayaan kita agar tidak terkikis zaman dan tidak berganti dengan
kebudayaan asing.
b) Menjaga agar kebudayaan kita agar tidak tercuri Negara lain. Terkadang
akibat kita tidak melestariakan kebudayaan kita, hal tersebut dijadikan
celah bagi Negara lain untuk mencuri budaya kita.
c) Adanya tujuan yang jelas dari peraturan Pemerintah mengenai pelestarian
kebudayaan yang diserahkan kepada pemerintah daerah .
d) Meningkatnya apresiasi terhadap aset budaya, termasuk seni. dan
meningkatnya sistem pengelolaan, termasuk sistem pembiayaannya,
sehingga aset budaya dapat berfungsi optimal sebagai sarana edukasi,
rekreasi, dan pengembangan kebudayaan.

2. Kelemahan (weakness)
a) Masyarakat lebih memilih budaya asing ketimbang budaya sendiri.
Derasnya arus globalisasi didunia menyebabkan masuknya budaya asing
kedalam kehidupan masyarakat kita.
b) Rendahnya kesadaran masyrakat dalam melestarikan budayanya,
menyebabkan dinamika sosial, hal ini karena budaya asing tidak cocok
dengan kita yang orang timur.

7
c) Adanya peraturan yang jelas dari pemerintah bukan jaminan untuk segera
terealisasi program tersebut , adanya kendala tentang komunikasi dari
semua pihak maka tujuan utana dari peraturan tersebut akan percuma .
d) Tanpa adanya pemahaman , apresiasi dan komitmen dalam meleestarikan
kebudayaan maka tidak akan timbul kontribusi yang bermanfaat bagi
perkembangan kebudayaan .

3. Peluang (opportunity)
a) Banyaknya pendekatan kebudayaan sebagai wujud rasa cinta tanah air.
Pendekatan budaya yang dimaksud seperti mengunjungi daerah-daerah
budaya Indonesia.
b) Maraknnya atau menjamurnya acara dalam media informasi tetntang
kebudayaan daerahDengan adanya acara – acara atau kegiatan tersebut
secara tidak langsung mampu memperkenalkan budaya antar daerah
sehingga fungsi informasi dan edukasi mampu terwujud kepada
masyarakat luas.

c) Terciptanya stabilitas Negara yang aman yang membuat semakin


berkembangnya kebudayaan bangsa,Kontribusi pemerintah dalam bidang
ini sangatlah besar , dengan peraturan yang ada Pemerintah mampu
mengendalikan stabilitas keamanan & stabilitas ekonomi bangsa.

d) Dengan adanya Perda Otonomi Daerah, kebudayaan daerah mampu


berkembang.Pelestarian kebudayaan tidak lagi tergantung pada Pemerintah
Pusat, PEMDA mampu menunjukkan arah kemana pelestarian
kebudayaanya . Masyarakatpun bisa lebih ikut andil dalam melestarikan
kebudayaannya.

8
4. Tantangan/Hambatan (Threats)
a) Terhambatnya pelestarian Kebudayan oleh Masyarakat hanya karena
masalah materi.
tergantungnya masyarakat pada Aspek materiil mempersempit ruang
pelestarian kebudayaan, masih kurangnya kemampuan ekonomi berakibat
pada penjualan aset kebudayaan bangsa.
b) Dalam berkontribusi melestarikan kebudayaan , kita tidak boleh
kehilangan jati diri, kebudayaan bangsa ini akan terlihat dari karakter
pribadi .
c) Banyaknya konflik yang timbul sebagai akibat salahnya pemahaman antar
kebudayaan.Peran pemerintah disini adalah sebagai polisi kebudayaan
yang mampu menjadi penjaga serta pemersatu jika terjadi kesalahpahaman
tersebut.
d) Menurunnya kualitas pengelolaan kekayaan budaya disebabkan dari
berbagai factor seperti Pengelolaan kekayaan budaya belum sepenuhnya
menerapkan prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance)
sehingga kualitas layanannya kurang optimal.

9
BAB III
PENUTUP

1. Kesimpulan

a) memperkuat jati diri bangsa, pengelolaan keragaman budaya, dan


pengembangan berbagai wujud ikatan kebangsaan merupakan wujud dari
kontribusi masyarakat dan Pemerintah dalam melestarikan kebudayaan.
b) Meningkatkan kemampuan bangsa dalam melestarikan budaya dan untuk
menciptakan keserasian hubungan, baik antarunit sosial dan budaya
maupun antara budaya lokal dan budaya.
c) Kesadaran masyarakat dalam melestarikan kebudayaan , termasuk seluruh
apresiasi yang dilakukan masyarakat dalam melestarikan budaya
merupakan wujud rasa cinta terhadap tanah air.
d) Kontribusi Pemerintah dan masyarakat secara luas adalah saling terkait
dan tidak bisa berjalan sendiri – sendiri.

2. Saran

a) Pemerintah merupakan komando dalam melestarikan kebudayaan


sehingga Pemerintah harus lebih memberikan kesempatan dan
memberikan peluang bagi kebudayaan daerah maupun kebudayaan
nasional.
b) Kebudayaan yang belum berkembang yaitu dengan meningkatkan
perekonomian, pendidikan dan stabilitas nasional, selain itu kerjasama
antar Negara juga diperlukan guna memperkenalkan kebudayaan bangsa.
c) Masyarakat adalah cermina dari suatu bangsa , suatu bangsa akan dihargai
dengan kebudayaannya.
d) kita sebagai Masyarakat hendaknya selalu menjag dan ikut
mempertahankan kebudayaan agar tidak dicuri Negara lain.

10
DAFTAR PUSTAKA

www.anneahira.com/kebudayaan-daerah

https://www.academia.edu/11983858/Isbd_1

https://www.slideshare.net/BabyHenry/kontribusi-pemerintah-dan-masyarakat-
dalam-melestarikan-kebudayaan-33457252

11