Anda di halaman 1dari 13

KUMPULAN SOAL KODE ETIK PSIKOLOGI

2PA25

I. Hati Nurani (Kelompok 1)


1. Tingkat ini disebut “tingkat otonom” atau “tingkat berprinsip” (principled level). Pada
tingkat ini hidup moral dipandang sebagai penerimaan tanggung jawab pribadi atas
dasar prinsip-prinsip yang dianut dalam batin.

Penjelasan diatas termasuk kedalam tingkat?

a. Tingkat Prakonvensional

b. Tingkat Konvensional

c. Tingkat Pascakonvensional

d. Tingkat Prasosial
2. Kebudayaan dimana pengertian seperti “hormat”, “reputasi”, “nama baik”, “status”,
“prestise”, “pamor” “pesona”, dan “gengsi” sangat ditekankan. Disebut kebudayaan….
a. Shame Culture
b. Guilt Culture
c. Culture Shock
d. Sin Culture
3. Ucapan hati Nurani pada umumnya bersifat intuitif, artinya….
a. Memberi jawaban atas pertanyaan “apa yang harus saya lakukan?”
b. Berkaitan erat dengan pribadi bersangkutan
c. Melihat ke masa depan dan menilai perbuatan kita yang akan datang
d. Langsung menyatakan “ini baik dan terpuji atau buruk itu buruk dan tercela”
4. Orang yang melanggar prinsip-prinsip hati nurani ini akan mengalami penyesalan yang
mendalam atau disebut juga?
a. Remorse
b. Guilty
c. Flame
d. Shame
5. Kohlberg tentang perkembangan kesadaran moral, terdapat enam tahap dalam
perkembangan moral. Tingkat Pasca konvensional terjadi pada tahapan ke?
a. Tahapan 1 dan Tahapan 2

b. Tahapan 3 dan Tahapan 4

c. Tahapan 5 dan Tahapan 6

d. Tahapan 7 dan Tahapan 8

II. Kebebasan dan Tanggung Jawab (kelompok 2)


1. Bentuk kebebasan sosial politik terbagi menjadi dua, yaitu...
a. Kebebasan rakyat vs kekuasaan absolut dan kemerdekaan vs kesewenang-wenangan
b. Kemerdekaan vs kekuasaan absolut dan kebebasan rakyat vs kolonialisme
c. Kebebasan rakyat vs kekuasaan absolut dan kemerdekaan vs kolonialisme
d. Kemerdekaan vs kesewenang-wenangan dan kebebasan rakyat vs kolonialisme

2. Bentuk kebebasan individual tertinggi adalah...


a.Kesewenang-wenangan
b.Kebebasan eksistensial
c.Kebebasan yuridis
d. Kebebasan fisik

3. Tokoh yang mengatakan bahwa kebebasan adalah hubungan antara “aku konkret” dan
perbuatan yang dilakukannya adalah....
a. Augustinus
b. Adam Smith
c. Henri Bergson
d. Kohlberg

4. Tanggung jawab atas perbuatan yang akan mendatang disebut....


a. Tanggung jawab langsung
b. Tanggung Jawab Tak Langsung`
c. Tanggung Jawab Prospektif
d. Tanggung Jawab Retrospektif

5. Batas-batas kebebasan ada 4, yaitu...


a. Kebebasan fisik, kebebasan moral, kebebasan yuridis, kebebasan ekstensial.
b. Kebebasan moral, kebebasan negatif, kebebasan positif, kebebasan ekstensial.
c. Faktor dari dalam, lingkungan, kebebasan orang lain, generasi mendatang.
d. Faktor dari dalam, generasi mendatang, kebebasan determinisme, kebebasan moral.

III. Nilai dan Norma (Kelompok 3)

1. Apa pengertian dari nilai moral..


a. Nilai-nilai yang terkait dengan tindakan manusia baik serta buruk yang
memandu kehidupan manusia secara umum.
b. Sesuatu yang baik, menyenangkan, dan berkonotasi positif.
c. Kebiasaan umum atau aturan yang menjadi pedoman perilaku yang sudah ada dalam
suatu kelompok masyarakat.
d. Perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, atau emosi.
2. Norma moral harus berlaku dimana-mana, maka norma moral bersifat..
a. Relatif dan tidak mutlak.
b. Absolut dan universal.
c. Mengikat dan tetap.
d. Tidak absolut dan tidak universal.
3. Berikut ciri-ciri dari nilai moral yang tepat adalah..
a. Tidak berkitan dengan tanggung jawab, berkaitan dengan emosi, bersifat non formal,
tidak absolut.
b. Berkaitan dengan tanggung jawab, tidak bersifat formal, absolut.
c. Bersifat absolut, tidak berkaitan dengan tanggung jawab, tidak berkaitan dengan hati
nurani.
d. Berkaitan dengan tanggung jawab, berkaitan dengan hati nurani, mewajibkan,
bersifat formal.
4. Dalam relativisme moral tidak tahan uji, kebudayaan yang berbeda dan perjumpaan
dengan budaya lain sering mengakibatkan shock culture. Penyebab terjadinya shock
culture adalah..

a. Karena orang mengalami bahwa berlakunya nilai dan norma moral yang
berbeda.

b. Kodrat menjadi dasar dari nilai dan norma tidak bisa diubah.

c. Norma moral berlaku hanya untuk beberapa orang atau kelompok saja.

d. Kebiasaan menjadi dasar dari nilai dan norma akan berubah mengikuti kebiasaan.

5. Seandainya relativisme moral itu benar, maka tidak mungkin terjadi kemajuan di
bidang moral. Kemajuan terjadi bila..

a. Kita berhak mengkritik masyarakat lain yang menggunakan norma – norma moral
yang kita tolak.

b. Memperhatikan kaidah – kaidah moral suatu masyarakat untuk mengukur baik


tidaknya perilaku manusia dalam masyarakat.

c. Cara bertingkah laku buruk diganti dengan cara bertingkah laku baik.
d. Kita harus bersikap toleransi terhadap perbedaan – perbedaan budaya yang ada.

IV. Hak dan Kewajiban (Kelompok 4)


1. Seseorang bebas melakukan atau memiliki sesuatu dan orang lain tidak boleh
menghindarkan atau menghilangkan hak tersebut adalah pengertian dari

a. hak legal

b. hak umum

c. hak negatif

d. hak individu

2. Berapa jumlah jenis-jenis hak?

a. 1

b. 3

c. 5

d. 9

3. Hak moral bersifat

a. Umum

b. Individu

c. Legal

d. Sosial

4. Jika kita meminjam Rp. 10.000 dari orang lain dengan janji akan mengembalikan dalam
dua hari, maka orang lain mendapat hak yang dimiliki orang lain adalah contoh dari hak

a. Hak moral

b. Hak sosial

c. Hak individual

d. Hak Khusus

5. Sesuatu yang harus kita laksanakan yang apabila sesuatu ini kita tidak kita laksanakan
maka kita akan mendapat hukuman atau dosa. Pengertian dari

a. Hak

b. Kewajiban
c. Sosialisasi

d. Peraturan

V. Menjadi Manusia yang Baik (Kelompok 5)


1. Iman kepercayaan, pengharapan, dan cinta kasih merupakan keutamaan teologis yang
di kemukakan oleh...
a. Plato
b. Frankena
c. Aristoteles
d. Thomas Aquinas

2. Dalam Concise Oxford Dictionary (1974) ethos disifatkan sebagai characteristic spirit
of community, people or system, yang artinya yaitu..
a. Suasana khas yang menandai suatu individu di sertai ethos kerja dan ethos profesi.
b. Suasana khas yang menandai suatu individu yang meliputi ethos profesi.
c. Suasana khas yang menandai suatu kelompok, bangsa atau sistem. Yang
meliputi ethos kerja dan ethos profesi.
d. Suasana khas yang menandai suatu kelompok, bangsa atau sistem yang relevan.

3. Menurut Aristoteles kebijaksanaan merupakan keutamaan...


a. Pokok
b. Moral
c. Intelektual
d. Teologis

4. Menurut W.K Frankena, ada dua keutamaan pokok, yaitu..


a. kebaikan hati (benevolence) dan keadilan.
b. Kebijaksanaan dan keberanian
c. Pengendalian diri dan keadilan
d. Kebaikan hati (benevolence) dan kebijaksanaan

5. Keutamaan adalah suatu disposisi, yang artinya..


a. Suatu kecendrungan yang tetap
b. Suatu kecendrungan berubah-ubah
c. Suatu kecendrungan berpindah - pindah
d. Suatu kecendrungan yang massive

VI. Teori-Teori Etika (Kelompok 6)

1. Prinsip ini berarti tidak menimbulkan bahaya atau cidera fisik dan psikologis pada
klien, merupakan prinsip etika profesional psikolog yang termasuk...
a. Being faithful
b. Pursult of excelent
c. Doing no harm
d. Respecting autonomy

2. Dibawah ini yang termasuk contoh sikap dari prinsip profesionalisme psikolog dalam
menghormati otonomi (respecting autonomy) adalah...
a. klien berhak menentukan tindakan-tindakan baru yang dapat dilakukan atas
persetujuan dirinya.
b. Pendapat psikolog dalam memberikan pelayanan tidak dapat diterima oleh klien dan
keluarganya sehingga jika dipaksakan dapat merugikan klien.
c. Seorang psikolog merahasiakan segala bentuk data terkait dengan data survei yang
bersifat pribadi (tidak dipublikasikan)
d. Seorang psikolog memberikan pelayanan yang terbaik dalam usaha penyembuhan
pencegahan tanpa merugikan masyarakat.

3. Yang termasuk ke dalam prinsip profesionalisme psikolog bertindak baik hati adalah...
a. Dita merasa nyaman ketika bercerita ke psikolog
b. setelah pergi ke psikolog, nay merasa lebih percaya diri dalam menentukan suatu
pilihan
c. nian merasa senang ketika bercerita kepada psikolog karena tidak ada diskriminasi
d. psikolog itu selalu merapikan hasil pemeriksaan kliennya di lemari pribadinya

4. Yang termasuk ke dalam prinsip profesionalisme psikolog menghargai otonomi


adalah..
a. dita merasa nyaman ketika bercerita ke psikolog
b. setelah pergi ke psikolog, nay merasa lebih percaya diri dalam menentukan
suatu pilihan
c. nian merasa senang ketika bercerita kepada psikolog karena tidak ada diskriminasi
d. psikolog itu selalu merapikan hasil pemeriksaan kliennya di lemari pribadinya

5. Apa yang dimaksud dengan nilai profesionalisme psikolog bertindak adil?


a. klien berhak untuk memilih keputusannya sendiri
b. membangun hubungan yang membuat klien merasa aman
c. psikolog harus mempertimbangkan kemungkinan konsekuensi atas setiap
tindakannya
d. orang lain harus diperlakukan seperti kita ingin diperlakukan dalam keadaan
serupa

VII. Integritas ( Kelompok 7)

1. Suatu sikap yang merujuk pada konsistensi antara tindakan dengan nilai-nilai dan
prinsip kebaikan serta ucapan merupakan pengertian dari ...
a. Intelegensi
b. Integritas
c. Integrasi
d. Etika

2. Dalam etika, integritas diartikan sebagai...


a. Kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang
b. Kemampuan yang memancarkan kewibawaan
c. Orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan
d. Seseorang yang mencari informasi secara valid berdasarkan data

3. Sebagai seorang psikolog seharusnya menghindari perilaku nonetik agar..


a. Tidak salah informasi
b. Menjadi psikolog yang baik
c. Integritas sebagai psikolog tetap terjaga
d. Dianggap kompeten

4. Psikolog yang memanfaatkan data diri klien nya untuk kepentingan pribadi & tanpa
persetujuan klien nya terlebih dahulu merupakan perilaku nonetik psikolog yang..
a. Psikolog yang eksploitatif
b. Psikolog yang tidak kompeten
c. Psikolog yang tergelincir
d. Psikolog yang tidak bertanggung jawab

5. Psikolog yang membuat kesalahan, namun tidak dapat mempertanggung jawabkan


kesalahannya atau tidak merasa perbuatannya salah & malah mencari alasan untuk
membenarkan tindakannya merupakan perilaku nonetik psikolog yang..
a. Psikolog yang bertanggung jawab
b. Psikolog yang penakut
c. Psikolog yang pendendam
d. Psikolog yang merasionalisasi

VIII. Sistem Filsafat Moral (Kelompok 8)

1. Dalam Filsafat Moral terdapat beberapa pandangan tentang etika yang


pernah dikemukakan dan berpengaruh terus sampai sekarang, kecuali :
a. Hedonisme
b. Eudemonisme
c. Utilitarianisme
d. Aktualisme

2. Menurut kodratnya manusia selalu mencari kesenangan, dalam bahasa


yunani kesenangan diartikan sebagai?
a. Hedonisme
b. Eudemonisme
c. Utilitarianisme
d. Deontologi

3. Dalam utilitarianisme, seorang filsuf inggris mengeluarkan buku yang


berjudul “Introduction to the Principles of Morals and Legislation” tahun
1789. Filsuf yang mengeluarkan buku tersebut adalah.…
a. Sigmund Freud
b. Immanuel Kant
c. John Stuart Mill
d. Jeremy Bentham]

4. Makna terakhir hidup manusia adalah kebahagiaan, tetapi kalau semua


orang mudah menyepakati kebahagiaan sebagai tujuan terakhir manusia itu
belum memecahkan semua kesulitan, karena dengan kebahagiaan mereka
mengerti banyak hal yang berbeda-beda. Hal tersebut merupakan tujuan
tertinggi terminologi modern dalam eudemonisme menurut pandangan….
a. Jeremy Bentham
b. Aristoteles
c. Immanuel Kant
d. John Stuart Mill

5. W.D Ross menyusun sebuah daftar kewajiban yang semuanya merupakan


kewajiban prima facie. Manakah yang bukan merupakan kewajiban prima
facie?
a. Kewajiban bertindak
b. Kewajiban kesetiaan
c. Kewajiban ganti rugi
d. Kewajiban terima kasih

IX. Masalah Etika Terapan (Kelompok 9)

1. Mengapa etika bisnis dan etika politik termasuk ke dalam etika terapan?
a. Karena termasuk ke dalam satu bidang yang sama
b. Karena dapat disorot untuk membahas suatu profesi atau masalah
c. Karena dapat meninggalkan sudut pandang yang terbatas
d. Karena termasuk ke dalam satu jenis etika dasar yang sama

2. Usaha pembahasan tentang tema yang sama oleh berbagai ilmu, sehingga semua ilmu
memberikan sumbangannya di samping yang lain disebut…
a. Pendekatan interdisipliner
b. Pendekatan internalistik
c. Pendekatakan multiknowledge
d. Pendekatan multidispliner

3. Uraian-uraian tentang etika terapan kerapkali disertakan dengan…


a. Pemecahan kasus
b. Pembahasan kasus
c. Pemecahan masalah
d. Pertanggung jawab

4. Salah satu syarat mutlak yang harus di laksanakan dalam membuat kode etik profesi
yaitu…
a. Dibuat oleh profesi semdiri dan harus di awasi terus menerus
b. Para pekerja tidak wajib mengikuti aturan kode etik
c. Membuat kode etik bersama dalam rangka memanfaatkan situasi
d. Membuat tanpa rancangan yang jelas

5. Dibawah ini, kecuali manfaat teknologi pada zaman sekarang adalah…


a. Membantu masalah-masalah etis yang tidak pernah terduga sebelumnya
b. Membantu dalam pekerjaan sehari-hari
c. Menjadikan generasi di zaman sekarang menjadi lebih baik
d. Merugikan kehidupan manusia

X. Organisasi Profesi ISPSI/HIMPSI (Kelompok 10)

1. HIMPSI merupakan singkatan dari..


a. Himpunan Psikolog Indonesia
b. Himpunan Sosiologi Indonesia
c. Himpunan Psikologi Indonesia
d. Himpunan Sarjana Psikologi
2. Sebelum berubah menjadi HIMPSI, organisasi profesi psikologi di Indonesia adalah..
a. IkPsi
b. ISPsi
c. Himpsi
d. Fpsi

3. ISPsi adalah organisasi psikologi yang merupakan kepanjangan dari..


a. Ikatan Sarjana Psikologi
b. Ikatan Sosialisasi Psikologi
c. Ikatan Sarjana Psikologi Indonesia
d. Ikatan Strata Psikologi

4. Organisasi profesi psikologi di Indonesia, didirikan di Jakarta pada tanggal.


a. 11 Juni 1959
b. 11 Juli 1959
c. 12 Juni 1958
d. 12 Juli 1959

5. Sejalan dengan perubahan sistem pendidikan tinggi di Indonesia, melalui Kongres Luar
Biasa ISPsi diubah menjadi HIMPSI pada tahun.. di..
a. 1990 di Jakarta
b. 1997 di Yogyakarta
c. 1998 di Yogyakarta
d. 1998 di Jakarta

XI. Kewenangan sebagai calon sarjana psikologi dan menjadikan kode etik
sebagai panduan dalam menerapkan ilmu di masyarakat (Kelompok 11)

1. HIMPSI berasaskan ... dan berlandaskan ...


a. Perda
b. Pancasila & UUD
c. RUU
d. UUDS

2. Di bawah ini yang merupakan tujuan HIMPSI, kecuali…


a. Sebagai organisasi perhimpunan Psikologi yang mampu meningkatkan kualitas
masyarakat Indonesia di berbagai dimensi kehidupan melalui pendekatan
psikologi.
b. Mengembangkan Psikologi sebagai ilmu dan profesi yang seluas-luasnya dan
bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.
c. Menerapkan Psikologi yang selaras dengan realitas keberagaman kehidupan
masyarakat Indonesia.
d. melindungi anggota dalam menjalankan kegiatan profesi dan keilmuan berdasarkan
Kode Etik Psikologi Indonesia.

3. Di bawah ini yang menjadi Kewajiban Anggota biasa dan Luar biasa adalah…
a. Menyampaikan pendapat baik lisan atau tertulis kepada pengurus
b. Memiliki ijin bekerja di Indonesia
c. Memperoleh pembinaan dan peningkatan kompetensi keilmuan dan profesional
anggota
d. Melunasi iuran anggota setiap tahun tepat waktu

4. Anggota HIMPSI dapat diberhentikan apabila melakukan pelanggaran atas kewajiban


yang telah ditetapkan organisasi. Jenis pelanggaran yang dimaksud, ialah...
a. Peraturan HIMPSI
b. Pelanggaran kode etik
c. Jawaban B dan D betul
d. Pelanggaran norma dan aturan organisasi

5. Dalam keanggotaan HIMPSI, terdiri atas ...


a. Anggota Biasa, Anggota Luar Biasa, Anggota Kehormatan
b. Pengurus Wilayah
c. Pengurus Asosiasi
d. Psikolog

XII. Macam-macam Kode etik Psikologi di Indonesia dan Amerika (Kelompok


12)

1. Prinsip kode etik psikologi menurut HIMPSI adalah ...


a. Standar Moral dan Hukum Dalam hal perilaku yang menyangkut moral dan etik,
serta legal psikolog mengakuinya sebagai masalah pribadi yang sama dengan warga
lainnya.
b. Pertanyaan Publik Pertanyaan public pengumuman mengenai pelayanan dan
aktivitas promosional untuk membantu public pelanggan dalam membuat pilihan
dan penilaian dilandasi informasi yang memadai.
c. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi menghormati martabat setiap orang
serta hakhak individu akan keleluasaan pribadi, kerahasiaan dan pilihan
pribadi seseorang.
d. Konfidensialitas Perlindungan atas informasi mengenai seseorang yang telah
didapat psikolog dari proses mengajar, praktik, atau investigasi merupakan
kewajiban utama psikolog. Informasi semacam itu tidak dikomunikasikan kepada
orang lain, jika memang tidak penting.

2. Prinsip kode etik psikologi menurut APA adalah ...


a. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi harus menekankan pada hak asasi manusia
dalam melaksanakan layanan psikologi.
b. Standar Moral dan Hukum Dalam hal perilaku yang menyangkut moral dan
etik, serta legal psikolog mengakuinya sebagai masalah pribadi yang sama
dengan warga lainnya.
c. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi menyadari bahwa diperlukan kehatihatian
khusus untuk melindungi hak dan kesejahteraan individu atau komunitas yang
karena keterbatasan yang ada dapat mempengaruhi otonomi dalam pengambilan
keputusan.
d. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi menghormati martabat setiap orang serta
hakhak individu akan keleluasaan pribadi, kerahasiaan dan pilihan pribadi
seseorang.

3. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi memahami bahwa kejujuran dan


ketidakberpihakan adalah hak setiap orang. Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi
menggunakan penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,
merupakan prinsip kode etik psikologi menurut himpsi...
a. Profesional
b. Manfaat
c. Integritas dan sikap ilmiah
d. Penghormatan pada harkat martabat manusia

4. Psikolog dan Ilmuwan Psikologi selalu melandaskan diri pada nilai-nilai tersebut dalam
kegiatannya pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian diri serta pelayanan dalam
rangka meningkatkan pengetahuan tentang perilaku manusia, baik dalam bentuk
pemahaman bagi dirinya maupun pihak lain, serta memanfaatkan pengetahuan dan
kompetensinya bagi kesejahteraan umat manusia. Merupakan pokok-pokok pemikiran
menurut...
a. Kode etik apa
b. Kode etik amerika
c. Kode etik psikologi indonesia
d. Kode etik

5. Perbedaan antara Kode Etik APA dengan HIMPSI yang paling tepat adalah....
a. Dalam Kode Etik HIMPSI, terdapat pasal manipulasi penelitian, sedangkan
dalam Kode Etik APA tidak. Mungkin karena di Indonesia banyak Plagiat
b. Kode Etik APA menjelaskan tentang batasan Kompetensi, sedangkan HIMPSI
tidak
c. Dalam pasal Konflik Kepentingan; APA lebih rinci dan jelas dari HIMPSI
d. Dalam Kode Etik APA terdapat pasal Psikologi Forensik.