Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Disusun Oleh:

Kelompok 7
1. Ardi Nur Hanafi (A1D120083)
2. Dimas Dwi Dinata (A1D120089)
3. Elsa Rahayu Setianingsih (A1D120109)

UNIVERSITAS NEGERI JAMBI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDINDIKAN
PENDINDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
2020/2021
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul
Perkembangan Peserta Didik ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi
tugas mata kuliah perkembangan Peserta Didik. Selain itu, makalah ini juga
bertujuan untuk menambah wawasan tentang hakikat perkembangan peserta didik
bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Silvina Noviyanti, S.Pd.,


M.Pd., selaku dosen mata kuliah Perkembang Peserta Didik yang telah memberikan
tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan
bidang studi yang kami tekuni.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
ini. Kami menyadari, makalah yang kami tulis ini masih jauh dari kata sempurna.
Oleh karena itu, kami memohon maaf apablia masih banyak terdapat kesalahan.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat.

Jambi, 4 Februari 2021

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................. i

DAFTAR ISI ................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ......................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah .................................................................................... 1

C. Tujuan ....................................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

A. Hakikat dan Makna Perkembagan Peserta Didik ..................................... 2

B. Perbedaan dan Persamaan antara Pertumbuhan Dan Perkembangan ....... 3

C. Tahapan Perkembangan Perserta Didik .................................................... 4

BAB III PENUTUP

Simpulan ....................................................................................................... 7

Saran .............................................................................................................. 7

DAFTAR PUSTAKA

ii
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perkembangan dan pertumbuhan peserta didik merupakan hal yang penting


untuk kita pelajari dan kita pahami selaku calon pendidik. Banyak para pendidik
yang belum memahami perkembangan - perkembangan peserta didik. Sehingga
masih ada pendidik yang menerapkan sistem pembelajaran tanpa melihat
perkembangan Peserta didiknya. Hal ini akan berakibat adanya ketidakseimbangan
antara sistem pembelajaran dengan perkembangan peserta didik yang akan
menyulitkannya mengikuti sistem pembelajaran yang ada.

Untuk mengembangkan potensi pesrta didik dan menciptakan generasi -


generasi masa depan yang berkualitas, maka diperlukan adanya pemahaman
tentang perkembangan dan pertumbuhan peserta didik. Dengan demikian, sebagai
pendidik kita diharuskan mengetahui dan memahami perkembangan dan
pertumbuhan peserta didik.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang didapat yaitu:

1. Apakah hakekat dan makna dari perkembangan peserta didik?


2. Apakah perbedaaan dan persamaan dari perkembangan dan pertumbuhan?
3. Bagimana tahapan perkembangan peserta didik?

C. Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penulisan makalah ini yaitu:

1. Mengetahui hakekat dan makna perkembangan peserta didik.


2. Mengetahui perbedaan dan persamaan dari perkembangan dan
pertumbuhan.
3. Mengetahui tahapan perkembangan peserta didik.

1
BAB II PEMBAHASAN

A. HAKIKAT DAN MAKNA PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Perkembangan adalah bertambah kemampuan atau skill dalam struktur dan


fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola teratur dan dapat diramalkan sebagai
hasil proses pematangan. Perkembangan menyangkut adanya proses pematangan
sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ, dan sistem organ yang berkembang
dengan menurut caranya, sehingga dapat memenuhi fungsinya.

Menurut Santrok dan Yussen (1992) perkembangan adalah pola gerakan


atau perubahan yang dimulai pada saat terjadi pembuahan dan berlangsung terus
selama siklus kehidupan. Hurlock (1980: 2) menyatakan perkembangan sebagai
rangkaian perubahan progesif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan
dan pengalaman. Daele sebagaimana dikutip Hurlock (1980: 2) menyatakan
“perkembangan berarti perubahan secara kualitatif.” Berkembang merupakan salah
satu perubahan organisme ke arah kedewasaan dan biasanya tidak bisa diukur oleh
alat ukur. Contohnya pematangan sel ovum dan sperma atau pematangan hormon-
hormondalam tubuh.

Hasan (2006: 13) menyatakan perkembangan berarti segala perubahan


kualitatif dan kuantitatif yang menyertai pertumbuhan dan proses kematangan
manusia. Perkembangan merupakan proses menyeluruh ketika individu
beradapatasi dengan lingkungannya. perkembangan terjadi sepanjang kehidupan
manusia dengan tahapan-tahapan tertentu. Perkembangan manusia dimulai sejak
masa bayi sampai usia lanjut.

Hal senada juga dijelaskan Hurlock (1980: 3) bahwa pada dasarnya dua
proses perkembangan yaitu pertumbuhan atau evolusi dan kemunduran atau
involusi terjadi secara serentak dalam kehidupan manusia. Namun demikian kedua
proses ini tidak pernah berhenti sepanjang kehidupan manusia. Pada saat anak-anak
pertumbuhan fisik menjadi primadona pertumbuhan dibandingkan bagian lainnya,

2
tetapi pada usia lanjut kemunduran fisik dan perubahan alam pikiran lebih banyak
berubah daripada yang lain.

B. PERBEDAAN DAN PERSAMAAN ANTARA PERTUMBUHAN DAN


PERKEMBANGAN

Dalam pengkajian Perkembangan Individu ini ada dua istilah yang sering
muncul, pertama perkembangan (development) dan kedua adalah pertumbuhan
(growth). Istilah perkembangan dititikberatkan pada aspek-aspek yang bersifat
psikis (kualitatif), sedangkan pertumbuhan dipakai untuk perubahan-perubahan
yang bersifat fisik (kuantitatif). Antara fisik dan psikis ini saling berkaitan dalam
menelaah kehidupan manusia.

Pertumbuhan dan perkembangan kadang-kadang masih kabur


pengertiannya dan sukar dibedakan. Biasanya istilah-istilah itu digunakan untuk
menjelaskan adanya perubahan yang bersifat progresif namun sifatnya berbeda.
Secara lebih rinci, perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan adalah :

a) Pertumbuhan (Growth) : cenderung lebih bersifat kuantitatif dan berkaitan


dengan aspek fisik.

Contoh :

1. Ukuran berat dan tinggi badan , ukuran dimensi sel tubuh, umur tulang
(yang bisa diukur)
b) Perkembangan (Development): cenderung lebih bersifat kualitatif,berkaitan
dengan pematangan fungsi organ individu.

Contoh:

1. Bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih


kompleks dalam pola yang teratur, misalnya dalam perkembangan bahasa,
emosi, intelektual, perilaku
2. Perkembangan periode bayi sampai anak. Kita melihat bahwa bayi dan anak
berbeda sebagai hasil dari pertumbuhan, tetapi disini juga terdapat
perubahan struktur dan bentuk. Jadi, bentuk bayi tidak sama dengan bentuk

3
anak (bentuknya bukan bentuk bayi dalam ukuran besar). Untuk perubahan
strukturnya yaitu secara berproses melalui kematangan dan belajar, tangan
anak sudah bisa digunakan untuk makan sendiri.

Tabel 1. Perbedaan Perkembangan dan pertumbuhan

Perkembangan Pertumbuhan
Perkembangan berkaitan dengan Pertumbuhan merujuk kepada
organisma sebagai keseluruhan perubahan khususnya aspek fisik
Perkembangan merujuk pada Pertumbuhan merujuk kepada
kematangan struktur dan fungsi perbubahan dalam ukuran yang
menghasilkan pertumbuhan sel atau
peningkatan hubungan antar sel
Perkembangan merujuk perubahan Pertumbuhan merujuk kepada
kuantitatif dan kualitatif perubahan kuantitatif
Perkembangan merupakan proses Pertumbuhan tidak berlangsung
yang berkelanjutan seumur hidup
Perkembangan mungkin terjadi tanpa Pertumbuhan mungkin membawa atau
pertumbuhan tidak membawa perkembangan

Persamaan antara perkembangan dan pertumbuhan tidak sebanyak


perbedaannya. Perkembangan dan pertumbuhan memiliki persamaan yaitu
perkembangan dan pertumbuhan saling berintegrasi atau berhubungan antara satu
dengan lainnya, saling melengkapi serta berjalan beriringan.

C. TAHAPAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Perkembangan perserta didik memiliki tahapan dalam perkembangannya.


Hurlock (1980) menyatakan membagi tahap perkembangan menjadi 10 tahap yaitu:

a) Periode Pranatal
Periode pranatal dimulai sejak terjadi proses pembuahan (konsepsi)
sampai anak terlahir ke dunia. Pada masa itu terjadi pertumbuhan dan

4
perkembangan fisik dan psikhis yang sangat penting bagi seorang anak.
Jenis kelamin anak dan bentuk fisik telah ditentukan sejak anak berada
dalam kandungan.
b) Masa Bayi Baru Lahir
Masa bayi baru lahir dimulai dari hari pertama kelahiran sampai dua
minggu setelah kelahiran. Masa ini ditandai dengan lepasnya tali pusat bayi.
c) Masa Bayi
Masa bayi dimulai dua minggu setelah kelahiran sampai usia dua
tahun. Pada masa anak mulai belajar duduk, merangkak, berdiri, berjalan,
dan berlari. Anak juga mulai berkomunikasi dengan caranya sendiri dengan
orang-orang di sekitarnya.
d) Masa Anak-anak Awal
Masa anak-anak awal dimulai dari usia dua tahun sampai enam
tahun. Masa ini dipandang sebagai awal bagi kehidupan anak.
e) Masa Anak-Anak Akhir
Masa anak-anak akhir dimulai dari enam sampai tigabelas tahun.
Masa ini dipandang sebagai anak sekolah dasar.
f) Masa Puber
Masa puber dimulai dari usia empat belas tahun sampai limabelas
tahun. Masa ini dipandang sebagai awal memasuki masa remaja.
g) Masa Remaja
Masa remaja dimulai dari usia limabelas sampai delapan belas
tahun. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak menjadi dewasa.
h) Masa Dewasa Dini
Masa dewasa dini dimulai dari usia delapan belas sampai empat
puluh tahun.
i) Masa Dewasa Madya
Masa dewasa madya dimulai dari usia empat puluh sampai enam
puluh tahun.
j) Masa Usia Lanjut

5
Masa usia lanjut dimulai dari usia enam puluh tahun sampai akhir
hayat.

Dan juga terdapat pendapat lain yang dikemukakan oleh Rousseau (Crain,
2007: 17-19) membagi tahap perkembanganmanusia menjadi empat tahap, yaitu:

a) Masa Bayi (usia dari nol sampai dua tahun)


Bayi mengalami dunia langsung lewat indranya. Mereka tidak
mengetahui ide atau pemikiran apapun, mereka hanya merasakan panas,
dingin, enak atau sakit. Mereka menggunakan gramatika sendiri ketika
berkomunikasi dengan orang dewasa. Mereka memperbaiki pengertian
mereka sendiri meskipun orang lain tidak memperbaikinya.
b) Masa Kanak-kanak Awal (usia dua sampai duabelas tahun)
Masa ini dimulai ketika anak mulai memiliki independensi baru.
Mereka sudah bisa berjalan, berbicara, makan sendiri, dan berlari ke sana
kemari. Anak masih melekatpada hal-hal yang konkrit. Mereka
belummampu memahami hal-hal yang bersifat abstrak. Pemikiran mereka
masih terbatas pada hal-hal yang bersifat pra operasional dan operasional
konkrit.
c) Masa Kanak-kanak Akhir (usia duabelas sampai limabelas tahun)
Masa ini transisi masa anak ke masa dewasa. Anak berada pada
tahap prasosial, di mana anak hanya memperhatikan apa yang berguna bagi
dirinya sedikit saja dari mereka yang memiliki kepedulian terhadap menjaga
hubungan dengan orang lain.
d) Masa Dewasa (usia limabelas sampai akhir hidup)
Pada masa ini anak mulai merasa malu berhadapan dengan lawan
jenis karena kesadarannya terhadap perasaan seksual yang mulai meningkat.
Mereka lebih membutuhkan orang lain. Kognitif mereka juga berkembang.
Mereka mulai memahami konsep-konsep yang abstak.

6
BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

Perkembangan adalah bertambah kemampuan atau skill dalam struktur dan


fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola teratur dan dapat diramalkan
sebagai hasil proses pematangan. Perkembangan tidak lepas dari pertumbuhan
walaupun perkembangan dan pertumbuhan memiliki banyak perbedaan
perkembangan selalu berjalan beriringan serta berintregasi dengan pertumbuhan.

B. SARAN

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Hal
ini karena keterbatasan dari berbagai aspek. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar dapat nemperbaiki
kekurangan makalah ini dan semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua.

7
DAFTAR PUSTAKA
Izzaty, rita eka. dkk. 2007. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: Universitas
Negri Yogyakarta
Sumantri, Mulyani.2014. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas
Terbuka.
Sit, Masganti. 2012. Perkembangan Peserta Didik. Medan: Perdana Publishing

Anda mungkin juga menyukai