Anda di halaman 1dari 2

Kegiatan 

pendidikan di UT dilaksanakan dengan menggunakan sistem kredit dan waktu


penyelenggaraannya diatur dengan menggunakan sistem semester. Dalam sistem kredit,
perencanaan, penyusunan, dan pelaksanaan program pendidikan menggunakan kredit
sebagai tolok ukur beban pendidikan terutama yang menyangkut beban studi mahasiswa.
Sistem Semester
Sistem semester adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan dengan
menggunakan satuan waktu terkecil setengah tahun yang disebut satu semester. Semester
adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 18-20 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal
lainnya, berikut kegiatan iringannya termasuk 2-3 minggu penilaian.
Sistem Kredit
Sistem kredit adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan
Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja
dosen, dan beban penyelenggaraan program. Dalam sistem kredit, beban studi yang harus
diselesaikan oleh mahasiswa pada suatu jenjang studi dinyatakan dalam bentuk sejumlah
kredit. Misalnya, jika kalian memilih program D-1, jumlah kredit yang harus kalian tuntaskan
adalah 40-50 SKS. Sementara itu, jika kalian memilih program S-1, jumlah kredit yang harus
kalian penuhi sebagai syarat kelulusan adalah 144-160 SKS.
Berdasarkan adanya perbedaan minat, bakat, dan kemampuan antara mahasiswa yang satu
dengan yang lain, maka baik cara dan waktu untuk menyelesaikan beban studi maupun
komposisi kegiatan studi untuk memenuhi beban studi yang diwajibkan tidak harus sama
bagi setiap mahasiswa, meskipun mereka duduk dalam jenjang pendidikan yang sama. Jadi,
sangat besar kemungkinan jenis dan jumlah mata kuliah yang kalian pilih berbeda dengan
teman kalian meskipun kalian berada dalam program studi dan angkatan yang sama.
Penyelenggaraan pendidikan dengan sistem kredit ini bertujuan untuk memberikan
kesempatan kepada kalian yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi
dalam waktu yang secepat-cepatnya. Di samping itu, juga untuk memberikan kesempatan
kepada kalian agar dapat mengikuti kegiatan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat,
dan kemampuan kalian.
Satuan Kredit Semester (SKS)
Beban pendidikan yang menyangkut beban studi mahasiswa dan beban mengajar dosen,
memerlukan ukuran. Ukuran ini dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Jumlah
SKS untuk masing-masing kegiatan pendidikan ditentukan oleh jumlah jam yang digunakan
untuk kegiatan itu. Satu SKS terdiri atas tiga macam kegiatan per minggu yang meliputi 50
menit acara tatap muka terjadwal dengan dosen, 60 menit kegiatan akademik terstruktur
yang direncanakan oleh dosen (misalnya membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan
soal-soal), dan 60 menit acara kegiatan akademik mandiri (misalnya membaca buku acuan
kuliah).
Dalam satu semester, kalian menentukan sendiri beban studi maupun susunan kegiatan
studi tersebut. Beban dan susunan kegiatan tersebut bergantung pada minat, bakat, dan
kemampuan kalian. Jumlah SKS yang dapat diambil dalam satu semester bervariasi antara
0 sampai dengan 24 SKS. Hal itu tergantung pada hasil studi pada semester sebelumnya
yang diukur dengan Indeks Prestasi (IP). Semakin bagus IP kalian pada semester
sebelumnya, semakin tinggi jumlah SKS yang boleh kalian ambil pada semester yang
bersangkutan.
Ujian dan Penilaian
Ujian di perguruan tinggi dapat dilaksanakan dengan berbagai macam cara, seperti ujian
tulis, ujian lisan, ujian dalam bentuk seminar, ujian dalam bentuk penulisan karangan, dan
sebagainya. Ujian dapat juga dilaksanakan dengan berbagai kombinasi cara-cara tersebut.
Cara ujian yang digunakan disesuaikan dengan sifat kegiatan pendidikan. Biasanya, ujian
dilakukan lebih dari satu kali.
Hasil dari keseluruhan ujian tersebut disatukan dalam sebuah sistem penilaian untuk
menentukan prestasi setiap mahasiswa untuk program studio tertentu pada akhir semester.
Penilaian tersebut diwujudkan dalam bentuk A (amat baik), B (baik), C (cukup baik), D
(kurang baik), dan E (jelek).
Evaluasi Hasil Studi
Di setiap perguruan tinggi evaluasi hasil studi dilaksanakan secara rutin tiap akhir semester.
Untuk mahasiswa program sarjana, evaluasi penentuan hasil studi juga dilaksanakan pada
akhir empat semester pertama, akhir delapan semester, dan akhir program studi. Dari
evaluasi hasil studi diketahui keberhasilan hasil studi setiap mahasiswa yang dinyatakan
dalam Indeks Prestasi (IP).

Sistem Informasi Manajemen (SIM perguruan tinggi) yaitu:

Sistem Informasi Profil (Portal Universitas) : yang akan memuat Profil Universitas, Visi, Misi,
Fasilitas, Program, Berita/Artikel, kegiatan/agenda, informasi mahasiswa, forum, galeri foto, dan buku
tamu.
Sistem Informasi Kepegawaian : yang berisi Data tutor dan Staf untuk mengelola informasi penting
tentang staf pengajar dan staf yang terdaftar di Universitas, seperti biodata, pangkat, jabatan, alamat,
status kerja, jam kerja, riwayat pendidikan, riwayat karir, riwayat pelatihan, kehadiran level, info gaji,
dan lainnya
Sistem Informasi Sarana dan Prasarana : berisi tentang pengelolaan aset Universitas mulai dari
penomoran aset, lokasi aset, penggunaan aset dan total aset
Sistem Informasi Keuangan : akan berisi data pembayaran biaya pendidikan mahasiswa, seperti
biaya kuliah, biaya pengembangan, dan biaya lainnya. Data pembayaran akan ditampilkan dalam
format laporan yang akan memudahkan pihak sekolah dalam melakukan pemeriksaan dan evaluasi,
seperti:
Laporan mahasiswa yang belum melakukan pembayaran
Laporan mahasiswa yang telah melakukan pembayaran
Laporan terkait biaya tutor/karyawan
Sistem Informasi Kemahasiswaan : akan memuat data Penerimaan Mahasiswa Baru, Biodata
Mahasiswa, Manajemen Peningkatan Mahasiswa (manual atau otomatis), Manajemen
Wisuda/Alumni, Pencetakan Kartu Mahasiswa, dan Manajemen Disiplin Mahasiswa
Sistem Informasi Akademik : berisi Manajemen Kurikulum, Penjadwalan Unit Pengajaran,
Pengelolaan Nilai Akademik Mahasiswa dan Laporan Hasil Studi Mahasiswa, dan Absensi
Mahasiswa dalam kegiatan PBM
Sistem Informasi Perpustakaan : berisi pengelolaan buku, pengelolaan anggota, transaksi
peminjaman dan pengembalian buku, dan pengelolaan arsip digital
Sistem E-Learning : berisi proses pendidikan menggunakan sistem online dan intranet untuk
mahasiswa dan tutor dalam bentuk modul sekolah, tanya jawab, kuis online, dan tugas.