Anda di halaman 1dari 16

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.2 (2021.1)

Nama Mahasiswa : AYU YUHANDA

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 041580458

Tanggal Lahir : PEKANBARU, 08 JULI 2000

Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4413 / RISET OPERASI

Kode/Nama Program Studi : 24 / MANAJEMEN

Kode/Nama UPBJJ : 16 / PEKANBARU

Hari/Tanggal UAS THE : SABTU / 10 JULI 2021

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN


TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS
TERBUKA

Surat Pernyataan
Mahasiswa Kejujuran
Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : AYU YUHANDA


NIM : 041580458
Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4413 / RISET OPERASI
Fakultas : EKONOMI
Program Studi : MANAJEMEN
UPBJJ-UT : PEKANBARU

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE
pada laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan
soal ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai
dengan aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan tidak
melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media
apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik
Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi
akademik yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.
Teluk Kuantan, 08 10 juli 2021

Yang Membuat Pernyataan

Ayu Yuhanda
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

1. Tentukan ukuran pemesanan yg ekonomis bagi PT Jadul


JAWAB :
Diketahui:
Kebutuhan vitamin selama setahun sebanyak 100.000 unit dengan biaya pemesanan Rp 2.500.000
dengan biaya simpan sebesar 20% dari harga barang per tahun.
Harga untuk setiap volume penjualan:
1) Rp 25.000 per unit bila pembelian maks 10.000 unit

2) Rp 24.000 per unit bila pembelian antara 10.000-15.000 unit


3) Rp 23.000 per unit bila pembelian min 15.000 unit

Berikut ini kandungan gizi dan 2 merek pakan ternak yang akan dipilih:
Komposisi Makanan Ternak
Kandungan Gizi Merek A gr Merek B gr Kebutuhan Min
Bulanan (gr)
Kalsium 2 4 16
Magnesium 4 3 24
Harga $/gr 6 3

Berikut ini daftar biaya distribusi untuk masing-masing kota besar yang akan dipasok oleh PT Jadul:
Lokasi Jumlah Biaya Distribusi
Peternakan Ternak Jakarta Surabaya Palembang Makasar
Lampung 2500 7 9 3 10
Padang 2200 8 10 4 10
NTB 6000 12 5 12 7
Jawa Barat 3300 5 7 12 10
Total 7000 4000 1500 1500
Perusahaan memiliki hanya satu karyawati yang melayani pembelian yang datang ke peternakan PT
Jadul, dan perusahaan mempertimbangkan untuk menambah satu orang karyawati sebagai upaya
meningkatkan layanan. Berikut ini data jumlah kedatangan pembeli serta kapasitas layanan yang
mampu diberikan yaitu sebesar 3 menit per pelanggan, dengan jumlah kedatangan pelanggan 18
orang per jam
Ditanya :
Tentukan ukuran pemesanan yg ekonomis bagi PT Jadul?
Jawab : Ukuran pemesan yg ekonomis bagi PT Jadul
2 R Cs
Qmin = √ Ci
2(100.000)(2.500.000)
1) Qmin = √ 0,2(25.000)
= 10.000

Oleh karena Qmin = 10.000 unit sama besar dari batas potongan harga, titik Q* sebesar 10.000 unit.

JHB 1
JHB 2

0 b = 10.000 Qmin (10.000) Q


2(100.000)(2.500.000)
2) Qmin =√ 0,2(24.000)
= 10.206

2(100.000)(2.500.000)
3) Qmin = √ = 10.425
0,2(23.000)

Karena Qmin = 10.425 unit lebih kecil daripada b. Maka, harus dibandingkan JHB 1 pada titik Qmin
dengan JHB2 pada titik b.
JHB1 pada Qmin:
100.000 10.206
= 100.000 (24.000) + 10.206
(2.500.000) + 2
(20% x 24.000) = Rp. 2.448.989.795
100.000 15.000
JHB2 pada titik b: = 100.000(23.000) + 15.000
(2.500.000) + 2
(20% x 23.000) = Rp

2.351.166.667
Oleh karena JHB2 pada titik b lebih murah daripada JHB 1pada titik Qmin, jumlah setiap pembelian
yang optimum (Q*) sebesar b, yaitu 15.000 unit.
2. Dari Kasus PT Jadul di atas, Gunakan metode linier programming dengan metode simpleks untuk
menghitung biaya minum yang harus dikeluarkan?
JAWAB :
Dari kasus PT Jadul, gunakan metode liner programming dengan metode simpleks untuk
menghitung biaya minimum yang harus dikeluarkan.
Fungsi tujuan: minimumkan Z = 16X1 + 24X2
Batasan-batasan:
(1) 2X1 + 4X2≤ 6
(2) 4X1 + 3X2≤ 3
(3) X1, X2 ≥0
Langkah 1: Mengubah Fungsi Tujuan
Fungsi tujuan diubah sedemikian rupa sehingga semua variabel yang belum diketahui nilainya
berada di sebelah kiri tanda sama dengan (=), misalnya fungsi tujuan:
Maksimumkan Z = 16X1 + 24X2 diubah menjadi Maksimumkan Z – 16X1 – 24X2 = 0
Langkah 2: Mengubah Batasan-batasan
Semua batasan yang mula-mula bertanda lebih kecil atau sama dengan (≤) diubah menjadi tanda
persamaan (=). Perubahan ini menggunakan suatu tambahan variabel yang sering disebut slack
variable dan biasanya diberi simbol S.
2X1 + 4X2≤ 6 diubah menjadi 2X1 + 4X2+ S1 = 6
Demikian pula dengan batasan kedua, ubah tandanya menjadi persamaan berikut.
4X1 + 3X2+ S2 = 3
Dengan demikian, bentuk persamaan-persamaan tadi menjadi sebagai berikut.
Fungsi tujuan: maksimumkan Z – 16X1 – 24X2 = 0
Batasan-batasan:
(1) 2X1 + 4X2+ S1 = 6
(2) 4X1 + 3X2+ S2 = 3
(3) X1, X2, S1, S2 ≥0

Langkah 3: Menyusun Persamaan-persamaan dalam Tabel


Persamaan-persamaan diatas kemudian dimasukan dalam tabel simpleks, kalau dinyatakan dalam
angka-angka terlihat seperti Tabel 1.1
Tabel 1.1
Tabel Simpleks Pertama untuk Masalah Produksi PT Jadul
V.D Z X1 X2 S1 S2 NK
Z 1 -16 -24 0 0 0
S1 0 2 4 1 0 6
S2 0 4 3 0 1 3

Tabel pertama inilah yang nanti diperbaiki sampai memperoleh hasil optimal. Tabel itu bisa dibaca
sebagai berikut. Batasan bahan baku A masih utuh 6 gr, belum digunakan (S 1 = 6). Batasan bahan
baku B masih utuh 3 gr, belum digunakan (S 2 = 3). Aktivitas/ produk pertama dan kedua belum
dilaksanakan/dihasilkan. Sumbangan terhadap laba belum ada (Z = 0)
Langkah 4: Memilih Kolom Kunci
Kolom kunci adalah kolom yang merupakan dasar untuk mengubah/memperbaiki tabel di atas. Agar
bisa lebih cepat memperoleh pemecahan optimal, pilihlah kolom yang pada baris Z mempunyai nilai
negatif terkecil (yang paling negatif). Ternyata, nilainya pada kolom X1sebesar -16 dan pada kolom
X2sebesar -24. Jadi, kolom X2 yang dipilih sebagai kolom kunci. Lingkari kolom itu untuk
memudahkan mengingatnya.
Tabel 1.2
Memilih Kolom Kunci
V.D Z X1 X2 S1 S2 NK
Z 1 -16 -24 0 0 0
S1 0 2 4 1 0 6
S2 0 4 3 0 1 3

Selama dalam baris Z masih terdapat bilangan negatif, tabel itu masih bisa diubah/diperbaiki. Akan
tetapi, kalau sudah tidak ada yang negatif, berarti tabel itu sudah optimal.

Langkah 5: Memilih Baris Kunci


Baris kunci adalah baris yang merupakan dasar untuk mengubah/mengadakan perbaikan. Untuk
menentukannya, terlebih dahulu mencari indeks tiap-tiap baris.
Nilai pada kolom N.K
Indeks = Nilai pada kolom kunci
Tabel 1.3
Memilih Baris Kunci
V.D Z X1 X2 S1 S2 NK
Z 1 -16 -24 0 0 0
S1 0 2 4 1 0 6
S2 0 4 3 0 1 3

6/4 = 1,5
3/3 = 1
Kemudian, pilih baris kunci, yaitu baris yang mempunyai indeks positif terkecil, yakni baris batasan
kedua (indeks batasan pertama 1,5 dan batasan kedua hanya 1). Kemudian, baris kunci ini
dilingkari. Dari tabel diatas, dapat dilihat adanya angka yang masuk dalam kunci dan juga masuk
dalam baris kunci, yaitu yang disebut sebagai angka kunci sebesar 3.

Langkah 6: Mengubah Nilai Baris Kunci

Mengubah nilai-nilai yang terdapat pada tabel 1.3. mula-mula mengubah nilai-nilai baris kunci
dengan membagi semua angka dengan angka kunci. Jadi, semua angka pada baris kunci itu dibagi
3. Di samping itu, variabel dasarnya kita ganti dengan variabel yang kolomnya terpilih sebagai kolom
kunci, variabel X2.
Tabel 1.4
Mengubah Nilai-nilai Baris Kunci
V.D Z X1 X2 S1 S2 NK
Z 1 -16 -24 0 0 0
I S1 0 2 4 1 0 6
S2 0 4 3 0 1 3
Z 1
II
S1 0
X2 0 4/3 1 0 1/3 1
Langkah 7: Mengubah Nilai-nilai di Luar Baris Kunci
Nilai baru dari baris-baris yang bukan merupakan baris kunci dapat dihitung dengan rumus:
[𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑏𝑎𝑟𝑢] = [𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑙𝑎𝑚𝑎] − [𝐾𝑜𝑒𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑘𝑜𝑙𝑜𝑚 𝑘𝑢𝑛𝑐𝑖] 𝑥 [𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑏𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑘𝑢𝑛𝑐𝑖]
Baris pertama (Z)
[−16 − 24 0 0 0]
4 1
- (-24) [3 1 0 3
1]

Nilai baru = [160 0 8 24]


Baris ke-2 (batasan 1)

[24 1 0 6]
4 1
- (4) [3 1 0 3
1]

10 4
Nilai baru = [− 01 − 2]
3 3

Tabel 1.5
Tabel I Nilai Lama dan Tabel II Nilai Baru (Setelah Diperbaiki Sekali)

V.D Z X1 X2 S1 S2 NK
Z 1 -16 -24 0 0 0
I
S1 0 2 4 1 0 6
S2 0 4 3 0 1 3
Z 1 16 0 0 8 24
II S1 0 -10/3 0 1 -4/3 2
X2 0 4/3 1 0 1/3 1

Pada bagian II tabel diatas, ternyata baris Z sudah tidak memiliki nilai negatif lagi yang berarti tabel
ini sudah optimal. Arti dari hasil pemecahan optimal tersebut sebagai berikut. Produk pertama
dihasilkan 1,5 unit (X1 = 1,5), produk kedua 1 unit (X 2 = 1), dan sumbangan terhadap laba sebesar $
24 ( Z = 24)
3. Hitung jumlah distribusi dari masing wilayah dengan metode North West Corner? Bagaimana
pendapat saudara atas metode tersebut?
JAWAB :

Lokasi Jumlah Biaya Distribusi


Peternakan Ternak Jakarta Surabaya Palembang Makasar
Lampung 2500 7 9 3 10
Padang 2200 8 10 4 10
Nusa 6000 12 5 12 7
Tenggara
Barat
Jawa Barat 3300 5 7 12 10
Total 7000 4000 1500 1500

Respresentasi dalam bentuk jaringan:


Ke Jakarta Surabaya Palembang Makasar Jumlah
Dari Ternak
Lampung 7 9 3 10 2.5000
2.500 _ _ _

Padang 8 10 4 10 2.200 0
2.200 _ _ _

NTB 12 5 _ 12 _ 7 6.0003.700 0
2.300 3.700
Jawa Barat _ 5 7 12 10 3.3003000
300 1.500 1.500 1.500
Total 7.0004.500 4.000300 0 1.500 0 1.500 14.000
2.300 0

Biaya yang dikeluarkan:

(2.500 x 7) + (2.200 x 8) + (2.300 x 12) + (3.700 x 5) + (300 x 7) + (1.500 x 12) + (1.500 x 10)
= 116.300

Analisis:

Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode NWC, Lampung didistribusikan ke Jakarta
sebanyak 2.500 dan Padang didistribusikan ke Jakarta sebanyak 2.200, NTB didistribusikan ke Jakarta
sebanyak 2.300 dan ke Surabaya sebanyak 3.700, sedangkan Jawa barat didistribusikan ke Surabaya
sebanyak 300, ke palembang 1.500 dan ke makasar 1.500. Total biaya distribusi transportasi yang
dikeluarkan PT Jadul adalah sebesar 116.300.
4. Hitung tingkat kesibukan sistem yang ada pada saat ini, Jumlah rata-rata konsumen dalam antrian,
waktu pelanggan dalam garis tunggu serta waktu pelanggan dalam system?
JAWAB :
Diketahui:
𝜆 = 18
𝜇 = 1 per 3 menit
1 jam = 60 menit
60 menit : 3 menit = 20 kapasitas pelayanan yang ada rata-rata setiap jam
- Tingkat kesibukan sistem
P = 18/20 = 0,9
Angka tersebut menunjukan bahwa karyawati akan sibuk melayani pelanggan selama 90% dari
waktunya. Sedangkan 10% dari waktunya (1-p) yang sering disebut idle time akan digunakan untuk
istirahat, dll.
- Jumlah rata-rata konsumen dalam antrian
Nq = 182/ 20 (20-18) = 32,4 orang
- Waktu pelanggan dalam garis tunggu
tq = 18/20 (20-18) = 1,8.
- Waktu pelanggan dalam system
tt= 1/(20-18) =0,5 jam.
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

Anda mungkin juga menyukai