Anda di halaman 1dari 28

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT karena berkat limpahan rahmat
dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Modul Administrasi
Keuangan untuk Kelas XI SMK semester 1 (sesuai Kurikulum 2013) Yang
berjudul: “Otomatisasi Tata Keloala Administrasi Keuangan”.

Adapun modul ini disusun untuk memenuhi tugas Pengembangan Bahan Ajar
Manajemen Perkantoran, yaitu modul untuk siswa SMK sesuai Kurikulum 2013.

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


Modul ini juga ditujukan kepada para guru, para siswa, dan calon guru mata
pelajaran Administrasi Keuangan, agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik
dan maksimal khususnya dalam Kompetensi Dasar Memahami Ruang Lingkup
Administrasi Keuangan, Memahami kebijakan pengelolaan keuangan, serta
Menerapkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja. Dengan demikian
diharapkan modul ini dapat menjadi pegangan/referensi dalam kegiatan belajar
pembelajaran SMK mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Keuangan. Sehingga
siswa dapat belajar dan memahami secara mandiri, aktif dan kreatif serta
kapanpun dimanapun dan sesuai dengan cara belajar masing-masing siswa

Penulis menyadari bahwa modul ini kurang sempurna. Oleh sebab itu segala
kritik dan saran diharapkan dari pihak manapun. Semoga modul ini dapat
bermanfaat bagi para pembacanya dan atas saran dan kritikannya penulis
mengucapkan terimaksaih.

Tungkal ulu,

Penulis

1|R i a n Ca n d r a Di n a t a , S . P d
DAFTAR ISI

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL...........................................................................3

BAB I
RUANG LINGKUP ADMINISTRASI KEUAGNAN..........................................................5
URAIAN MATERI
PENDAHULUAN.........................................................................................................8
PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ADMINISTRASI KEUANGAN...........................8
PENGERTIAN ADMINISTRASI KEUANGAN................................................................9
FUNGSI ADMINISTRASI KEUANGAN.........................................................................14
RUANG LINGKUP ADMINISTRASI KEUANGAN..........................................................23
UJI PENGETAHUAN....................................................................................................
RANGKUMAN.............................................................................................................27

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


BAB II
KEBIJAKAN PENGELOLAAN KEUANGAN..................................................................29
URAIAN MATERI
PENDAHULUAN.........................................................................................................32
MEMAHAMI KEBIJAKAN PENGELOLAAN KAEUANGAN...........................................32
MACAM-MACAM KEBIJAKAN PENGELOLA KEUANGAN..........................................38
KLASIFIKASI KEBUTUHAN ANGGARAN UNTUK MENGELOLA KEUANGAN.............40
UJI PENGETAHUAN....................................................................................................43
RANGKUMAN.............................................................................................................44

BAB III
MENYUSUN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA..........................................46
URAIAN MATERI
PENDAHULUAN.........................................................................................................50
PENGERTIAN, FUNGSI, DAN TUJUAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN
BELANJA....................................................................................................................50
ALIRAN KAS (CASH INFLOW DAN CASH OUTFLOW.................................................53
PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA...................55
UJI PENGETAHUAN....................................................................................................58
RANGKUMAN.............................................................................................................59

DAFTAR PUSTAKA

2|Ri a n C a n d ra D i n a ta , S.P d
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

Sebelum membaca materi inti, terlebih dahulu perhatikan dan ikuti semua
petunjuk penggunaan modul ini. Adapun kegiatanya adalah sebagai berikut.

Petunjuk Bagi Siswa.


1. Pelajari daftar isi dengan cermat, karena
daftar isi akan menuntun siswa dalam mempelajari
materi dalam modul.
2. Baca dan pahamilah dengan seksama uraian-
uraian yang ada pada masing-masing kegiatan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


belajar. Bila ada materi yang kurang jelas, siswa
dapat bertanya pada guru.
3. Kerjakan setiap tugas latihan untuk
mengetahui seberapa besar pemahaman yang
telah dimiliki terhadap materi-materi yang dibahas
dalam proses pembelajaran.

Petunjuk Bagi Guru


1. Membantu siswa dalam
merencanakan proses belajar
2. Membimbing siswa dengan
memberikan materi yang diajarkan
dengan jelas dalam tahapanya.
3. Membantu siswa dalam memahami
konsep, praktik baru, dan menjawab
pertanyaan siswa mengenai proses
belajar siswa.
4. Membantu siswa untuk
menentukan dan mengakses
sumber tambahanyang diperlukan
untuk belajar.
5. Mengorganisasikan kegiatan belajar
kelompok jika diperlukan oleh siswa

3|R i a n Ca n d r a Di n a t a , S . P d
PETA KONSEP

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan

4|Ri a n C a n d ra D i n a ta , S. P d
Otomatisasi Tata Kelola Keuangan
BAB I

RUANG LINGKUP ADMINISTRASI

KEUANGAN

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1 Memahami ruang 3.1.1 Menjelaskan Pengertian Administrasi
lingkup administrasi Keuangan
keuangan 3.1.2 Mengidentifikasikan fungsi
Administrasi Keuangan

4.1 Mengelompokkan 4.1.1 Melakukan identifikasi ruang lingkup


ruang lingkup administrasi keuangan
administrasi keuangan 4.1.2 Melakukan pengelompokkan ruang
lingkup administrasi keuangan

5|Ri a n C a nd ra D i na ta , S.P d
A. CEK KEMAMPUAN
Kegaitan Belajar 1
Kompetensi Dasar 3.1 : Memahami Ruang Lingkup Administrasi Keuangan
Apakah anda sudah mengetahui
tentang: Sudah Belum

1 Pengertian Administrasi
Keuangan.

2 Fungsi-fungsi Administrasi
Keuangan

Tindak lanjut :

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


Jika Sudah Anda harus melakukan bukti belajar
dan anda dapat melanjutkan ke materi
selanjutnya.
Jika Belum Anda diminta mengulang dan belatih
kembali secara insentif dibawah
bimbingan guru/ instruktur anda

Kegiatan Belajar 2
Kompetensi Dasar 4.1: Mengelompokkan ruang lingkup administrasi
keuangan
Apakah anda sudah mengetahui
tentang: Sudah Belum

1 Ruang Lingkup Administrasi


Keuangan.

2 Klasifikasi Ruang Lingkup


Administrasi Keuangan

Tindak lanjut :

6|R i a n Ca n d r a Di n a t a , S . P d
Jika Sudah Anda harus melakukan bukti belajar
dan anda dapat melanjutkan ke materi
selanjutnya.
Jika Belum Anda diminta mengulang dan belatih
kembali secara insentif dibawah
bimbingan guru/ instruktur anda

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan

7|Ri a n C a ndra D i na ta , S.P d


B. URAIAN MATERI

1. Pendahuluan
Administrasi keuangan merupakan salah satu komponen penting dalam
dunia usaha maupun instansi pemerintah. Administrasi keuangan dalam
semua instansi berhubungan dengan pengelolaan keuangan. Hal ini
dikarenakan masalah yang dihadapi setiap organisasi bukan saja
mengenai penggunaan uang yang berdaya guna dan berhasil guna secara
maksimal, tetapi juga mengenai upaya pengadaan yang biasanya bukanlah
persoalan yang mudah.

Pengelolaan keuangan bagi organisasi berperan penting karena berkaitan


dengan kelangsungan perusahaan dan tujuan perusahaan. Dalam

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


pengelolaan keuangan pun harus berpegang pada prinsip-prinsip tata buku
atau pengukuran administrasi keuangan. Apa saja prinsip-prinsip
pembukuan pada administrasi keuangan itu? Untuk mengetahuinya,
pahamilah uraian materi berikut ini.

2. Pengertian dan Ruang Lingkup Administrasi Keuangan


Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai pengertian dan ruang
lingkup administrasi keuangan, coba kalian lekukan kegiatan berikut :

Tugas Individu

a. Cari tahu peranan administrasi dalam perusahaan


b. Analisis seberapa efektif peranan administrasi dalam mencapai tujuan
perusahaan
c. Tuliskan hasilnya dalam lembar kerja
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................

8|Ri a n C a n d ra D i n a t a , S. P d
Setelah kamu mengerjakan tugas di atas, coba simpulkan apa pentingnya
kegiatan administrasi keuangan dalam perusahaan. Administrasi keuangan
sangat berperan penting dalam tata kelola keuangan perusahaan. Dengan
adanya administrasi keuangan, maka pengelolaan keuangan dalam
perusahaan akan efektif, transparan, dan akuntabel. Lalu apa itu
administrasi keuangan? Berikut ini penjelasan materinya.

a. Pengertian Administrasi Keuangan


Menurut kata asalnya, administrasi berasal dari bahasa latin
administrate yang berarti membantu dan memenuhi. Dalam kata itu
terbentuk kata benda administratio dan kata sifat administrativus yang
kemudian masuk ke dalam bahasa inggris administration.

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


Selanjutnya, kegiatan dalam perusahaan dapat diterapkan untuk
memenuhi standar kerja dan kedisiplinan dalam perusahaan. Hal ini
tentu membuat administrasi memiliki unsur-unsur yang khas. Berikut
unsur-unsur administrasi tersebut.
1) Kegiatan administrasi dilakukan oleh beberapa orang mengingat
proses adminisrasi membutuhkan lebih dari satu orang
2) Kegiatan administrasi membutuhkan kerja sama tim. Kerja sama
tim yang solid akan membuat pekerjaan menjadi efektif dan
efisien
3) Kegiatan administrasi merupakan bagian dari suatu proses yang
berkesinambungan sehingga membentuk alur yang tertata dengan
baik
4) Kegiatan administrasi memiliki tujuan yang jelas.Adapun
karakteristik pokok tujuan dalam administrasi, yaitu dengan
melakukan kegiatan kerja sama maka sesuatu yang diinginkan
dapat tercapai
Kini kalian telah memahami pengertian administrasi. Namun,
bagaimana dengan pengertian administrasi keuangan? Menurut
terminology, istilah administrasi keuangan berasal dari dua kata yaitu
administrasi dan keuangan. Administrasi artinya proses pengelolaan
yang dilaksanakan dalam sebuah perusahaan secara efektif dan efisien.

9|R i a n Ca n d r a Di n a t a , S . P d
Keuangan artinya segala hal yang berhubungan dengan keuangan atau
sumber daya uang.

Seperti ilmu-ilmu lainnya, administrasi keuangan memiliki


pemahaman dan tafsiran yang berbeda antara satu ahli dengan ahli
lainnya. Hal tersebut sangat dimungkinkan terjadi karena biasanya
ilmu akan terus berubah dan berkembang sesuai kebutuhan dan
perkembangan zaman.

Menurut The Liang Gie, Administrasi keuangan merupakan prses

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


pengurusan atau penyelenggaraan penyediaan dan penggunaan uang
dalam setiap usaha kerja sama.

Menurut Simon, manusia yang administrasi seharusnya


mengutamakan kepuasan. Manusia administrasi harus mementingkan
kepuasan dan bukan hanya mementingkan hasil maksimal. Sedangkan
keuangan merupakan hasil dari proses pencatatan yang merupakan
suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama
tahun buku yang bersangkutan.

Berangkat dari beberapa pengertian di atas, dapat diartikan bahwa


administrasi keuangan merupakan proses pengelolaan yang
melibatkan semua kegiatan yang berhubungan dengan keuangan,
pembuatan laporan keuangan, dan pencapaian tujuan untuk
kepentingan bersama.

Administrasi keuangan juga dapat berarti rangkaian kegiatan penataan


yang berupa penyusunan anggaran belanja, penentuan sumber biaya,
cara pemakaian, dan pembukuan. Sedikitnya ada dua makna untuk
administrasi keuangan menurut para ahli dibidangnya, yaitu :
1) Bermakna Tata Usaha Keuangan

10 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
Pengertian ini merujuk pada administrasi keuangan secara sempit.
Seluruh kegiatan yang termasuk dalam proses penerimaan,
penyimpanan, dan pengeluaran uang berdasarkan aktivitas
penatabukuan adalah inti dari tata usaha keuangan. Jadi, tata
usaha keuangan merupakan proses atau kegiatan yang
berhubungan dengan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran
uang dalam perusahaan.
2) Bermakna Pengelolaan Keuangan
Pengelolaan keuangan dalam pengertian ini merujuk pada
administrasi keuangan secara luas. Pengertian administrasi

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


keuangan secara luas yang berhubungan dengan pengelolaan
keuangan adalah proses pengaturan, pemanfataan, dan pengadaan
keuangan sehingga tugas-tugas dapat dilaksanakan secara efektif
dan efisien.

Mengacu pada pengertian adminisrasi keuangan di atas, bisa


dipastikan terdapat beberapa komponen di dalam administrasi
keuangan. Beberapa komponen tersebut terdiri dari penganggaran
keuangan, pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan, pencarian
keuangan, pengendalian keuangan, pemeriksaan keuangan, dan
penyimpanan keuangan. Apabila seluruh komponen tersebut berfungsi
maka akan membentuk kinerja administrasi keuangan yang baik
sehungga tujuan organisasi perusahaan dapat tercapai.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa administrasi kaeungan adalah proses


pengelolaan keuangan yang melibatkan hamper seluruh kegiatan yang
berkaitan dengan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan,
hingga pembuatan laporan keuangannya sebagai proses akhir. Adapun
proses pengaturan dan penetapan kebijakan yang berkaitan dengan
pengadaan maupum pemanfaatan keuangan sehingga tugas pokok

11 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
organisasi dapat terwujud secara efektif dan efisien, adalah inti dari
proses pengelolaan keuangan itu sendiri.
Untuk lebih memahami materi ini, silahkan selesaikan tugas di bawah
ini secara berkelompok kemudian hasilnya presentasukan di depan
kelas!

Tugas :
1. Lakukan penelusuran di internet tentang pentingnya administrasi
keuangan perusahaan
2. Analisislah penelusuranmu, bagaimana cara melakukan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


pengelolaan keuangan perusahaan yang tepat
3. Tuliskan hasil penelusuranmu dalam bentuk laporan
4. Presentasikan hasilnya 1 minggu kemudian di depan lelas dengan
penuh percaya diri.

Manajemen keuangan bukan hanya berkutat seputar pencatatan


akuntansi. Dia merupakan bagian penting dari manajemen program
dan tidak boleh dipandang sebagai suatu aktivitas tersendiri yang
menjadi bagian pekerjaan orang keuangan. Manajemen keuangan pada
NGO lebih merupakan pemeliharaan suatu kendaraan. Apabila kita
tidak memberinya bahan bakar dan oli yang bagus serta servis teratur,
maka kendaraan tersebut tidak akan berfungsi secara baik dan efisien.
Lebih parah lagi, kendaraan tersebut dapat rusak ditengah jalan dan
gagal untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Dalam praktiknya,
manajemen keuangan adalah tindakan yang diambil dalam rangka
menjaga kesehatan keuangan organisasi. Untuk itu, dalam
membangun sistem manajemen keuangan yang baik perlulah kita
untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip manajemen keuangan yang
baik. Ada 7 (tujuh) prinsip dari manajemen keuangan yang harus
diperhatikan.

12 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
1. Konsistensi (Consistency)
Sistem dan kebijakan keuangan dari organisasi harus konsisten
dari waktu ke waktu. Ini tidak berarti bahwa sistem keuangan
tidak boleh disesuaikan apabila terjadi perubahan di organisasi.
Pendekatan yang konsisten terhadap manajemen keuangan
merupakan suatu tanda bahwa terdapat manipulasi di pengelolaan
keuangan.
2. Akuntabilitas (Accountability)
Akuntabilitas adalah kewajiban moral atau hokum, yang melekat
pada individu, kelompok atau organisasi untuk menjelaskan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


bagaimana dana, peralatan atau kewenangan yang diberikan pihak
ketiga telah digunakan. Organisasi harus dapat menjelaskan
bagaimana dia menggunakan sumberdayanya dan apa yang telah
dicapai sebagai pertanggungjawaban kepada pemangku
kepentingan dan penerima manfaat. Semua pemangku
kepentingan berhak untuk mengetahui bagaimana dana dan
kewenangan digunakan.
3. Transparansi (Transparency)
Organisasi harus terbuka berkenaan dengan pekerjaannya,
menyediakan informasi berkaitan dengan rencana dan
aktivitasnya kepada para pemangku kepentingan. Termasuk
didalamnya, menyiapkan laporan keuangan yang akurat, lengkap
dan tepat waktu serta dapat dengan mudah diakses oleh
pemangku kepentingan dan penerima manfaat. Apabila organisasi
tidak transparan, hal ini mengindikasikan ada sesuatu hal yang
disembunyikan. 
4. Kelangsungan Hidup (Viability)
Agar keuangan terjaga, pengeluaran organisasi di tingkat stratejik
maupun operasional harus sejalan/disesuaikan dengan dana yang
diterima. Kelangsungan hidup (viability) merupakan suatu ukuran
tingkat keamanan dan keberlanjutan keuangan organisasi.

13 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
Manager organisasi harus menyiapkan sebuah rencana keuangan
yang menunjukan bagaimana organisasi dapat melaksanakan
rencana stratejiknya dan memenuhi kebutuhan keuangannya. 
5. Integritas (Integrity)
Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, individu yang
terlibat harus mempunyai integritas yang baik. Selain itu, laporan
dan catatan keuangan juga harus dijaga integritasnya melalui
kelengkapan dan keakuratan pencatatan keuangan
6. Pengelolaan (Stewardship)
Organisasi harus dapat mengelola dengan baik dana yang telah

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


diperoleh dan menjamin bahwa dana tersebut digunakan untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Secara praktek, organisasi
dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik melalui :
berhati-hati dalam perencanaan stratejik, identifikasi resiko-resiko
keuangan dan membuat system pengendalian dan sistem
keuangan yang sesuai dengan organisasi.
7. Standar Akuntansi (Accounting Standards)
Sistem akuntansi dan keuangan yang digunakan organisasi harus
sesuai dengan prinsip dan standar akuntansi yang berlaku umum.
Hal ini berarti bahwa setiap akuntan di seluruh dunia dapat
mengerti sistem yang digunakan organisasi.

b. Fungsi Administrasi Keuangan


Kata administrasi keuangan yang sering terdengar di telinga kita,
biasanya ditafsirkan sebagai proses pengelolaan keuangan yang
dilakukan oleh sebuah organisasi. Baik organisasi sector privat
maupun organisasi sector public.
Kasih tau donk apa itu sector
Tugas : Cari dari berbagai sumber mengenai organisasi
privat dan sector public sector privat dan organisasi sector public kemudian
buat kliping mengenai hal tersebut!

Keberadaan administrasi keuangan sangat diperlukan dalam


administrasi suatu organisasi dan perusahaan. Hal ini dikarenakan

14 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
organisasi dan perusahaan memiliki sumber keuangan yang akan
dialokasikan menurut kebutuhannya. Apalagi untuk menjalankan
aktivitas aktivitas operasionalnya. Oleh karena itu salah satu
pengertian administrasi keuangan adalah pengelolaan yang meliputi
seluruh aktivitas yang berkaitan dengan keuangan untuk mencapai
tujuan sebuah organisasi ataupun perusahaan secara efektif dan
efisien.

1. Fungsi Umum Administrasi Keuangan


Pada umumnya fungsi keuangan dalam perusahaan sama dengan
fungsi manajemen. Hal yang membedakan yaitu fungsi
administrasi untuk menentukan tujuan perusahaan dan
merumuskan kebijakan secara umum, sedangkan fungsi

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


manajemen lebih bersifat ke dalam kegiatan yang perlu
dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dalam batas-batas
kebijaksanaan yang dirumuskan.
Administrasi keuangan perusahaan maupun instansi pemerintah
merupakan proses penting dalam organisasi perusahaan yang
memiliki beberapa fungsi, antara lain adalah :
a. Fugsi investasi
Fungsi ini meliputi pengelolaan dana dalam aktiva-aktiva yang
akan digunakan untuk berusaha mencapai tujuan tersebut.
Modal yang diupayakan perusahaan meliputi modal sendiri
dan modal asing atau dari luar perusahaan. Dana tersebut
berasal dari modal sendiri, modal pinjaman, maupun modal
dari pihak lainnya.

Bagan 1.1 Pengelolaan Jenis-jenis Investasi

Investasi

Investasi dalam kas,


persediaan, piutan, dan
Gedung, tanah, peralatan
sebagainya Jangka Jangka produksi, kendaraan, dan
Pendek Panjang sebagainya

b. Fungsi Mencari Dana


Dalam proses pencarian dana, seorang administrator harus
mampu memilih sumber-sumber dana yang tepat terhadap
berbagai jenis kebutuhan. Fungsi mencari dana meliputi :

15 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
1) Pencarian modal yang dibutuhkan untuk mendanai
operasional perusahaan atau usaha-usaha yang dijalankan
2) Memilih sumber-sumber dana yang tepat terhadap
berbagai jenis kebutuhan

c. Fungsi Pembelajaan
Selain sebagai investasi dan mencari modal atau menambah
modal, administrasi keuangan juga berfungsi pembelanjaan.
Fungsi pembelanjaan berkaitan dengan proses produksi
maupun pendukung proses produksi. Fungsi pembelanjaan
meliuti kegiatan tentang penggunaan dana, baik dana dari luar
maupun dana milik sendiri, yang dipergunakan untuk
mendanai seluruh kegiatan.

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


d. Fungsi Pembagian Laba
Fungsi ini dilaksanakan dengan menentukan aturan dalam
mengadakan pembagian laba usaha. Pada hakikatnya fungsi
pembagian laba bisa dimasukkan ke dalam fungsi mencari
dana. Artinya, dana diusahakan berasal dari dalam perusahaan
itu sendiri agar laba yang diperoleh sepenuhnya milik
perusahaan dan langsung bisa dipergunakan untuk
mengembangkan usaha, tidak untuk dibagikan ke investor luar
karena bersumber dari luar.

2. Fungsi Khusus Administrasi Keuangan


Setelah mengetahui fungsi umum administrasi keuangan, peru
diketahui pula fungsi khusus administrasi keuangan di berbagai
instansi atau lembaga yang ada. Beberapa fungsi khusus
administrasi keuangan antara lain sebagai berikut :
a. Fungsi Administrasi Keuangan di Instansi Pemerintah Pusat
dan Daerah
Administrasi keuangan negara merupakan seluruh penerimaan
dan pengeluaran, baik yang menyangkut pemerintah pusat,
pemerintah daerah, BUMN, BUMD, maupun istitusi yang
menggunakan modal atau kelonggaran dari negara atau
masyarakat.

Administrasi keuangan negara merupakan kekayaan negara


berupa harta berbentuk uang, hak-hak negara seperti hak

16 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
menagih atas kontrak pertambangan, hak penangkapan ikan,
hak penguasaan hutan, kewajiban-kewajiban atau utang-utang
negara seperti dana pension, asuransi kesehatan, jaminan sosial
tenaga kerja, kekayaan bersih negara dan kekayaan alam.

Administrasi keuangan negara merupakan kebijaksanaan-


kebijaksanaan anggaran, fiscal, moneter, beserta akibatnya
dibidang ekonomi. Administrasi keuangan negara mencakup
keuangan lainnya yang dikelola pemerintah pusat dan daerah,
dan badan-badan yang menjalankan kepentingan negara atas

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


uang yang dimiliki negara maupun uang ataupun dana yang
dimiliki masyarakat.

Keuangan negara merupakan bagian yang tidak terpisahkan


dari keuangan publik atau bahkan ada yang berpendapat bahwa
keuangan negara adalah sama dengan keuangan publik. Bagi
setiap negara tidak terlalu jelas subjek dari keuangan negara
karena tergantung dari bentuk dan sistem pemerintahan dari
masing – masing negara yang diatur dalam konstitusi.
Eksistensi keuangan publik dibutuhkan ketika belanja untuk
memenuhi kebutuhan akan penyediaan barang dan jasa publik
diperlukan, sehingga keuangan negarapun ada saat dibutuhkan
pengadaan atas barang dan jasa publik berupa layanan dasar
seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, minyak dan gas,
sandang dan panganmelalui subsidi langsung atau pun
melalui public service obligation (PSO). Definisi keuangan
negara menurut Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2003
tentang Keuangan Negara adalah semua hak dan kewajiban
negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu
baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan

17 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan
kewajiban tersebut.

Berdasarkan UU 17/2003 pengertian pengelolaan keuangan


negara dapat ditinjau dari dua sisi. Pengertian pengelolaan
keuangan negara dalam arti luas termasuk didalamnya sub
bidang pengelolaan fiskal, sub bidang pengelolaan moneter
dan sub bidang pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan.
Pengelolaan keuangan negara sub bidang fiskal melekat
kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pasal 23
ayat (1) Undang – Undang Dasar 1945 amandemen keempat
berbunyi “Anggaran pendapatan dan belanja negara sebagai
wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap
tahun dengan undang – undang dan dilaksanakan secara
terbuka dan bertanggungjawab untuk sebesar – besarnya
kemakmuran rakyat”. Pengelolaan sub bidang fiskal juga
meliputi kebijakan dan kegiatan yang berkaitan dengan
pengelolaan APBN mulai dari penetapan Arah dan Kebijakan
Umum (AKU), penetapan strategi dan prioritas pengelolaan
APBN, penyusunan anggaran oleh pemerintah, pengesahan
anggaran oleh DPR, pelaksanaan anggaran, pengawasan
anggaran, penyusunan perhitungan anggaran negara (PAN)
sampai dengan pengesahan PAN menjadi undang-undang.

Dalam sub bidang fiskal keuangan negara ini juga menyangkut


beberapa fungsi keuangan negara, diantaranya:
1. Fungsi pengelolaan ekonomi makro dan fiskal, fungsi ini
menyangkut pengendalian kondisi makro ekonomi yang
direfleksikan dalam indikator ataupun statistik ekonomi
Indonesia. Dalam fungsi ini juga dibuat nota keuangan
sebagai dasar untuk mengestimasi tingkat perkembangan
ekonomi akibat dilaksanakannya belanja

18 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
pemerintah/governmental expenditures demikian juga
inisiasi dan pelaksanaan kerjasama – sama luar negeri
seperti dengan lembaga donor yang diperkirakan
memberikan pengaruh terhadap indikator ekonomi makro
Indonesia;
2. Fungsi penganggaran, fungsi ini seperti telah diuraikan
diatas adalah merupakan fungsi perencanaan secara
kuantitatif yang direfleksikan dalam perencanaan
keuangan pemerintah untuk jangka waktu satu tahun ke
depan yang dituangkan dalam APBN/D
3. Fungsi administrasi perpajakan, seperti kita ketahui bahwa
lebih dari 70% pendapatan pemerintah dalam APBN
berasal dari pajak sehingga pengadministrasian perpajakan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


secara baik akan memudahkan pemerintah untuk
mengestimasi pendapatan negara dengan lebih baik juga.
Kebijakan pemerintah untuk melakukan intensifikasi dan
ekstensifikasi perpajakan dalam rangka peningkatan
pembayaran pajak harus diikuti oleh administrasi
perpajakan yang baik atau dengan kata lain aspek material
perpajakan harus saling terkait dengan aspek formal
perpajakan
4. Fungsi administrasi kepabeanan, bea masuk juga
merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai
belanja negara. Meskipun terus menjadi isu yang
digulirkan dan dibesarkan oleh negara – negara
pendukung free trade ataunon tarif untuk menghapuskan
bea masuk, namun kebijakan bea masuk merupakan salah
satu instrumen yang efektif dari keuangan negara untuk
memproteksi produk dalam negeri dalam bersaing dengan
produk luar negeri sejenis yang diproduksi dengan biaya
produksi yang lebih rendah atau efisien sehingga harga
jualnya lebih murah di pasar
5. Fungsi perbendaharaan, dalam fungsi ini keuangan negara
lebih banyak kepada penatausahaan keuangan negara yang
lebih baik. Mulai dari penetapan kebijakan penerimaan
dan pengeluaran kas negara hingga penetapan sistem dan
prosedur keuangan negara dan akuntansi pemerintahan
yang bermuara pada pelaporan keuangan negara.
Penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan negara

19 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
yang baik merupakan salah satu syarat terpenuhi
akuntabilitas keuangan
6. Fungsi pengawasan keuangan, fungsi ini melekat pada
aparat pengawas internal dan eksternal pemerintah

b. Fungsi Administrasi Keuangan di Perusahaan


Pada dasarnya sistem administrasi memiliki peranan yang
sangat penting bagi perusahaan karena dapat membantu
perusahaan dalam memberikan data / informasi yang
diperlukan oleh pimpinan perusahaan. Hal ini memudahkan
pimpinan dalam mengambil keputusan dalam pelaksanaan
tugas selanjutnya. Sedikitnya ada 3 (tiga) manfaat yang
didapat dengan adanya administrasi keuangan, yaitu :

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


1. Teraturnya penerimaan maupun pengeluaran keuangan di
dalam sebuah organisasi, sehingga meningkatkan
efektivitas dan efisiensi pengguanaan anggaran
2. Pemanfaatan atau meningkatnya akuntabilitas dan
transparansi anggaran sehingga mampu dikendalikan dan
dikoordinasikan dengan baik
3. Berkurangnya kekeliruan dan meminimalkan penyalah-
gunaan anggaran ataupun dalam pembuatan laporan
keuangan.

Namun dalam proses pelaksanaannya, administrasi keuangan


memiliki tugas-tugas tertentu yang merupakan bentuk-bentuk
dari fungsinya yang terdiri dari :
1. Fungsi Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Kepemimpinan
4. Pengendalian

c. Fungsi Administrasi Keuangan di Instansi Sekolah


Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan
pendanaan kegiatan sekolah dapat direncanakan, diupayakan
pengadaannya, dibukukan secara transparan, dan digunakan
untuk membiayai pelaksanaan program sekolah secara efektif
dan efisien. Untuk itu tujuan manajemen keuangan adalah
1. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan
keuangan sekolah

20 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
2. Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan
sekolah.
3. Meminimalkan penyalahgunaan anggaran sekolah.

Rencana Anggaran dan Sumber Dana Sekolah


Anggaran belanja adalah suatu pernyataan yang terurai tentang
sumber-sumber keuangan yang perlu untuk melaksanakan
berbagai program sekolah selama periode satu tahun fiskal.
Proses pembuatan anggaran pendidikan melibatkan penentuan
pengeluaran maupun pendapatan yang bertalian dengan
keseluruhan operasi sekolah.
1. Jenis Kegiatan
a. Kegiatan operasi, yaitu kegiatan-kegiatan dengan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


menggunakan alat atau tanpa alat yang berkaitan
dengan proses belajar mengajar baik dalam maupu di
luar kelas.
b. Kegiatan Perawatan, yaitu kegiatan perawatan yang
dilakukan untuk memelihara dan memperbaiki sarana
dan prasarana yang ada di sekolah agar sarana
prasaran tersebut dapat berfungsi dalam menunjang
kelancaran proses belajar mengajar.

2. Sumber Dana
Sumber dana untuk penyelenggaraan kegiatan pendidikan
di sekolah, yaitu:
a. Dari pemerintah berupa:
- Anggaran Rutin (DIK)
- Anggaran Operasional, pembangunan dan
perawatan (OPF)
- Dana Penunjang Pendidikan (DPP)
b. Dari orang tua siswa, adalah dana yang dikumpulkan
dari pengurus BP3/ komite sekolah dari orang tua
siswa.
Dari masyarakat, misalnya: sumbangan perusahaan
industri, lembaga sosial donatur, tokoh masyarakat,
alumni, dsb

21 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
d. Penyususnan Rencana Operasional (RENOP)
Dalam penyususnan RENOP sebaiknya menempuh kebijakan
berimbang, dan pelaksanaan operasional di sekolah
membentuk team work yang terdiri dari para wakil kepala
sekolah dibantu para wakil kepala sekolah dibantu beberapa
guru senior. Atas dasar hasil kerja team tersebut baru dibahas
dalam forum rapat dewan guru dan nara sumber lain yang
dianggap perlu, sehingga akan bertanggung jawab terhadap
keberhasilan rencana tersebut.

Untuk memformat program kerja tersebut, langkah-langkah


yang dilakukan :
1. Menginventarisir kegiatan sekolah pada tahun ajaran

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


mendatang
2. Menyusun list kegiatan menurut sekolah prioritas
3. Menentukan sasaran atau volume
4. Menentukan unit cost dengan membandingkan unit cost
atau penjajakan ke jalan
5. Menghimpun data pendukung :
• Data sekolah ( murid, guru, pegawai, pesuruh, jam
mengajar, praktik laboratorium)
• Data fisik ( gedung, ruang kepsek, ruang guru, ruang
laboratorium, WC, dan lain-lain)
a. Membuat kertas kerja dan laporan
b. Menentukan sumber dana dan pembenaan
anggaran
c. Menuangkan dalam format baku untuk usulan
RENOP
d. Proses usulan atau pengiriman

Sementara itu, menurut Consortium on Renewing Education.


Sekolah (lembaga pendidikan) mempunyai lima bentuk modal
yang perlu dikelola untuk keberhasilannya yaitu:

a. Integrative capital (modal integrative)


b. Human capital (modal manusia)
c. Financial capital (modal keuangan)
d. Social capital (modal social)
e. Political capital (modal politik)

22 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
Modal integrative adalah modal yang berkaitan dengan
pengintegrasian empat modal lainnya untuk dapat dimanfaat-
kan bagi pencapaian program/tujuan pendidikan. Modal
manusia adalah sumber daya manusia yang kemampuan untuk
menggunakan pengetahuan bagi kepentingan proses
pendidikan/pembelajaran. Modal keuangan adalah dana yang
diperlukan untuk menjalankan dan memperbaiki proses
pendidikan. Modal sosial adalah ikatan kepercayaan dan
kebiasaan yang menggambarkan sekolah sebagai komunitas.
Modal politik adalah dasar otoritas legal yang dimiliki untuk
melakukan proses pendidikan/pembelajaran

c. Ruang Lingkup Administrasi Keuangan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


Untuk melakukan pengelolaan keuangan yang baik, diperlukan
kebijakan yang benar dalam pengelolaan keuangannya. Cara
mengelola keuangan yang benar dan kebijakan-kebijakan apa saja
yang digunakan, dipelajari dalam salah satu cabang ilmu pengetahuan
yaitu administrasi keuangan. Pada dasarnya, ilmu administrasi
keuangan bertyujuan memberikan pengetahuan tentang bagaimana
menyediakan uang yang dapat digunakan untuk membiayai suatu
proses penyelenggaraan agar terekam dengan baik dan tercapai
tujuannya (atau proses administrasinya), serta menjamin
penggunaanya secara sah dan efisien.

Untuk mempermudah memahami ruang lingkup administrasi, kegiatan


admnistrasi dikelompokkan berdasarkan klasifikasi-klasifikasi sebagai
berikut :
a. Berdasarkan Wilayah Kerja
Untuk mengoptimalkan operasional perusahaan, kegiatan
administrasi digolongkan menurut ruang lingkup kerjanya.
Berikut ini penggolongan administrasi menurut ruang lingkup
atau wilayah kerjanya.

23 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
1) Administrasi Publik
Administrasi public berhubungan dengan administrasu
Negara, yang meliputi lebaga eksekutif, legislative, dan
yudikatif. Ruang lingkup kegiatan administrasi public ini
berhubungan dengan public, etika, dan pelayanan publik.
2) Administrasi Lingkungan
Administrasi lingkungan bertujuan untuk mewujudkan
wawasan lingkungan dan tidak mengesampingkan kualitas
manusia dan lingkungan yang dilakuka oleh pemerintah dan
masyarakat

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


3) Administrasi Pembangunan
Administrasi pembangunan merupakan sistem administrasi
yang dibentuk dengan tujuan mengendalikan pembangunan
yang regulasinya diatur oleh pemerintah dan disusun agar
cepat terciptanya sistem pembangunan yang berkeadilan
sosial dan merata.

b. Berdasarkan Kegiatan Administrasi Keuangan


Administrasi keuangan merupakan perpaduan dari kata
administrasi dan keuangan. Administrasi berkaitan dengan proses
pengelolaan, sedangkan keuangan berkaitan dengan keuangan
atau sumber daya uang. Adapun konsep kegiatan administrasi
keuangan dibedakan ke dalam arti sempit dan arti luas.
1) Kegiatan Administrasi Keuangan dalam Arti Sempit
Dalam arti sempit, kegiatan administrasi keuangan berkaitan
dengan segala aktivitas atau kegiatan menerima, mencatat,
menghimpun, mengolah, menggandakan, mengirim, dan
menyimpan yang berkaitan dengan proses masuk dan
keluarnya keuangan untuk membiayai suatu kegiatan
organisasi kerja, berupa tata usaha atau tata pembukuan
keuangan.

24 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
Bentuk kegiatan administrasi keuangan secara sempit antara
lain sebagai berikut :
a) Administrasi keuangan merupakan proses pencatatan
keterangan tertulis terutama dalam kegiatan yang
berhubungan dengan keuangan perusahaan
b) Administrasi keuangan merupakan proses pencatatan dan
pemberian data-data yang diperlukan untuk pimpinan
perusahaan
c) Administrasi keuangan merupakan catatan mengenai
perusahaan dan peristiwa-peristiwa perusahaan untuk

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


keperluan pimpinan dan penyelenggaraan perusahaan
d) Administrasi keuangan merupakan bentuk penyeleng-
garaan yang berkaitan dengan tulis-menulis kegiatan
keuangan perusahaan
e) Administrasi keuangan merupakan tata usaha perusahaan
2) Kegiatan Administrasi Keuangan dalam Arti Luas
Adapun bentuk kegiatan administrasi dalam arti luas sebagai
berikut :
a) Administrasi keuangan merupakan kegiatan yang
dilakukan oleh pihak-pihak dalam suatu perusahaan
dengan tujuan yang telah ditetapkan
b) Administrasi keuangan merupakan proses yang pada
umumnya ada di dalam semua perusahaan, baik milik
pemerintah, swasta, militer ataupun sipil, dengan skala
kecil maupun skala besar.
c) Administrasi keuangan sebagai proses yang pada
umumnya ada di semua perusahaan
d) Administrasi keuangan merupakan proses
penyelenggaraan setiap usaha kerja sama sekelompok
orang untuk mencapai tujuan bersama.

25 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
c. Berdasarkan Pola Perbuatan
Dalam ilmu administrasi keuangan ini dijelaskan bahwa untuk dapat
menggunakan uang secara efisien maka harus dilakukan 3 (tiga) pola
perbuatan mengelola keuangan yaitu sebagai berikut :
1) Pembatan Anggaran Belanja (budgeting)
2) Melakkan Pembukuan (accounting)
3) Pemeriksaan Keuangan (auditing)
Ketiga pola di atas dapat pula ditambah dengan pola keempat, yaitu
pembelian dan persediaan.
Pola perbuatan mengelola keuangan perusahaan dalam menjalankan

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


bisnis memerlukan asset rill (real assets) yang berupa tangible assets
maupun intangible assets. Tangible assets (asset berwujud) ada asset
lancer (kas, piutang, dan persediaan) dan asset tetap (mesin, pabrik,
kantor, dan kendaraan). Intangible assets yaitu keahlian teknis (technical
expertise) merk dagang (trade mark), patent.
Untuk mewujudkan asset rill tersebut memerlukan modal yang dapat
diperoleh bersumber pada liability (utang dagang, obligasi, utang bank)
dan equity (modal setor, saham, laba ditahan). Misalkan seorang
pengusaha ingin mendirikan sebuah minimarket, maka untuk dapat
beroperasi, pengusaha itu harus mendirikan toko (bangunan) dan
menyiapkan peralatan minimarket serta peralatan administrasinya. Ketiga
hal ini disebut asset tetap minimarket. Kemuadian dia juga harus
menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari yang akan dijual
(persediaan) dan dana kas untuk membiayai operasional minimarket.
Kedua hal ini disebut asset lancer minimarket.

26 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d
RANGKUMAN

1. Menurut kata asalnya, administrasi berasal dari bahasa latin administrate yang
berarti membantu dan memenuhi. Dalam kata itu terbentuk kata benda
administratio dan kata sifat administrativus yang kemudian masuk ke dalam
bahasa inggris administration.
2. administrasi kaeungan adalah proses pengelolaan keuangan yang melibatkan
hamper seluruh kegiatan yang berkaitan dengan keuangan, mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, hingga pembuatan laporan keuangannya sebagai
proses akhir. Adapun proses pengaturan dan penetapan kebijakan yang berkaitan
dengan pengadaan maupum pemanfaatan keuangan sehingga tugas pokok

Otomatisasi Tata Kelola Keuangan


organisasi dapat terwujud secara efektif dan efisien, adalah inti dari proses
pengelolaan keuangan itu sendiri.
3. Konsep kegiatan administrasi keuangan dibedakan kedalam arti sempit dan arti
luas
a. Dalam arti sempit, Seluruh kegiatan yang termasuk dalam proses
penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran uang berdasarkan aktivitas
penatabukuan adalah inti dari tata usaha keuangan. Jadi, tata usaha keuangan
merupakan proses atau kegiatan yang berhubungan dengan penerimaan,
penyimpanan, dan pengeluaran uang dalam perusahaan.
b. Dalam arti luas, administrasi keuangan secara luas yang berhubungan
dengan pengelolaan keuangan adalah proses pengaturan, pemanfataan, dan
pengadaan keuangan sehingga tugas-tugas dapat dilaksanakan secara efektif
dan efisien.
4. Fungsi Administrasi Keuangan
Fungsi administrasi keuangan di berbagai instansi/lembaga
a. Fungsi Administrasi Keuangan di Instansi Pemerintah
b. Fungsi Administrasi Keuangan di Instansi sekolah
5. Ruang Lingkup Administrasi Keuangan
a. Berdasarkan Wilayah Kerja
b. Administrasi Lingkungan
c. Berdasarkan Pola Perbuatan

27 | R i a n C a n d r a D i n a t a , S . P d