Anda di halaman 1dari 4

Tugas Personal ke-2

Week 7

Zahwa Ramadhanty – 2301962124

(J5EA)

ACCT6173 – Managerial Accounting


Essay:

1. Apakah usaha mikro, kecil, dan menengah memerlukan budget? Jelaskan pendapat anda!

Jawab : Perlu. Menurut saya karena saya selaku pemilik UMKM budget itu sangat perlu
dan penting dan merupakan pondasi dari UMKM karena untuk Menyusun rencana
anggaran modal belanja, dan rencana-rencana strategis untuk usaha kedepannya agar
pengeluaran-pengeluaran tetap terkendali dan tidak melewati batas sehingga tidak
merugikan bisnis dan berjalan lebih efektif, untuk memastikan apakah budget kita cukup
untuk meraih keinginan dan mengimplementasi bisnis plan yang telah kita buat. Selain
itu budget dalam usaha mikro kecil menengah untuk memastikan tercapainya tujuan,
sasaran, rencana laba dan standar yang ditetapkan.

Karena budget membantu merencanakan pertumbuhan dan biaya atas peluang baru,
menyediakan gambaran dari kinerja perusahaan dan membantu perusahaan untuk
mengatasi pada saat-saat perusahaan menurun dengan cara mengidentifikasi
penghematan dan efisiensi biaya

2. Apakah perusahaan dapat menerapkan dua metode atau tipe budgeting sekaligus di dalam
perusahaannya? Jelaskan pendapat anda!

Jawab : Menurut saya bisa, karena dalam budgeting terdapat metode Top Down Budget
dan Bottom Up Budget yang dapat digunakan tergantung situasi dan posisi masing-
masing. Apabila manajemen senior menentukan anggaran dalam hubungannya dengan
departemen keuangan dan mendistribusikan anggaran akhir ke masing-masing
departemen berarti manajemen menggunakan metode Top Down Budget. Apabila
manajemen senior menyediakan tujuan dan target anggaran, tetapi masing-masing
departemen diberi hak penuh untuk menyelesaikan anggarannya sendiri maka manajemen
menggunakan metode Bottom Up Budget.

Top Down Budget dibutuhkan ketika manajer unit bisnis harus diberikan tujuan kinerja
spesifik karena kondisi krisis dan ketika koordinasi yang erat diperlukan antara unit
bisnis.

ACCT6173 – Managerial Accounting


Bottom-up Method dimulai di tingkat bawah atau operasi (departemen) berdasarkan pada
tujuan segmen. Metode bottom-up dapat digunakan untuk meningkatkan “Sense of
Belonging” dari unit-level dalam kepemilikan anggaran. Namun bottom-up method dapat
menghasilkan anggaran yang tidak sejalan dengan tujuan perusahaan jika manajer terlalu
fokus pada departemen, bukan pada tujuan perusahaan.

Tetapi terdapat metode campuran yaitu perusahaan menyusun budget dengan


memulainya dari atas dan kemudian untuk selanjutnya dilengkapi dan dilakukan oleh
karyawan bawahan atau penyusunan anggaran dimulai dari atas dan lalu diserahkan
untuk dilengkapi dan dilanjutkan oleh karyawan bawahan. Jadi ada pedoman dari atasan
atau pimpinan dan dijabarkan oleh bawahan sesuai dengan pengarahan atasan. 

3. Apakah sales dalam yang melebihi budget selalu berdampak jelek? Apakah dampaknya
jika unit sales naik dalam jumlah banyak dan apakah kaitannya dengan variable cost
perusahaan?

Jawab : Tidak selalu berdampak jelek, karena pembuatan budget dan penyesuaian
terhadap sales tidak mudah dan harus teliti serta memakan waktu dalam membuat
keputusan anggaran-anggaran tersebut dan pastinya dengan melewati berbagai
pertimbangan yang menyebabkan sales melebihi budget selagi itu masih bisa
dikendalikan. Hubungannya dengan variable cost mungkin biaya variabel akan
meningkat seiring dengan meningkatnya atau melebihnya sales dari budget tersebut
karena biaya variabel dapat berubah tergantung banyaknya unit yang diproduksi. Maka
untuk perbandingan budget dan sales yang melebihi tersebut dengan melalui flexible
budgeting sehingga dampak baik atau buruknya untuk perusahaan dapat diketahui.

Case:

Bainder Company telah menganggarkan penjualan Binder populernya untuk empat bulan
berikutnya sebagai berikut:

Sales in Units
April 120,000
May 140,000
June 160,000
July 65,000

ACCT6173 – Managerial Accounting


]

Perusahaan saat ini sedang dalam proses menyiapkan anggaran produksi untuk kuartal kedua.
Lalu pengalaman menunjukkan bahwa level persediaan akhir bulan harus sama dengan 10% dari
bulan berikutnya penjualan. Persediaan pada akhir Maret adalah 10.000 unit.

Pertanyaan:
Siapkan anggaran produksi untuk kuartal kedua; dalam anggaran Anda, tunjukkan jumlah unit
yang akan diproduksi setiap bulan dan untuk total kuartal.
Jawab :
Bulan Unit Terjual
April 120.000
Mei 140.000
Juni 160.000
Juli 65.000

Bainder Company
Anggaran Produksi
April Mei Juni Total
(Unit) Penjualan 120.000 140.000 160.000 420.000
(+) Persediaan Akhir 12.000 14.000 16.000 16.000
Total Barang Jadi yang Diperlukan 132.000 154.000 176.000 436.000
(-) Persediaan Awal 10.000 12.000 14.000 10.000
Jumlah Barang yang Ingin diProduksi 122.000 142.000 162.000 430.000

Jadi kesimpulannya Bainder Company memproduksi produk berjumlah sebanyak :

Bulan April : 122.000 Unit

Bulan Mei : 142.000 Unit

Bulan Juni : 162.000 Unit

Dan total unit selama kuartal kedua yaitu 430.000

ACCT6173 – Managerial Accounting

Anda mungkin juga menyukai