Anda di halaman 1dari 4

Abel Manuah

041725484

Tugas.2

Dalam penilaian investasi proyek aktiva tetap dikenal 2 konsep kriteria penilaian, yaitu

Discounted Cash flow dan Non Discounted Cash flow.

Metode yang dapat digunakan untuk dapat mengevaluasi berbagai alternatifinvestasi proyek
aktiva tetap untuk dapat dipilih dikenal dua macam metode yakni metode discounted cash flow
dan metode non discounted cash flow (metodekonvensional). Di dalam metode discounted cash
flow dikenal dua macam tolak ukur profitabilitasyakni Net Present Value (NPV), Internal Rate of
Return (IRR) dan profitability Index. Sedangkan dalam non discounted cash flow (metode
konvensional) dipergunakan dua macam tolak ukur untuk menilai profitabilitas rencana investasi
yakni payback period (PB) dan average rate of return (ARR).Perbedaan utama antara metode
konvensional dengan metode discounted cash flow terletak pada penilaian terhadap nilai waktu
uang (time value of money). Metode evaluasi konvensional tidak mempertimbangkan time value
of money

2. Metode kriteria analisis investasi apa saja yang termasuk dalam masing-masing konsep
tersebut dan apa tujuan analisis masing-masing metode tersebut.(bobot nilai 50 %)

Non Discounted Cash flow

1. Payback Period (PP)

Analisa metode penilaian investasi payback period adalah sebuah metode untuk
mengetahui kapan waktu kembalinya dana investasi yang telah dikeluarkan. Payback
period mengukur lamanya dana investasi yang dikeluarkan perusahaan akan kembali
seluruhnya seperti awal mula.

Dengan analisa metode payback period akan diketahui berapa lama sebuah investasi
bisa dikembalikan ketika terjadi kondisi BEP (break even point) atau titik impas.
Perhitungan metode ini diakukan dengan menghitung periode waktu yang dibutuhkan
ketika jumlah arus kas yang masuk sama dengan jumlah arus kas yang keluar.

Secara umum, apabila hasil payback periode menunjukkan periode pengembalian yang
lebih cepat. Maka investasi tersebut layak untuk dijalankan. Begitu juga sebaliknya,
apabila payback period menunjukkan periode pengembalian yang lebih lama. Maka
investasi tersebut tidak layak untuk dijalankan.

2. Accounting/Average Rate of Return (ARR)

Metode ini menunjukkan besarnya persentase keuntungan bersih setelah pajak

Metode penilaian investasi average rate of return ini menilai seberapa besar
keuntungan dari sebuah investasi. Keuntungan yang dimaksud adalah laba bersih
setelah pajak yang dibandingkan dengan nilai rata-rata dari investasi.

Jadi ARR diukur dari laba perusahaan. Bukan arus kas investasi perusahaan.

apabila hasil perhitungan angka ARR lebih besar daripada tingkat return yang
diisyaratkan. Maka investasi ini layak untuk lakukan. Namun apabila yang terjadi
sebaliknya, maka investasi tersebut tidak layak untuk dijalankan.

Discounted Cash flow

1. Nilai sekarang bersih/neto atau Net Present Value (NPV).

Menghitung selisih antara nilai sekarang dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan
kas return dimasa yang akan datang. Metode penilaian investasi net present value (NPV)
adalah selisih antara nilai sekarang dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan uang
kas bersih dimasa mendatang.

Dalam perhitungan net present value diperlukan data-data mengenai perkiaraan biaya operasi
dan pemeliharaan, biaya investasi dan prakiraan keuntungan dari investasi yang sedang
direncanakan.
 Apabila selisih antara nilai sekarang dari arus kas lebih besar yang berarti nilai NPV
positif. Maka investasi tersebut layak untuk dijalankan.

 Apabila selisih antara nilai sekarang dari arus kas lebih kecil yang berarti nilai NPV
negatif. Maka investasi tersebut tidak layak untuk dijalankan.

2. Indeks keuntungan atau Profitability Index (PI) atau Benefit Cost Ratio (B/C Ratio)

Analisa metode penilaian investasi profitability index (PI) membandingkan antara nilai
arus kas dimasa mendatang dengan nilai pengeluaran investasi yang sekarang.

Profitability index dikenal juga dengan nama profit investment ratio (rasio laba investasi)
dan value investment ratio (rasio investasi nilai).
Apabila profitability Index hasilnya lebih besar dari 1, Investasi tersebut layak untuk
diambil. Semakin besar angkanya, maka investasi tersebut semakin layak.

3. Internal Rate of Return (IRR).


Analisa metode penilaian Internal Rate of Return (IRR) adalah metode analisa investasi dengan
menghitung tingkat suku bunga yang menyamakan present value (nilai sekarang) investasi saat
ini dengan present value dari penerimaan arus kas dimasa yang akan datang.

Metode IRR ini mungkin metode yang paling sering dilakukan. Mungkin karena mudah
digunakan dan banyak yang beranggapan dan percaya bahwa perhitungan IRR adalah
hitungan yang menunjukkan tingkat return yang sebenarnya.

Jelaskan perbedaan karakteristik antara Saham Biasa dan Saham Preferen yang paling
mendasar. (bobot nilai 50 %)

Perbedaan karakteristik antara Saham Biasa dan Saham Preferen yang paling mendasar
adalah :

Pemegang saham preferen ini dapat memperoleh dividen terlebih dahulu dan memiliki hak
suara yang lebih dibandingkan dengan pemegang saham biasa seperti contohnya hak suara
dalam pengembangan perusahaan tersebut dan pemilik saham dapat memiliki suara seperti
dalam pemilihan direksi sehingga dalam pembayaran ketepatan dari dividen preferen sesuai
sehingga para manajemen tersebut juga dapat seoptimal mungkin untuk mengelola
perusahaannya.

Saham yang satu ini memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa,
karenanya dapat menghasilkan pendapatan tetap seperti pada bunga obligasi namun perlu
diingat hal ini juga bisa saja tidak mendatangkan hasil seperti yang diharapkan oleh banyak
investor. Saham preferen diklasifikasikan sebagai ekuitas atau liabilitas keuangan sesuai
dengan karakteristiknya.

1. Pada saham preferen, Memiliki hak istimewa untuk memperoleh dividen


2. Memiliki hak pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham lebih dahulu setelah
kreditor, setelah perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan
3. Bisa jadi, kemungkinan akan mendapatkan tambahan dari pembagian laba perusahaan,
disamping sudah menerima dividen dari awal yang ditetapkan
4. Kalau perusahaan bangkrut, maka diberikan hak untuk memperoleh pembagian kekayaan
perusahaan di atas pemegang saham biasa setelah semua kewajiban pemula dilunasi.

Anda mungkin juga menyukai