Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah : SMK Negeri 3 Ambon


Mata Pelajaran : Teknik Listrik Dasar Otomotif
Topik : Baterai
Kelas : X Teknik Otomotif
Semester : 1 - Ganjil
Alokasi Waktu : 4 JP (@ 45 Menit)

A. KOMPETENSI INTI (KI) :


KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

B. KOMPETENSI DASAR (KD):


KD 3.2 : Menerangkan fungsi dan konstruksi baterai
KD 4.2 : Menggunakan dan merawat baterai

C. INDIKATOR MATERI :
 KOGNITIF

KD. 3.2. Menerangkan fungsi dan konstruksi baterai


3.2.1. Menjelaskan fungsi baterai
3.2.2. Menjelaskan konstruksi baterai
3.2.3. Memahami komponen baterai

 PSIKOMOTOR
KD. 4.2. Menggunakan dan merawat baterai
4.2.1. Menguji baterai tanpa menyebabkan kerusakan komponen
4.2.2. Mengisi baterai sesuai SOP
4.2.3. Memeriksa berat jenis elektrolit baterai sesuai SOP
D. TUJUAN PEMBELAJARAN

 Kognitif
Pada akhir pelajaran peserta didik dapat :
1. Memahami fungsi baterai secara tepat dengan percaya diri
2. Menerangkan konstruksi baterai sesuai konsep dasar baterai secara tepat dengan
percaya diri
3. Menerangkan komponen-komponen baterai secara tepat dengan percaya diri

 Psikomotorik
Setelah pembelajaran di harapkan siswa dapat :
1. Menguji baterai sesuai dengan prosedur pengujian dengan bertanggung jawab
2. Melakukan Pengisian baterai sesuai SOP dengan bertanggung jawab
3. Memeriksa berat jenis elektrolit baterai sesuai SOP dengan jujur dan disiplin

E. MATERI POKOK PEMBELAJARAN


 Kognitif
1.Fungsi baterai
2.Konstruksi baterai

 PSIKOMOTOR
1. Pengujian Baterai
2. Pengisian Baterai
3. Pemeriksaan berat jenis elektrolit

URAIAN SINGKAT MATERI :


Fungsi Baterai
Baterai merupakan sumber energi listrik yang digunakan oleh sistem starter dan sistem
kelistrikan yang lain. Baterai ada dua tipe yaitu baterai kering dan baterai basah. Baterai
yang digunakan untuk motor, mobil maupun truk adalah baterai jenis basah.
Pada kendaraan secara umum baterai berfungsi sebagai sumber energi listrik pada
kendaraan, namun bila kita amati lebih detail maka fungsi baterai adalah:
1) Saat mesin mati sebagai sumber energi untuk menghidupkan asessoris,
penerangan, dsb.
2) Saat starter untuk mengidupkan sistem starter
3) Saat mesin hidup sebagai stabiliser suplai listrik pada kendaraan, dimana pada saat
hidup energi listrik bersumber dari alternator.

Konstruksi Baterai
Baterai terdiri dari beberapa komponen antara lain : Kotak baterai, terminal baterai, lektrolit
baterai, lubang elektrolit baterai, tutup baterai dan sel baterai. Dalam satu baterai terdiri
dari
beberapa sel baterai, tiap sel menghasilkan tegangan 2 - 2,2 V.
Baterai 6 V terdiri dari 3 sel, dan baterai 12 V mempunyai 6 sel baterai yang dirangkai
secara seri.Tiap sel baterai mempunyai lubang untuk mengisi elektrolit baterai, lubang
tersebut ditutup dengan tutup baterai, pada tutup terdapat lubang ventilasi yang digunakan
untuk mengalirkan uap dari elektrolit baterai. Tiap sel baterai terdapat plat positip, saparator
dan plat negatip, plat positip berwarna coklat gelap (dark brown) dan plat negatip berwarna
abu-abu metalik (metallic gray).

Pemeriksaan Elektrolit
Jumlah elektrolit baterai harus selalu dikontrol, jumlah yang baik adalah diantara tanda
batas Upper Level dengan Lower Level. Jumlah elektrolit yang kurang menyebabkan sel
baterai cepat rusak, sedang jumlah elektrolit berlebihan menyebabkan tumpahnya elektrolit
saat batarai panas akibat pengisian atau pengosongan berlebihan. Akibat proses penguapan
saat pengisian memungkinkan jumlah elektrolit berkurang, untuk menambah jumlah
elektrolit yang kurang cukup dengan menambah H2O atau terjual dengan nama Air Accu.
Penyebab elektrolit cepat berkurang dapat disebabkan oleh overcharging, oleh karena bila
berkurangnya elektrolit tidak wajar maka periksa dan setel arus pengisian. Keretakan baterai
dapat pula menyebabkan elektrolit cepat berkurang, selain itu cairan elektrolit dapat
mengenai bagian kendaraan, karena cairan bersifat korotif maka bagian kendaraan yang
terkena elektrolit akan korosi. Pemeriksaan berat jenis elektrolit baterai menggunakan alat
hydrometer. Pemeriksaan berat jenis elektrolit baterai merupakan salah satu metode untuk
mengetahui kapasitas baterai. Baterai penuh pada suhu 20 ºC mempunyai Bj 1,27-1,28, dan
baterai kosong mempunyai Bj 1,100 -1,130.

Langkah melakukan pengukuran elektrolit baterai adalah:


1) Lepas terminal baterai negatif
2) Lepas sumbat baterai dan tempatkan dalam wadah agar tidak tercecer
3) Masukkan thermometer pada lubang baterai
4) Masukkan ujung hydrometer ke dalam lubang baterai
5) Pompa hydrometer sampai elektrolit masuk ke dalam hydrometer dan pemberat
terangkat
6) Tanpa mengangkat hydrometer baca berat jenis elektrolit baterai dan baca
temperature elektrolit baterai.
7) Catat hasil pembacaan, lakukan hal yang sama untuk sel baterai yang lain

F. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN :

a. Model Pembelajaran : Discovery Learning


b. Metode : Student Teams Achievement Divisions (STAD)
c. Pendekatan : Scientific Learning

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN :
NO Kegiatan Belajar Waktu
1 A. Kegiatan awal / pendahuluan 45 “
 Memberikan salam
 Mengkondisikan kelas (berdoa, absensi, periksa kebersihan, isi
jurnal)
 Apersepsi
Mendorong siswa rasa ingin tahu dan berpikir kritis, siswa diajak
memecahkan masalah mengenai fungsi dan konstruksi baterai
dengan tayangan slide dari LCD
 Motivasi
Bagaimana cara mengidentifikasi jenis baterai dan memahami
fungsi, konstruksi baterai pada kendaraan.
 Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2 B. Kegiatan Inti: 5 jam
 Melihat/Mengamati @ 45”
 Siswa membaca bahan bacaan terkait dengan baterai pada
kendaraan
 Siswa mengamati berbagai jenis baterai yang ada di sekitar
mereka dan baterai pada kendaraan
 Siswa menyimak informasi tentang baterai pada kendaraan
 Guru mengamati ketrampilan siswa mengamati permasalahan
yang berhubungan dengan baterai pada kendaraan

 Menanya
 Siswa secara aktif bertanya tentang topik yang berkaitan
dengan:
 Fungsi dan konstruksi baterai
 Pemeriksaan elektrolit
 Pengisian dan pengosongan baterai
 Pengujian baterai
 Guru menilai sikap siswa dalam menyampaikan pertanyaan
serta dapat menerapkan konsep dalam menyelesaikan
pertanyaan-pertanyaan, sebagai rasa ingin tahu

 Mengumpulkan Data
 Siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran tentang
menggunakan dan merawat baterai
 Siswa membuat laporan hasil pemeriksaan
 Guru menilai sikap siswa dan membimbing/menilai kemampuan
siswa dalam pemecahan masalah.

 Mengasosiasikan
 Siswa menyajikan hasil rangkuman dari pembelajaran tentang
proses menggunakan dan merawat baterai
 Siswa menganalisis hasil pemeriksaan baterai secara visual
 Siswa menyimpulkan hasil pemeriksaan
 Guru menilai ketrampilan siswa dalam pembuatan laporan
 Mengkomunikasikan
 Siswa mempresentasikan hail pemeriksaan dalam bentuk
lisan, tulisan, atau media lainnya
 Guru menilai hasil presentasi siswa dan memberikan
tanggapan tetang hasil pengamtannya yang berhubungan
dengan materi pembelajaran.
3 15 “
Penutup
C. Kegiatan Terakhir
 Siswa menyempurnakan laporannya berdasarkan hasil koreksi
guru maupun siswa kainnya pada saat presentasi
 Guru mengevaluasisiswa secara tertulis
 Guru mengapresiasikan hasil belajar siswa
 Guru menyimpulkan pembelajaran

H. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan

1. Instrumen Penilaian

 Instrumen Penilaian Pengetahuan (Kognitif)


 Instrumen Penilain Keterampilan penyajian/presentasi laporan (Psikomotorik)

I. Alat/Media/Sumber Pembelajaran:
a. Alat/Media
1. LCD/ Infokus
2. Baterai
3. Hydrometer
4. Unit Kendaraan
b. Sumber Pembelajaran:
 Bahan Ajar Kurikulum 2013, Teknik Listrik Dasar Otomotif Semester 1
 TEAM (1995), New Step 1 Training Manual, Jakarta, Toyota Astra Motor
 Anonim (2004), Dasar Listrik & Baterai, Malang, VEDC
 Tim Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (2004), Pengujian,
pemeliharaan/ servis, Dan Penggantian Baterai, Yogyakarta

CATATAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN UNTUK PERBAIKAN RPP :


...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
.......................................................................................................................

Ambon, 28 Juli 2016


Mengetahui/Menyetujui Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Wakasek Kurikulum Kepala Sekolah

J. A L F O N S, S.Pd I. T A N A M A L, S.Pd, M.Pd RUDI HARTONO, SST.


Nip. 19661012 199412 1 012 Nip. 196009101989031012 Nip .19820205 201504 1 002