Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

INSTRUMENTASI HOTPLATE MAGNET

OLEH:
NAMA : APRILIA DIANA ANGGIA LESTARI
KELAS :A
NIM : P07134020003
PRODI : D3 TLM
KELOMPOK :A
DOSEN PEMBIMBING : AFFAN ARDIANTO, STr.Kes
A. Dasar Teori
Hot Plate Magnetic Stirrer Hot plate magnetic stirrer adalah peralatan
laboratorium yang digunakan untuk mengaduk dan memanaskan larutan
satu dengan larutan lain yang bertujuan untuk membuat suatu larutan
homogen dengan bantuan pengaduk batang magnet (stir bar). Plate yang
terdapat dalam peralatan dapat dipanaskan sehingga mampu
mempercepat proses homogenisasi. Gelas ukur yang berisi larutan yang
akan diaduk dan berisi stir bar diletakkan diatas plate. Stir bar atau magnet
pengaduk yang dimasukkan dalam wadah gelas ukur yang berisi larutan
kimia tidak akan bereaksi dengan larutan apapun pada saat proses
pencampuran berjalan, karena stir bar atau magnet pengaduk dibungkus
dengan materi khusus seperti teflon. Prinsip kerja hot plate magnetic stirrer
adalah berupa plate yang dapat dipanaskan dan hubungan antara dua
magnet yaitu, magnet yang dihubungkan pada motor dan magnet (stir bar)
yang dimasukkan dalam wadah gelas yang berisi larutan kimia yang
ditempatkan pada plate pemanas (lempengan pemanas) untuk
memanaskan larutan agar suhunya tetap terjaga serta untuk mempercepat
proses penghomogenan larutan dengan pemilihan suhu yang telah
ditentukan. Dengan menggunakan hot plate magnetic stirrer, pencampuran
larutan kimia dapat dilakukan dengan cepat, sehingga dapat menghemat
waktu, tenaga dan dihasilkan larutan yang lebih homogen.

Hot Plate Magnetic Stirrer Magnet Bar atau Stir Bar Stir bar atau
batang pengaduk digunakan untuk mengaduk campuran larutan.
Pergerakan dari batang pengaduk ini sendiri digerakan oleh magnet
berputar atau gabungan elektromagnet yang terletak dibawah bejana berisi
cairan. Karena kaca tidak memberikan efek apapun terhadap medan
magnet, maka batang pengaduk magnetik dapat bekerja dengan baik pada
bejana kaca (misalnya beaker glass). Batang pengaduk biasanya dilapisi oleh
teflon, atau sedikit mengandung bahan kaca. 
B. Prinsip Kerja
Prinsip kerja “Hot Plate Magnetic Stirrer” adalah berupa plate yang
dapat dipanaskan dan hubungan antara dua magnet yaitu, magnet yang
dihubungkan pada motor dan magnet (stir bar) yang dimasukkan dalam
wadah gelas yang berisi larutan kimia yang ditempatkan pada atas pelat
(plate). Dengan menggunakan “Hot Plate Magnetic Stirrer”, pencampuran
larutan kimia dapat dilakukan dengan cepat, sehingga dapat menghemat
waktu, tenaga dan dihasilkan larutan yang lebih homogen.

C. Cara Kerja
1. Menyambungkan hot plate stirrer ke sumber daya listrik
2. Tekan tombol ON untuk menyalakannya
3. Masukkan pelarut, biasanya aquades, ke dalam alat gelas seperti gelas
kimia (beaker glass) atau erlenmeyer
4. Letakkan beaker glas berisi larutan tersebut diletakkan di atas hot plate
stirrer
5. Masukkan sejumlah bahan kimia tertimbang (pakai timbangan analitik)
6. Atur suhu alat pengaduk stirrer hot plate
7. Masukkan batang pengaduk (magnetic stirrer) ke dalam beaker glass.
8. Atur kecepatan pengadukan (rpm)

D. Cara Perawatan
1) Agar hotplate dapat dipakai dalam waktu yang lama, maka perlu dilakukan
perawatan. Berikut yang harus dilakukan : 
2) Bersihkan hotplate dari debu dan bekas pemanasan sampel baik pada
bagian hotplate maupun pada lempeng pemanas.
3) Usahakan hotplate dihidupkan setiap hari, agar mesin berfungsi dengan
normal.

E. Jenis-Jenis
Secara umum jenis hot plate dan stirrer di laboratorium adalah tipe digital
dan tipe analog. Masing masing dapat dibeli hanya pemanasnya saja (hot
plate) atau pengaduknya saja (stirrer) atau dual fungsi pemanas dan
pengaduk (hotplate-stirrer). Kontak kami untuk informasi harga.

1. Cell-Culture Stirrer MS-C-S1 (Single-Position)


2. Cell-Culture Stirrer MS-C-S4 (Four-Position)
3. Digital Hotplate HP380-Pro LCD
4. Digital Hotplate HP550-S LED
5. Digital Magnetic Stirrer MS6-Pro LCD
6. Digital Magnetic Stirrer MS7-Pro LCD
7. Digital Magnetic Stirrer MS-PA Circular-top LED
8. EcoStir Magnetic Stirrer
9. FlatSpin Stirrer
10.Analog Magnetic Stirrer MS7-S
11.Analog Magnetic Stirrer MS-PB Circular-top
12.Analog Magnetic Stirrer MS-S Circular-top
13.Digital Hotplate Stirrer MS7-H550-Pro LCD
14.Digital Hotplate Stirrer MS7-H550-S LED
15.Digital Hotplate Stirrer MS-H280-Pro Circular-top LED
16.Digital Magnetic Hotplate Stirrer MS-H380-Pro LCD
17.Digital Hotplate Stirrer MS-H-Pro Plus Circular-top LCD
18.Digital Hotplate Stirrer MS-H-Pro-T Circular-top LCD
19.Analog Hotplate Stirrer MS-H-S Circular-top
20.Digital Hotplate Stirrer MS-H340-S4
21.Analog Magnetic Hotplate Stirrer MS-H-S10
22.Analog Magnetic Stirrer MS-M-S10
23.Analog Magnetic Stirrer MS-M-S16

24.Ada beberapa kategori dan jenis hot plate stirrer yang dapat anda pilih,
diantaranya adalah:
25.Cell Culture Stirrer
26.Digital Hotplate
27.Digital Stirrer
28.Analog Stirrer
29.Digital Hotplates-Stirrer
30.Analog Hotplates-Stirrer
31.Multi-position Hotplates-Stirrer

F. Bagian-Bagian
1. Alas
Tempat meletakkan sampel yang dipanaskan. Sesuai namanya ya teman-
teman. Alas ini sebagai tempat untuk meletakkan sampel. Sampel nya
ditempatkan pada gelas kimia atau juga bisa menggunakan erlenmeyer.

2. Pengatur suhu
Pengatur suhu berupa tombol yang bisa diputar pada sebelah kiri. Fungsi
nya pasti untuk mengatur suhu dari hotplate agar sesuai dengan yang
diinginkan. Semakin kekanan atau searah jarum jam, maka suhu yang
dihasilkan hotplate semakin tinggi. Demikian pula sebaliknya, semakin
berlawanan arah jarum jam, suhu semakin rendah. Untuk
mengukur/mengetahui suhu dari sampel digunakan termometer.

3.  Pengatur stirer
Terletak di sebelah kanan pengatur suhu. Fungsinya untuk mengatur
kecepatan pengadukan. Pengadukan menggunakan magnetic stirer.  Untuk
mempermudah dalam pengadukan, stirer ini dapat dimaksimalkan sehingga
pekerja di laboratorium tidak perlu melakukan pengadukan secara manual.
G. Gambar Alat

H. Kesimpulan
Hotplate adalah alat di  laboratorium kimia yang digunakan untuk
memanaskan campuran/sampel. Sampel yang akan dipanaskan
ditempatkan ke dalam erlenmeyer atau gelas kimia. Kemudian
pada hotplate terdapat tombol yang diputar untuk menghidupkan dan
mematikannya. Cara penggunaan alat ini cukup sederhana kita tinggal
menyalakan kemudian menempatkan sampel diatas hotplate, kemudian
diatur suhunya sesuai yang diinginkan.

Anda mungkin juga menyukai