Anda di halaman 1dari 8

PRAKTIKUM 4

PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN UNTUK MENGUKUR


KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS)

Kelompok 2
Pendidikan IPA A 2019
1. Atika Salma C. (19312241001)
2. Addina Hartika P. (19312241016)
3. Tri Puspita D.S. (19312241018)
4. Ova Dhea A. (19312241029)
5. Atika Dwi H. (19312241036)

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2021
A. Tujuan

1. Mahasiswa memiliki kemampuan dalam menyusun instrumen penilaian tes untuk


mengukur keterampilan proses sains.
2. Mahasiswa memiliki sikap kritis, kreatif, mandiri, inovatif, dan cendekia dalam
mengembangkan instrumen penilaian tes untuk mengukur keterampilan proses sains.

B. Dasar Teori

Instrumen tes sangat penting dalam mengevaluasi peserta didik pada ranah
afektif dan psikomotor. Ada beberapa macam instrumen tes, yakni: pengamatan
(observation), wawancara (interview), kuesioner atau angket (questionnaire). Observasi
adalah suatu proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis, logis, objektif, dan
rasional mengenai berbagai fenomena untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam evaluasi
pembelajaran, observasi dapat digunakan untuk menilai proses dan hasil belajar peserta
didik, seperti tingkah laku peserta didik pada waktu belajar, berdiskusi, mengerjakan
tugas, dan lain-lain. Instrumen yang digunakan untuk melakukan observasi disebut
pedoman observasi.
Keterampilan proses merupakan hasil belajar yang dicapai seseorang dalam
wujud kemampuan untuk melakukan kerja ilmiah atau penelitian seperti melakukan
pengamatan, komunikasi, interpretasi, eksperimen, menarik kesimpulan
dan sebagainya. Keterampilan proses terdiri atas sejumlah keterampilan yang satu
sama lain sebenarnya tak dapat dipisahkan, namun ada penekanan khusus dalam
masing-masing keterampilan proses tersebut. Keterampilan proses yang dapat
dikembangkan dalam pembelajaran IPA, yaitu:
1. Melakukan observasi
2. Menafsirkan hasil pengamatan
3. Mengelompokkan
4. Meramalkan
5. Keterampilan berkomunikasi
6. Hipotesis
7. Merencanakan percobaan atau penyelidikan
8. Menerapkan konsep atau prinsip
9. Mengajukan pertanyaan
10. Keterampilan menyimpulkan
Untuk menyusun lembar observasi ini, langkah-langkah secara umum
yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Lakukan terlebih dahulu studi pendahuluan, dengan cara:
a. Mengamati gejala (misalnya: tingkah laku, situasi perusahaan, dll) yang identik
dengan gejala yang akan diamati.
b. Mencoba menggolongkan penampilan/gejala
c. Mencoba menuangkan butir a dan b dalam lembar rekaman observasi
dengan format tertentu.
2. Tentukan tujuan observasi secara jelas dan terperinci. Tujuan
mencakup: What,Who, Where, When, dan How. (Tujuan telah dijelaskan secara rinci
pada sub topic terdahulu).
3. Jabarkan secara tajam dan terperinci tujuan tersebut dalam elemen-elemen
tingkah laku yang akan diobservasi.
4. Rumuskan secara tajam kerangka teori yang menunjang penjabaran elemen-elemen
tingkah laku tadi.
5. Tuangkan elemen-elemen tingkah laku tersebut ke dalam suatu lembar rekaman
observasi (recording sheet), dengan sistem pencatatannya.
6. Bila hasil observasi akan dijadikan data kuantitatif, tentukan terlebih dahulu kriteria,
skor, dan elemen-elemen tingkah laku untuk analisis.
7. Tentukan kerangka analisis secara teoritis untuk membantu interpretasi
hasil observasi.
8. Observasi dilakukan paling sedikit oleh 2 orang observer dengan catatan
waktu, tanggal, dan tempat kejadian observasi.

C. Tugas
Susunlah lembar observasi penilaian beserta rubriknya untuk mengukur keterampilan
proses sains dengan menggunakan format sebagaimana contoh dalam lampiran
LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES SAINS
PRAKTIKUM PERUBAHAN WUJUD ZAT KELAS VII

Observer :
Hari/Tanggal :

Petujuk Pengisian
Berikanlah skor penilaian setiap aspek penilaian dengan cara melingkari angka berdasarkan pengamatan Anda terhadap peserta praktikum
dalam kelompok masing-masing pada mata pelajaran IPA tema Perubahan Wujud Zat. Skor yang Anda pilih didasarkan pada rubrik penilaian.

Aspek Penilaian
No Nama Siswa Skor Total Nilai Angka Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

Keterangan:

(1) = Observasi (8) = Memprediksi


(2) = Klasifikasi (9) = Mengidentifikasi dan Mengontrol Variabel
(3) = Mengukur (10) = Interpretasi Data
(4) = Menggunakan Hubungan Waktu/Ruang (11) = Memformulasikan Hipotesis
(5) = Menggunakan Bilangan (12) = Mendefinisikan secara Operasional
(6) = Inferensi (13) = Eksperimen
(7) = Komunikasi
RUBRIK PENILAIAN

No Aspek Penilaian Indikator Kategori Skor


1. Observasi ● Mengamati perubahan suhu yang terjadi pada air Empat indikator terpenuhi 4
● Menemukan perbedaan pada suatu benda yang mengalami perubahan suhu Tiga indikator terpenuhi 3
● Mengamati fenomena pemuaian dalam kehidupan sehari-hari
Dua indikator terpenuhi 2
● Mengidentifikasi perubahan wujud zat
Satu indikator terpenuhi 1
2. Klasifikasi ● Mengelompokkan macam perpindahan kalor Empat indikator terpenuhi 4
● Mengelompokkan pemuaian zat (padat,cair,dan gas) Tiga indikator terpenuhi 3
● Mengelompokan beberapa bahan kalor jenis Dua indikator terpenuhi 2
Satu indikator terpenuhi 1
3. Mengukur ● Mengukur kalor yang terlibat dalam perubahan wujud zat dengan Empat indikator terpenuhi 4
menggunakan satuan yang sesuai dan tingkat akurasi yang tepat Tiga indikator terpenuhi 3
● Mengukur suhu dengan satuan yang sesuai dan tingkat akurasi yang tepat
Dua indikator terpenuhi 2
● Menyertakan lambang besaran yang diukur
● Menyertakan satuan Satu indikator terpenuhi 1
4. Menggunakan ● Mendeskripsikan kondisi zat (mula-mula, selama, dan setelah proses Tiga indikator terpenuhi 3
hubungan ruang dan perubahan wujud berlangsung)
waktu ● Mendeskripsikan hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi Dua indikator terpenuhi 2
perubahan wujud zat
● Membandingkan kondisi objek satu dengan objek lainnya yang diberikan Satu indikator terpenuhi 1
perlakuan berbeda
5. Menggunakan ● Mengkonversikan skala suhu yang lain jika nilai telah diketahui salah satu Empat indikator terpenuhi 4
bilangan skala suhu pada satuan yang berbeda. Tiga indikator terpenuhi 3
● Menentukan koefisien muai panjang
● Menerapkan persamaan kalor untuk kenaikan suhu Dua indikator terpenuhi 2
● Menerapkan persamaan kalor laten untuk perubahan wujud Satu indikator terpenuhi 1
6. Inferensi ● Menginferensi keterkaitan suhu benda dengan banyaknya energi panas yang Tiga indikator terpenuhi 3
terkandung Dua indikator terpenuhi 2
● Menginferensi peristiwa perubahan wujud benda
● Menginferensi peristiwa terjadinya perpindahan kalor Satu indikator terpenuhi 1
7. Komunikasi ● Mengkomunikasikan hasil percobaan pengukuran suhu Empat indikator terpenuhi 4
● Mengkomunikasikan hasil percobaan mengenai pemuaian zat cair Tiga indikator terpenuhi 3
● Mengkomunikasikan hasil pengamatan mengenai suhu benda saat terjadi
Dua indikator terpenuhi 2
perubahan wujud
● Mengkomunikasikan hasil penyelidikan mengenai perpindahan kalor Satu indikator terpenuhi 1
8. Memprediksi ● Meramalkan perubahan wujud berdasar peristiwa, observasi, pengalaman Empat indikator terpenuhi 4
tertentu yang dapat dipercaya
Tiga indikator terpenuhi 3
● Menggunakan fakta-fakta untuk merumuskan pemberian perlakuan untuk
mempercepat pelepasan kalor Dua indikator terpenuhi 2
● Menggunakan pola hubungan untuk memperhitungkan peristiwa yang belum
Satu indikator terpenuhi 1
terjabarkan pada materi
● Menggunakan fakta-fakta untuk merumuskan siklus perubahan wujud benda
karena pengaruh suhu dan kalor
9. Mengidentifikasi dan ● Mengidentifikasi variabel pada praktikum azas black, variabel bebas adalah Empat indikator terpenuhi 4
mengontrol variabel massa air, variabel terikat suhu dan variabel kontrol yaitu waktu pemanasan Tiga indikator terpenuhi 3
● Menentukan variabel-variabel yang mempengaruhi besarnya pemuaian Dua indikator terpenuhi 2
panjang zat padat (besi, baja) Satu indikator terpenuhi 1
● Mengontrol variabel dalam investigasi pemuaian zat padat (besi, baja)
● Menetapkan batasan-batasan dari kontrol variabel terpilih dalam investigasi
azas black
10. Interpretasi data ● Mengidentifikasi data pada grafik perubahan suhu (menghubungkan dan Tiga indikator terpenuhi 3
menginvestigasikan) Dua indikator terpenuhi 2
● Menarik kesimpulan dari data dengan menentukan pola perubahan suhu Satu indikator terpenuhi 1
dengan jelas
● Menyusun kesimpulan pada investigasi pemuaian zat yang beralasan yang
menghubungkan kecenderungan dalam data terhadap variabel
11. Memformulasikan ● Mengidentifikasi pertanyaan/ pernyataan yang dapat/ tidak dapat di uji dalam Empat indikator terpenuhi 4
hipotesis praktikum pemuaian panjang suatu zat padat Tiga indikator terpenuhi 3
● Menyusun pernyataan, misalnya pertanyaan, inferensi, prediksi, yang dapat di Dua indikator terpenuhi 2
uji dengan praktikum pemuaian suatu zat padat Satu indikator terpenuhi 1
● Menyatakan hasil yang diharapkan dari praktikum pemuaian panjang zat padat
yaitu perubahan panjang suatu beda dikarenakan penerimaan kalor atau
peningkatakan suhu
● Mengembangkan penjelasan yang dapat di uji dalam praktikum pemuaian
panjang suatu zat padat
● Menjelaskan observasi yang diberikan dalam istilah hubungan konsep
pemuaian zat padat
12. Mendefinisikan ● Menyatakan bagaimana untuk mengukur sebuah variabel eksperimen pada Empat indikator terpenuhi 4
secara operasional praktikum azas black Tiga indikator terpenuhi 3
● Mendefinisikan variabel berdasarkan perilaku/ cara kerja untuk dilakukan Dua indikator terpenuhi 2
dalam praktikum azas black Satu indikator terpenuhi 1
● Memformulasikan pernyataan bermakna yang menghasilkan pemahaman
mengenai konsep azas black
13. Eksperimen ● Mengidentifikasi suhu suatu zat cair yang diukur Empat indikator terpenuhi 4
● Memilih disain yang sesuai investigasi pengukuran suhu suatu zat cair untuk Tiga indikator terpenuhi 3
menguji hipotesis Dua indikator terpenuhi 2
● Mengenali batasan metode dan alat yang digunakan dalam praktikum Satu indikator terpenuhi 1
pengukuran suhu suatu zat cair
● Menggunakan prosedur yang aman selama melakukan investigasi pengukuran
suhu suatu zat cair
● Menggunakan peralatan yang sesuai untuk melaksanakan praktikum
pengukuran suhu suatu zat cair

Anda mungkin juga menyukai