SILABUS

MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN DOSEN

: : : : :

Asuhan Kebiadanan IV (Patologi) BD.304 5 SKS (T2, P3) SEMESTER IV dan V 1. K. Kasiati, S.Pd., AMd.Keb. (PJMK) 2. Sitti Aras, SST., S.Pd., M.Pd. 3. Miatuningsih, S.Pd., Dip.MW. 4. Netti Herlina, AMd.Keb., S.Pd., M.Kes. 5. Susilorini, S.KM., M.Pd. 6. Mamik, S.KM., M.Kes. 7. Dwi Purwanti, S.Kp. 8. Siti Alfiah, S.Kep.Ns. 9. Sri Indarjati, M.M. 10. Evi Pratami, SST.

DISKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini membahas tentang asuhan kebidanan ibu dengan kelainan atau komplikasi dengan pendekatan manajemen kebidanan yang meliputi : patologi obstetric, penyakitpenyakit penyerta kehamilan, persalinan dan nifas, prinsip-prinsip asuhan dalam penanganannya, rujukan dan pendokumentasiannya. TUJUAN PEMBELAJARAN Pada akhir perkuliahan peserta didik mampu : 1) Menjelaskan prinsip deteksi dini ibu dengan kealinan, komplikasi dan penyulit yang lazim terjadi dalam kehamilan, persalinan dan nifas. 2) Menjelaskan penyakit peserta pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas. 3) Melaksanakan deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyulit kehamilan, persalinan dan nifas. 4) Melaksanakan asuhan pada wanita/ibu dengan kelainan, komplikasi dan penyulit dalam kehamilan, persalinan dan nifas. 5) Melaksanakan pendokumentasian. 6) Melaksanakan rujukan berdasarkan standar praktek kebidanan dan protap. GARIS BESAR MATA KULIAH 1) Jenis kelainan, komplikasi dan penyulit. 2) Penyakit-penyakit penyerta pada kehamilan, persalinan dan nifas. 3) Deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyulit kehamilan, persalinan dan nifas. 4) Asuhan pada wanita/ibu dengan kelainan, komplikasi dan penyulit dalam kehamilan, persalinan dan nifas. 5) Asuhan kebidanan pada ibu dengan gangguan system dan alat reproduksi. 6) Hubungan standar praktek kebidanan (SPK) dan protap dengan system rujukan kebidanan. 7) Pendokumentasian. KEPUSTAKAAN Sweet, BR (2000). Maye’s Midwifery: A Tex Book for Midwives, Twelfth Edition. Bailiere Tindall, London. Prawiro Hardjo, S (1997). Ilmu Kebidanan, YBPSP, UI Jakarta Silverton, L (1997). The Art and Science of Midwifery. Precentice Hall International (UK) ltd, Maryland Ave, Hemel Hempstead. Arias, F (1993). Practical Guide to High Risk Pregnancy and Delivery. Mosby-Year Book Inc, USA. Saifuddin, A.B. et.al (2000). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan YBPSP, Jakarta. Saifuddin, A.B. et.al (2002). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal, YBPSP, Jakarta.

4 Parametritis 2.1 Pasien 1.3 Myometrits 2. gejala dan penanganan 2.2 6 jam masa nifas 1.2.4Komplikasi dan penyakit dalam masa nifas serta penanganannya 1.2. persalinan dan masa nifas 1.2 Ginjal 2.2 Kontak dini kehamilan trimester I 1.Peritonitis .1.4.1.5 Adenexitis 2.6 Toxoplasmosis 2.1Penyakit yang menyertai kehamilan dan persalinan 2.4 6 minggu masa nifas 1.3. persalinan dan masa nifas 1.5 Varicella 2.7 Infeksi Traktus Urinarius 2.3.3.2 Gangguan psikologis masa nifas .2Infeksi yang menyertai kehamilan dan persalinan 2.7 Sistem pencernaan 2.3.Bendungan ASI .Thrombophlebitis .1.2 Alat 1.1.RINCIAN KEGIATAN No 1.3 Pelayanan ANC berdasarkan kebutuhan individu 1.3.2.Post partum psikosa 1.3 Penolong Menjelaskan penyakit menyertai pada ibu dalam masa kehamilan.3 Rubella 2.1 Pemeriksaan kehamilan dini (early ANC detection) 1.3.4 Herpes 2.2.4 DM 2.3.7 Pelviksitis Dosen Miatuningsih 2.Luka perineum . komplikasi.1 TB paru 2.1 Infeksi nifas .2.1.1Prinsip deteksi dini ibu dengan kelainan.1.5.5.Post partum blues .2 CMV (Cyomegalo Virus) 2.8 Hepatitis 2.2.1 Syphilis 2.1 Cerviksitis 2.1.3 Jantung 2.1 2 jam masa nifas 1.1 Pemanfaatan partograf pada setiap persalinan kala I aktif 1.3Tanda.1.9 HIV/AIDS 2.2.6 Peritonitis 2.2Deteksi dini penyulit persalinan 1.3.3. Siti Alfiah Susilorini .2 Endometriosis 2.8 Gonorhoe & HIV AIDS 2. komplikasi.6 Sistem hematologi 2. Tanggal Pokok / sub pokok bahasan Menjelaskan prinsip deteksi dini ibu dengan kelainan.2.Depresi post partum .3Deteksi dini komplikasi masa nifas 1. penyakit yang lazim terjadi dalam kehamilan.4.5 Melaksanakan persiapan ekstraksi forcep 1.1.5.2.1.2.3.Infeksi payudara .Emboli air ketuban 1.1.2.1.4 Skrining untuk deteksi dini 1.5 Asma 2. persalinan dan nifas 2.10 Typus Abdominalis 2.3 6 hari masa nifas 1.3. penyakit yang lazim terjadi dalam kehamilan.

5 Varicella No 4. portio 4. Tanggal Pokok / sub pokok bahasan Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan komplikasi.1 Pasien 3.3 Ulcus portio 4.17. kelaianan.Oligohidramnion 4.9 Salpingitis 2.2 Alat 3.Plasenta previa .4 Kelaianan letak .2Pengertian infertilitas 4.Eklampsia 4.Anemia .Polihidramnion .2 Ero.Hipertensi essensial .3.3.Pre eklampsia . Kasiati Evi Pratami Dwi Purwanti Sri Indarjati .4 Sypilis  presentasi 2.8 Kelainan pada ovarium 2.15.15.KET .17.3 Muka 4.6.1 Puncak kepala 4.1Komplikasi dan penyulit kehamilan trimester III 4.12 Manajemen kebidanan klimaterium dan menopause 4.11 Gangguan klimaterium dan menopause 4.17.2 Kehamilan ganda 4.Hipertensi karena kehamilan (PH) .15.1 Kehamilan dengan hipertensi .15.15.Hepatitis 4.4Faktor-faktor yang mempengaruhi infertilitas 4.1 Polip 4.Plasenta sirkum valata 4.Solutio plasenta .6.15 Perdarahan di luar haid 4.17.14.10 Tanda-tanda awal dari klimaterium dan menopause 4.4 Trauma 4.Hyperemesis gravidarium .2.1 Kelaianan dalam lamanya kehamilan .9 Pengertian menopause 4.Prematur .8Pengertian klimaterium 4.Postmatur .Intra Uterine Growth Retardation (IUGR) .6 Kehamilan dengan penyakit gangguan jiwa .3 Kelaianan air ketuban .5 Polips endometrium 4.Depresi Dosen K.6.Insertio velamentosa .5 Kehamilan dengan infeksi .4 Presentasi oksipilo posterior 4.Intra Uterine Fetal (IUFD) 4.7Melaksanakan persiapan ekstraksi vacuum 3.1.16 Kehamilan dengan infeksi rubella 4.14 Perdarahan ante partum .Ruputra sinus marginalis .14. penyakit dalam masa kehamilan 4.14.17 Konsep dasar kelainan presentasi dan posisi 4.Abortus .2 Dahi 4.17.KPSW .Letak lintang 4.5Masalah yang timbul pada infertilitas 4.6Manajemen kebidanan pada infertilitas 4.14.3 Penolong 4.13 Komplikasi dan penyulit kehamilan trimester I dan II .17.Molahidatidosa 4.3Pemeriksaan infertilitas 4.

6.4 Persiapan : .HIS hipotonit .Gawat janin 5.1 Penyulit kala III persalinan 6.1.1.2 Distosia kelainan alat kandungan .2 Tujuan 5.5 Perawatan pasien post kuretage 6.1.3.2 Antonia uteri 6.1 Pengkajian data 6.Uterus / serviks 5.Pasien/lingkungan . duarium 5.4 Distosia kelainan jalan lahir . uterus.4 Sarcoma 5.3 Kista sarcoma filodes 5.2.Perineum .6 Tumor jinak dan ganas pada vulva.Anencephalus .4 Prosedur pemeriksaan 5.1.2Praktik dokumentasi kasus kebidanan patologi 6.5 Evaluasi asuhan 6.3.3 Retensio plasenta 6.Petugas 6.Psikosa .3. patofisiologis dan gambaran klinis pada ibu 5. penyebab.1Persalinan dengan penyulit kala III dan IV 6..Hydrcephalus .Vagina .2.2 Rumusan diagnosa/masalah 6.1.2.2.HIS hipertonit .3.1 Mastitis 5.7 Pemantauan pre dan post operasi pada kasus-kasus kebidanan No 5.1.6.5 Deteksi dini 5.Vagina .8 Syok obstetrik 6.1 Pengertian 5.4 Emboli air ketuban 6.6.HIS yang tidak terkoordinasi 5.7 Penanganan persalinan letak sungsang Dosen Sitti Aras Netti Herlina Mamik .2.2 Fibrio adenoma 5.6 Sistem rujukan 6.2.3 Jenis.6 Konsep dasar distosia 5.6 Komplikasi yang bisa terjadi 6.3.5 Kanker payudara 5.1.Kembar siam .5 Robekan jalan lahir .3 Perencaan asuhan 6.Keseimbangan PAP .Vulva .7 Perdarahan kala IV (primer) 6.4 Pelaksanaan asuhan 6. vagina.Kesempatan bid tengah pelvis .1 Distosia kelainan tenaga / his .Bayi besar .6 Inversio uteri 6.6.Alat-alat/obat .17.1. tuba. Tanggal Pokok / sub pokok bahasan Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan gangguan system reproduksi 5.3 Distosia kelainan janin .3Kasus-kasus yang dilakukan kuretage 6.Psikoneorosa 4.Perviks 6.Kesempatan PBP 6.3.

Kes.Pd. NIP. 140 171 444 .. M.. S.Surabaya.Keb. KASIATI. AMd. 25 September 2006 PJMK K.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful