Anda di halaman 1dari 5

Ghavazila

XLB

Pengertian Konsep Seni


Konsep seni adalah berbagai hal hal abstrak konseptual ( teori) yang menyelubungi ide, perancangan
dan pembentukan seni secara umum. Apa saja konsep konsep tersebut?, salah satuya adalah
pengertian seni sendiri, sifat dasar seni, unsur pembentuk seni, fungsi, prinsip, hingga ke bentuk
konkretnya sebagai karya seni.

Pengertian Seni Dalam konsep Seni


Menurut Soedarso (2006:102) Seni adalah karya manusia yang mengomunikasikan pengelaman batin
lalu disajikan secara indah atau menarik hingga merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada
orang lain yang menikmatinya.
Namun seni juga dapat menjadi sesederhana peniruan alam segala seginya seperti apa yang
diungkapkan oleh plato.

Definisi Seni
Definisi seni adalah pengertian megerucut dan ditatapkan sebagai apa yang dipegang oleh seorang
seniman, individu hingga ke institusi tertentu. Misalnya seorang seniman akan menggunakan definisi
seninya sendiri dalam berkarya, sehingga karyanya berbeda dengan yang lain. Contoh lainnya adalah
suatu institusi seperti galeri menetapkan bahwa karya seni yang mereka akui hanyalah karya seni
tradisional, mereka sengaja mengukurasi karya karya tradisional dan tidak menampung karya digital.
Karena definisi seni yag mereka amini adalah karya tradisional.

Sifat Dasar Seni


Sifat dasar dari sei secara tidak langsung akan menyetir karya yang menciptakan menjadi berkerakter
seperti seni sebagaimana mestiya, jika karya memang memenuhi dasar dasar penciptaanya. Seni pada
dasarnya sangan universal, namun juga individual, ekspresif, kreatif dan abadi (Gie, 1976:41). Berikut
adalah penjelasan dri kelima sifat dasar seni :
1. Universal, seni berkembang diseluruh belahan dunia dan dapat dimengerti atau dipaham oleh
banyak orang.
2. Individual, meskipunsifatnya universal, setiap karya seni memiliki ciri khas individual
seniman sehingga suatu kelompok dalam penciptaan atau penyampaiannya.
3. Ekspresif, seni akan enyampaikan ekspresi seniman dan penikmatnya sendiri, kedua belah
pihak akan memiliki ekspresi unik sendiri dalam berinteraksi dengan seni.
4. Kreatif, seni adalah penciptaan hal hal baru , rekonstruksi atau saluran orisinal alami dari
penciptaya.
5. Abadi, Seni akan terus hidup baik seutuh mungkin melalui peninggalan artefak yang berhasil
dijaga keutuhannya.

Struktur Seni Dalam Konsep Seni


Struktur seni dalah tata hubung unsur unsur seni yang membangun suatu kesatuan karya seni.
1. Struktur, adalah usur pembentuk internal karya seni , misalnya: garis, bentuk, warna, bentuk
tekstur untuk seni rup.
2. Tema, adalah ide pokok secara keseluruhan mengenai apa yang ingin persoakan atau
dibawakan dalam karya seni.
3. Medium (media), merupakan wahana/material dan alat apa yang digunakan untuk
menciptakan seni.
4. Gaya, merupakan gaya khas seperti apa yang seniman ingin tonjolkan, gaya berhubungan
dengan kebiasaan.
5. Aliran ( Genre), adalah suatu mazhab, gaya kelompok atau kepercayaan bersama yang ingin
digunakan.

Fungsi Seni Dalam Mengonsep Karya Seni


Mengonsep karya seni juga berarti memperhatikan pertimbangan fungsi dari seni.
Setidaknya fungsi seni dapat di generalisasikan maenjadi:
1. Fungsi fisik, seni dapat dinikmati baik secara fisik dari bentuk visual, suara atau gerakan yang
indah.
2. Fungsi Psikis, selain dari keindahan fisik, secara psikis seni juga dapat menjadi pengugah hati
nurani seseorang.
3. Berfungsi sebagai hiburan atau rekreasi massal.
4. Sebagai media alternatif yang sangat efektif untuk sumber belajar pendidikan.
5. Fungsi religi, yaitu untuk membantu pendidikan keagamaan.
6. Sarana komunikasi untuk menyampaikan berbagai pesan moral dan sosial.
7. Fungsi riset dan penelitian, untuk menciptakan suatu yang baru.

Konsep Seni Dalam Berkarya ( Konsep Berkarya Seni)


Konsep berkarya seni rupa melibatkan setidaknya 5 tahap, yaitu:
1. Melakukan Pengamatan dan Penelitian
2. Menentukan Tema
3. Membuat Sketsa
4. Analisis Sketsa
5. Mengeksekusi Konsep
6. Evaluasi

13. Fungsi Seni : Pengertian, Kesimpulan dan Saran

Fungsi Seni
Secara umum seni memiliki dua fungsi, Yaitu Fungsi individu dan fungsi sosial Fungsi Individu
Fungsi individu merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat bagi kebutuhan pribadi individu itu
sendiri. Terdapat dua macam fungsi seni untuk individu, yaitu antara lain:
1. Fungsi Pemenuhan
Kebutuhan fisik pada hakekatnya manusia adalah mahluk homofaber yang mempunyai
kecakapan untuk apresiasi pada keindahan dan pemakaian benda benda.
2. Fungsi Pemenuhan
Kebutuhan emosional seorang memiliki sifat yang berbeda beda dengan manusia lain.

Fungsi Sosial
Fungsi sosial merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan sosial suatu
individu.Terdapat beberapa macam fungsi seni sebagai fungsi sosial, yaitu sebagai berikut:
1. Fungsi Rekreasi
Kejenuhan seseorang karena aktivitasnya sehari hari membuat seseorang membutuhkan
penyegaran diri.
2. Fungsi Komunikasi
Pada hakekatnya setiap orang berkomunikasi dengan manusia lain menggunakan bahasa
karena merupakan sarana paling efektif, mudah, dan cepat untuk dimengerti.
3. Fungsi Rohani
Kepercayaan religi tersebut terdapat dalam karya karya moko, neraca, dolmen, menhir, candi
pura, bangunan mesjid, gereja, ukiran, relief, dsb.
4. Fungsi Pendidikan
Pendidikan dalam arti luas diartikan sebagai suatu kondisi tertentu yang memungkinkan
terjadinya transformasi dan kegiatan sehingga mengakibatkan seseorang mengalami suatu
kondisi tertentu yang lebih maju.
5. Fungsi Artistik
Dalam hal ini seni lebih berfungsi sebagai media eksprsi seniman dalam menyajikan karyanya
tidak untuk hal yang komersil.
6. Fungsi Guna Karya
Seni dibuat tanpa memperhitungkan kegunaanya kecuali sebagai media ekspresi (karya seni
murni)ataupun dalam proses peciptaan mempertimbangkan aspek kegunaanya.

Pengertian Konsep Seni


Konsep seni adalah berbagai hal hal abstrak konseptual ( teori) yang menyelubungi ide, perancangan
dan pembentukan seni secara umum. Apa saja konsep konsep tersebut?, salah satuya adalah
pengertian seni sendiri, sifat dasar seni, unsur pembentuk seni, fungsi, prinsip, hingga ke bentuk
konkretnya sebagai karya seni.

Fungsi Seni Dalam Dunia Pendidikan


Banyak hal yang dapat diperoleh oleh siswa dengan belajar seni, yaitu sebagai berikut:
1. Memberikan faslitas yang sebesar besarnya kaepada siswa untuk mengemukakan
pendapatnya.
2. Melatih imajinasi anak, ini merupakan konsekuensi logis dalam kegiatan ekspresi supaya
dalam berekspresi seorang anak mempunyai bayangan terlebih dahulu.
3. Memberikan pengalaman estetik dan mamp memberi umpan balik penilaian (kritik dan saran)
terhadap suatu karya seni sesuai dengan mediumnya.
4. Pembinaan sensivitas serta rsa pada umumnya, hasil yang diharapkan adalah terbinanya visi
artistik dan fiksi imajinatif.
5. Mampu memberikan pembinaan keterampilan yaitu dengan membina kemampuan praktek
berkarya seni kerajinan.
6. Mengembangkan kemapuan intelektual, imajinatif ekspresif, kepekaan kreatif, keterampilan,
dan mengapresiasi terhadap hasil karya seni.
7. Siswa memiiki pengetahuan, pengalaman dan kemauan keras berkarya dan berolah seni.
8. Mengembangan sikap profesional, kooperatif, toleransi dan kepemimpinan.
9. Seni sebagai alat pendidikan dalam pendidikan seni bukan semata mata bertujuan untuk
mendidik anak menjadi seniman melainkan membina anak anak untuk menjadi kreatif.

Selain itu, seni juga mempunyai peran penting terutama dalam konstelasi kurikulum pendidikan,
antara lain yaitu:
1. Seni Sebagai bahasa Visual Anak usia SD dalam kehidupannya sangat dekat dengan berkarya
sei hampir bisa di katakan bahwa perilaku anak dekat dengan kegiatan kesenian atau dapat di
katakan “ Tiada Hari Tanpa Seni”. Dalam konteks seni berperan mengemukakan pendapat
tanpak ketika anak bernyanyi atau menari ataupun tanpa tema. Ungkapan itu juga dapat
berupa celotehan suara menyanyi dan menirukan orang sedang menimang boneka.
2. Seni Membantu Pertumbuhan Mental Bentuk bentuk tersebut hadir bersamaan dengan
perkembangan usia mental anak. Pada suatu ketika pertumbuhan badan seorang anak lebih
cepat daripada perkembangan fikirannya. Hal ini seiring dengan perkembangan nalar pada
diri anak. Bagi anak yang mampunyai perkembangan berbeda, dimana fungsi nalar sudah
berkembang lebih cepat dari pada ekspresinya maka peristiwa tersebut berpengaruh juga
dalam gambar. Perkembangan emosinya ditandai oleh perkembangan keseniannya. Kondisi
ini juga akan berubah jika perkembangan penalaran anak juga berubah.
3. Seni Membantu Belajar Bidang Lain Dalam mendidik dan membimbing seorang anak
diperlukan pengebangan kecerdasan yang berupa linguistik(bahasa), Matematika,
Visual(spasial), Kinestatik (perasaan), Musikal, interpersonal maupun intuisi.

Kesimpulan
Seni merupakan suatu proses penggambaran ekspresi diri manusia sehingga bisa dilihat dalam
intisari ekspresi dari kreatifitas manusia.

Saran
Seharusnya Pendidikan seni lebih ditekankan dalam dunia pendidikan di indonesia. Untuk saat ini
pembinaan seni dalam dunia pendidikan terutama ke SD an masih berkurang.

Macam Macam Seni


1. Seni Rupa
Seni rupa merupakan salah satu cabang kesenian. Seni rupa memiliki wujud pasti dan tetap
yakni dengan memanfaatkan unsur rupa sebagai salah satu wujud yang di klasifikasikan
kedalam bentuk gambar, lukis, patung, grafis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia.
2. Seni Musik
Unsur musik adalah elemen utama seni musik. Unsur lain dalam bentuk harmoni, melodi, dan
notasi musik merupakan wujud sarana yang dia ajarkan. Medis musik seni adalah vokal dan
instrumen. Karakter musik instrumen dapat berbentuk alat musik alat musik barat dan alat
musik nusantara/tradisional.
3. Seni Teater
Seni teater mencakup kemampuan memahami dan berkarya teater, kemampuan memahami
dan membuat naskah, kemampuan memahami berperan di bidang casting, kemampuan
memahami dan membuat setting atau tata tenik pentas panggung dan penciptaan suasananya
sebagai perangkat tambahan dalam membidangi seni teater.
4. Seni Tari
Media ungkap tari adalah gerak. Gerak tari merupakan gerak yang diperhalus dan diberi unsur
estetis. Gerak dalam tari berfungsi sebagai media untuk mengkomunikasikan maksud maksud
tertentu dari koreografer. Keindahan tari terletak pada bentuk kepuasan, kebahagian, baik dari
koreografer, peraga dan penikmat atau penonton.
5. Kerajinan Tangan
Cabang kesenian ini pada dasarnya memprioritaskan kepada keterampilan tangan dalam
bentuk benda hasil hasil kerajinan. Hal kerajinan tangan mencakup bordir, renda, seni lipat,
seni dekoratif, serta seni yang menekankan keterampilan tangan.
6. Seni berwawasan teknologi
Cabang pengetahuan seni yang berhubungan dengan pemanfaatan teknlogi adalah munculnya
cabang seni, seperti seni peran, perdokumentasian, audio-visual dan lain lain.