MODUL 7.

ANALISIS KORELASI
Tujuan : 1. Menjalankan Uji Korelasi Bivariat 2. Menjalankan Uji Korelasi Spearman dan Kendall 3. Uji Korelasi Parsial

Aplikasi Uji Korelasi Bivariat (Product-Moment Pearson)
♦ Untuk menentukan korelasi (kuatnya hubungan) antara variabel-variabel penelitian. ♦ Jika ada hubungan, seberapa kuat hubungan antar variabel tersebut. ♦ Dapat digunakan untuk jenis data Rasio (Scale) atau Interval.
bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember biaya selling biaya promosi biaya iklan unit penjualan

12,500,000 11,000,000 9,750,000 7,742,000 5,656,800 4,555,000 6,750,000 5,990,000 4,580,000 5,800,500 7,990,000 4,500,000

8,750,000 7,000,000 3,550,000 4,555,000 2,555,000 3,256,600 3,300,000 2,750,000 2,500,000 4,200,000 4,500,000 3,758,000

5,450,000 4,210,000 4,100,000 3,990,000 3,550,000 2,390,000 4,554,000 4,320,000 3,700,000 5,610,000 4,660,000 3,850,000

600 540 465 430 421 350 480 400 320 400 521 250

LANGKAH UNTUK UJI KORELASI BIVARIAT (Pearson)
1. Masukkan data di atas ke dalam Program SPSS dengan nama variabel bulan, b_selling, b_promo, b_iklan, dan unitpjl. 2. Klik menu utama Analyze | Correlate | Bivariate, tampak di layar:

Modul Praktikum Statistik Modul 7. Analisis Korelasi

37

Akibatnya. Untuk kolom Test of Significance. 7. Analisis Korelasi 38 .3. pilihlah Pearson karena anda ingin melakukan uji atas data rasio. 4. Kemudian klik semua variabel yang akan dikorelasikan dan masukkan ke Kolom Variables dengan mengklik tanda panah (4). (b) Exclude cases listwise: Yang dibuang adalah kasus yang salah satu variabelnya memiliki missing data. 5. • Pada pilihan Missing Values ada dua pilihan: (a) Exclude cases pairwise: pasangan yang salah satu tidak ada datanya tidak dimasukkan dalam perhitungan. Kemudian klik tombol Options hingga di layar tampil: Pengisian: • Anda dapat memunculkan output nilai Means and standard deviations dengan mengklik pilihan yang sesuai pada kolom Statistics. • Tekan Continue jika sudah selesai. 6. Untuk kolom Correlation Coefficients. • Kemudian tekan OK dan akan muncul output: Modul Praktikum Statistik Modul 7. jumlah data tiap pasangan korelasi akan bervariasi. • Untuk keseragaman pilih Exclude cases pairwise. pilih option Two-tailed untuk uji dua arah atau dua sisi. Untuk pilihan Flag significant correlations boleh dicentang (dipilih) hingga pada output akan muncul tanda * untuk signifikansi 5% dan tanda ** untuk signifikansi 1%. Jumlah kasus untuk semua variabel korelasi adalah sama.

073 12 1. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. Masukkan data berikut ini ke dalam Program SPSS dengan nama variabel pekerja.000 .098 12 . Deviation 2647351.000 .712** .098 12 12 1. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig.712** .01 level (2-tailed). ♦ Dapat digunakan untuk jenis data ordinal.534 . ♦ Jika ada hubungan. seberapa kuat hubungan antar variabel tersebut.518 1.500 . (2-tailed) N Biaya Selling 1.12 98. Correlation is significant at the 0.009 12 . LANGKAH UNTUK UJI KORELASI SPEARMAN DAN KENDALL 1.848** . (2-tailed) N Pearson Correlation Sig.085 12 12 . 12 .06 Correlations Biaya Promosi Biaya Iklan . Analisis Korelasi 39 . 12 N 12 12 12 12 Biaya Selling Biaya Promosi Biaya Iklan Unit Penjualan Biaya Selling Biaya Promosi Biaya Iklan Unit Penjualan Pearson Correlation Sig. Pekerja Yudi Agus Suciwati Akhmad Santi Sudiro Bondan Cecep Lastri Prestasi 84 85 87 92 91 96 83 87 88 IQ 110 100 90 110 100 110 95 90 100 Motivasi 85 82 84 91 83 88 82 86 84 Modul Praktikum Statistik Modul 7.888** .000 12 .000 .000 .42 Std.009 .000 12 .073 12 12 Unit Penjualan .Correlations Descriptive Statistics Mean 7234525 4222883 4198667 431.518 . .19 1877344.000 12 **.085 .000 . 12 12 .534 .848** .20 854251. Aplikasi Uji Korelasi Spearman dan Kendall ♦ Untuk menentukan korelasi (kuatnya hubungan) antara variabel-variabel berdasarkan peringkat. dan motivasi.888** . iq.500 . prestasi.

000 .227 9 1. 9 .450 . tampak di layar: 3.450 .620 .225 9 . Klik menu utama Analyze | Correlate | Bivariate.112 9 . Analisis Korelasi 40 .000 . maka akan tampil output: Nonparametric Correlations Correlations Prestasi 1.435 .345 . (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. Kemudian tekan OK. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig.225 9 1.075 9 IQ .350 . (2-tailed) N Modul Praktikum Statistik Modul 7.350 .345 .224 9 Motivasi .409 .435 . (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. Pilih option Two-tailed dan Flag significant correlations. 6.409 .274 9 .227 9 . 9 .274 9 1. 4.000 .2. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig.000 . 9 . 9 Kendall's tau_b Prestasi IQ Motivasi Spearman's rho Prestasi IQ Motivasi Correlation Coefficient Sig. 5.000 . Masukkan variabel ke kolom Variables dan klik-lah Kendall’s tau-b dan Spearman untuk mendapatkan output korelasi Kendall dan Spearman. 9 .620 .000 . (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig.075 9 . 9 .224 9 1.112 9 1. Tekan tombol Options dan kemudian pilih Continue.

maka klik variabel iq masukkan ke dalam kotak itu. ♦ Perlu mempertimbangkan pengaruh atau efek dari variabel lain dalam menghitung korelasi antara dua variabel. Maka akan tampil di layar: Modul Praktikum Statistik Modul 7. prestasi. LANGKAH UNTUK UJI KORELASI PARSIAL 1. tampak di layar: v 3. Analisis Korelasi 41 . iq. Klik menu utama Analyze | Correlate | Partial. Gunakan data pekerja. ♦ Dengan mengeluarkan pengaruh dari satu atau beberapa variabel (disebut variabel kontrol). dalam contoh ini adalah variabel motivasi dan prestasi.Aplikasi Uji Korelasi Parsial (Partial Correlation) ♦ Untuk menentukan korelasi (kuatnya hubungan) antara variabel-variabel dengan melakukan kontrol terhadap satu atau lebih variabel tambahan. dalam contoh ini adalah variabel iq. 6. 4. Kemudian klik lah tombol Options dan pilihlah Zero-order correlations pada kolom atau kotak Statistics. 5. 2. dan motivasi tersebut di atas. Kemudian masukkan variabel-variabel yang akan diuji korelasinya ke dalam kotak Variables. Untuk kolom Controlling for atau variabel yang dikeluarkan dan dikontrol.

0000 ( 0) P= .F. . Modul Praktikum Statistik Modul 7. MOTIVASI (Coefficient / (D.4588 ( 7) P= .PARTIAL CORRELATION COEFFICIENTS --Controlling for.6646.126 1. PRESTASI PRESTASI 1.0000 ( 0) P= .0000 ( 0) P= . .F. Setelah variabel IQ dikeluarkan dan dilakukan korelasi. MOTIVASI IQ (Coefficient / (D.6646 ( 7) P= .) / 2-tailed Significance) " .7.214 MOTIVASI .5492 ( 7) P= .0000 ( 0) P= . Analisis Korelasi 42 .051 1.126 IQ .PARTIA L CORRE LATION COEFFICIENTS --Zero Order Partials PRESTASI PRESTASI 1.) / 2-tailed Significance) " .5557.4588 ( 7) P= . " is printed if a coefficient cannot be computed • • Pada zero order (tanpa variabel kontrol) didapat koefisien 0.0000 ( 0) P= . .5557 ( 6) P= . maka akan tampil output: Partial Corr --.214 . Kemudian tekan Continue lalu OK.153 IQ MOTIVASI ..051 .6646 ( 7) P= .5557 ( 6) P= . maka korelasi antara prestasi dan motivasi menjadi 0.5492 ( 7) P= .153 1. " is printed if a coefficient cannot be computed --.

dan Korelasi Parsial A. 3. 4. UAS. Selamat Mengerjakan . no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1. Korelasi Pearson. Carilah nilai koefisien korelasi parsial antara UTS dan UAS dengan variabel Praktek sebagai variabel kontrol.TUGAS 7. dan Praktek.. Hitunglah Koefisien Korelasi Spearman dan Kendall-nya. Spearman dan Kendal.!!! Modul Praktikum Statistik Modul 7. Berikut adalah data hasil evaluasi matakuliah Pemrograman Dasar: Nama Sherly Maya Dina Primadona Hapsari Tejo Wulan Dorojatun Badrudin Anna Tairas Krisjon Awaluddin Bimantoro Agnes Mahatir Susilo UTS 74 92 84 74 62 92 98 96 89 88 56 82 75 72 72 UAS 80 89 82 70 66 90 86 98 87 84 62 80 72 76 72 PRAKTEK 80 96 78 64 80 89 96 96 78 84 75 84 78 74 78 Entry-kan data ke dalam Program SPSS. Carilah nilai korelasi Pearson antara variabel UTS. Analisis Korelasi 43 . 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful