Anda di halaman 1dari 2

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : PKP


Angkatan : VIII
Nama Mata Pelatihan : Merancang Aksi Perubahan Kinerja Pelayanan
Publik
Nama Peserta : Cucu Eka Putra
Nomor Hadir Peserta : 9
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : BPSDM Kalimantan Timur

A. Pokok Pikiran
Aksi Perubahan Kinerja Organisasi adalah kertas kerja Peserta untuk menunjukan
Kompetensi kepemimpinannya sesuai bidang tugas dengan mengelola perubahan dalam
bentuk inovasi, dengan melakukan kolaborasi, dan mengoptimalkan seluruh potensi
sumber daya (internal dan eksternal) dalam rangka peningkatan Kualitas Kinerja
Pelayanan Publik.
Cakupan Aksi Perubahan meliputi beberapa faktor. Pertama adalah ketepatan
Rencana Aksi Perubahan yang berupa adanya gagasan yang timbul untuk menyelesaikan
permasalahan yang ada termasuk permasalahan yang diangkat berdasarkan analisa dan
didukung oleh data. Kedua, terobosan inovatif yang berupa penyelesaian masalah
dilakukan secara inovatif, sesuai dengan kriteria inovasi yang dapat memperlihatkan
perbedaan penyelesaian masalah dengan cara penyelesaian masalah sebelumnya. Ketiga
yaitu tahapan rencana perubahan dan pengendalian mutu pelayanan yang terdiri dari
perencanaan kegiatan di setiap tahapan penyelesaian masalah yang jelas mulai dari
perencanaan hingga evaluasi dan kejelasan tujuan yang ingin dicapai di setiap tahapan
termasuk output dan outcome-nya. Keempat, kejelasan peta dan pemanfaatan sumber
daya organisasi yang berupa Tim Efektif yang mendukung pelaksanaan Aksi Perubahan
serta stakeholder/jejaring kerja sesuai dukungan dan perannya.
Pada implementasinya, cakupan dari Aksi Perubahan terbagi atas empat faktor.
Pertama yaitu capaian hasil perubahan terhadap rencana yang menggambarkan seluruh
tahapan rencana dalam Aksi Perubahan terlaksana sesuai dengan hasil yang diharapkan
pada tujuan dan disertai bukti bukti yg konkrit. Kedua yaitu kepemimpinan yang berupa
pencapaian tujuan baik pendek, menengah, maupun Panjang dapat dibuktikan dengan
jelas serta tergambarnya pemanfaatan seluruh anggota tim dan Stakeholder sesuai dengan
perannya, di mana peran kepemimpinan di sini dapat terlihat dalam menyelesaikan
masalah maupun kendala. Ketiga, kemanfaatan Aksi Perubahan yang ditunjukkan
melalui hasil evaluasi mengenai apakah inovasi yang dilakukan mampu menyelesaikan
permasalahan yang diangkat. Dan terakhir, keempat yakni keberlanjutan Aksi Perubahan
yang berupa adanya tindak lanjut yang didukung oleh Mentor dan Stakeholder yang
terlihat dalam bukti dukungan serta
dimasukkannya Aksi Perubahan tersebut ke dalam SKP (Sasaran Kinerja Pegawai)
di masa yang akan datang.

B. Penerapan
Pada pelayanan publik organisasi pemerintah, Aksi Perubahan diperlukan untuk
mengaktualisasikan servant leadership dan pengendalian pekerjaan sesuai dengan bidang
tugasnya dengan melakukan inovasi, kolaborasi, dan mengoptimalkan seluruh potensi
sumber daya internal dan eksternal dalam rangka implementasi peningkatan kinerja
pelayanan publik yang dilakukan oleh pejabat pelaksana sehingga diharapkan agar
pejabat pengawas dapat menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan kualitas
pelayanan publik.

Anda mungkin juga menyukai