Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN NARASI

KULIAH KERJA PARTRISIPATIS DARI RUMAH (KKP DR)

LINGKUNGAN GEGUTU TIMUR

Rosalia Madani Putri


NIM.180202082

PUSAT PENGABDIAN KEPADA MASYRAKAT

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA


MASYARAKAT

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM

TAHUN 2021
A. DESKRIPSI LOKASI KKP DR

Diambil dari google maps

Lokasi KKP DR pilihan dari penulis ialah Lingkungan Gegutu


Timur yang termasuk dari wilayah Kelurahan Rembiga Kecamatan
Selaparang, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Luas wilayah
3,15 km dengan jumlah 6 lingkungan, 38 RT dan 3.157 Kepala
keluarga1.
Di kota mataram Lingkungan Gegutu Timur ini dijuluki
sebagai lingkungan perikanan yang cukup terkenal juga sering
disebut lingkungan tepi kota tepatnya berada di bagian timur
wilayah Kelurahan Rembiga, berbatasan langsung dengan
Kabupaten Lombok Barat yang dipisahkan oleh sungai dibagian
utara wilayah Gegutu Timur, bagian timur berbatasan langsung
dengan Kelurahan Cakra Negara, kemudian Bagian barat
Berbatasan dengan Lingkungan Gegutu Barat, salah satu jalan
yang memebentang dilingkungan Gegutu Timur ini ialah jalur

1
Data badan pusat statistik 2019
Nasional yakni Jalan Jendral Sudirman sehingga mudah untuk
mencari lingkungan ini, dan banyak dimanfaatkan oleh para
pengusaha besar seperti cafe, supermarker dan perhotelan salah
satunya hotel Lombok Astoria, banyak hal menarik untuk
mengenal dan mengetahui lingkungan Gegutu Timur lainnya.
Data terbaru lingkungan gegutu timur tahun 2021 perbulan juli
yang kami peroleh yakni jumlah KK 413, 6 RT, dan 7 Orang tokoh
masyarakat, dengan total jumlah penduduk Lingkungan Gegutu
Timur 1385 ( Perempuan 674, 711 laki laki). kepala lingkungan
Gegutu Timur pada tahun 2021 ialah Bapak Sumaidi S.Pdi yang
menjabat sejak tahun 2018 hingga kini.
Alasan pertama penulis memilih Gegutu Timur sebagai lokasi
KKP DR karena hadirnya pandemi Covid 19 pelaksanaan KKP
DR 2021 ini tidak dilakukan sebagai mana biasanya atau terbatas,
waktu pelaksanaan KKP DR bertepatan dengan kondisi Kota
Mataram sebagai zona merah dalam peningkatan persebaran covid-
19, sehingga harus melaksanakan PPKM, dan penulis yang
berdomisili di Gegutu Timur Kota Mataram memilih untuk
berkegiatan dari rumah dan dilingkungan sendiri saja, selalu
menaati Prokes yakni 5M tuntutan dari kemenkes dan WHO untuk
mencegah penyebaran virus dan menjaga nama baik almamater
UIN Mataram.
Alasan kedua ialah kondisi/potensi lingkungan yang
mendukung, strategisnya wilayah dengan SDA-nya yang kaya
seperti kondisi perairan dengan 3 sungai yang mengalir di Gegutu
Timur membuatnya menjadi lingkungan perikanan yang terkenal
dengan dukungan lokasi wilayah yang strategis, juga merupakan
wilayah yang terbilang cukup religius dilihat dari 99,9% penduduk
beragama islam, antusiasme masyarakat dalam kegiatan
keagamaan dan banyaknya tempat belajar agama seperti TPQ,
kelompok pengajian dan lain lain, selain itu juga banyaknya
organisasi yang berjalan di Gegutu Timur ini membuuatnya
menjadi lokasi yang menjanjikan untuk Kuliah Kerja Partisipatif
dengan Tema Pencegahan Covid Berbasis Moderasi Bergama.
a) Lembaga keagamaan
1. MTsN 2 Mataram. Ialah sekolah/lembaga keagamaan
formal yang setingkat dengan Sekolah Menengah Pertama
berada dibawah naungan Kementrian Agama, sudah diakui
oleh masyarakat dan mulai beroprasi pada bulan Juli 2003
dan saat ini di kepalai oleh bapak Sumber Hadi S, Ag. M,
Ag. Sejak tahun 2021 hingga saat ini. Tiap tahunya kurang
lebih menerima atau dapat menampun 160 siswa2
2. TK Islam Ar-Rahmah. Ialah TK yang berdiri sejak tahun
2004 dam mendapatkan SK oprasional dari kemendikbut
pada tahun 2016, TK ini merupakan yayasan sehibngga
merupakan lembaga pendidikan formal swasta yang
keberadaannya sudah diakui masyarakat dan pada saat ini
di kepalai oleh Ibu Mutia Qanaah dan masi aktif beroprasi
hingga kini.3

2
MTsN2Mataram.sch.id
3
Dapo Kemendikbud.go.id
3. TPQ. Taman Pendidikan Alquran sebagai lembaga
pendidikan non formal dapat dikatakan banyak
dilingkungan gegutu timur entah itu terdaftar maupun
tidak. TPQ yang terdaftar dilingkungan gegut timur
berjumlah 4 TPQ salah satunya adalah TPQ Ar Rasyid
dimana penulis berkegiatan dalam membantu proses
belajar mengajar di TPQ ini mulai tanggal 03 Juli 2021.
TPQ Ar Rasyid Didirikan oleh masyarakat asli Gegutu
Timur bernama Kak Rasyid dengan jumlah anak didik
pada tahun ini kurang kebih 60 anak. Dengan jumlah
pengajar kurang lebih 10 orang dikarnakan masi dalam
pendataan. Memeberikan pendidikan keagamaan kepada
anak anak diwaktu sore pukul 15.00 WITA dengan
pembelajaran Bahasa arab pada hari tertentu dan pada
pukul 18.00 membaca dan menghafal alquran doa doa dan
hadist. Efektifitas TPQ pada bimbingan atau pendidikan
anak sangatlah berpengaruh pada pendidikan dan
pengetahuan anak dikarnakan singkatnya waktu
pemeblajaran di pendidikan formal yang menyebabkan
kurangnya pemahaman sehingga TPQ mengambil peran
dalam masalah ini.
4. Majelis Pengajian. Majelis pengajian yang cukup terkenal
dan memiliki banyak jamaah ada 4, pengajian umum
dimasjid oleh tokoh masyarakat setiap hari rabu, pengajian
manasik calon jamaah Haji setiap jumat pagi di musholla
RT 1 oleh tokoh masyarakat, pengajian remaja Elfata yang
berangotakan remaji remaji Gegutu timur, dan pengajian
remaja remaja Gegutu Timur dimasjid.
b) Sosial
1. Organisasi keagamaan dilingkungan Gegutu Timur salah
satunya ialah Majelis Talim Elfata yang merupakan
majelis perkumpulan remaja dan remaji pengajian yang
masi aktif hingga saat ini yang mana majelis ini mewadahi
remaja remaji dalam pendidikan keagamaan untuk
menambah wawasan keagamaan dengan metode ngaji
duduk dengan kajian kitab tradisional.
2. Pendataan stunting. Pada tahun 2021 ini jumlah anak yang
mengalami stunting atau kondisi dimana anak mengalami
kegagalan dalam pertumbuh kembangan otaknya hanya 1
orang anak yang sudah menjadi perhatian puskesmas dan
warga lainnya. Posyandu selalu dilaksakana setiap
bulannya kemudian puskemas Kecamatan Selaparang yang
berlokasi diwilayah inipun amat sangat membantu
masyarakat dalam bidang kesehatan dan pengobatan.
3. Pendataan pernikahan usia dini. Pendatataan ini kami
lakukan dengan wawancara kader organisasi Kampung
KB juga data dari Kepala lingkungan Gegutu timur yang
mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan
pernikahan usia dini yang mana pad atahun 2020 sejumlah
3 orang menjadi 5 orang pada tahun 2021 perbulan Juli.
faktor terjadinya peningkatan pernikahan anak usia ini
ialah faktor pandemi covid 19 yang berdampak atau
menimbulkan faktor lain seperti merosotnya ekonomi
masyarakat, yang menyebabkan beberapa orang tua ingin
mengurangi beban ekonominya dengan menikahakan
anaknya. Pergaulan bebas dikarnakan kurang produktifnya
anak anak dan hanya bersekolah secara daring sehingga
siswa atau anak anak menjadi sulit dikontrol dan faktor
lain.
4. Pemetaan jumlah masjid. Jumlah masjid dilingkungan
Gegutu Timur ialah 1 masjid yang berlokasi di RT 2 dam 4
musholla yang berlokasi di RT 1, RT 3, RT 4, dan RT 6
dan aktif beroprasi dan digunakan sebagai tempat
beribadah oleh masyarakat hingga kini. Masjid dan
musholla selalu menjadi wadah atau tempat kegiatan
keagamaan akan tetapi Masjidlah yang menjadi
epicenterdari kegiatan kegitan tersebut misalnya seperti,
majelis talim, perayaan hari hari besar islam yang
dikordinasikan oleh pemerintah lingkungan dan remaja
gegutu timur.
c) Ekonomi
Gegutu Timur dapat dikatakan sebagai lngkungan yang kaya
akan potensi ekonomi seperti perikanan yang cukup terkenal,
usaha kacang asin , dan usaha kerupuk, pedagang, kemudian
keberadaan hotel yakni Lombok Astoria, perumahan Vila
Palm,Nirwana waterpatk, cafe cafe seperti Nyaman Cafe dan
Yuzabistro memberi banyak peluang lapangan pekerjaan pada
masyarakat gegutu timur. akan tetapi profesi dominan
masyarakat yag ada digegutu timur ialah buruh, 7 dari 10
masyrakat gegutu timur berprofesi sebagai buruh.
Potensi wisata lingkungan gegutu timur terletak pada tepat
rekreasi yang bukan milik penduduk asli seperti waterpark,
cafe cafe, hotel, dan rumah makan rumah makan yang milik
pengusaha luar, kemudian lingkugan gegutu timur juga tidak
memiliki potensi wisata alam dikarnakan jarangnya terdapat
lahan kosong di lingkungan gegutu timur.
Lembaga pemebrdayaan masyarakat yang ada dilingkunga
gegutu timur ialah organisais Kampung KB yang mana
merupkaan gerakan dari masyarakan berserta BKKBN untuk
mebantu pendataan lingkungan dan juga sebagai organisasi
yang akan memajukan lingkungan. Organisasi remaja,
bimbingan konseling remaja.
d) Budaya
Kebudayaan dilingkungan gegutu timur setara dengan
kebudayaan lingkungan lainnya di kota mataram, arsitektur
bangunan sudah terbilang modern, sebagian warga masi
mempercayai mitos akan tetapi tidak ada ritual atau acara
husus yang berhubungan dengan mitos, bahasa yang
digunakan ialah bahasa sasak, sebagian besar masyarakat masi
menggunakan obat obatan tradisional, sudah tidak ditemukan
teknologi tradisional selain jankih dan cobek.4 Akan tetapi
salah satu hiburan kebudayaan yang masi dilestarikan
dilingkungan Gegutu timur ialah Rudat dan Peresean.
4
Alat masak tradisional sejak zaman dahulu
- Rudat ialah tarian yang dilakukan oleh laki laki dengan
melantunkan syair syair islami yang menggambarkan
peruangan
- Peresean

B. Inovasi Usaha kerupuk kulit ikan Di Lingkungan Perikanan


Gegutu Timur pada Masa Pandemi
Pandemi covid 19 telah mebawa banyak perubahan terhadap
dunia. dampak negatif yang dirasakan oleh semua kalangan tanpa
terkecuali baik dari segi ekonomi kesehatan maupu aspek lainnya.
Merosotnya perekonomian masyarakat dan potensi ekomoni
menjanjikan yang dimiliki oleh lingkungan Gegutu Timur yakni
pembudidayaan ikan air tawar memberikan ispirasi bagi anggota
KKP DR Gegutu Timur untuk melahirkan produk inovasi yakni
Kerupuk kulit Ikan yang terbilang jarang ditemukan dan
mrememiliki nilai jual tinggi.
Dimasa pandemi ini inovasi yang ramah disemua kalangan
sangatalah dibutuhkan untuk meningkatkan perokonomian
masyarakat Meluaskan target pemasaran, dan mengimprofe produk
dengan menajdi produsen dari hasil pertanian sendiri atau budidaya
sendiri sehingga dapat miningkatkan nilai jual dan perekonomian
sedikit demi sedikit menjadi lebih baik. Kemudian perekonomian
tidak merngahambat proses pengembangan bangsa dengan
memanfaatkan SDA semaksimal munkin.
Budidaya perikanan gegutu timur diperoleh melaui kegiatan
pemeliharaan bibit ikan dalam wadah dan lingkungan yang
terkontrol seperti keramba atau kolam. kegiatan pembudidayaan
dengan pembibitan kemudian pemeliharaan, dan terakhir memanen
ikan merupakan sumber protein yang sangan penting bagi manusia.
Sehingga menjadi usaha yang sangat menjanjikan.
Akan tetapi hasil dari pengamatan usaha ikan di lingkungan
gegutu timur terbilang monoton hanyalah memelihara atau
membudidaya ikan hanya untuk menjualnya lansung dalam bentuk
ikan segar saja kepada konsumen. Sehingga keuntungan yang
didapatkan tentu saja standart dari modal usaha yang dikeluarkan.
Tidak terlalu menguntungkan belum lagi ancaman gagal panen,
kemudian susah payahnya proses pembudidayaan ikan. Maka dari
itu kami menginovasikan dan mengunjugi usaha perikanan gegutu
timur untuk menambah wawasan dan mengusulkan inovasi
kerupuk kulit ikan tersebut.
Kami mendatangi pelaku usaha perikanan yakni Pak Syahril
kemudian mengonsultasikan prihal produk tersebut, pak syahril
merekomendasikan kami untuk menggunakan kulit ikan bawal dan
gurame yang lebih tebal daripada kulit ikan lainnya. Akan tetapib
kami memilih ikan bawal saja karna harganya yang lebih
terjangkau yakni Rp. 25.000,00
Ikan bawal memiliki pertumbuhan yang cukup tinggi dan cepat
karana organnya yang lengkap , dan ikan bawal diberimakan 2x
sehari, pemeliharaan dengan, pemberian pakan, pengendalian
penyakit atau hama pada ikan, dan pemanenan. Pengusaha ikan
yang biasanya langsung mendistribusikan ikan hasil panennya kini
dapat mengolah sendiri hasil panennya untuk dijadikan produk
dengan nilai jula lebih tinggi daripada hanya menjual ika segar.
Pembuatan kerupuk kulit ikan diproduksi dsebagaimana produksi
kerupuk kulit pada umumnya hanya saja berbahan kulit ikan,
memerlukan bahan bahan dan peralatan yang sederhana dan
murah, sehingga usaha ini dapat dijadikan sebagai usaha
sampingan untuk usaha home industri atau usaha kecil menengah
berikut bahan bahan yang dibutuhkan :

Alat Bahan
- Timbangan - Kulit ikan
- Gelas ukur ( takaran) - Bahan pengeras (firming
- Gunting ( untuk memotong agent)untu mengeraskan
bagian tertentu dari kulit kulit ikanyang lembek
ikan ) - Bumbu bumbu , bawang
- Bak dan baskom plastik putih dan merah, ketumar,
- Blender asam, dan air.
- Wadah menjemur/ keraro - Tepung bumbu (opsional)
- Kompor - Minyak goreng
- Alat penggoreng wajan dan
sutil
- Plastik sealer untuk
pengemasan

Cara pembuatan kerupuk kulit ikan terdiri dari beberapa tahap,


antara lain:

1. Tahap penyiapan bahan pengeras dan bahan baku


a. Bahan pengeras pada prinsipnya dibuat dengan
melarutkan kapur sirih atau batu gamping atau batu
tohor dalam air secara terus menerus selama 7 hari
hingga menjadi bubur kapur yang lembut.
b. Bahan baku berupa kulit ikan yang masih "kotor" yaitu
yang masih bercampur dengan beberapa bagian ikan
yang lain (sirip, ekor, isi perut, duri, ataupun kepala)
harus dipisahkan dari bagian-bagian tersebut dan
dipilih yang mempunyai kualitas baik. Setelah itu
dibersihkan dengan air hingga benar-benar bersih dan
ditiriskan. Bahan baku dari limbah kulit ikan yang
sudah diawetkan sementara atau dikeringkan harus
direndam beberapa saat hingga menjadi basah
kemudian baru dapat diproses
c. Limbah kulit ikan yang telah bersih perlu disanitasi
supaya terhindar dari cemaran mikroorganisme dengan
menggunakan larutan perendam kaporit 0,25% (b/v)
selama ± 1 menit . Selanjutnya dibersihkan beberapa
kali dengan air hingga bau klor dari kaporit hilang,
kemudian ditiriskan.
d. Dilakukan proses pengerasan dengan larutan kapur
sirih selama 1-2 jam agar kerupuk ikan nantinya
memiliki tekstur yang kaku, renyah, dan tidakmudak
lembek. Untuk 10 Lair perendam dibutuhkan 10
sendok makan air kapur sirih.
e. Setelah proses pengerasan kulit ikan dicuci kembali
dengan air hingga bau kapur yang menempel pada
kulit ikan benar-benar hilangdan ditiriskan.
f. Setelah ditiriskan kulit ikan yang telah keras tersebut
dikeringkan. Kulit ikan yang telah kering ini siap
untuk diolah.

2. Tahap pengotahan
a. Kulit ikan yang telah kering dipotong dengan gunting
untuk menyeragamkan bentuk dan ukurannya,
sekaligus untuk memisahkan bagian-bagian lain dari
ikan yang kemungkinan masih terikut, misalnya sirip,
ekor, duri, dan lain-lain.
b. Selanjutnya direndam dalam larutan bumbu selama 5-
10 menit, kemudian diangkat dan ditiriskan.
c. Kulit ikan yang sudah dibumbui dijemur hingga benar-
benar kering. Pada waktu penjemuran sebaiknya
dibolak-balik supaya keringnya benar-benar merata.
Setelah kering dapat langsung digoreng menggunakan
tepung bumbu atau tidak (opsional)bisa disimpan
dalam kantong plastik.

Kurangnya inovasi yang diberikan masyarakat, dan dengan


memanfaatkan limbah kulit ikan ini menjadi kerupuk kulit ikan berarti
mengubah hal-hal yang tidak berguna dan tidak bernilai ekonomi
menjadi hal-hal produk olahan yang bernilai gizi tinggi dan nilai
ekonomi tinggi lingkungan.

Promosi kerupuk kulit ikan secara online dan offline. Promosi


ini dilakukan secra online untuk menjangkau konsumen yang lebih
luas dan mengurangi interaksi antar manusia juga dilakukan untuk
meningkatkan perekonomian, memberi ide produk kepada masyarakat
dan membantu memproduksinya untuk lebih memanfaatkan SDA yang
ada sehingga tidak hanya menjual ikan mentah yang harganya dan
keuntungannya tidak terlalu tinggi setelah melewati proses pengolahan
maka olahan ikan terebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi
dibandingkan dengan penjualan ikan biasa.