Anda di halaman 1dari 4

Tugas 3 Perilaku Konsumen

1. Sebuah perusahaan produsen perawatan kulit yang memproduksi krim pembersih wajah,
pelembab wajah, tabir surya, foundation dan produk perawatan kulit lainnya menyasar
kelompok usia remaja. (gunakan produk tabir surya sebagai produk yang akan diiklankan)

a. Susunlah sebuah konsep komunikasi pemasaran dengan menggunakan selebriti


sebagai endorser! Deskripsikan pesan yang akan disampaikan, Deskripsikan siapa
selebriti yang akan digunakan dan jelaskan mengapa selebriti tersebut sesuai!

Jawab:

Konsep pemasaran menggunakan selebriti sebagai endorser merupakan cara yang


sangat diminati di era sosial media saat ini. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu,
menghubungi Seleb/Influencer tersebut, dapat melalui email atau contact person yang
telah tersedia di halaman sosial media nya. Alangkah baiknya kita berbicara dengan
sopan dan meminta rate card dahulu sebelum mengajak kerja sama, Rate card
merupakan informasi harga, yang biasa digunakan oleh influencer untuk memberikan
informasi kepada brand. Tidak hanya tarif, rate card juga berisi demografis, kebijakan,
dan ketentuan untuk posting. Setelah mendapat program yang pas dan sesuai dengan
budget kita, kita dapat mengirim barang dan membayar tarif ke influencer tersebut dan
menentukan kapan untuk diposting. Berikut setelah diposting kita dapat meminta
feedback dan insight dari promosi yang telah di post oleh influencer tersebut.

Selebriti/Influencer yang saya akan gunakan adalah Awkarin/Karin Novilda. Selain cantik
dan memiliki followers jutaan, Awkarin memiliki kulit yang sawo matang dan natural,
menggambarkan produk dapat digunakan semua warna kulit. Awkarin juga suka
melakukan aktivitas di luar dan mempunyai jadwal yang padat sehingga membuat kesan
memiliki resiko kulit yang dapat menjadi kusam dan flek hitam. Review pemakaian
langsung dari Awkarin dapat meningkatkan kepercayaan followersnya terhadap produk
tersebut.

b. Jelaskan faktor apa yang membuat konsumen tertarik untuk mengikuti celebrity tersebut!

Jawab:

Awkarin disebut sebagai selebgram/influencer no 1di Indonesia. Awkarin memiliki paras


yang cantik dan juga memiliki sifat yang baik dan lucu. Memang dahulu Awkarin dengan
image “bad girl” dan viral karena lagunya bersama Young Lex. Awkarin juga memiliki
fashion tersendiri yang disukai oleh followersnya baik hijab maupun non hijab. Tetapi
seiring dewasa ini, Awkarin memiliki image yang dewasa dan sukses dalam berbisnis
juga. Hal ini membuat konsumen tertarik untuk mengikuti influencer tersebut.

2. Seandainya anda ditugaskan untuk membuat iklan untuk shampo anti ketombe, dengan
mengedepankan situasi konsumen sebagai daya tarik iklan tersebut.

a. Jelaskan bagaimana situasi berpengaruh terhadap perilaku konsumen! Jelaskan dengan


menggunakan contoh produk shampo anti ketombe!

Jawab:
Interaksi individu dan situasi dan pencapaian motif dapat secara berbeda sehingga
menghasilkan perbedaan orang dengan menggunakan situasi yang sesuai (Rosenstein,
1952 dalam Endler dan Rosenstein, 1997). Mowen dan Minor (1998) mengemukakan
bahwa situasi konsumen adalah faktor lingkungan sementara yang menyebabkan suatu
situasi dimana perilaku konsumen muncul pada waktu tertentu dan tempat tertentu.
Dalam melakukan transaksi pembelian dalam perilaku konsumen, faktor yang
mempengaruhinya antara lain adalah faktor situasi. Produk shampo anti ketombe tentu
menjadi solusi utama konsumen yang memiliki masalah rambut yaitu ketombe,
Konsumen seringkali memilih suatu produk karena pertimbangan dari situasi konsumsi.
Situasi pemakaian produk shampo anti ketombe mengacu pada latar dimana konsumsi
terjadi, yaitu masalah rambut konsumen. Dalam banyak kejadian situasi pembelian dan
pemakaian sama, tetapi konsumsi produk kerap kali terjadi di dalam latar yang sangat
jauh, baik secara fisik maupun temporal, dari latar dimana produk diperoleh.

b. Susunlah sebuah konsep iklan shampo anti ketombe dengan menggunakan situasi
konsumen yang memerlukan penggunaan shampo anti ketombe! Deskripsikan situasi
yang akan dikomunikasikan pada iklan tersebut, dan mengapa pada situasi tersebut
shampo anti ketombe yang Anda pasarkan dapat menjadi solusi

Jawab:

Konsep iklan yang menggunakan pria atau wanita artis/influencer sebagai modelnya,
agar dapat dikenali bahwa shampo dapat dipakai oleh semua gender. Penggunaan
artis/influencer dapat menambah keyakinan konsumen terhadap produk. Dapat
disituasikan model sedang beraktivitas di luar dengan matahari terik dan berkeringat
sehingga membuat kepala dan rambutnya gatal. Trade shampo anti ketombe yang
membuat rambut segar, menghilangkan gatal seketika, tidak berketombe, lebih
bercahaya, sehat dan sumber pesan model memiliki ciri dengan menggunakan baju
hitam untuk menunjukan keefektifan dari produk shampo anti ketombe tersebut. Setelah
shampo digunakan, model dapat beraktivitas dengan hasil rambut yang segar, tidak
gatal lagi, dan ketombe berkurang. Dapat dicantumkan keterangan medis bahwa
shampo menggunakan bahan yang aman dan teruji klinis dapat mengurangi ketombe.
Desain produk dapat dibuat sedemikian menarik agar berbeda dari merek shampo
lainnya. Sehingga iklan produk shampo anti ketombe mempunyai segmentasi, targeting,
positioning yang tepat dalam menciptakan suatu kesan tertentu atau citra tertentu di
benak konsumen sehingga mendapatkan tempat dalam struktur ingatan konsumen lebih
banyak dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya

3. Sepasang suami istri yang baru saja menikah, berencana untuk membeli rumah tinggal.
Mereka berniat untuk membeli rumah dengan cara mengangsur. Dengan menggunakan tahap-
tahap pengambilan keputusan konsumen, jelaskan beberapa hal sebagai berikut.

a. Termasuk tipe pengambilan keputusan yang manakah pembelian sebuah rumah tinggal!
Jelaskan jawaban Anda

Jawab:

Model keputusan konsumen dapat dibedakan menjadi tiga, yakni berdasarkan perspektif
pengambilan keputusan, perspektif eksperiensial, dan perspektif pengaruh perilaku. Perspektif
yang pertama yang perlu diperhatikan adalah perspektif pengambilan keputusan. Konsumen
sebagai individu yang memiliki masalah kemudian mencoba memecahkan masalah tersebut,
salah satunya dengan melakukan pembelian barang atau jasa. Perspektif yang kedua disebut
dengan perspektif eksperiensial atau pengalaman. Perspektif ini melihat individu memutuskan
sesuatu bukan karena rasional. Dalam perspektif eksperiensial individu melakukan beberapa
hal, seperti membandingkan biaya atau membandingkan manfaat untuk keuntungan pribadinya
berdasarkan emosional. Selanjutnya, terdapat perspektif pengaruh behavioral (perilaku) dimana
pembelian produk dipengaruhi bukan oleh rasionalitas atau karena suatu hubungan emosi
melainkan adanya pengaruh orang lain, seperti orang tua, atau pengaruh budaya, atau bahkan
pengaruh lingkungan. Saat konsumen akan membeli rumah pola pengambilan keputusan
pembelian termasuk dalam pola Extended Buying Decision karena rumah termasuk dalam
pembelian yang rumit dengan banyak pertimbangan konsumen.

b. Uraikan tahap-tahap proses pengambilan keputusan konsumen yang dilalui oleh


pasangan suami istri tersebut!

Jawab:

Menurut Kotler dan Keller (2009:235) proses keputusan pembelian terdiri dari lima tahap, yaitu
pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan
perilaku pasca pembelian.

a) Pengenalan Masalah
Proses pembelian dimulai ketika pembeli mengenali masalah atau kebutuhan tersebut dapat
dicetuskan oleh rangsangan internal atau eksternal. Para pemasar perlu mengidentifikasi
keadaan yang memicu kebutuhan tertentu. Dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah
konsumen, para pemasar dapat mengidentifikasi rangsangan yang paling sering
membangkitkan minat akan kategori produk tertentu. Para pemasar kemudian dapat menyusun
strategi pemasaran yang mampu memicu minat konsumen.

b) Pencarian Informasi
Konsumen yang terangsang kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih
banyak. Yang menjadi perhatian utama pemasar adalah sumber-sumber informasi utama yang
menjadi acuan konsumen dan pengaruh relatif tiap sumber tersebut terhadap keputusan
pembelian selanjutnya.
c) Evaluasi Alternatif
Terdapat beberapa proses evaluasi keputusan, dan model-model terbaru memandang proses
evaluasi konsumen sebagai proses yang berorientasi kognitif, yaitu model tersebut
menganggap konsumen membentuk penilaian atas produk dengan sangat sadar dan rasional.
Beberapa konsep dapat membantu memahami proses evaluasi konsumen. Pertama, konsumen
berusaha memenuhi kebutuhan. Kedua, konsumen mencari manfaat tertentu dari solusi produk.
Ketiga, konsumen memandang masing-masing produk sebagai kumpulan atribut dengan
kemampuan yang berbeda-beda dalam memberikan manfaat yang digunakan untuk
memuaskan kebutuhan itu. Atribut yang diminati oleh pembeli berbeda beda tergantung jenis
produknya.
d) Keputusan Pembelian
Dalam tahap evaluasi, konsumen membentuk preferensi atas merek-merek yang ada di dalam
kumpulan pilihan. Konsumen tersebut juga dapat membentuk niat untuk membeli merek yang
paling disukai. Namun, dua faktor yang berada diantara niat pembeli dan keputusan pembelian,
yaitu:

1. Sikap orang lain Semakin gencar sikap negatif orang lain dan semakin dekat orang
lain tersebut dengan konsumen, konsumen akan semakin mengubah niat
pembeliannya. Keadaan sebaliknya juga berlaku.
2. Faktor situasi yang tidak terantisipasi Faktor ini dapat muncul dan mengubah niat
pembelian. Hal ini terjadi mungkin karena konsumen kehilangan pekerjaan,
beberapa pembelian lain yang lebih mendesak, atau pelayanan toko yang dapat
mengurungkan niat pembelian.

e) Perilaku Pasca Pembelian


Setelah membeli produk konsumen akan mengalami level kepuasan atau ketidakpuasan
tertentu. Kualitas bangunan, harga, lokasi dan promosi merupakan faktor yang mempengaruhi
keputusan konsumen dalam membeli rumah.

c. Jika Anda adalah pemasar untuk perusahaan properti, pesan komunikasi pemasaran
seperti apa yang akan Anda gunakan untuk mempengaruhi konsumen tersebut agar
membeli produk Anda! Jelaskan!

Jawab:

Terutama menggunakan digital marketing, yaitu media sosial sebagai media untuk
promosi dan juga company profile dan juga membuat situs perusahaan. Berikut dengan
berinteraksi dengan pengguna melalui konten dan engagement terhadap pengikut,
berbagi informasi, dan mempromosikan properti yang dijual. Menggunakan jasa
fotografer profesional. Tampilan gambar untuk kawasan yang indah sangat bergantung
pada fotografi. Foto yang buruk akan mengurangi minat, untuk proyek properti yang
dikembangkan perusahaan paling besar sekalipun. Tidak hanya menjual rumah,
melainkan menjual kawasan di daerah tersebut. Menampilkan kawasan terbaik di area
yang ditawarkan, dengan foto-foto indah dan berkualitas tinggi, mulai dari landmark
kawasan atau fasilitas-fasilitas seperti mal, rumah sakit. Pastikan juga bahwa situs /
kontak yang dicantumkan di sosial media mudah dihubungi.

Sumber BMP EKMA4567 https://www.hestanto.web.id/proses-keputusan-pembelian/


https://www.propertyinside.id/2018/11/27/10-strategi-efektif-mudah-pemasaran-properti/