Anda di halaman 1dari 16

TUGAS I

KIMIA FARMASI

Dosen Pengampu Mata Kuliah : Dr. Mitarlis, S.Pd., M.Si.

Nama/NIM/Kelas :

Fairuziyah Aizzatun Nisa/18030194082/PKU 2018

JURUSAN KIMIA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2021
1. Buat ringkasan tentang definisi obat dan jenis-jenisnya!
Obat adalah bahan atau panduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi
atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan
diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan
kontrasepsi. Berikut ini penggolongan jenis obat, diantaranya:
a. Penggolongan obat berdasarkan jenis
1) Obat bebas merupakan obat yang dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa
resep dokter. Contohnya rivanol, tablet paracetamol, bedak salicyl, multivitamin,
dan lain-lain.
2) Obat bebas terbatas merupakan segolongan obat yang dalam jumlah tertentu
aman dikonsumsi namun jika terlalu banyak akan menimbulkan efek yang
berbahaya. Contohnya obat antimabuk seperti antimo, obat anti flu seperti noza,
decolgen, dan lain-lain.
3) Obat wajib apotek merupakan obat keras yang dapat diserahkan oleh apoteker
pengelola apotek tanpa resep dokter. Contohnya hexeditin, mukolitik,
betametason, dan lain-lain.
4) Obat keras merupakan obat yang berbahaya sehingga pemakaiannya harus di
bawah pengawasan dokter dan obat hanya dapat diperoleh dari apotek,
puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain. Contohnya antibiotik seperti
amoxicylin, obat jantung, obat hipertensi dan lain-lain.
5) Psikotropika merupakan zat atau obat yang secara alamiah ataupun buatan yang
berkhasiat untuk memberikan pengaruh secara selektif pada sistem syaraf pusat
dan menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.
6) Narkotika merupakan obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik
sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan perubahan kesadaran
dari mulai penurunan sampai hilangnya kesadaran, mengurangi sampai
menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
b. Penggolongan obat berdasarkan mekanisme kerja obat
1) Obat yang bekerja pada penyebab penyakit, misalnya penyakit akibat bakteri
atau mikroba. Contohnya antibiotik.

2) Obat yang bekerja untuk mencegah kondisi patologis dari penyakit. Contohnya
vaksin dan serum.
3) Obat yang menghilangkan simtomatik/gejala, seperti meredakan nyeri.
Contohnya analgesik.

4) Obat yang bekerja menambah atau mengganti fungsi-fungsi zat yang kurang.
Contohnya vitamin dan hormon.

5) Pemberian placebo merupakan pemberian obat yang tidak mengandung zat


aktif, khususnya pada pasien normal yang menganggap dirinya dalam keadaan
sakit. Contohnya aqua pro injeksi dan tablet placebo.
c. Penggolongan obat berdasarkan tempat atau lokasi pemakaian
1) Obat dalam merupakan obat-obatan yang dikonsumsi peroral (melalui mulut).
Contohnya tablet antibiotik, parasetamol.

2) Obat luar merupakan obat-obatan yang dipakai secara topikal/tubuh bagian luar.
Contohnya sulfur salep, caladine, dan lain-lain.
d. Penggolongan obat berdasarkan efek yang ditimbulkan
1) Sistemik merupakan obat atau zat aktif yang masuk ke dalam peredaran darah.

2) Lokal merupakan obat atau zat aktif yang hanya mempengaruhi bagian tertentu
tempat obat tersebut berada, seperti pada hidung, mata, kulit, dan lain-lain.
e. Penggolongan obat berdasarkan asal obat dan cara pembuatannya
1) Alamiah: obat obat yang berasal dari alam (tumbuhan, hewan dan mineral)
seperti, jamur (antibiotik), kina (kinin), digitalis (glikosida jantung). Dari
hewan: plasenta, otak menghasilkan serum rabies, kolagen.
2) Sintetik: merupakan cara pembuatan obat dengan melakukan reaksi-reaksi
kimia, contohnya minyak gandapura dihasilkan dengan mereaksikan metanol
dan asam salisilat.
2. Cari istilah-istilah yang digunakan dalam farmasi!
Awalan A

Istilah Keterangan
Abses Pengumpulan nanah dalam rongga yang
terbentuk akibat kerusakan jaringan
Alat kesehatan Penyediaan informasi untuk tujuan medis
atau diagnosis melalui pengujian invitro
terhadap spesimen dari tubuh manusia
Analgesik Obat pereda nyeri
Istilah Keterangan
Antihistamin Obat yang bekerja memblok reseptor
histamine
Antipiretik Obat turun panas
Aritmia Detak jantung tidak beratur

Awalan B

Istilah Keterangan
Bakteri Kelompok mikroorganisme yang tidak
memiliki membran inti sel.
Bakteriostatik Substansi kimia atau konsentrasi rendah
bakterisida yang mampu menahan
pertumbuhan bakteri, tetapi tidak
mematikannya, seperti bakterisida.
Bakterisida Substansi kimia yang mampu membunuh
atau menghancurkan bakteri; pembasmi
bakteri.
Betabloker Obat yang menginduksi blockade
adrenergic pada reseptor b1 atau b2 atau
keduanya.
Bioavaibilitas Derajat suatu obat atau suatu substansi
lain mencapai jaringan target setelah
diberikan.

Awalan C

Istilah Keterangan
CAPD (Continuousambulatory peri-toneal Dialisis peritonial kontinyu
dialysis)
COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Penyakit paru-paru obstruktif kronik
Disease)
COX (Cyclooxygenase) Enzim siklooksigenase yang berperan
untuk mengubah asam arakidonat
menjadi prostaglandin pada proses
inflamasi.
CSF (Cerebrospinal Fluid) Cairan jernih yang ada pada ruang
subaraknoid dan sistem ventrikular di
sekitar dan di dalam otak.
Istilah Keterangan
CVP (Central Venous Pressure) Tekanan darah pada vena kava toraks,
dekat dengan atrium kanan jantung.
Capsulae Sediaan Serbuk yang diisikan dalam cangkang
kapsul atau berupa sediaan cairan,
setengah padat yang dibungkus dengan
kapsul dasar.

Awalan D

Istilah Keterangan
Dekongestan Obat untuk melegakan hidung tersumbat
D5W Larutan dekstrosa 5% dalam air
DNA (Deoxyribonucleic acid) Asam deoksiribonukleat yaitu asam
nukleat yang mengandung informasi
genetik yang berguna untuk
perkembangan semua makhluk hidup.
DOTS (Directly Observed Treatment Strategi yang digunakan dalam
Shortcourse) pengendalian atau penanggulangan
penyakit TB melalui peningkatan
diagnosis TB dengan pemeriksaan dahak
secara mikroskopis, pengobatan dengan
Pengawasan Menelan Obat (PMO),
kesinambungan persediaan obat anti TB
jangka pendek dengan mutu terjamin serta
pencatatan dan pelaporan secara baku
untuk memudahkan pemantauan dan
evaluasi program penanggulangan TB.
Deionisasi Menghapus ion terlarut dari larutan
dengan melewatkan larutan melalui
unggun resin pertukaran ion, terdiri dari
manik-manik polimer bahwa ion hidrogen
pertukaran kation dan ion hidroksil dalam
larutan untuk anion. Kotoran ionik tetap
terikat pada resin dan hidrogen dan ion
hidroksil menggabungkan dengan satu
sama lain untuk membentuk air.
Istilah Keterangan
Dismenorrhoe Obat nyeri haid
Diuretik Obat untuk meningkatkan ekskresi urin
atau jumlah urin

Awalan E

Istilah Keterangan
Ear drops Obat tetes telinga
Ekstrak Sediaan kering, kental atau cair dibuat
dengan menyari simplisia nabati atau
hewani menurut cara yang cocok, di luar
pengaruh cahaya matahari langsung.
Emetik Obat muntah
Emulsi Sediaan yang mengandung bahan obat
cair atau larutan obat, terdispersi dalam
cairan pembawa, distabilkan dengan zat
pengemulsi atau surfaktan yang cocok.
Ensefalitis Radang otak
Enteral Saluran pencernaan
Epitherma Obat kompres kulit (obat topikal)
Eye drops Obat tetes mata

Awalan F

Istilah Keterangan
Farmakodinamik Ilmu yang mempelajari cara kerja obat,
efek obat terhadap fungsi berbagai organ
dan pengaruh obat terhadap reaksi
biokimia dan struktur obat. Secara singkat
artinya pengaruh obat terhadap sel hidup.
Farmakogenetik Cabang ilmu farmakologi klinik yang
mempelajari perubahan respon terhadap
obat yang disebabkan oleh faktor genetik.
Farmakognosi adalah ilmu farmasi yang
menyangkut cara pengenalan tanaman dan
bahan-bahan lain sebagai sumber obat
dari alam.
Farmakokine Ilmu yang mempelajari absorbsi, ditribusi,
Istilah Keterangan
metabolisme dan ekskresi obat (ADME).
Secara singkat artinya tentang pengaruh
tubuh terhadap obat.
Farmakoterapi Ilmu yang mempelajari penggunaan obat
untuk menyembuhkan penyakit.
Fatigue Keadaan meningkatnya ketidaknyamanan
dan menurunnya efisiensi akibat
pekerjaan yang berkepanjangan atau
berlebihan; kehilangan tenaga atau
kemampuan menjawab rangsangan.

Awalan G

Istilah Keterangan
Galamin Zat sintetik
Gametositosid Membunuh gametosit yang berada dalam
eritrosit sehingga transmisinya ke nyamuk
dihambat.
Gansiklovir Antivirus untuk virus CMV, untuk
pengobatan atau terapi penyakit yang
disebabkan oleh sitomegalovirus.
Gastrin Perangsang sekresi asam lambung dan
pepsin
Glaucoma Penyakit mata yang ditandai dengan
peninggian tekanan intraocular yang
mengakibatkan perubahan patologis
dalam diskus optikus dan defek pada
lapangan pandang yang khas.
Glaukoma Pembentukan cairan bola mata
Gutta percha Bahan untuk perbaikan gigi
Awalan H

Istilah Keterangan
Hidrofilik Larut air
Hidrofobik Tidak larut air
Hidrolisis Terlarut dan berikatan
Hiperaktif Gerak yang berlebih
Hiperkalemia Kadar kalium yang tinggi
Hiperkalsemia Kadar kalsium yang tinggi
Hipoglikemia Berkurangnya kandungan glukosa dalam
Istilah Keterangan
serum (70mg/100ml)
Hipokalemia Kadar kalium yang rendah
Hipokalsemia Kadar kalsium yang rendah
Hiposekresi Pengeluaran zat yang rendah

Awalan I

Istilah Keterangan
Ichorrea Keluarnya banyak cairan encer dari luka
atau borok.
Icterus Menjadi kuningnya warna kulit, selaput
lendir dan berbagai jaringan tubuh oleh
zat warna empedu.
Idioptik Terjadi dengan sendirinya tanpa
penyebab yang jelas
Immunoeletrophoresis Elektroforesis untuk menentukan fragmen
antigen zat anti
Imune Kebal terhadap penyakit tertentu
Incubation Masa antara infeksi dan timbulnya gejala
penyakit
Indikasi Tujuan penggunaan obat
Infark Kematian jaringan karena gangguan
pendarahan
Infertility Tidak dapat memperoleh keturunan
Influenza Penyakit akut yang di sebabkan oleh
virus, ditandai dengan demam, radang
selaput lendir saluran nafas atau saluran
cerna
Injeksi Memasukkan larutan obat atau larutan-
larutan lain ke dalam tubuh memakai
semprit
Intramuscular Metode rute pemberian obat dengan
memberikan suntikan langsung ke otot

Awalan J

Istilah Keterangan
Jangar Penyakit pening kepala
Janin Bakal bayi yang masih dalam kandungan
Jaringan Sekumpulan sel-sel yang bergabung
Istilah Keterangan
dengan zat-zat yang terdapat di ruang
(celah) antar sel tersebut membentuk suatu
struktur/ fungsi tertentu pada makhluk
hidup.
Jaundice Perubahan warna menjadi kekuningan
pada kulit, selaput lendir, san sklera mata
yang diakibatkan oleh tingginya kadar
bilirubin darah.
Jejas Lecet, tergores, luka sedikit
Jerawat Penyakit radang kelenjar minyak
(sebaceous) dan folikel (kantong kecil
pelindung,kelenjar) rambut pada kulit
yang ditandai oleh letusan jerawat atau
pustula, terutama pada wajah.

Awalan K

Istilah Keterangan
Kardiotoksik Memiliki efek racun atau merusak
terhadap racun.
Karditis Radang jantung
Karsinoma Tumor epitel ganas
Kavitasi Pembentukan rongga di dalam tubuh atau
di salah satu organnya
Kifosis Kelengkungan torak tulang belakang yang
berlebihan seperti yang terlihat dari
samping.
Kontraindiksi Kondisi tubuh dimana obat tidak boleh
digunakan
Kolaps Keadaan kelemahan dan depresi ekstrem
dengan kegagalan sirkulasi.

Awalan L

Istilah Keterangan
Laju disolasi Kecepatan perubahan dari bentuk padat
menjadi terlarut dalam medianya setiap
waktu tertentu.
Istilah Keterangan
Laju sedimentasi Kecepatan pengendapan dari partikel-
partikel suspense
Laktagoga Memperlancar ASI
Laktasi Produksi susu pada kelenjar payudara
wanita setelah melahirkan
Laktifuga Menghentikan atau mengurangi ASI
Larutan Sedian cair yang mengandung satu atau
lebih zat kimia yang dapat larut dalam
pelarut.
Larutan buffer Suatu larutan yang mengandung asam
lemah dengan garam dari asam itu,atau
larutan basa lemah dengan garam dari
basa itu, yang PH-nya tetap bila ditambah
sedikit asam kuat,basa kuat atau air.
Larutan jenuh Larutan yang mengandung zat terlarut
sebanyak yang diperlukan untuk
mempertahankan keseimbangan dengan
padatan zat itu dalam larutan.
Larutan ideal Larutan yang interaksi antar zat
terlarut,antara zat terlarut-pelarut,dan
antar pelarutnya sama.

Awalan M

Istilah Keterangan
Maserasi Proses perendaman sampel menggunakan
pelarut organik pada temperatur ruangan
Meningitis Radang selaput otak
Manopause Berhentinya secara fisiologis siklus
menstruasi yang berkaitan dengan tingkat
lanjut usia perempuan.
Mikrobiologi Sebuah cabang dari ilmu biologi yang
mempelajari mikroorganisme.
Mikroorganisme Organisme yang berukuran sangat kecil
sehingga untuk mengamatinya diperlukan
alat bantuan.

Awalan N
Istilah Keterangan
Nadir Titik terendah
Narkolepsi Penyakit kronis yang ditandai dengan
serangan kantuk dan ingin tidur.
Narkosis Keadaan mati rasa seluruh badan karena
pengaruh obat bius (narkotik dan
sebagainya).
Narkotika Obat yang menyebabkan pingsan, kurang
sensitif, dan meredakan nyeri.
Nausea Rasa akan muntah dan rasa mual

Awalan O

Istilah Keterangan
Obesitas Kondisi di mana lemak terakumulasi di
tubuh, terutama pada jaringan subkutan
Obstipasi Konstipasi total
Oculenta Salep steril untuk pengobatan mata
menggunakan salep mata dasar yang
cocok.
Oksitoksik Obat yang dapat menyebabkan oksitosia
(kelahiran yang cepat).
Oligosakarida Karbohidrat yang pada hidrolisis
menghasilkan sejumlah kecil (dua sampai
sepuluh ) monosakarida.

Awalan P

Istilah Keterangan
Palpitasi Menguatnya kontraksi otot jantung
Parasimpatolitik Pelawan efek perangsang saraf
parasimpatik.
Pasivasi Sebuah kimia proses pengobatan atau
pembersihan akhir yang menghilangkan
besi eksogen atau senyawa besi dari
permukaan pipa stainless steel dan
peralatan dengan menggunakan suatu
oksidan ringan, seperti larutan asam
nitrat, atau dengan “in-situ
Istilah Keterangan
electropolishing. Tujuan passivasi adalah
untuk memulihkan dan / atau
meningkatkan pembentukan spontan dari
permukaan kimia inert atau film pasif
protektif.
Pasteurisasi Pemanasan susu, anggur, jus buah, dll,
selama sekitar tiga puluh menit pada 68
℃ (154,4 ℉) dimana bakteri hidup
hancur, tetapi rasa atau buket yang
diawetkan, spora tidak akan terpengaruh,
tetapi tetap dari berkembang dengan
segera pendingin cair untuk 10 ℃ (50 ℉
) atau lebih rendah.
Pharmacy Rumah obat, apotek, apotik.
Psikofarmaka Obat yang bekerja pada fungsi psikologis
dan status kejiwaan.

Awalan Q

Istilah Keterangan
Qinghaosu Tanaman artemisia annua yang ekstraknya
merupakan senyawa trioksin pada obat
artemisinin
Qs Secukupnya
Quazepam Derivat obat benzodiazepin
Quercetin Senyawa flavon yang terdapat dibanyak di
sayuran dan buah-buahan, sumber
terpenting adalah teh,bawangm buah apel,
dan anggur merah.
Questran Obat yang menyerap asam empedu dalam
usus.
Quinine Suatu derivat alkaloid dari kulit pohon
cinchona

Awalan R

Istilah Keterangan
Rekristalisasi Proses pembentukan kristal agar
Istilah Keterangan
didapatkan yang lebih murni.
Relaksan otot Perifer obat yang dapat menyebabkan
kelumpuhan pada otot rangka
Reseptor Tempat obat berikatan dalam tubuh
Resisten Situasi di mana obat tidak lagi
memberikan efek terapi
Retensi urine Urin tertahan dalam tubuh sehingga
jumlah urin sedikit

Awalan S

Istilah Keterangan
Salut Diselubungi oleh kertas atau kain.
Sanatogen Obat dalam bentuk cairan untuk penguat
darah.
Serum Cairan jernih yang terpisah dari darah jika
dibiarkan membeku secara lengkap.
Simtomatik Berkaitan dengan atau sifat dari suatu
gejala
Suplemen Nutrisi tambahan yang dipkai untuk
melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh

Awalan T

Istilah Keterangan
Takikardi Meningkatnya denyut jantung

Awalan U

Istilah Keterangan

Awalan V
Istilah Keterangan

Awalan W

Istilah Keterangan

Awalan X

Istilah Keterangan

Awalan Y

Istilah Keterangan

Awalan Z

Istilah Keterangan

3. Beri contoh bentuk sediaan obat dan cara pengadministrasiannya (dalam bentuk tabel)
Rute Pemberian Obat
Rute Pemberian Tempat
Per oral Kulit
Sublingual sukal Bawah lidah
Paerentral:
 Intra vena  Vena
 Intra arterial  Arteri
 Intra kardiak  Jantung
 Intra tekal dan intra spinal  Tulang punggung
 Intra osseus  Tulang
 Intra artikular  Sendi
 Intra sinovial  Cairan sendi
 Intra kutan dan intra dermal  Kulit
 Sub kutan  Bawah kulit
 Intra muskular  Otot

Rute Pemberian Obat

Rute Pemberian Tempat


Epikutan (Topikal) Permukaan kulit
Transdermal Sistemik/lokal
Konjugtival Selaput mata
Intraokular Mata
Intranasal Hidung
Aural Telinga
Intra respiratori (inhalasi) Paru-paru
Rektal Rektum
Vaginal Vagina
Urethal Uretra

Bentuk Sediaan Obat

Rute Pemberian Sediaan obat


Per oral Tablet, kapsul, larutan, sirup, eliksir,
suspensi, magma, jel, dan serbuk
Sublingual dan bukal Tablet, trokhis, tablet hisap, dan lozenges
Parenteral Larutan dan suspensi
Epikutan transdermal Salep, krim, pasta, losio, plester, serbuk
dan erosol plester, implant, pellet, larutan,
dan cakram
Konjungtival Salep dan tetes
Intranasal Tetes, spray, dan salep
Rute Pemberian Sediaan obat
Intraokular/intraaural Larutan dan suspensi
Intra respiratori Erosol dan inhaler
Rektal Larutan (enema), salep, dan suppositoria,
sisipan, dan spon
Vaginal Larutan, salep, emulsi, tablet,
suppositoria, sisipan, dan spon
Uretral Larutan dan suppositoria
Epidermal Losio, salep, krim, pasta, linimen, dan
serbuk konjungtival