Anda di halaman 1dari 23

Program Rawat Jalan di Rumah Sakit

Modul ini merupakan modul praktikum yang membahas dasar pembuatan aplikasi web dinamis
berbasis client-server yang mengacu pada Paket Soal Uji Kompetensi SMK program keahlian Rekayasa
Perangkat Lunak (RPL).
Untuk memulai pengerjaan pembuatan aplikasi ini, diasumsikan bahwa program aplikasi yang
dibutuhkan sudah tersedia dan siap digunakan, meliputi Apache web server, PHP engine, MySQL dan
Macromedia Dreamweaver. Pada modul ini paket web server yang digunakan adalah WAMPServer2.0c.
Sebelumnya, ada baiknya jika kita bahas dulu garis besar dari aplikasi yang akan dibuat ini. Pada
aplikasi ini terdapat 2 kategori hak akses, diantaranya adalah Administrator yang memegang kendali
penuh pada aplikasi ini, terutama pada bagian pengolahan data yang berhubungan dengan data rawat
jalan. Disamping itu ada kategori akses sebagai user atau pengunjung biasa, dalam hal ini pengunjung
hanya bisa melihat atau mencari daftar pasien yang menjalani proses rawat jalan.
Pada proses pengerjaannya, terdapat beberapa bagian proses diantaranya :
a. Pembuatan database meliputi table, relasi dan pengisian masing-masing tabel.
b. Membuat struktur hierarki folder dan nama-nama subfolder aplikasi.
c. Membuat design/layout dan menuliskan kode-kode program berbasis bahasa pemrogramanan PHP.
Selanjutnya pada bagian inilah akan diuraikan langkah-langkah pengerjaan aplikasi web dinamis
Rumah sakit berbasis client-server (intranet).
1. Pembuatan Database pada program MySQL
Langkah awal yang harus dilakukan sebelum membangun sistem ini adalah membuat
perancangan database yang akan digunakan. Database ini nantinya akan terbagi kedalam beberapa
tabel yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan berbagai informasi mengenai pasien,dokter, obat
dan yang berhubungan dengannya.
Berikut ini adalah struktur tabel dan relasinya.

Dalam pembuatan database dan struktur tabel terdapat dua cara, yang pertama dengan
menggunakan MySQL Command Line/Console atau yang kedua dengan aplikasi bantuan yaitu
phpMyAdmin. Pada modul ini, cara yang dibahas adalah menggunakan aplikasi phpMyAdmin.
Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Eko Sugiharto 1
a. Aktifkan terlebih dahulu paket WAMPServer, sehingga terlihat ikon pada System Tray di
pojok kanan bawah layar monitor.
b. Aktifkan web browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox atau lainnya.
c. Pada bagian address, ketik localhost/phpmyadmin

d. Pada bagian Create new database ketik nama database misalnya RumahSakit, kemudian klik
tombol Create.

1 : ketik nama database

2 : klik tombol Create

e. Pada bagian Create new table, ketik nama tabel penulis di bagian Name.
f. Pada bagian Number of fields, isi dengan nilai 5, kemudian klik tombol Go.
2 : isi jumlah fields

1 : ketik nama tabel 3 : klik tombol Go


g. Atur bagian Field dan Length/Values seperti contoh berikut ini :

h. Atur KodePsn sebagai Primary key dengan meng-klik ikon di sebelah kanan layar seperti
contoh dibawah ini.

klik Primary Key

i. Kemudian klik tombol Save.


Dan akhirnya pembuatan tabel pertama bernama Pasien berhasil dibuat. Untuk selanjutnya,
lakukan hal yang sama untuk pembuatan 7 buah tabel yang lainnya sesuai dengan contoh gambar
struktur tabel dan relasi yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

Eko Sugiharto 2
Sebelumnya klik terlebih dahulu Database: RumahSakit di bagian atas layar, kemudian
buatlah 7 buah tabel sesuai dengan ketentuan berikut ini.
klik Database

Nama tabel : admin


No Field Type dan Length/Values
1 admin Varchar (20)
2 passadmin Varchar (20)
* Khusus untuk tabel admin, isi data admin dengan admin dan passadmin dengan admin.

2. Membuat Struktur Hierarki Folder


Berikut ini adalah daftar folder yang harus dipersiapkan :
a. RumahSakit: Merupakan folder utama yang mengorganisis semua file dan folder yang akan kita
bangun, Anda juga dapat mengganti nama folder tersebut dengan nama Anda sendiri. Pada
folder inilah halaman utama atau halaman index bagi pengunjung disimpan. Folder ini disimpan
di alamat C:\wamp\www.
b. admin: Adalah folder yang dibuat di dalam folder RumahSakit yang telah dibuat pada langkah
pertama. Folder ini berisi semua file yang berhubungan dengan hak akses Administrator.
c. gambar: Adalah folder yang dibuat di dalam folder Perpustakan, berguna untuk menyimpan
gambar-gambar yang dibutuhkan dalam tahap desain interface program aplikasi.
d. img_buku: Adalah folder yang dibuat di dalam folder RumahSakit, berguna untuk menyimpan
gambar buku yang tersedia dalam informasi buku.
e. include: Merupakan folder yang dibuat di dalam folder RumahSakit, berguna untuk menyimpan
file-file include, file ini akan digunakan pada semua halaman program, misalnya file untuk
koneksi ke database MySQL atau sistem session untuk keamana.
f. tpl: Adalah folder yang dibuat dalam folder Perpustakan. Tpl atau Template digunakan untuk
meletakkan file CSS (Cascading Style Sheet).

3. Pembuatan Desain Halaman dan Pengkodean


a. Membuat Halaman Administrator
Halaman ini digunakan untuk pengelolaan data pada sistem rumah sakit. Sebagai
halaman yang memiliki fungsi untuk mengelola semua halaman, maka halaman ini juga dapat
dikatakan sebagai halaman Administrator.
Pada halaman ini terdapat batasan-batasan penggunaan, yaitu tidak semua orang dapat
masuk dan mengakses halaman ini, untuk dapat mengakses halaman ini Anda login
menggunakan username dan password yang hanya diketahui oleh seorang admin, sehingga
pada sistem yang ada dapat dijaga keamanannya semaksimal mungkin.
Apabila Anda dapat mengakses halaman ini, maka Anda dapat melakukan banyak hal,
diantaranya memasukan data pasien, memperbaharui, bahkan menghapus data pasien.

Eko Sugiharto 3
Membuat Halaman index.php
Untuk memulai pembuatan halaman utama Administrator, lakukan langkah-langkah
berikut ini :
1) Aktifkan terlebih dahulu program aplikasi Macromedia Dreamweaver 8
2) Pada pilihan Create New, klik pada pilihan PHP

klik PHP

3) Buatlah tampilan seperti berikut ini

4) Ubah mode tampilan menjadi Code, dengan meng-klik Code di bagian kiri

5) Kemudian tambahkan baris kode seperti contoh berikut ini:

6) Selanjutnya simpan dengan nama file index.php di folder admin.


(C:\wamp\www\RumahSakit\admin)

Eko Sugiharto 4
Membuat halaman login.html
Untuk pembuatan halaman login.html, berikut ini langkah-langkahnya :
1) Buat halaman baru dengan cara: klik File – New
2) Pada bagian Category: pilih Basic page, pada bagian Basic page: pilih HTML, kemudian
klik tombol Create 2 : pilih HTML

1 : pilih Basic
page

3 : klik tombol Create

3) Ubah mode tampilan menjadi Design

4) Klik ikon untuk pembuatan Table


5) Atur tabel sesuai ketentuan berikut ini :

Eko Sugiharto 5
6) Pada bagian Properties, atur Align menjadi Center

7) Pada baris pertama, atur terlebih dahulu tampilan menjadi seperti berikut ini

8) Simpan pointer pada baris kedua, kemudian ubah Common menjadi Form

1 : ubah
menjadi
Forms

2 : simpan pointer disini

9) Buatlah sebuah form dengan meng-klik icon Form

10) Aturlah properties sesuai ketentuan berikut

Eko Sugiharto 6
11) Ubah Form menjadi Common

ubah menjadi Common

12) Buatlah tabel dengan ketentuan sebagai berikut

13) Atur tampilan menjadi seperti ini

14) Ubah Common menjadi Form kembali


15) Pastikan pointer berada di kolom kanan atas sejajar dengan Admin Id
16) Buatlah satu buah Textfield dengan meng-klik ikon berikut ini

17) Jika muncul kotak dialog, klik Cancel


18) Pada bagian Properties, atur sesuai contoh berikut

Eko Sugiharto 7
19) Ulangi langkah no. 16 sampai 18 untuk pembuatan Textfield yang kedua dengan
pengaturan sebagai berikut

20) Simpan pointer di kolom pojok kanan bawah


21) Buatlah tombol dengan meng-klik ikon Button

22) Jika muncul kotak dialog, klik Cancel


23) Atur properties sesuai contoh berikut

24) Sehingga tampilan akhir menjadi seperti berikut ini

25) Kemudian simpan di folder admin, dengan nama login.html

Membuat halaman cek_admin.php


Pada saat tombol Login di-klik, proses akan ditujukan dan dikerjakan di halaman
cek_admin.php. Untuk itu kita harus membuat halaman cek_admin.php dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
1) Buat halaman baru dengan cara klik File – New
2) Pada bagian Category: pilih Dynamic page, pada bagian Dynamic page: pilih PHP,
kemudian klik tombol Create
3) Ubah mode tampilan menjadi Code
4) Sisipkan kode program seperti berikut ini diantara tag Body
<?php
session_start();
require(“../include/koneksi.php”);
$admin=$_POST[‘txtAdmin’];
$pass=$_POST[‘txtPass’];
$sql=”SELECT * FROM admin WHERE (admin=’$admin’ AND passadmin=’$pass’)”;
if(!$hasil=mysql_query($sql))
{
echo mysql_error();
return 0;
}
$ada_baris=mysql_num_rows($hasil);
if($ada_baris>=1)
{
$master=$admin;
session_register(“master”);
echo “<div align=center><strong>Anda berhak mengakses seluruh
halaman ini</strong></div>”;
include “menu_utama.php”;
exit;
}

Eko Sugiharto 8
else
{
echo “<div align=center><strong>Admin Id atau Password
salah!</strong></div>”;
include “login.html”;
exit;
}
?>

5) Kemudian simpan di folder admin, dengan nama cek_admin.php


Pada baris kode diatas, terdapat perintah include yang berfungsi untuk menyertakan file
lain bernama koneksi.php, untuk itu kita buatkan kode program dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
1) Buatlah halaman baru dengan tipe PHP
2) Kemudian sisipkan kode program diantara tag Body seperti contoh berikut ini

3) Selanjutnya simpan di folder include dengan nama koneksi.php


Selain itu kita juga perlu mendeklarasikan fungsi session yang berfungsi untuk
menampung Admin Id selama mengakses semua halaman Administrator dan melakukan
pengecekan apabila pengguna belum Login sebagai Administrator, maka halaman yang dituju
tidak dapat diakses. Berikut ini langkah-langkah pembuatannya :
1) Buat file baru dengan tipe PHP
2) Kemudian sisipkan kode berikut ini diantara tag Body

3) Kemudian simpan di folder include dengan nama session.php

Eko Sugiharto 9
Berikutnya adalah membuat halaman menu_utama.php yang berisi perintah untuk
menampilkan menu yang dimiliki oleh Administrator. Berikut ini adalah langkah-langkah
pembuatannya :
1) Buatlah file baru dengan tipe PHP
2) Kemudian sisipkan kode berikut ini diantara tag Body
<?php
require("../include/session.php");
require("../include/koneksi.php");
$menu=$_POST[‘lstMenu’];
$Input=$_POST[‘btnInput’];
$Edit=$_POST[‘btnEdit’];
$Laporan=$_POST[‘btnLaporan’];
$Logout=$_POST[‘btnLogout’];
require_once "menu.html";
echo “<hr>”;
// Dikerjakan apabila tombol Input di-klik
if ($Input)
{
// memeriksa Form (droplist ) menu
if(!isset($menu)) $menu='';
if($menu==’pasien’) include "in_pasien.html";
}
// di kerjakan apabila tombol Edit di-klik
else if ($Edit)
{
// memeriksa Form (droplist ) menu
if(!isset($menu)) $menu='';
if($menu==’pasien’) include “olah_pasien.php”;
}
//dikerjakan apabila tombol Laporan di-klik
else if ($Laporan)
{
// memeriksa Form (droplist ) menu
if(!isset($menu)) $menu='';
if($menu==’pasien’) include “lap_pasien.php”;
}
// dikerjakan apabila tombol Logout di-klik
else if ($Logout)
{
require_once "logout.php";
}
?>
3) Simpan di folder admin dengan nama menu_utama.php
Selanjutnya adalah membuat tampilan menu untuk Administrator. Berikut ini adalah
langkah-langkah pembuatannya :
1) Buatlah file baru dengan kategori Basic page bertipe HTML
2) Ubah mode tampilan menjadi Design
3) Buatlah tabel dengan ketentuan sebagai berikut :

Eko Sugiharto 10
4) Ubah properti Align menjadi Center untuk mengatur posisi tabel menjadi di tengah
5) Pastikan pointer berada di dalam tabel, kemudian sisipkan komponen Form dan atur
bagian Properties seperti berikut ini :

6) Kemudian buatlah tabel di dalam area form tadi dengan ketentuan sebagai berikut :

Eko Sugiharto 11
7) Kemudian gabungkan kolom pada baris pertama dengan cara blok 4 kolom tersebut,
kemudian di bagian properties klik ikon Merge selected cells using spans

1 : blok 4 kolom

2 : klik ikon Merge selected using spans

8) Lakukan hal yang sama untuk menggabungkan kolom pada baris kedua.
9) Pada baris pertama, ketik teks Pengelolaan Halaman Administrator, dan atur warna
background-nya
10) Pada baris kedua, tambahkan List/Menu
11) Atur bagian properti name menjadi lstMenu, kemudian klik tombol List Values...
12) Isi sesuai dengan ketentuan sebagai berikut :
Item Label Value
--> Pilih bagian yang ingin dikelola <-- bkn_pilihan
--------------------------------------------------- bkn_pilihan
Pasien pasien
Dokter dokter
Poliklinik poliklinik
Obat obat
Resep resep
Pendaftaran pendaftaran
Pembayaran pembayaran

13) Buatlah 4 buah Button di baris ketiga dengan ketentuan sebagai berikut :
Button Name Value
btnInput Input Data
btnEdit Edit Data
btnLaporan Laporan
btnLogout Logout

14) Hingga tampilan akhirnya bisa dilihat seperti contoh di bawah ini

15) Kemudian simpan di folder admin dengan nama menu.html

Eko Sugiharto 12
Langkah selanjutnya adalah membuat halaman Input Data yang merupakan interface
atau antarmuka untuk melakukan input data. Ada 7 halaman Input Data yaitu :
 in_pasien.html
 in_dokter.php
 in_poliklinik.html
 in_obat.html
 in_resep.php
 in_pendaftaran.php
 in_pembayaran.php

Membuat halaman in_pasien.html


Langkah-langkah pembuatanya adalah sebagai berikut :
1) Buatlah sebuah halaman baru bertipe HTML
2) Buatlah tabel dengan pengaturan sebagai berikut :

3) Atur posisi tabel menjadi Center, kemudian pada baris pertama ketikkan teks INPUT DATA
PASIEN, sekaligus atur warna latarbelakangnya

4) Simpan posisi pointer di baris kedua, kemudian sisipkan komponen Form ( )


5) Atur bagian properties seperti berikut ini :

6) Kemudian buatlah tabel di dalam area form yang telah dibuat sebelumnya dengan
ketentuan sebagai berikut :

Eko Sugiharto 13
7) Atur lebar kolom sesuai kebutuhan dan ketikkan teks yang diperlukan, khusus untuk kolom
kedua, ketiklah : pada setiap sel-nya

8) Tambahkan Textfield di bagian Kode, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

9) Tambahkan Textfield di bagian Nama, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

10) Tambahkan List/Menu di bagian Jenis Kelamin, kemudian atur bagian properties seperti
berikut ini :

Eko Sugiharto 14
11) Masih di bagian List/Menu lstJK, klik tombol List Values..., kemudian tambahkan Item
Label seperti contoh berikut ini :

12) Pada bagian Initially selected klik Laki-laki untuk dijadikan pilihan pertama pada Jenis
Kelamin
13) Tambahkan Textfield di bagian Umur, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

14) Tambahkan Textfield di bagian No. Telepon, kemudian atur bagian properties seperti
berikut ini :

15) Tambahkan Textarea di bagian Alamat, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini:

16) Tambahkan Button di bagian bawah, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

17) Sehingga hasil tampilan akhirnya seperti contoh berikut ini :

18) Kemudian simpan di folder admin dengan nama in_pasien.html

Eko Sugiharto 15
Selanjutnya adalah membuat halaman antarmuka untuk menentukan data mana yang
ingin diperbaharui maupun dihapus. Berikut ini adalah halaman-halaman yang akan kita buat:
 olah_pasien.php
 olah_dokter.php
 olah_poliklinik.php
 olah_obat.php
 olah_resep.php
 olah_pendaftaran.php
 olah_pembayaran.php

Membuat halaman olah_pasien.php


Langkah-langkah pembuatanya adalah sebagai berikut :
1) Buatlah sebuah halaman baru bertipe PHP
2) Buatlah tabel dengan pengaturan sebagai berikut :

3) Atur posisi tabel menjadi Center, kemudian pada baris pertama ketikkan teks OLAH DATA
PASIEN, sekaligus atur warna latar belakangnya

4) Simpan posisi pointer di baris kedua, kemudian sisipkan komponen Form ( )


5) Atur bagian properties Form name : frmOlahPasien dan Action : exe_pasien.php seperti
berikut ini :

Eko Sugiharto 16
6) Kemudian buatlah tabel di dalam area form yang telah dibuat sebelumnya dengan
ketentuan sebagai berikut :

7) Gabungkan 2 (dua) kolom pada baris pertama sehingga tampilannya menjadi seperti
berikut ini :

8) Kemudian tambahkan List/Menu, lalu atur bagian properti name menjadi lstPasien, pada
bagian List Values... isi sesuai dengan ketentuan sebagai berikut :
Item Label Value
--> Tentukan Nama Pasien <-- bkn_pilihan
------------------------------------------- bkn_pilihan
9) Tambahkan Button di bagian kiri, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

10) Tambahkan Button di bagian kanan, kemudian atur bagian properties seperti berikut ini :

11) Sehingga tampilan akhirnya menjadi seperti berikut ini :

Eko Sugiharto 17
12) Tambahkan kode program di bagian lstPasien untuk mengambil data pasien dari tabel
Pasien, dengan cara klik lstPasien, kemudian ubah mode tampilan menjadi Code
13) Kemudian sisipkan kode program berikut ini diantara tag <select> :

Catatan :
Hilangkan tanda kutip (“) diantara
bkn_pilihan dan selected

14) Kemudian simpan di folder admin dengan nama olah_pasien.php

Selanjutnya adalah membuat halaman antarmuka atau form untuk proses update data.
Namun secara prinsip dan tampilan, hampir sama dengan antarmuka form input data. Yang
membedakan hanyalah jika form input data semua komponen form semuanya kosong,
sedangkan form update data semua komponen sudah terisi dengan data yang telah diinput
sebelumnya untuk selanjutnya akan kita update atau perbaharui jika memang diperlukan.
Berikut ini adalah halaman-halaman yang akan kita buat:
 ed_pasien.php
 ed_dokter.php
 ed_poliklinik.php
 ed_obat.php
 ed_resep.php
 ed_pendaftaran.php
 ed_pembayaran.php

Membuat halaman ed_pasien.php


Langkah-langkah pembuatanya adalah sebagai berikut :
1) Aktifkan kembali file/halaman in_pasien.html
2) Lakukan proses Save As dengan cara klik menu File – Save As
3) Ubah nama file menjadi ed_pasien dan Save as type menjadi PHP Files (Pastikan folder
yang dituju adalah folder admin)
4) Ubah tampilan menjadi mode Design
5) Ubah teks INPUT DATA PASIEN menjadi UPDATE DATA PASIEN

Eko Sugiharto 18
6) Klik btnSimpan untuk melakukan proses perubahan. Ubah properti Button name menjadi
btnUpdate dan Value menjadi Update

7) Ubah tampilan menjadi mode Code, kemudian sisipkan kode php setelah <body> seperti
contoh berikut ini:

8) Tambahkan kode value=”<?php echo “$KodePsn”; ?>” pada objek txtKode sehingga
menjadi seperti berikut ini :

9) Tambahkan value=”<?php echo “$NamaPsn”; ?>” pada objek txtNama sehingga


menjadi seperti berikut ini :

10) Tambahkan value=”<?php echo “$UmurPsn”; ?>” pada objek txtUmur sehingga menjadi
seperti berikut ini :

11) Tambahkan value=”<?php echo “$TeleponPsn”; ?>” pada objek txtTelp sehingga
menjadi seperti berikut ini :

12) Sisipkan kode <?php echo “$AlamatPsn”; ?> pada objek textarea txtAlamat sehingga
menjadi seperi berikut ini :

13) Terakhir lakukan penyimpanan setelah melakukan seluruh proses modifikasi sebelumnya.

Membuat File Eksekusi Program


Beberapa form yang telah kita buat sebelumnya seperti form input data, olah data dan
edit data belum mempunyai file untuk mengeksekusi setiap perintah dari tombol masing-masing
form. Namun dari semua form yang telah kita buat, semuanya mengacu ke satu file yang sama.
Maka dari itu file eksekusi harus menyeleksi tombol dari form mana yang nantinya akan
dieksekusi oleh file eksekusi.
Berikut ini daftar file yang akan dibuat :
 exe_pasien.php

Eko Sugiharto 19
 exe_dokter.php
 exe_poliklinik.php
 exe_obat.php
 exe_resep.php
 exe_pendaftaran.php
 exe_pembayaran.php

Membuat File exe_pasien.php


Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :
1) Tambahkan sebuah halaman baru bertipe PHP
2) Ubah mode tampilan menjadi Code, kemudian ketik kode berikut ini :
<?php
include(“../include/koneksi.php”);
require(“../include/session.php”);
require “menu_utama.php”;
$NamaPsn=$_POST[‘txtNama’];
$AlamatPsn=$_POST[‘txtAlamat’];
$GenderPsn=$_POST[‘lstJK’];
$UmurPsn=$_POST[‘txtUmur’];
$TeleponPsn=$_POST[‘txtTelp’];
$btnSimpan=$_POST[‘btnSimpan’];
$btnEdit=$_POST[‘btnEdit’];
$btnUpdate=$_POST[‘btnUpdate’];
$btnHapus=$_POST[‘btnHapus’];
if($btnSimpan) //Jika tombol Simpan pada form Input Data diklik
{
$KodePsn =$_POST[‘txtKode’];
$sql=”INSERT INTO Pasien
(KodePsn,NamaPsn,AlamatPsn,GenderPsn,UmurPsn,TeleponPsn)
VALUES
(‘$KodePsn’,’$NamaPsn’,’$AlamatPsn’,’$GenderPsn’,
’$UmurPsn’,’$TeleponPsn)”;
$simpan=mysql_query($sql);
echo “Data pasien $NamaPsn telah tersimpan”;
include “in_pasien.html”;
}
else if($btnUpdate)//Jika tombol Update pada Form Update Data diklik
{
$KodePsn =$_POST[‘txtKode’];
$sql=”UPDATE Pasien SET
NamaPsn=’$NamaPsn’,
AlamatPsn=’$AlamatPsn’,
GenderPsn=’$GenderPsn’,
UmurPsn=’$UmurPsn’,
TeleponPsn=’$TeleponPsn’ WHERE KodePsn=’$KodePsn’”;
$update=mysql_query($sql);
echo “Data dengan Kode : $KodePsn telah di update”;
include “ed_pasien.php”;
}
else if($btnHapus) //Jika tombol Hapus pada form Olah Data diklik
{
$KodePsn =$_POST[‘lstPasien];
$sql=”DELETE FROM Pasien WHERE KodePsn=’$KodePsn’”;
$hapus=mysql_query($sql);
echo “Data dengan Kode : $KodePsn telah dihapus”;
include “olah_pasien.php”;
}
else if($btnEdit) //Jika tombol Edit pada form Olah Data diklik
{
include “ed_pasien.php”;
}
?>

3) Kemudian simpan di folder admin dengan nama exe_pasien.php

Eko Sugiharto 20
Membuat File Laporan
Selanjutnya adalah membuat halaman untuk menampilkan data yang telah diinput
sebelumnya atau biasa disebut halaman report. Berikut ini adalah halaman yang akan dibuat :
 lap_pasien.php
 lap_dokter.php
 lap_poliklinik.php
 lap_obat.php
 lap_resep.php
 lap_pendaftaran.php
 lap_pembayaran.php

Membuat halaman lap_pasien.php


Berikut ini langkah-langkah pembuatannya :
1) Tambahkan sebuah halaman baru bertipe PHP
2) Atur mode tampilan menjadi Design, kemudian buatlah tabel dengan ketentuan seperti
berikut ini :

3) Atur align menjadi center untuk mengatur posisi tabel di tengah.


4) Ketik teks LAPORAN PASIEN di baris pertama tabel sehingga tampilannya menjadi seperti
ini:

Eko Sugiharto 21
5) Sisipkan kembali tabel baru di baris kedua pada tabel pertama dengan ketentuan seperti
berikut ini :

6) Ketik teks di masing-masing kolom tabel dan atur lebar kolom sesuai dengan kebutuhan
sehingga hasilnya seperti contoh berikut ini :

7) Ubah mode tampilan menjadi Code, kemudian sisipkan kode php setelah tag <body>
seperti berikut ini :

8) Kemudian sisipkan kembali kode php diantara tag penutup </tr> pertama dan tag pembuka
<tr> yang kedua seperti contoh berikut ini :

9) Selanjutnya simpan file tersebut di folder admin dengan nama lap_pasien.php

Eko Sugiharto 22
Membuat file logout.php
Terakhir adalah membuat halaman/file logout yang berfungsi untuk menghapus data yang
tersimpan di variabel session setiap kali berhasil melakukan proses login. File ini berfungsi untuk
keamanan data/halaman yang telah kita buat sebelumnya agar setiap kali telah melakukan
proses logout, beberapa halaman yang penting tidak dapat diakses sebelum melakukan proses
login ulang.
Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan file logout.php :
1) Tambahkan sebuah halaman baru bertipe PHP
2) Ubah mode tampilan menjadi Code, kemudian ketik kode berikut ini :
<?php
echo “<center><b>Anda telah Logout dari Sistem!</b></center>”;
session_unset();
session_destroy():
include “login.html”;
?>
3) Kemudian simpan di folder admin dengan nama logout.php

Eko Sugiharto 23