Anda di halaman 1dari 5

Nama : Afrizal

NIM : 08071002030
Tugas Fisika Zadat

1. Turunkan Cv menurut teori kinetik gas


2. Turunkan Cv menurut teori Einstein
3. Turunkan Cv menurut Teori Debye
4. Hasil yang diperoleh untuk teori kinetik gas, Einstein and Debye pada suhu tinggi
and suhu rendah
5. Asumsi yang dikemukakan oleh Einstein untuk menemukan Cv
6. Asumsi yang dikemukankan oleh Debye untuk menemukan Cv

Penyelesaian:
1. Cv menurut teori kinetik gas
 ∂u 
Cv =  
 ∂T v
Dimana : U =3 NA ε
1
ε = kT
2
Maka
 ∂u 
Cv =  
 ∂T v
 3  dengan v = konstan
2 N A kT 
= 2 
 ∂T 
 
 

3
= NA k
2
3
= R dimana R =N A k
2

2. Cv menurut Eisntein
U = 3 N Aε
∞ ∞
−nhωEk Tβ
∑ ∑
f ( εnε
)n ω Eh
n e
ε = n =0∞ = = ∞ n 0

∑f ( εn )∑ e
−nhωEk Tβ

n =0 = n 0

Tetapi
∞ ∞

∑ nhω E e =∑
− nhωE k β T − nhωE kβ T
e
n =0 n= 0  1 
∂
 k T 
 β 
Oleh karena itu,

∂ ∞

∑e
−nhωE k Tβ

 1 n =0
∂ 
 k T ∂  ∞ −nhωE k Tβ
ε=  ∞
β
=− ln ∑e 
 1 n =0 
∑e
−nhωE k Tβ
∂ 
n =0  k T
 β
Tetapi

 ∞ − nhω k T  1 
ln ∑ e E β  =ln 1 +e
ω ωh
+ ...= ln
− h
1 E k T − 2 E βk T
β
+e 1 − e hωE
− 
kβT
 n =0 
Karena itu
∂ hω
− = E
hωE k β T
 1   1  e −1
∂  ln  
k T − hω E kβ T
 β  1 − e
Maka

ε= E
hωE k βT
e −1
Sehingga

U =3 ε
N A= E
hωE k βT
e −1
melalui diferensiasi : Cv =(∂U/∂T)V diperoleh
2
 hω  hω k T
e E β
Cv = 3R  E  hω k T
k T
( )
2
 β  e E β −1
dengan syarat batas Einstein, yaitu

θE ≡ E

maka Cv menurut teori Einstein adalah


2
 θE  eθ E T
Cv = 3R  
( )
2
 T  eθ E T − 1

3. Cv menurut Debye
 ∂u 
Cv =  
 ∂T v

9 N A  ωD ω 3 ∆ω
Dengan u =
ωD
3 ∫
0 (e ω / kβT − 1)

 ∂u 
Cv =   v = konstan
 ∂T 

9 N A  ωD ω 3 ∆ω
u=
ωD
3 ∫
0 (e ω / kβT − 1)
 ∂u 
Cv =   v = konstan
 ∂T 
ωD
 ∂u  9 N A  2 −2 ω 4 e ω / kβT dω
CV =   = T ∫ ω / kβT
 ∂T V ωD k β
3
0
e −1 [ ]

 ∂ω3 ∆ω 
ωD  
ω / kβT
 e −1 
=9 R
ωD 3 ∫0  ∂T 
 
 

  1 
ωD  ∂ ω/ kβT 
  e −1  
=9 R ∫0ω ∂ω
3

ωD 3  ∂T 
 
 

 ω ω / kβT 
∫ω ∂ω (e )
 ω / kβT −2
=9 R 3 
−1 e 

ωD 3
kβT 2 

ωD
2 ω 4 e ω / kβT
∫ (e ω
−2
= 9R T
ω D kβ 2
3
0
 / kβ T
−1 ) 2

5 ωD
2
k T  x 4 e x dx ω
∫ [e
−2
= 9R 3 2 T  0  dx jika x =
ω D kβ   0
x
−1 ] 2
kβT

θD
T 3 kβ 3 x 4 e x dx ω D
=9 R
3ω D
3 ∫ [e
0
x
−1 ] 2
.... (terbukti) dengan θ 0 =


T  0

Untuk suhu tinggi = 9 R   ∫x


2
 dx
 θ0  0
3
T  1 3 θD / T
=9 R 
θ 
 3x 0
 0 

3 3
T   θD 
= 3R    
θD  T 

=3R ....... (terbukti )

4. Hasil yang diperoleh untuk suhu tinggi dan suhu rendah


hasil yang diperoleh Einstein:
a. suhu tinggi : kesesuain dengan hokum Dulong dan Petit cv = 3R  T >> ӨE
b. suhu rendah : kurang cocoknya fungsi cv T3T << ӨE
hasil yang diperoleh Debye :
a. Suhu rendah : apabila T << 0, atau ӨD/T ∞, maka cv∞T3
b. Suhu tinggi : T >> ӨD atau ӨD/T0 maka cv = 3R karena apabila x sangat
kecil , maka ex = (1+x), sehingga :
θD θD 3
T 4
x e dxx T
1  θD 
∫ [e → ∫ x dx = 3  T
2

0
x
−1 ] 2
0 

5. Asumsi Einstein untuk menemukan Cv


- atom2 kristal merupakan osilator-osilator yang independent yang masing-masing dapat
memiliki energi diskret sebesar

ε n = nhϖ E
Dengan n = 1, 2, 3, …
h
h= = 1, 0545 x10 −34 joule.sek

ϖ F = frek. osilator

- Sebaran energi osilator pada harga energi yang diperkenankan mengikuti distribusi
Boltzmann

f ( εn ) = e
−ε n / kβ T

Dengan kβ = 1,3805 x 10-23 joule oK-1, tetapan Bolztmann

6. Asumsi Debye untuk menemukan Cv


a. Atom-atom kristal merupakan osilator-osilator dengan ikatan kuat, dengan daerah frekuensi
antara ω =0 (sesuai dengan k=0) and suatu frekuensi maksimum yang ditentukan yang
ditentukan oleh jumlah moda getaran yang diperkenankan.
a. Diandaikan bahwa hubungan dispersi untuk gelombang akustik berlaku juga untuk getaran ini.
Untuk itu dipergunakan rapat moda getar

ω2  1 2 
g (ω) =  3 + 3
2π 2 VL VT 

b. Sebaran energi osilator terhadap semua energi yang diperkenankan mengikuti statistik Bose-
Einstein, yaitu jumlah getaran ∆ n yang memiliki energi dalam daerah frekuensi antara ω and (ω +
∆ ω ) and syarat bahwa getaran itu berada dalam kesetimbangan termal dengan suhu kristal T.

~ kurang cocoknya fungsi Cv Vs T untuk suhu rendah, yang secara eksperimental adalah
CvT3, sedangkan untuk T<< teori Einstein memberikan Cv . Hal ini yang menjadi
dasar bagi Debye untuk merumuskan term tentang panas jenis Kristal.