Anda di halaman 1dari 5

SOAL-SOAL AKUNTANSI PERSEKUTUAN

Pembentukan Persekutuan

1) Pada tanggal 1 Maret 2005 Citra dan Dewi sepakat membentuk firma yang diberi nama
Firma Jelita. Usaha yang akan dilakukan Firma Jelita adalah melanjutkan usaha dagang
Citra. Berikut ini adalah neraca UD Citra sebelum pembentukan Firma Jelita.

UD Citra
Neraca
Per 1 Maret 2005
Kas Rp3.200.000 Utang dagang Rp3.700.000
Piutang dagang 4.600.000 Utang bank 5.000.000
Persediaan barang dagangan 8.000.000
Peralatan (neto) 2.500.000 Modal, Citra 9.600.000
Total Aktiva Rp18.300.000 Total Kewajiban dan Ekuitas Rp18.300.000

Sebelum pembentukan Firma Jelita, terhadap kekayaan bersih UD Citra dilakukan penilaian
kembali sebagai berikut.
1. Kas yang ada sebesar Rp3.000.000 diambil oleh Citra.
2. Sebesar 5% dari saldo piutang dagang yang ada diperkirakan tidak dapat ditagih dan
dibentuk cadangan kerugian piutang.
3. Peralatan dicatat sebesar nilai wajarnya yaitu Rp3.000.000.

Dalam perjanjian pembentukan firma, Dewi menyetorkan kas Rp2.500.000 dan sebuah
kendaraan dengan nilai wajar Rp7.500.000.

Permintaan:
1. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk pembentukan firma, apabila firma melanjutkan
pembukuan UD Citra.
2. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk pembentukan firma, apabila firma membentuk
pembukuan yang baru.
3. Susunlah neraca firma setelah pembentukan pada tanggal 1 Maret 2005.

2) Erik dan Fadli membentuk Firma Perkasa pada awal tahun 2004. Transaksi modal untuk
Erik dan Fadli selama tahun 2004 adalah sebagai berikut.
Tanggal Keterangan Transaksi Erik Fadli

1 Januari Investasi awal Rp7.500.000 Rp3.750.000

1 April Pengambilan Modal (1.875.000)

1 Juni Investasi 3.750.000

1 Juli Investasi 1.875.000

1 Oktober Pengambilan Modal 937.500

1 November Investasi 1.875.000

Selama operasinya di tahun 2004, Firma Perkasa memperoleh laba sebesar Rp6.840.000.

Permintaan: Tentukan jumlah bagian laba untuk Erik dan Fadli dan jurnal untuk mencatat
pembagian laba rugi, apabila laba rugi dibagi dengan ketentuan sebagai berikut.
1. Erik dan Fadli lupa tidak membuat ketentuan tentang pembagian laba rugi.
2. Laba rugi dibagi dengan perbandingan Erik : Fadli = 60% - 40%.
3. Laba rugi dibagi sesuai dengan perbandingan modal akhir periode.
4. Laba rugi dibagi sesuai dengan perbandingan modal rata-rata periode.
5. Laba rugi dibagi sesuai dengan ketentuan:
a. Mula-mula diperhitungkan bunga atas dasar modal rata-rata 15%.
b. Gaji untuk Erik Rp1.500.000 per tahun dan untuk Fadli Rp825.000 per tahun.
c. Sisa laba dibagi dengan perbandingan yang sama.

3) Pada tanggal 1 Januari 2004, Gani dan Heri membentuk sebuah firma yang bergerak di
bidang jasa konsultasi akuntansi dan manajemen. Untuk tujuan tersebut, Gani
menanamkan modal sebesar Rp4.800.000 dan Heri sebesar Rp3.400.000. Laba rugi usaha
tersebut dibagi dengan ketentuan sebagai berikut.
a. Gaji untuk Gani per tahun sebesar Rp400.000 dan untuk Heri per tahun sebesar
Rp600.000.
b. Kepada Gani diberikan tambahan bonus 10% yang dihitung dari laba setelah dikurangi
gaji dan bonus.
c. Masing-masing anggota mendapat bunga atas dasar modal awal sebesar 12%.
d. Sisa laba dibagi dengan perbandingan Gani : Heri = 2 : 3.
Permintaan: Buatlah skedul pembagian laba rugi dan jurnal untuk mencatat pembagian laba
rugi, dengan asumsi berikut ini.
1. Laba yang diperoleh pada tahun 2004 sebesar Rp1.880.000.
2. Laba yang diperoleh pada tahun 2004 sebesar Rp900.000.
3. Tahun 2004 melaporkan rugi sebesar Rp100.000.

Perubahan Kepemilikan

4) Imam dan Joko adalah anggota firma yang bergerak dalam jasa reparasi barang-barang
elektronik. Mereka membagi laba rugi dengan perbandingan yang sama. Saldo modal pada
tanggal 1 April 2005 adalah Modal Imam Rp9.000.000 dan Modal Joko Rp5.000.000. Pada
tanggal tersebut disetujui masuknya Kino sebagai anggota firma.
5) Lita dan Mada
6) Oni, Priska dan Qiza
7) Rina dan Sani

Likuidasi Persekutuan

8) Handi, Hendra dan Hogi adalah anggota Firma Perkasa dengan rasio pembagian laba rugi
5 : 4 : 1. Pada bulan Oktober 2004 mereka sepakat untuk membubarkan usaha firma.
Berikut ini adalah neraca firma sesaat sebelum likuidasi.

Firma Perkasa
Neraca
Per 31 Oktober 2004
Kas Rp8.000.000 Utang dagang Rp16.000.000
Piutang Hogi 4.000.000 Utang Handi 5.000.000
Aktiva lain-lain 88.000.000
Modal Handi 27.000.000
Modal Hendra 32.000.000
Modal Hogi 20.000.000
Total Aktiva Rp100.000.000 Total Kewajiban dan Ekuitas Rp100.000.000

Setelah pembubaran usaha firma dan kas pada bulan Oktober yang tersedia dibagikan,
Hendra menerima sebesar Rp12.800.000 sebagai pengembalian modalnya.

Permintaan:
1. Hitunglah jumlah rugi realisasi aktiva lain-lain.
2. Buatlah skedul likuidasi untuk firma.
3. Buatlah jurnal likuidasi firma.

9) Berikut ini adalah informasi yang diperoleh dari Firma Matahari sesaat sebelum likuidasi.
a. Neraca saldo per 31 Maret 2005, adalah sebagai berikut.

Keterangan Debit Kredit


Kas Rp6.000.000
Piutang dagang 22.000.000
Persediaan barang dagangan 14.000.000
Mesin dan peralatan 99.000.000
Piutang, Mada 12.000.000
Piutang, Sari 7.500.000
Utang dagang Rp17.000.000
Modal, Mada 67.000.000
Modal, Sari 45.000.000
Modal, Rina 31.500.000
Total Rp160.500.000 Rp160.500.000

b. Rasio laba rugi Mada : Sani : Rina = 4 : 4 : 2.


c. Realisasi aktiva dilakukan secara bertahap sebagai berikut.
1. Piutang dagang dijual pada bulan April 2005 dengan harga Rp20.000.000.
2. Barang dagangan dijual pada bulan Mei 2005 dengan harga Rp15.000.000.
3. Mesin dan peralatan laku dijual pada bulan Juni 2005 dengan harga Rp65.000.000.

Permintaan:
1. Buatlah program prioritas distribusi kas pada tanggal 31 Maret 2005.
2. Buatlah skedul yang menunjukkan pembagian kas kepada sekutu untuk bulan April, Mei
dan Juni tahun 2005.
3. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk mencatat transaksi likuidasi tersebut.

10) Anggota Firma Bulan Purnama setuju untuk membubarkan usahanya pada tanggal 1
Januari 2005. Berikut ini adalah data neraca per 1 Januari 2005 sesaat sebelum
pembubaran.
Firma Bulan Purnama
Neraca
Per 1 Januari 2005
Kas Rp13.000.000 Utang dagang Rp23.500.000
Aktiva nonkas 162.500.000 Utang Kiki 8.000.000
Utang Lili 14.000.000
Utang Noor 2.000.000

Modal Kiki 32.000.000


Modal Lili 58.000.000
Modal Mada 20.000.000
Modal Noor 18.000.000
Total Aktiva Rp175.500.000 Total Kewajiban dan Ekuitas Rp175.500.000

Laba rugi dibagi dengan perbandingan Kiki : Lili : Mada : Noor = 4 : 3 : 2 : 1.


Data realisasi aktiva nonkas sebagai berikut.

Bulan Nilai buku Nilai realisasi


Januari 2005 Rp40.000.000 Rp22.000.000
Februari 2005 80.000.000 52.500.000
Maret 2005 42.500.000 30.000.000

Permintaan:
4. Buatlah program prioritas distribusi kas pada tanggal 1 Januari 2005.
5. Buatlah skedul yang menunjukkan pembagian kas kepada sekutu untuk bulan Januari,
Februari dan Maret tahun 2005.
6. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk mencatat transaksi likuidasi tersebut.