Anda di halaman 1dari 3

Nama mahasiswa : Lucky Putra Pamungkas

Tanggal : 29 Oktober 2021

Tempat : Poloklinik THT

Nama Pasien : Tn. B (35 thn)

Diagnosa Medis : Serumen

RESUME DI RUANG POLI THT

1. RIWAYAT KESEHATAN
a) Keluhan utama
telinga kiri tersumbat
b) Riwayat penyakit sekarang
Pada saat dikaji klien mengatakan telinga sebelah kiri tersumbat sudah
sejak ± 3 hari yang lalu, terdapat pilek, batuk (+), tidak mengeluarkan
cairan, gatal (+), berdengung (+), dan sakit kepala (+).
c) Riwayat penyakit dahulu
Pada saat di kaji klien mengatakan memiliki riwayat diabetes melitus,
sedangkan hipertensi tidak memiliki riwayat.

2. PEMERIKSAAN FISIK DAN PENUNJANG


A. Pemeriksaan Fisik
a) Keadaan umum : tampak tidak sakit
b) Kesadaran : compos metis
c) Tanda-tanda Vital :
TD (110/70)
Nadi (78x/mnt)
Respirasi (20X/mnt)
d) Telinga : tidak terdapat lesi, tidak terdapat cairan, posisi
telinga simetris, setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan otoskop
telinga Tersumbat

B. Pemeriksaan Penunjang
Tidak dilakukan
3. Diagnosa Keperawatan (yang muncul)

Data Etiologi Masalah


DS : Produksi serumen Gangguan sensori
 klien mengatakan banyak dan kental persepsi (auditori)
telinga sebelah
kiri tersumbat
sudah sejak ± 3 Impaksi Serumen
hari yang lalu (Penumpukan serumen)
 klien mengatakan
terdapat pilek
 klien mengatakan Telinga tersumbat
batuk (+)
 klien mengatakan
Pendengaran terganggu
tidak
mengeluarkan
cairan
Perubahan sensori dan
 klien mengatakan
persepsi
berdengung
 klien mengatakan
sakit kepala Gangguan sensori
DO: persepsi (auditori)
 Tanda-tanda
Vital :
TD (110/70)
Nadi (78x/mnt)
Respirasi
(20X/mnt)
 setelah dilakukan
pemeriksaan
menggunakan
otoskop telinga
Tersumbat
4. Rencana Tindakan Keperawatan

No Diagnosa Perencanaan
Keperawatan

Tujuan Intervensi

1. Gangguan persepsi Setelah diberikan asuhan 1. Kaji ketajaman


dan sensori keperawatan, diharapkan pendengaran,
(auditori) b/d
perubahan sensori ketajaman pendengaran catat apakah
persepsi pasien meningkat, dengan kedua telinga
kriteria hasil : terlibat.
1. Pasien dapat 2. Anjurkan pasien
mendengar dengan dan keluarganya
baik. untuk mematuhi
2. Pasien tidak meminta program terapi
mengulang setiap yang diberikan
pertanyaan yang 3. Berikan informasi
diajukan kepadanya. dalam bentuk2
dan segmen yang
singkat dan
sederhana
4. Evaluasi pasien
dan kelurga
setelah diberikan
pendidikan
kesehatan