Anda di halaman 1dari 4

Salam jumpa dalam diskusi inisiasi 1, tutorial online Manajemen Operasi.

Topik diskusi kita kali


ini mengacu pada Modul 1 dari BMP Manajemen Operasi.

Sampaikanlah pemahaman anda terkait cara menyusun strategi bersaing, sebagaimana


disampaikan pada BMP Modul 1. Saya sangat menghargai argumen yang anda berikan, dengan
catatan argumen tersebut orisinil dan bukan hasil copy-paste dari jawaban rekan mahasiswa yang
lain.

Anda diberikan kesempatan waktu selama 7 hari untuk mengikuti diskusi ini, melewati batas
waktu tersebut, maka diskusi inisiasi 1 akan ditutup.

Selamat berdiskusi, semoga sukses


Dalam menyusun dan mengimplementasikan strategi, beberapa alternatif pandangan atau
perspektif dapat digunakan. Pandangan pertama adalah pandangan mengenai sumber daya
(resources view). Pandangan mengenai sumber daya merupakan metode yang digunakan manajer
untuk mengelola dan mencapai keunggulan bersaing. Hal ini berarti ketersediaan sumber daya
keuangan, fisik, manusia, dan teknologi dapat menjamin pemenuhan strategi. Pandangan kedua
adalah analisis rantai nilai (value-chain analysis). Analisis rantai nilai ini digunakan untuk
mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang menunjukkan kekuatan dan kesempatan untuk
mengembangkan keunggulan bersaing. Analisis rantai nilai dapat meningkatkan keunikan nilai
melalui penelitian, desain, sumber daya manusia, pengelolaan rantai pasokan, inovasi proses, dan
pengelolaan kualitas produk. Porter juga menyarankan dilakukannya analisis pesaing yang
dikenal dengan model lima kekuatan (five-forces model).

Menurut Porter, penyusunan strategi harus mencakup penilaian lima kekuatan (pembeli,
pemasok, pendatang baru, substitusi, dan pesaing) serta hubungan antar kekuatan tersebut.
Dalam pandangan Porter, terdapat analisis rantai nilai (value-chain analysis) yang harus
diperhatikan. Analisis rantai nilai tersebut menunjukkan kekuatan atau kekuatan potensial serta
kemungkinan adanya kesempatan untuk pengembangan keunggulan bersaing. Bidang-bidang
yang merupakan keunggulan bersaing tersebut bersifat khusus atau unik yang dapat
dikembangkan melalui penelitian dan desain produk, sumber daya manusia, manajemen rantai
pasokan, inovasi proses, ataupun manajemen kualitas.

Dalam lingkungan yang bersaing, manajer operasional membutuhkan pemahaman bahwa


perusahaan dapat beroperasi dalam sistem yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, baik
faktor politik, budaya, maupun hukum dan peraturan. Faktor-faktor tersebut akan berpengaruh
dalam mengembangkan dan merumuskan strategi. Secara khusus, dalam mengembangkan
strategi, organisasi memperhatikan kekuatan dan kelemahannya, termasuk kompetensi dan
sumber daya yang dimiliki, serta kesempatan dan ancaman industri tersebut. Hal ini dipaparkan
pada Gambar berikut.

ISMA SARTIKA TRIYANA//042059321

Sumber Jawaban:
 Modul 1 Manajemen Operasi
 Materi PPT Inisiasi 1
 https://economy.okezone.com/read/2017/02/10/320/1614693/begini-cara-menyusun-
strategi-persaingan-usaha
 https://dewey.petra.ac.id/repository/jiunkpe/jiunkpe/s1/mbis/2014/jiunkpe-is-s1-2014-
31410194-29271-bersaing-chapter2.pdf

Untuk menyusun strategi bersaing yaitu pertama perusahaan harus bisa menganalisis 4 hal yaitu
analisis SWOT. Analisis SWOT adalah suatu instrumen analisis eksternal dan internal
perusahaan. Strength dan Weakness merupakan faktor internal dari perusahaan itu sendiri. Apa
saja kekuatan yang bisa diperkuat dan dikembangkan lagi. Analisis dilakukan berdasarkan logika
yang bisa mengoptimalkan kekuatan atau Strengths. Selain itu juga menganalisis
kelemahan/Weakness dari perusahaan yang bisa diminimalisir dengan rangkaian pengendalian
sistematis yang disusun oleh Perusahaan. Secara beriringan, analisis ini diperkuat dengan analisis
secara eksternal yaitu analisis Opportunity dan Threats. Peluang dari eksternal yang bagaimana
yang bisa dimaksimalkan lagi, bagaimana ekspektasi masyarakat luas terhadap perusahaan, dan
bagaimana ancaman dari kompetitor serta lingkungan eksternal perusahaan.

Dengan melakukan analisis secara menyeluruh diharapkan perusahaan bisa menentukan strategi
yang tepat sasaran terkait dengan kondisi aktual perusahaan, baik internal maupun eksternal.
Analisis ini merupakan dasar bagi perusahaan untuk menetapkan prioritas sektor perusahaan
mana yang akan menjadi fokus dalam perbaikan dan inovasi ke depannya. Tujuan akhirnya yaitu
diharapkan perusahaan bisa menjadi leading company di bidangnya dibandingkan kompetitor-
kompetitor lain.

Cara Menyusun Strategi Bersaing

Strategi merupakan suatu langkah untuk menyusun rencana kegiatan yang dilakukan secara
sengaja yang dapat menciptakan dan menyusun keunggulanbersaing. Menurut Heizer dan
Render (2014), Strategi merupakan bagaimana organisasi berharap untuk mencapai misi dan
tujuan. Sedangkan menurut Michael E. Porter, Strategi bersaing adalah pencarian akan posisi
bersaing yang menguntungkan di dalam suatu industri, arena fundamental tempat persaingan
terjadi Menurut Hariadi, ada tiga tahap yang perlu dijalankan perusahaan dalam menyusun
strategi bersaing, yaitu:

 Memutuskan dimana perusahaan memiliki peluang terbaik untuk


memenangkanpersaingan.
 Mengembangkan atribut prduk dan jasa yang memiliki daya tarik yang kuatterhadap
konsumen.
 Menetralisasi gerakan persaingan dari lawan (para pesaing).

Dalam kaitannya dengan target pasar serta bentuk keunggulan bersaing yang ingin dicapai
perusahaan, maka strategi bersaing dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. A low cost leadership strategy
Suatu strategi dalam penyediaan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen
secara luas dengan harga serendah mungkin.
2. A broad differentiation strategy
Suatu strategi dalam penyediaan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen
secara luas dengan menonjolkan perbedaan dalam cara dan spesifikasi produk
dibandingkan pesaing.
3. A best-cost provider strategy
Suatu strategi dalam penyediaan produk dan jasa yang nilainya lebih besar daripada uang
yang dikeluarkan konsumen. Strategi ini merupakan kombinasi antara tampilan produk
yang berbeda dan lebih unik dibandingkan pesaing dengan tingkat harga yang lebih
rendah.
4. A focused or market niche strategy based on lower cost Strategi yang memfokuskan pada
penyediaan produk dan jasa untuk memenuhi pasar yang sempit dengan harga yang lebih
rendah dibandingkan dengan pesaing.
5. A focused or market niche strategy based on differentiation Strategi untuk melayani pasar
yang sempit dan spesifik dengan cara yang betul-betul berbeda dengan pesaing.

Ada dua faktor yang diperhitungkan perusahaan dalam menciptakan strategi bersaing yang tepat,
pertama didasarkan pada keunggulan kompetitif perusahaan (biaya rendah atau differensiasi) dan
kedua didasarkan pada cakupan persaingan perusahaan dalam pasar yang luas maupun sempit
(Kuncoro, p.90, 2006).

Empat jenis strategi bersaing berdasarkan pendekatan dari Miles and Snow, yakni sebagai
berikut:

1. Strategi Prospektor
Yaitu strategi yang mengutamakan pada keberhasilan perusahaan dalam berinovasi,
menciptakan produk baru dan kesempatan baru di pasar. Kekuatan strategi ini terletak
pada kemampuan perusahaan untuk dapat melihat kondisi, tren, dan situasi lingkungan
bisnis yang selalu berubah-ubah, serta kemampuannya untuk menciptakan produk dan
jasa baru yang dapat mengimbangi perubahan lingkungan yang dinamis tersebut.
2. Strategi Bertahan
Yaitu strategi yang mengutamakan stabilitas pasar yang menjadi targetnya. Strategi ini
cocok untuk perusahaan dengan sedikit lini produk dan segmen pasar yang sempit,
karena perusahaan hanya berusaha untuk mempertahankan pasar dibandingkan dengan
memperluasnya. Dengan lingkup pasar yang kecil, strategi ini difokuskan untuk
mempertahankan pasar yang sudah dikuasai dari serangan para pesaing. Strategi ini dapat
berhasil selama teknologi dan konsep lini produk yang sempit ini masih kompetitif.
3. Stategi Penganalisis
Yaitu strategi yang mengutamakan penganalisaan ide-ide bisnis baru sebelum perusahaan
memasuki bisnis tersebut. Penganalisis akan memperhatikan strategi dari perusahaan-
perusahaan lain yang sudah lebih dahulu terjun dalam bisnis yang bersangkutan, dan
kemudian meniru ide serta strategi yang dilakukan perusahaan pesaing yang telah
terbukti sukses.
4. Strategi Reaktor
Yaitu strategi yang mengutamakan reaksi terhadap perubahan lingkungan. Reaksi
dilakukan hanya apabila terdapat tekanan dari lingkungannya yang memaksa perusahaan
untuk berubah. Seringkali terjadi masalah ketidaksiapan untuk beradaptasi apabila
perubahan terjadi cepat dan drastis. (Kuncoro, 2006).
Mengidentifikasi strategi pesaing, perusahaan harus memantau strategi pesaingnya secara
terus menerus karena pesaing yang cerdik akan merevisi strategi dari waktu ke waktu.
Pesaing terdekat perusahaan adalah mereka yang mengejar pasar sasaran yang sama
dengan strategi yang sama.