Anda di halaman 1dari 2

Participation charts

Mencari

. Pengertian dari teknik tersebut

PARTICIPATION CHARTS

A. Pengertian Participation Charts


Berbeda dengan checklist yang hanya terbatas pada satu atau dua orangsubjek yang di
observasi maka participation charts dapat digunakan untukmengobservasi sejumlah
individu secara simultan mengenai partisipasi mereka padasuatu aktivitas tertentu. Teknik
pencatatan ini biasanya digunakan dalam aktivitasyang memancing keterlibatan partisipasi
antarindividu sebagai bagian penting daritingkah laku yang harus diobservasi. Contoh yang
paling tepat untuk penggunaanteknik pencatatan ini adalah partisipasi individu dalam
kegiatan diskusi kelompokatau kegiatan rapat. Dalam kegiatan diskusi kelompok, observer
dapat memperolehbanyak informasi mengenai partisipasi anggota diskusi dalam
membahas tematertentu yang dijadikan bahan diskusi. Penggunaan participation charts
dalam diskusiberkaitan dengan sejauh mana keterlibatan anggota rapat yang mampu
memberikandan menanggapi pendapat sepanjang diskusi; anggota yang berbicara tanpa
arah yangjelas ketika menyampaikan pendapat; kemampuan melakukan negosiasi
dansebagaiannya.
B. Cara Pembuatan Participation Charts
Ada beberapa tahap yang bisa diikuti untuk membuat teknik pencatatanparticipation
charts dari yang sederhana sampai format pencatatn yang kompleks.Sebelum menentukan
format yang akan digunakan perlu dikaji mengenai tujuanobservasi yang akan dilakukan
karena pada dasarnya tujuan observasi akan sangatmenentukan model yang tepat untuk
digunakan.Secara umum format participation charts dilengkapi dengan daftar
sejumlahnama orang yang akan terlibat dalam aktivitas dan ruang kosong untuk men-
tallypartisipasi dari peserta. Umumnya nama-nama peserta diletakkan dalam
beberapabaris dan ruang kosong untuk diletakkan dalam beberapa kolom

Kelebihan teknik tersebut

Kelebihan

·  Dapat melihat langsung apa yang sedang di kerjakan oleh subyek hingga pada hal-hal yang
mendetail, pekerjaan-pekerjaan rumit yang kadang kadang sulit untuk diterangkan.

. Kekurangan teknik tersebut


Ada kecenderungan pada manusia dalam menilai sesuatu menjadi terlalu tinggi atau terlalu
rendah mendasrkan pada sifat yang menonjol. Seorang observer dalam memberikan penilaian
terhadap seorang siswa kadang masih terpengaruh ia “anak siapa”, atau memberi penilaian
dengan pertimbangan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan aspek yang sedang dinilai.

Daftar pustaka

Herdiansyah, Haris. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika

Neukrug, Edward S. & Fawcett R. Charles. (2010). Essentials Of Testing & Assesment.