Anda di halaman 1dari 5

PROGRAM KERJA PPI

( PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI )

OLEH:
TIM PPI UPTD PUSKESMAS BANDAR PUSAKA

UPTD PUSKESMAS BANDAR PUSAKA


ACEH TAMIANG
2021
PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
UPTD PUSKESMAS BANDAR PUSAKA
TAHUN 2021

I. PENDAHULUAN
Kejadian infeksi di Puskesmas adalah infeksi yang didapat atau timbul pada waktu
pasien dirawat di Puskesmas. Bagi pasien di Pusksmas hal ini merupakan
persoalan serius yang dapat menjadi penyebab langsung atau tidak dapat langsung
kematian pasien. Beberapa kejadian infeksi mungkin tidak menyebabkan kematian
pasien akan tetapi dapat menjadi penyebab penting pasien dirawat lebih lama.
Penyebabnya oleh kuman yang berada di lingkungan Puskesmas atau oleh kuman
yang sudah dibawa oleh pasien sendiri, yaitu kuman endogen. Dari batasan ini
dapat disimpulkan bahwa kejadian infeksi rumah sakit adalah infeksi yang secara
potensial dapat dicegah. Salah satu hal yang perlu disadari bersama bahwa kualitas
pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas yang masih sangat rendah,
berdampak pada rendahnya mutu pelayanan Puskesmas maupun bertambahnya
beban yang harus ditanggung oleh penderita. Suatu kejadian Puskesmas pada
pasien akan mengakibatkan hal-hal seperti memperberat penyakit dan sangat
mungkin menyebabkan terjadinya kematian ataupun kecacatan, perpanjangan
waktu perawatan yang juga berdampak pada perawatan waktu tunggu pada pasien
lainnya serta peningkatan biaya pengobatan yang ditanggung oleh pasien dan
rumah sakit. Pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas semakin hari
semakin penting untuk dapat dilaksanakan oleh semua petugas yang ada di
fasilitas pelayanan kesehatan. Perlu disadari bahwa rendahnya kualitas dan
kuantitas pengendalian infeksi di Puskesmas memerlukan dukungan berbagai
pihak khususnya para klinisi serta komitmen pimpinan rumah sakit untuk secara
terus menerus menggerakkan semua pihak yang terlibat dalam pelayanan
kesehatan di Puskesmas untuk melaksanakan pencegahan dan pengendalian
infeksi.

II. LATAR BELAKANG


Untuk itu, Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dituntut untuk
mampu memberikan pelayanan yang bermutu, akuntabel, transparan terhadap
masyarakat khususnya terhadap jaminan keselamatan pasien (patient safety).
Memperhatikan kompleksnya permasalahan tetapi di satu sisi banyaknya manfaat
yang dihasilkan apabila kita melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
di Puskesmas dengan baik, maka kegiatan program Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Puskesmas ini seharusnya dapat dilaksanakan dalam suatu struktur
organisasi yang kuat dan rapi, yang mampu menyusun dan menjabarkan program
secara komprehensif, rinci dan jelas, sehingga dapat dilaksanakan oleh semua
petugas Puskasmas secara benar dan bertanggung jawab. Dibutuhkan perencanaan,
pelaksanaan, pengawasan, dan pembinaan sebagai upaya menekan kejadian infeksi
di UPTD Puskesmas Bandar Pusaka. Sehubungan dengan besarnya masalah dan
akibat infeksi rumah sakit seperti dikemukakan di atas, maka perlu disusun suatu
program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di UPTD Puskesmas Bandar
Pusaka dengan baik dan terarah sehingga Puskesmas dapat meningkatkan mutu
cakupan dan efisiensi pelayanannya kepada masyarakat.

III. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS


 Tujuan Umum :
Meningkatkan mutu, cakupan dan efisiensi pelayanan di UPTD Puskesmas
Bandar Pusaka

 Tujuan Khusus :
a. Melakukan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
b. Menurunkan angka kejadian Infeksi rumah Puskesmas
c. Memaksimalkan penerapan kebijakan PPI melalui kegiatan monitoring di
semua unit pelayanan.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


 Kegiatan Pokok
Memantau dan mengevaluasi jalannya pelaksanaan program PPI
 Rincian Kegiatan
 Melaksanakan Surveilans HAIs, kepatuhan APD dan kebersihan tangan
 Monitoring audit : monitoring pengendalian lingkungan puskesmas,
monitoring Sterilisasi di puskesmas, monitoring pembuangan sampah
infeksius, monitoring pembuangan benda tajam dan jarum,
 Melakukan Investigasi outbreak/KLB
 Membuat Infection Control Risk Assessment ( ICRA )
 Penyuluhan pada petugas kesehatan dan pasien di puskesmas
 Membuat rekomendasi untuk usulan pengadaan sarana pendukung
penerapan PPI dalam (RAB) Rencana Anggaran Biaya
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
 Ka.TIM PPI setiap bulan akan mengumpulkan data surveilans HAIs,
kebersihan tangan dan kepatuhan APD dan dievaluasi setiap triwulan.
 Monitoring audit :monitoring pengendalian lingkungan puskesmas,
monitoring Sterilisasi di puskesmas,monitoring pembuangan sampah infeksius,
monitoring pembuangan benda tajam dan jarum.
 Melakukan Investigasi Outbreak/KLB
Investigasi outbreak dilaksanakan terhadap temuan adanya kasus infeksi yang
muncul dan pemunculan ulang.
 Membuat Infection Control Risk Assessment ( ICRA )
 Monitoring pembongkaran, pembangunan dan renovasi bila ada kegiatan
seperti perbaikan gedung atau pembangunan gedung baru dilakukan
sebelum, selama dan setelah renovasi bangunan. Hasil monitoring yang
dilakukan TIM PPI akan dituangkan dan disusun dalam laporan ICRA
renovasi yang akan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas.
 Penyuluhan pada petugas kesehatan dan pasien/keluarga di puskesmas
Tim PPI mengadakan pelatihan yang berkesinambungan ( in house training )
tentang PPI bagi seluruh petugas puskesmas
 Membuat rekomendasi untuk usulan pengadaan sarana pendukung penerapan
PPI yang akan dibuat dalam Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) yang disusun
oleh TIM PPI untuk diajukan kepada Kepala Puskesmas yang selanjutnya
dimasukkan kedalam RAB Puskesmas setahun sekali.

VI. SASARAN
Adapun sasaran dari Pencegahan dan Pengendalian Infeksi adalah seluruh unit
kerja, pegawai / staf, pasien dan pengunjung di UPTD Puskesmas Bandar Pusaka.

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

TAHUN 2021
No KEGIATAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Melakukan surveilans :
a. Surveilans HAIs √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

b. Audit kepatuhan
kebersihan tangan dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
penggunaan APD
2 Monitoring Audit √ √ √ √

3 Melakukan Investigasi
INSIDENTIL
Outbreak
4 Membuat Infection Control
√ √ √ √
Risk Assessment ( ICRA )
5 Penyuluhan kepada
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
petugas kesehatan dan
pasien/keluarga
6 Membuat rekomendasi √
untuk usulan pengadaan
sarana pendukung
penerapan PPI dalam
(RAB) Rencana Anggaran
Biaya

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan TIM PPI akan dievaluasi akhir tahun, dan
akan dimasukkan kedalam perencanaan untuk pogram PPI tahun berikutnya yang
menyangkut jadwal pelaksanaannya serta elemen kegiatan yang sudah atau belum
dilaksanakan.

IX. PENCATATAN DAN PELAPORAN


Hasil pelaksanaan kegiatan PPI dalam satu tahun ditindaklanjuti oleh Manajemen
Mutu dan akan dilakukan feed back oleh Kepala Puskesmas.

Bandar Pusaka, 08 Januari 2021


Ka. TIM PPI UPTD Puskesmas
Bandar Pusaka

( Annissa Oktaira, Amd.Kep)


NIP: 19901006 201903 2 002

Anda mungkin juga menyukai