Anda di halaman 1dari 1

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)

PENETAPAN PENGEMBANG PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS BIOENERGI


(KHUSUSNYA SAMPAH KOTA)

Pelaku
Kegiatan Direktorat Menteri ESDM c.q Keterangan Waktu
Badan Usaha Ditjen EBTKE Dirjen PT PLN
Bioenergi Ketenagalistrikan

Persyaratan BU:
1. Permohonan mulai 1 Pemeriksaan Data oleh
a.Ditunjuk oleh
Penunjukkan Petugas 1 hari
Pemda;
2
Pengembang 3a 3b b. Ketersedian lahan; kerja
Sampah Kota tidak memenuhi Disposisi c. Kesesuaian teknis;
ya d.Kemampuan
4
pendanaan;
8
Surat Evaluasi Dokumen e.Kajian kelayakan
2. Evaluasi
teknis;
Kelengkapan dan 5 10 hari
7 f. Kesanggupan
Klarifikasi kebenaran
6a tidak membuka rekening kerja
Dokumen Perbaikan
Memenuhi bersama (escrow
Dokumen account)
6b ya
3. Penunjukkan
Pengembang PLT 10 9 Maksimal
Surat Penetapan Penandatanganan Penyusunan Konsep
Sampah Kota Surat Penetepan Surat Penetepan 5 hari kerja

11
BU dapat
4. Penugasan Pembuatan Rekening menggunakan dana
Usulan penugasan 14 Surat Penugasan 15 yang disetorkan setelah:
kepada PT PLN Bersama (< 15 hari) 20 hari
12 kepada PT PLN Kepada PT PLN validasi PT PLN dan
untuk Pembelian kerja
Bukti setor dana Persetujuan Ditjen
Tenaga Listrik EBTKE  perjanjian
pembangunan 13 jual beli listrik .

BU wajib mencapai
5. Pelaksanaan Jual Penandatanganan
18 Laporan pelaksanaan 17 Commercial Operation
Beli Tenaga Listrik Perjanjian Date (COD) maksimal
selesai kegiatan Jual beli listrik 36 bulan setelah ttd Maksimal
16 perjanjian jual beli. 60 hari
Melaporkan
pelaksanaan