Anda di halaman 1dari 4

NAMA : ANDRE CAHYA NALESTA

NIM : 030883356
TUGAS 1
MANAJEMEN RISIKO DAN ASURANSI

1. Asuransi dapat mengcover risiko-risiko yang akan dihadapi. Jelaskan risiko-risiko


yang dapat dicover oleh asuransi dan berikan contohnya.
Jawaban :
Risiko–risiko yang dapat dicover oleh asuransi antara lain:
 Kerugian karena Risiko bisa ditentukan dan diukur, jika kerugian tidak bisa
diukur maka perusahaan asuransi tidak akan bisa membuat kontrak asuransi.
 Risiko yang mempunyai kemiripan dan banyak, salah satu persyaratan penting
dari sudut pandang perusahaan asuransi adalah risiko yang diasuransikan bisa
diperkirakan dimuka. Perusahaan asuransi bisa memperkirakan lebih baik jika
risiko tersebut cukup banyak dan mirip satu sama lain.
 Kerugian harus terjadi karena ketidaksengajaan atau karena kecelakaan, risiko
muncul karena adanya ketidak pastian. Jika ketidakpastian bisa dihilangkan,
maka tidak ada risiko, dan karenanya tidak akan ada asuransi.
 Kerugian yang tidak diakibatkan oleh bencana, salah satu tujuan
mengumpulkan eksposur risiko adalah agar terjadi diversifikasi yaitu kerugian
yang muncul bisa ditanggung oleh premi dari nasabah lainnya yang tidak
mengalami risiko tersebut.
 Kerugian yang besar, perusahaan atau individu seharusnya mengasuransikan
risiko yang mempunyai potensi kerugian yang besar.
 Probabilitas terjadinya kerugian tidak terlalu tinggi, Jika probabilitas
terjadinya kerugian terlalu tinggi maka premi yang dibebankan oleh
perusahaan asuransi menjadi sangat tinggi.
Contoh risiko yang dapat dicover asuransi :
 Terjadi karena ketidaksengajaan, seperti Kebakaran Pabrik
 Sifatnya Homogen, seperti kecelakaan kendaraan (kasusnya sudah banyak)
 sifatnya signifikan atau kerugiannya besar, contohnya pemain sepakbola.
seorang pemain bola profesional menggantungkan mata pencaharian dari
aktivitas bermain bola. Di sini, kaki yang dia miliki merupakan modal utama
mencari nafkah. Ketika suatu ketika kakinya sakit atau cacat sehingga ia tidak
bisa bermain bola lagi, itu berarti kelangsungan mata pencahariannya pun ikut
terhenti.
 Kerugian yang tidak diakibatkan oleh bencana, contohnya, kecil kemungkinan
sebuah perusahaan asuransi menerbitkan asuransi gempa bumi dan bencana
untuk rumah-rumah yang jaraknya hanya 2 kilometer dari lokasi gunung
berapi aktif.

2. Identifikasi dan jelaskan risiko yang tidak dapat dicover asuransi dan berikan
contohnya
Jawaban :
Mengidentifikasi risiko yang tidak dapat dicover asuransi memiliki penemuan yang
bisa mengakibatkan perusahaan asuransi akan membayar pertanggungan yang terlalu
tinggi, kerugian pada saham. Tentunya asuransi memiliki empat unsur, yaitu :
1. Insured yaitu pihak tertanggung yang berjanji untuk membayar sejumlah uang
premi kepada pihak penanggung secara sekaligus atau berangsur-angsur
2. Insure yaitu pihak penanggung yang berjanji akan membayar sejumlah uang
kepada pihak tetanggung secara sekaligus atau berangsur-angsur
3. Accident yaitu suatu peristiwa yang tidak tentu dan tidak diketahui sebelumnya
4. Interest yaitu kepentingan yang mungkin akan mengalami kerugian karena
peristiwa yang tidak tentu.
Contoh risiko yang tidak dapat dicover asuransi :
 Risiko kerugian bisnis selama periode depresi. Jika terjadi depresi, semua
bisnis akan merugi. Perusahaan asuransi akan membayar pertanggungan yang
tinggi. Selain itu, pada kondisi depresi semua membeli asuransi.
 Kerugian karena informasi rahasia bocor ke pesaing, sulit ditentukan dan
diukur besarnya kerugian karena peristiwa tersebut. Karena sulit, problem
moral hazard bisa muncul.
 Kerugian perdagangan di Bursa Saham, sulit ditentukan dan diukur karena
kondisi bursa saham bisa berubah dengan sangat cepat. Jika kondisi ekonomi
jelek maka bursa saham semuanya mengalami kerugian.
3. Industri asuransi memiliki karakteristik yang berbeda dengan industri lainnya. Salah
satu yang membedakan adalah dalam hal menentukan tarif. Pada saat menentukan
tarif, sebaiknya harus memperhatikan beberapa faktor-faktor agar diperoleh tarif
ideal.
a. Jelaskan perbedaan tersebut.
Jawaban :
Salah satu perbedaan mendasar antara penetapan harga pada asuransi dengan
penetapan harga pada industri lainnya disebabkan oleh hal-hal berikut ini.
1. Harga asuransi didasarkan atas suatu perkiraan Proses itu dimulai dengan
perkiraan biaya, perkiraan kerugian, dan menggolongkan biaya itu di antara
berbagai kelas polis.
2. Adanya Peraturan Pemerintah atau Undang-undang
Undang-undang menghendaki agar tarif asuransi wajar, tidak terlalu tinggi
dan tidak bersifat diskriminatif. Untuk itu terdapat beberapa karakteristik
tertentu yang harusdipertimbangkan. Misalnya, tarif itu sebaiknya relatif
stabil agar masyarakat tidak gusar oleh bervariasinya biaya hidup secara
mencolok dari tahun ke tahun. Pada saat yang sama, tarif harus bersifat peka
terhadap kondisi yang sedang berubah untuk menghindari terjadinya
ketidaktepatan penetapan kerugian. Jika mungkin, juga diinginkan bahwa rate
tersebut menyediakan sejenis insentif bagi tertanggung (pemegang polis)
untuk mencegah kerugian.
3. Persaingan (competition)
Penentuan tarif bagi perusahaan asuransi harus berhati-hati. Apabila dalam
penentuan tarif terlalu rendah maka perusahaan tidak bisa menutupi biaya
operasi (cost of operations), sedangkan bila tarif terlalu tinggi, mungkin
pembeli akan berkurang. para pembeli akan melihat perusahaan asuransi
sejenis yang menawarkan jenis asuransi yang sama dengan tarif yang lebih
rendah karena banyaknya persaingan antara perusahaan-perusahaan asuransi.
4. Perubahan struktur perekonomian.

b. Jelaskan unsur-unsur apa saja agar dapat menetapkan tarif yang ideal.


Jawaban :
Tarif yang ideal harus memenuhi beberapa unsur sebagai berikut ini.
1. Adequate, berarti harus cukup uang untuk membayar kerugian-kerugian dari
uang yang diperoleh dari pengumpulan uang tersebut.
2. Notexcessive, yang berarti tarif jangan berlebih-lebihan, harus memerhatikan
pembeli, kompetitor, dan sebagainya.
3. Equity, yang berarti dengan tidak membeda-bedakan risiko yang sama
kualitasnya (adil).
4. Flexible, artinya tarif harus disesuaikan dengan keadaan, bilamana keadaan
berubah, tarif menghendaki perubahan pula.

Anda mungkin juga menyukai