Anda di halaman 1dari 2

Klasifikasi Tanaman Suplir

Tanaman suplir ini merupakan salah satu jenis tanaman yang berpaku-pakuan atau dalam
bahasa latin biasanya disebut sebagai Pteridophyta. Berikut merupakan klasifikasi dari tanaman
suplir ialah:
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Tracheobionta
Divisi : Pteridophyta
Kelas : Filicopsida
Sub Kelas : Polypoditae
Ordo : Polypodiales
Famili : Pteridaceae
Genus : Adiantum
Spesies : Adiantum sp (Langs. Dan Fisch)

Morfologi Tanaman Suplir


1. Akar
Tanaman suplir termasuk jenis akar serabut dan tumbuh dari rimpang yang tegak dan akar
utamanya akan semakin tumbuh menaik atau memanjat. Biasanya akar suplir akan mencari hara
dari humus dan bisa menembus tebing maupun dinding atau tembok.
Bagian ujung akar tanaman supir dilindungi oleh kaliptra atau tudung akar. Sedangkan di
bagian belakang kaliptra terdapat titik tumbuh berupa sebuah sel yang bentuknya seperti bidang
segiempat dan bagian yang kearah luar membentuk sel-sel kaliptra, sedangkan jika menuju kearah
dalam maka membentuk sel-sel akar
2. Batang
Batang pada tanaman suplir ini memiliki warna yang hitam mengkilat dan berduri tegak
atau semi tegak serta dijumpai sisik-sisik yang bertekstur lunak maupun keras. Batang lotus
memiliki beberpa bagian cabang yang bentuknya seperti tongkat (rhizome).
Cabang pada batang ini biasanya terdapat daun dengan jumlah yang cukup banyak dan
ketinggiannya bisa mencapai sekitar 0,25 sampai 1,3 meter. Sedangkan susunan anatomi batang
suplir sendiri yaitu mulai dari epidermis, korteks dan stele. Pada ujung batang tanaman suplir ini
juga terdapat jaringan meristematik yang membentuk akar dan batang.
Batang juga memiliki struktur seperti penampang yang melintang batang dan biasanya
pada struktur ini akan tampak bagian-bagian seperti epidermis yang memiliki jaringan penguat,
korteks yang banyak mengandung ruang antar sel serta silinder pusat yang terdiri atas xylem dan
floem dan membentuk berkas pengangkut yang konsentris.
3. Daun
Helai daun tidak memiliki bentuk yang memanjang simetris akan tetapi bentuknya sangat
bervariasi seperti bulat, segitiga, maupun segiempat.Daun tanaman suplir tidak bisa dibasahi oleh
air karena permukaan daun ditutupi oleh bulu-bulu atau rambut halus yang cukup banyak. Oleh
karena itu tanaman itu disebut dengan istilah “adiantum” yang artinya tidak dapat dibasahi.
Daun tanaman suplir berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua macam jenis daun yaitu
daun tropophyl (daun untuk fotosintesis saja/daun steril ) dan daun sporophyl (daun penghasil
spora/ daun fertil ). Sedangkan berdasarkan ukurannya tumbuhan paku suplir ini terbagi menjadi
dua macam jenis daunnya yaitu daun Makrophyl dan daun Mikrophyl.

Sumber: https://dosenpertanian.com/tanaman-suplir/