Anda di halaman 1dari 16

KELOMPOK SOSIAL

P E N D ID IK A N
EN A S T R
M
S T
I U N NAS
TE O
ER J

IO
U N PA R

NA O
O
IV

Y
DE

L
Slamet Widodo

1
Kelompok Sosial
Himpunan atau kesatuan
manusia yang hidup bersama.
Hubungan tersebut menyangkut
hubungan timbal balik yang
saling mempengaruhi dan juga
kesadaran saling tolong
menolong.

2
Persayaratan Kelompok
Sosial
 Kesadaran tiap anggota bahwa dirinya
adalah bagian dari kelompok
 Terdapat hubungan timbal balik antar
anggota kelompok
 Terdapat faktor yang dimiliki bersama
 Mempunyai pola perilaku
 Bersistem dan berproses

3
Konsep Kelompok
Klasifikasi BIERSTEDT (Robert
Bierstedt, 1948)
Didasarkan pada tiga kriteria :
1. Ada tidaknya organisasi
2. Hubungan sosial antar anggota
kelompok
3. Kesadaran jenis

4
Pembagian Kelompok
BIERSTEDT
1. Kelompok Asosiasi (associational
group)
2. Kelompok Sosial (social group)
3. Kelompok Kemasyarakatan (societal
group)
4. Kelompok Statistik (statistical group)

5
Ciri masing-masing
kelompok
1. Kelompok asosiasi
- anggotanya mempunyai kesadaran jenis
- mempunyai persamaan kepentingan
pribadi dan kepentingan kelompok
- adanya hubungan sosial berupa kontak
sosial dan komunikasi
- terdapat bentuk organisasi formal
* Partai politik, KORPRI, OSIS, NKRI

6
2. Kelompok sosial
- mempunyai kesadaran jenis
- adanya hubungan sosial
* pertemanan, kerabat

3 Kelompok kemasyarakatan
- ada kesadaran jenis
• Penduduk laki-laki, penduduk perempuan

4 Kelompok statistik
- tidak memenuhi ketiga ciri diatas
7
Klasifikasi MERTON (Robert K
Merton)

Kelompok sosial sebagai a number of people


who interact with one another in accord
with etablished patterns
Kriteria Kelompok :
1. Terjadi interaksi
2. Pihak yang berinteraksi mendefinisikan
diri sebagai anggota
3. Pihak yang berinteraksi didefinisikan
sebagai anggota kelompok oleh pihak luar

8
Klasifikasi DURKHEIM

Dalam bukunya The Division of Labor in Society


Kelompok dibedakan berdasarkan SOLIDARITAS yang terjadi :

Solidaritas Mekanik  Masyarakat sederhana


kesadaran kolektif
Solidaritas Organik  Masyarakat kompleks
kesepakatan

9
TIPE-TIPE KELOMPOK
SOSIAL
1. In group dan Out group
2. Kelompok Primer dan Kelompok
Sekunder
3. Formal group dan Informal group
4. Membership Group dan Reference
group

10
Masyarakat setempat (community) adalah
masyarakat yang bertempat tinggal di suatu
wilayah dengan batas-batas tertentu dimana
faktor utama yang menjadi dasar adanya
adalah interaksi antar anggota lebih besar
dibandingkan interaksi dengan penduduk di
luar wilayah tersebut.

11
Community  Community
sentiment
Community sentiment adalah
perasaan yang dimiliki oleh
anggota-anggota community
1. Seperasaan
2. Sepenanggungan
3. Saling memerlukan

12
MASYARAKAT PEDESAAN dan
MASYARAKAT PERKOTAAN

Kota Desa
Secular Trend Religious Trend
Individualistis-Small Kebersamaan
group
Spesialisasi kerja Pekerjaan belum
terspesialisasi
Relasi berdasarkan Relasi berdasar
kepentingan kebersamaan

13
URBANISASI
PUSH FACTORS :
1. Kurangnya lapangan kerja di desa
2. Tekanan adat istiadat
3. Keterbatasan sarana prasarana
4. Penerapan keahlian atau
keterampilan tertentu
5. Ketersediaan modal di desa terbatas

14
PULL FACTORS :
1. Anggapan di kota tersedia banyak lapangan
kerja
2. Tersedianya sarana dan prasarana
3. Ketersediaan modal di kota yang lebih besar
4. Akses informasi yang terbuka luas
5. Anggapan kebudayaan kota lebih maju

15
SEKIAN

TERIMA KASIH

16