Anda di halaman 1dari 24

BAHAN AJAR

PENYUSUNAN RENCANA KERJA MADRASAH (RKM)

PELATIHAN PELATIHAN CALON KEPALA MADRASAH

(E-LEARNING)

PUSDIKLAT TENAGA TEKNIS PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN


BADAN LITBANG DAN DIKLAT
KEMENTERIAN AGAMA RI
2021

PENGEMBANGAN RKS-M | i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................... Error! Bookmark not defined.


DAFTAR ISI .................................................................................................................................... ii
I. PENJELASAN UMUM.................................................................................................................. 1
A. Pengantar Bahan Pembelajaran ............................................................................................ 1
B. Hasil Pembelajaran yang Diharapkan .................................................................................... 2
C. Tagihan.................................................................................................................................. 2
D. Ruang Lingkup Materi ............................................................................................................ 2
E. Langkah-langkah Pembelajaran............................................................................................. 2
II. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 ................................................................................................. 4
TOPIK: RENCANA KERJA sekolah/madrasah ........................................................................... 4
A. Materi .................................................................................................................................... 4
1. Pengertian ......................................................................................................................... 4
2. Prosedur Pengembangan RKS/M .................................................................................... 6
B. Penugasan ............................................................................................................................ 8
III. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2.............................................................................................. 11
TOPIK : PENGEMBANGAN RENCANA KERJA sekolah/madrasah .......................................... 11
A. Materi .................................................................................................................................. 11
B. Penugasan .......................................................................................................................... 14

SIMPULAN ................................................................................................................................... 19
REFLEKSI .................................................................................................................................... 20

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................................... 21

PENGEMBANGAN RKS-M | ii
I. PENJELASAN UMUM

A. Pengantar Bahan Pembelajaran


Perencanaan adalah salah satu komponen yang berfungsi sebagai pengendali manajemen
di lingkungan sekolah/madrasah. Perencanaan juga memegang peran penting dalam upaya
kemajuan sekolah/madrasah. Rencana diibaratkan suatu peta, ketika rencana telah dibuat,
Saudara dapat selalu melihat sejauh mana kemajuan yang telah dibuat, dan seberapa jauh
posisi Saudara dari tujuan yang telah dicanangkan. Dengan mengetahui di mana posisi
Saudara sekarang, Saudara dapat mengambil keputusan ke mana akan pergi atau apa yang
akan Saudara lakukan berikutnya. Perencanaan yang baik pada suatu kegiatan adalah awal
dalam meraih sebuah kesuksesan. Pada saat kita mulai menyusun perencanaan kegiatan,
kita telah menciptakan banyak peluang untuk menuju kesuksesan. Peraturan Pemerintah,
Peraturan Menteri, dan ketentuan lain yang menunjang telah dibuat sebagai landasan dalam
penyusunan rencana kerja sekolah/madrasah.
Permendiknas No.19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan menjelaskan bahwa
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) menggambarkan tujuan yang akan dicapai
sekolah/madrasah dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan.
Sedangkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan kegiatan sekolah/madrasah selama
satu tahun. Penganggaran RKT dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran
sekolah/madrasah ( RKAS/M), dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah, tetapi
dalam jangka waktu satu tahun. RKJM merupakan wujud dari program jangka menengah
selama empat tahun, RKT dan RKAS/M merupakan program tahunan (satu tahun) yang akan
menjadi pedoman bagi kepala sekolah/madrasah beserta tim pengembang sekolah/madrasah
dalam mengelola sekolah/madrasah selama melaksanakan tugas sebagai kepala
sekolah/madrasah.
Rencana Kerja sekolah/madrasah ( RKS/M/M) yang didalamnya terdiri dari RKJM, RKT
dan RKAS/M akan memberikan banyak peluang bagi Saudara sebagai kepala
sekolah/madrasah dalam mengelola segala sumber daya yang ada di sekolah/madrasah
dengan cara yang terbaik, efektif dan efisien, mendapat prestasi terbaik, dan dapat
memberikan pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik.
Bahan Pembelajaran ini disusun untuk meningkatkan kompetensi kepala
sekolah/madrasah dalam proses penyusunan rencana kerja sekolah/madrasah yang
dikembangkan dengan memperhatikan sistem pendidikan. Bahan Pembelajaran ini akan
membantu Saudara dalam mengkaji rencana kerja sekolah/madrasah dengan terlebih dahulu
memahami Standar Nasional Pendidikan (SNP), Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi
pendidikan dasar, atau Evaluasi Diri sekolah/madrasah (EDS/M), Standar Penjaminan Mutu

PENGEMBANGAN RKS-M | 1
Internal (SPMI) satuan pendidikan, dan Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Kerja
sekolah/madrasah.
RKJM-RKT juga akan menjadi panduan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan di
sekolah/madrasah Saudara dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Perencanaan yang
berkualitas akan menghasilkan kinerja yang berkualitas pula. RKJM-RKT yang ideal
membutuhkan tim pengembang yang solid, maka Saudara perlu menyamakan persepsi di
lingkungan tempat kerja agar proses penyusunan sesuai dengan yang diharapkan

B. Hasil Pembelajaran yang Diharapkan


Setelah mempelajari Bahan Pembelajaran Pengembangan RKS/M ini peserta diklat
menguasai:
1. Pemahaman konsep dan prosedur penyusunan RKS/M.
2. Pengembangan RKS/M sesuai jenjang satuan pendidikan.

C. Tagihan
Untuk mencapai hasil pembelajaran yang diharapkan, peserta diklat akan diminta
tagihan sebagai berikut:
1. Hasil diskusi prosedur penyusunan RKS/M (LK-01)
2. Hasil pengembangan RKS/M (LK-02a dan LK-02b)

D. Ruang Lingkup Materi


Ruang lingkup Pengembangan RKS/M sebagai berikut:
1. Rencana Kerja sekolah/madrasah
2. Pengembangan RKS/M

E. Langkah-langkah Pembelajaran
Bahan Pembelajaran RKS/M ini berisi pembelajaran tentang bagaimana memahami
RKS/M (RKJM dan RKT) yang ada dengan memahami prosedur pengembangan RKS/M,
mengembangkan RKS/M melalui kajian RKS/M
1. Sebelum mempelajari Bahan Pembelajaran ini, Saudara harus memiliki dokumen-dokumen
sebagai berikut:
a. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah terakhir
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

PENGEMBANGAN RKS-M | 2
c. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 28 tahun 2016 tentang Sistem
Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
d. Dokumen RKS/M milik sekolah/madrasah sendiri atau contoh dari sekolah/madrasah
lain.
2. Bahan Pembelajaran ini berkaitan dengan Bahan Pembelajaran yang lain yaitu:
a. EDM dan Pengembangan 8 SNP
b. Pengelolaan Keuangan
3. Waktu yang dipergunakan untuk mempelajari Bahan Pembelajaran ini adalah 18 Jam
Pelajaran (JP)
4. Untuk melakukan kegiatan pembelajaran, Saudara harus mulai dengan membaca
pengantar Bahan Pembelajaran, menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan,
mengikuti tahap demi tahap kegiatan pembelajaran secara sistematis dan mengerjakan
perintah-perintah kegiatan pembelajaran pada Lembar Kerja (LK).
5. Saudara bersama kepala sekolah/madrasah yang lain akan difasilitasi oleh Pengajar
untuk mengenal Bahan Pembelajaran ini secara umum dan menyiapkan dasar
pengetahuan dan keterampilan Saudara sebagai bekal untuk diimplementasikan di
sekolah/madrasah Saudara.
6. Setelah mempelajari Bahan Pembelajaran ini Saudara dapat memahami dan
mengembangkan RKS/M serta mampu menyusun laporan program RKS/M.

Langkah-langkah Pembelajaran:

KP 1 80’ KP 2 160’
Pendahuluan Pengantar: 10’ Pengantar: 10’
15’ Penugasan & Presentasi 50’ Penugasan & Presentasi 130’
Penguatan/konfirmasi 20’ Penguatan/konfirmasi 20’

Penutup 15’

PENGEMBANGAN RKS-M | 3
II. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

TOPIK: RENCANA KERJA SEKOLAH/MADRASAH


A. Materi
1. Pengertian
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 tahun 2018 tentang
Penugasan Guru Sebagai Kepala sekolah/madrasah menyebutkan bahwa beban kerja
kepala sekolah/madrasah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial,
pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.
Sebagai salah satu tugas pokok kepala sekolah/madrasah, manajerial adalah kunci dari
hampir seluruh penyelenggaraan atau pengelolaan sekolah/madrasah.
Salah satu aktivitas atau tahapan penting dalam kegiatan manajemen adalah menyusun
perencanaan. Perencanaan adalah langkah atau tahapan yang sangat penting dalam
manajemen. Menurut Garth N.Jone (2007:15), perencanaan yaitu pemikiran rasional
berdasarkan fakta-fakta dan atau perkiraan yang mendekati (estimate) sebagai persiapan
untuk melaksanakan tindakan-tindakan kemudian. Sedangkan menurut Terry (2015),
perencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan fakta-fakta, membuat serta
menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan
menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan
untuk mencapai suatu hasil tertentu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
perencanaan adalah pengambilan keputusan secara rasional dan sistematis untuk
menentukan tindakan yang dianggap tepat sebagai upaya mencapai tujuan.
Pentingnya fungsi perencanaan dalam pengelolaan sekolah/madrasah dapat dilihat
dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan, setiap sekolah/madrasah pada semua jenjang pendidikan dari jenjang SD,
SMP, SMA maupun SMK. Disebutkan dalam peraturan tersebut, bahwa
sekolah/madrasah harus membuat:
a. Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang
akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan
yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu
lulusan.
b. Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan
dan Anggaran sekolah/madrasah ( RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan Rencana
Kerja Jangka Menengah (RKJM).

PENGEMBANGAN RKS-M | 4
RKJM adalah rencana kerja yang berisi tujuan, program, kegiatan, dan estimasi sumber
daya untuk jangka waktu 4 (empat) tahun. Sedangkan RKT adalah program jangka pendek
atau tahunan sebagai jabaran atau operasionalisasi RKJM.
RKS/M disusun dengan tujuan:
a. Menjamin agar tujuan sekolah/madrasah yang telah dirumuskan dapat dicapai dengan
tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil
b. Memberikan arah kerja yang jelas tentang pengembangan sekolah/madrasah
c. Acuan dalam mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang diperlukan
dalam pengembangan sekolah/madrasah
d. Menjamin keterkaitan dan konsistensi dan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan
dan pengawasan
e. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah/madrasah dan masyarakat
f. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan
dan berkesinambungan.

Adapun RKS/M berfungsi sebagai:


a. Legitimasi
RKS/M yang disusun bersama dengan seluruh warga sekolah/madrasah dan pihak-
pihak lain yang berkepentingan serta disahkan oleh pihak-pihak yang berwenang
menjadi dasar dan legitimasi sekolah/madrasah untuk menjalankan seluruh progrm dan
kegiatan. Dapat dikatakan bahwa RKS/M sebagai dokumen perencanaan adalah
“dasar hukum” bagi warga sekolah/madrasah untuk menjalankan seluruh aktivitas
sekolah/madrasah.
b. Pengarah
RKS/M akan menghasilkan upaya untuk meraih sesuatu dengan cara lebih
terkoordinasi. sekolah/madrasah yang tidak menysusun RKS/M sangat mungkin
mengalami konflik kepentingan, pemborosan sumber daya, dan ketidak berhasilan
dalam pencapaian tujuan karena bagian-bagian dari organisasi bekerja secara sendiri-
sendiri tanpa ada koordinasi yang jelas dan terarah.
c. Meminimalisasi ketidakpastian
Pada dasarnya segala sesuatu didunia ini akan mengalami perubahan. Tidak ada yang
tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Perubahan sering kali sesuai degan apa
yang kita perkirakan, akan tetapi tidak jarang pula diluar perkiraan kita sehingga
menimbulkan ketidak pastian pada perusahaan. Ketidak pastian inilah yang coba
diminimalkan melalui penysunan RKS/M.
d. Meminimalisasi pemborosan sumber daya.

PENGEMBANGAN RKS-M | 5
RKS/M juga berfungsi untuk meminimalisasikan pemborosan sumber daya. Jika
RKS/M disusun dilakukan dengan baik, maka jumlah sumber daya yang dilperlukan,
bagaimana cara pengunaannya, dan untuk pengunaan apa saja sumber daya tersebut
dimanfaatkan, dapat diestimasi sebelum kegiatan dijalankan. Dengan demikian
pemborosan yang terkait dengan pengunaan sumber daya yang dimiliki
sekolah/madrasah akan bisa diminimalkan sehingga tingkat efisiensi menjadi
meningkat.
e. Penetapan standar dalam pengawasan kualitas.
RKS/M berfungsi sebagai penetapan kualitas yang harus dicapai oleh
sekolah/madrasah dan diawasi pelaksanaannya dalam fungsi pengawasan manajemen.
Dalam pengawasan, manajemen sekolah/madrasah membandingkan antara tujuan
yang ingin dicapai dengan realisasi di lapangan. Selain itu juga membandingkan antara
standar yang ingin dicapai dengan kenyataan di lapangan, mengevaluasi
penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi, hingga dapat diambil tindakan
yang diangap perlu untuk memperbaiki kinerja sekolah/madrasah.

2. Prosedur Pengembangan RKS/M


Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 tahun 2007 menempatkan penyusun
program kerja atau RKS/M sebagai tahap awal dari seluruh aktivitas manajemen
sekolah/madrasah, yang didahului dengan penenetapan visi, misi, dan tujuan
sekolah/madrasah. Peraturan tersebut juga mengamanatkan dilakukannya Evaluasi Diri
sekolah/madrasah (EDS) sebagai salah satu dasar penyusunan program. Selain
peraturan tentang Standar Pengelolaan, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 28 tahun 2016 tentang Sistem
Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), yang memuat tentang penyusunan RKS/M
dikaitkan dengan peningkatan dan penjaminan mutu sekolah/madrasah. Disebutkan dalam
Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016, tugas satuan pendidikan adalah:
a. Membuat perencanaan mutu yang dituangkan dalam RKS/M.
b. Melaksanakan pemenuhan mutu, baik dalam pengelolan satuan pendidikan maupun
proses pembelajaran
c. Membentuk tim penjaminan mutu pada satuan pendidikan,
d. Mengelola data mutu satuan pendidikan.

Prosedur penyusunan RKS/M adalah sebagai berikut;


a. Penyusunan RKS/M diawali dengan pelaksanaan Evaluasi Diri sekolah/madrasah
(EDS). Pelaksanaan EDS menggunakan instrumen yang diturunkan dari regulasi
tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dari EDS dihasilkan peta mutu

PENGEMBANGAN RKS-M | 6
sekolah/madrasah, menggambarkan kondisi sekolah/madrasah yang merupakan
capaian SNP sekolah/madrasah.
Peta mutu sekolah/madrasah juga bisa dilihat dari rapor mutu sekolah/madrasah. Yang
perlu dicermati dengan penggunaan rapor mutu sekolah/madrasah adalah proses
pengisian instrumen dan proses entri instrumen Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) di
satuan pendidikan. Apabila proses pengisian dilakukan dengan baik, maka rapor mutu
dapat menggambarkan kondisi sekolah/madrasah saat instrumen tersebut diisi dan
dientri ke dalam aplikasi PMP. Apabila ada keraguan tentang rapor mutu
sekolah/madrasah maka diperlukan validasi data yang ada di rapor mutu
sekolah/madrasah tersebut. Rapor mutu sekolah/madrasah dapat diunduh pada alamat
http://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/raporNG/ index. php atau alamat laman sesuai
dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian
Pendidikan Nasional. Peta mutu sekolah/madrasah adalah data awal untuk menjadi
salah satu pertimbangan penting dalam penyusunan RKS/M.
b. Dari hasil EDS kemungkinan diperoleh berbagai kekurangan atau masalah pada
masing masing standar. Dari kekurangan atau masalah akan dibuat rekomendasi untuk
perbaikan. Mengingat keterbatasan sumber daya, kumpulan rekomendasi yang
jumlahnya cukup banyak kemudian dipilih dengan menggunakan skala prioritas.
Kajian rapor mutu atau hasil EDS/M adalah temuan atau masalah pada Standar
Kompentensi Lulusan (SKL), sebagai muara dari seluruh aktivitas sekolah/madrasah.
Kekurangan atau masalah pada SKL harus dianalisis untuk dicari akar masalahnya,
dan ada kemungkian berhimpitan dengan masalah pada standar yang lain. Dengan
demikian program kerja dan kegiatan yang disusun dan dimuat dalam RKS/M adalah
hal-hal penting atau urgen, yang mempunyai dampak signifikan terhadap peningkatan
mutu sekolah/madrasah.
c. Dalam rangka penjaminan mutu, selama proses pelaksanaan program dan kegiatan
dilakukan monitoring secara internal oleh satuan pendidkan. Selain itu pada akhir
periode dilakukan evaluasi kegiatan dan hasilnya dibuat laporan sebagai salah satu
bentuk akuntabilitas manajemen penyelenggaraan sekolah/madrasah.
Hasil evaluasi kegiatan digunakan sebagai peta mutu sekolah/madrasah berikutnya,
dan hasil tersebut digunakan sebagai dasar penentuan standar kinerja, dan
selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk menyusun rencana kerja berikutnya.

PENGEMBANGAN RKS-M | 7
B. Penugasan
LK-01: Penugasan 1.
Tugas: Prosedur penyusunan RKS/M
Rubrik:
Rentang Nilai Rubrik
86 – 100 Hasil diskusi menunjukkan penguasaan konsep yang baik logis
mengenai tahapan-tahapan penyusunan RKS/M serta keterangan
yang jelas pada setiap tahapannya.
76 - 85,99 Hasil diskusi menunjukkan penguasaan konsep yang baik
mengenai tahapan-tahapan penyusunan RKS/M serta keterangan
yang cukup jelas pada setiap tahapannya.
66 - 75,99 Hasil diskusi menunjukkan penguasaan konsep yang cukup baik
mengenai tahapan-tahapan penyusunan RKS/M serta penjelasan
yang cukup jelas pada setiap tahapannya.
0 – 65,99 Hasil diskusi belum menunjukkan penguasaan konsep, kurang logis
serta keterangan yang belum memadai.

Petunjuk:
1. Bentuklah kelompok dengan tiga sampai lima orang anggota.
2. Lihatlah rapor mutu di bawah ini, terapkan prosedur penyusunan RKS/M sesuai kegiatan
pembelajaran 1 (mencermati rapor mutu, menemukan kekurangan/masalah, membuat
rekomendasi, dan menentukan skala prioritas).
3. Kerjakan dalam kertas plano, dan presentasikan hasilnya dengan teknik window shoping.
Manfaatkan secara maksimal bahan pembelajaran dan bahan bacaan yang disediakan.
Karakter yang dikembangkan: gotong royong (sub nilai kerja sama), integritas (sub
nilai tanggung jawab).
Waktu diskusi 10 menit, presentasi 10 menit, penguatan 5 menit

PENGEMBANGAN RKS-M | 8
LK-01 Prosedur Penyusunan RKS/M

Nama Kelompok : .....................


Anggota :......................

PENGEMBANGAN RKS-M | 9
No Standar Nasional Indikator Mutu yang Rekomendasi Program Prioritas
Pendidikan Rendah
1 Isi
2 Proses
3 Kompetensi Lulusan
4 Pendidikan dan Tenaga
Kependidikan
5 Sarana Prasarana
6 Pengelolaan
7 Pembiayaan
8 Penilaian

PENGEMBANGAN RKS-M | 10
III. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

TOPIK : PENGEMBANGAN RENCANA KERJA sekolah/madrasah


A. Materi
1. Penentuan Target Capaian dan Tonggak Keberhasilan (Milestones)
Pengembangan Rencana Kerja sekolah/madrasah ( RKS/M) dilakukan setelah
sekolah/madrasah memetakan dan menyusun program prioritas dalam pemenuhan 8 Standar
Nasional Pendidikan (SNP) dalam kurun waktu 4 tahun yang dijabarkan dalam program
tahunan. Pemenuhan 8 SNP memerlukan strategi pencapaian standar pengelolaan
pendidikan. Pada hakikatnya, strategi pencapaian standar pengelolaan pendidikan
merupakan cara dan upaya untuk merubah pengelolaan pendidikan saat ini menuju
sekolah/madrasah Standar Nasional yang diharapkan masa datang berdasarkan kesenjangan
yang ada. Strategi pencapaian yang dimaksud disini adalah ilmu dan seni untuk
memanfaatkan faktor-faktor lingkungan eksternal secara terpadu dengan faktor-faktor
lingkungan internal untuk mencapai tujuan lembaga (Paningkat Siburian, 2010: 5)

Analisis Lingkungan Strategis

Kesenjangan
Kondisi Saat Ini Kondisi Yang Diharapkan

RKJM (4 tahun)

RKT (1 tahun)

Pelaksanaan

Monitoring dan
Evaluasi

Gambar 1. Penyusunan dan Pelaksanaan Perencanaan Program sekolah/madrasah

Kepala sekolah/madrasah sebagai manajer sekolah/madrasah harus mampu


menentukan target capaian dan tonggak-tonggak keberhasilan dalam melaksanakan rencana
kerja sekolah/madrasah, baik dalam Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahun
maupun Rencana Kerja Tahunan (RKT) 1 tahun. Sehingga pelaksanaan perencanaan
program lebih operasional dan terukur pencapaiannya. Secara konkrit, kepala

PENGEMBANGAN RKS-M | 11
sekolah/madrasah harus menentukan tujuan atau sasaran 1 tahunan dan 4 tahun ke depan
dalam program RKJM dan RKAS/M, sekaligus merumuskan tonggak-tonggak kunci
keberhasilan (milestone) serta out put apa saja yang akan dihasilkan, baik yang bersifat
kuantitatif maupun kualitatif dan strategi pencapaiannya.

2. Pengembangan Dokumen Rencana Kerja sekolah/madrasah


Rencana Kerja sekolah/madrasah ( RKS/M) adalah dokumen penting yang digunakan
sebagai salah satu pedoman sekolah/madrasah. Oleh karena itu RKS/M harus memuat hal-
hal penting yang dapat memberikan gambaran secara menyeluruh terhadap kebutuhan
pengembangan sekolah/madrasah. sekolah/madrasah dapat menetapkan standar mutu baru
di atas SNP apabila seluruh standar dalam SNP telah terpenuhi. Acuan utama RKS/M adalah
pengembangan sekolah/madrasah berdasarkan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan.
Sebagaimana telah diuraikan di atas, RKS/M berupa RKJM dan RKT. RKJM yang baik
minimal memenuhi komponen sebagai sebagai berikut:
1. Analisis lingkungan strategis
2. Analisis kondisi saat Ini dilihat dari keterlaksanaan SNP
3. Analisis Pendidikan 4 tahun mendatang
4. Visi, misi, sekolah/madrasah
5. Tujuan sekolah/madrasah 4 (empat) tahun mendatang
6. Identifikasi Tantangan Nyata (Kesenjangan Kondisi antara Kondisi saat ini terhadap kondisi
pendidikan 4 tahun mendatang)
7. Program strategis
8. Rencana Kerja, yang mencakup 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, meliputi
program, kegiatan, indikator keberhasilan atau hasil yang diharapkan, waktu pelaksanaan,
kebutuhan pembiayaan, penanggung jawab atau pelaksana.
9. Jadwal kegiatan monitoring dan supervisi.
Komponen RKT hampir sama dengan RKJM, hanya sedikit berbeda. Pada RKT tidak perlu
mencantumkan komponen nomor 3 dan nomor 5.
Adapun contoh sistematika RKJM adalah sebagai berikut:
Bab I. Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Landasan Hukum
c. Tujuan
d. Manfaat
e. Ruang Lingkup RKJM
Bab II. Profil sekolah/madrasah

PENGEMBANGAN RKS-M | 12
Memuat visi, misi, tujuan sekolah/madrasah, dan data penting sekolah/madrasah
lainnya.
Bab III. Proses Penysusunan RKJM
Menguraikan rekomendasi hasil EDS atau hasil analis lainnya, dan proses
penetapan skala prioritas.
Bab IV. Rencana Kerja 4 tahun
Menguraikan rencana kerja empat tahun secara komprehensif. Biasanya dibuat
dalam bentuk matriks, memuat program, kegiatan, indikator keberhasilan atau hasil
yang diharapkan, waktu pelaksanaan, kebutuhan pembiayaan, penanggung jawab
atau pelaksana.
Bab IV. Penutup
Berisi tujuan, harapan, kebermanfaatan RKJM, rencana pengembangan dan
rekomendasi.

Contoh sistematika RKT sebagai jabaran dari RKJM adalah sebagai berikut:
Bab I. Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Landasan Hukum
c. Tujuan
d. Manfaat
e. Ruang Lingkup RKT
Bab II. Profil sekolah/madrasah
Memuat visi, misi, tujuan sekolah/madrasah, dan data penting sekolah/madrasah
lainnya.
Bab III. Rencana Kerja tahun berjalan
Menguraikan rencana kerja satu tahun, mencakup seluruh standar dalam SNP.
Biasa dibuat dalam bentuk matriks, berisikan program, kegiatan, indikator
keberhasilan atau hasil yang diharapkan, waktu pelaksanaan, kebutuhan
pembiayaan, penanggung jawab atau pelaksana.
Bab IV. Penutup
Berisi tujuan, harapan, kebermanfaatan RKJM, rencana pengembangan dan
rekomendasi.

PENGEMBANGAN RKS-M | 13
B. Penugasan
LK-02. a
Tugas: Penentuan Target Capaian dan Tonggak Keberhasilan (Milestones)
Rubrik:
Rentang Nilai Rubrik
86 – 100 Jika strategi pencapaian menyelesaikan kesenjangan antara kondisi saat ini
dan kondisi yang di harapkan dalam 7-8 SNP
76 - 85,99 Jika strategi pencapaian menyelesaikan kesenjangan antara kondisi saat ini
dan kondisi yang di harapkan dalam 5-6 SNP
66 - 75,99 Jika strategi pencapaian menyelesaikan kesenjangan antara kondisi saat ini
dan kondisi yang di harapkan dalam 3-4 SNP
0 – 5,99 Jika strategi pencapaian menyelesaikan kesenjangan antara kondisi saat ini
dan kondisi yang di harapkan dalam 1-2 SNP

Petunjuk :
1. Bentuklah kelompok terdiri tiga sampai lima orang.
2. Amati program prioritas 8 SNP dalam LK 1
3. Tuliskan target pencapaiannya dalam 1 tahun dan 4 tahun
4. Tuliskan strategi pencapaian target tersebut
Nilai karakter yang dikembangkan dalam mengerjakan LK ini adalah gotong royong (sub
nilai kerja sama) dan integritas (sub nilai tanggung jawab).
No Standar Nasional Analisis Kondisi Strategi Pencapaian
Pendidikan Kondisi Saat Ini Target 1 Tahun Target 4 Tahun
1 Isi

2 Proses

3 Kompetensi
Lulusan
4 Pendidikan dan
Tenaga
Kependidikan
5 Sarana Prasarana
6 Pengelolaan

7 Pembiayaan

8 Penilaian

Kondisi saat ini : diisi dengan rating pencapaian masing-masing standar pada rapor mutu
Target 1 Tahun : diisi dengan rating dan deskripsi kondisi yang diharapkan dalam 1 tahun
Target 4 Tahun : diisi dengan rating dan deskripsi kondisi yang diharapkan dalam 4 tahun

PENGEMBANGAN RKS-M | 14
Strategi Pencapaian: diisi dengan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengatasi gap
(kesenjangan) antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan dalam
memenuhi 8 SNP
LK-02. b
Tugas: Kajian dan Pengembangan RKS/M
Rubrik:
Rentang Nilai Rubrik
86 – 100 Hasil diskusi menunjukkan kemampuan mengidentifikasi secara tepat
tentang kelebihan dan kekurangan RKS/M serta mampu
memberikan lebih dari satu alternatif usulan yang rasional untuk
pengembangan RKS/M.
76 - 85,99 Hasil diskusi menunjukkan kemampuan mengidentifikasi cukup tepat
tentang kelebihan dan kekurangan RKS/M serta mampu
memberikan satu usulan yang rasional untuk pengembangan
RKS/M.
66 - 75,99 Hasil diskusi kurang menunjukkan kemampuan mengidentifikasi
kelebihan dan kekurangan RKS/M serta memberikan usulan yang
kurang tepat untuk pengembangan RKS/M.
0 – 5,99 Hasil diskusi belum menunjukkan kemampuan mengidentifikasi
kelebihan dan kekurangan RKS/M serta belum bisa memberikan
usulan rasional untuk pengembangan RKS/M.

Petunjuk :
Bentuklah kelompok terdiri tiga sampai lima orang. Setiap kelompok mengkaji RKS/M
sesuai dengan jenjang sekolah/madrasah. Gunakan instrumen analisis dan Rekomendasi
Perbaikan RKS/M yang tersedia. Diskusikan kelebihan dan kekurangan RKS/M tersebut,
dan buatlah rekomendasi perbaikan.
Nilai karakter yang dikembangkan: gotong royong (sub nilai kerja sama), integritas (sub
nilai tanggung jawab).

PENGEMBANGAN RKS-M | 15
Format Analisis dan Rekomendasi Perbaikan Rencana Kerja sekolah/madrasah

Nama Kelompok : ……………………………………………………


Jenjang : ……………………………………………………

Berikan tanda (v) jika “ya “, dan berikan tanda (v) jika ” tidak”. (40 menit)

Kelengkapan Rekomendasi/
No Kegiatan Temuan
Ya Tidak tindak lanjut

A Pendahuluan

1 Analisis Lingkungan Strategi

2 Analisis Pendidikan Saat ini (Nyata)

a. Standar Kompetensi
Lulusan
b. Standar Isi
c. Standar Proses
d. Standar Pendidik dan
Tenaaga Kependidikan
e. Standar Sarana –
Prasarana
f. Standar Pengelolaan

g. Standar Pembiayaan
h. Standar Penilaian
Pendidikan
i. Pengembangan Budaya
dan Lingkungan
sekolah/madrasah
3 Analisis Pendidikan 4 Tahun
Mendatang
a. Standar Kompetensi Lulusan

b. Standar Isi

c. Standar Proses

d. Standar Pendidik dan


Tenaaga Kependidikan
e. Standar Sarana – Prasarana

f. Standar Pengelolaan

g. Standar Pembiayaan

PENGEMBANGAN RKS-M | 16
h. Standar Penilaian Pendidikan

i. Pengembangan Budaya dan


Lingkungan
sekolah/madrasah
B Visi

C Misi

D Tujuan 4 Tahun Mendatang

E Identifikasi Tantangan Nyata


(Kesenjangan Kondisi) Antara Kondisi
Pendidikan Saat Ini Terhadap Kondisi
Pendidikan 4 Tahun Mendatang
F Program Strategis

G Strategi Pelaksanaan atau Pencapaian

1 Peningkatan Standar Kompetensi


Lulusan
2 Pengembangan Standar Isi

3 Peningkatan Standar Proses

4 Peningkatan Standar Pendidik dan


Tenaaga Kependidikan
5 Peningkatan Standar Sarana –
Prasarana
6 Peningkatan Standar Pengelolaan

7 Pengembangan Standar
Pembiayaan
8 Pengembangan Standar Penilaian
Pendidikan
9 Pengembangan Budaya dan
Lingkungan sekolah/madrasah
H Hasil yang diharapkan

1 Peningkatan Standar Kompetensi


Lulusan
2 Pengembangan Standar Isi

3 Peningkatan Standar Proses

4 Peningkatan Standar Pendidik dan


Tenaaga Kependidikan
5 Peningkatan Standar Sarana –
Prasarana
6 Peningkatan Standar Pengelolaan

PENGEMBANGAN RKS-M | 17
7 Pengembangan Standar
Pembiayaan
8 Pengembangan Standar Penilaian
Pendidikan
9 Pengembangan Budaya dan
Lingkungan sekolah/madrasah
I Jadwal Supervisi dan Monitoring

J Pembiyaan

Jumlah Skor

Jumlah Nilai

PENGEMBANGAN RKS-M | 18
SIMPULAN

1. Rencana Kerja sekolah/madrasah ( RKS/M) merupakan rencana kerja yang dimiliki oleh
sekolah/madrasah, di dalamnya memuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana
KerjaTahunan (RKT), dan Rencana Kegiatan Anggaran sekolah/madrasah ( RKAS/M) dan
merupakan panduan bagi sekolah/madrasah untuk melaksanakan kegiatan baik selama
empat tahun maupun selama satu tahun
2. RKS/M terdiri dari RKJM, RKT dan RKAS/M.
3. Menyusun RKS/M merupakan salah satu tugas penting yang harus dilakukan Kepala
sekolah/madrasah.
4. Menyusun RKS/M dimulai dari melakukan analisis hasil EDS atau rapor mutu dengan
mempertimbangkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki
sekolah/madrasah.
5. RKJM dan RKAS/M menjadi panduan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan di
sekolah/madrasah dalam melaksanakan tugas keseharian.

PENGEMBANGAN RKS-M | 19
REFLEKSI

Setelah Saudara mengikuti kegiatan pembelajaran pada mata diklat Pengembangan RKS/M
dan Pelaporan, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
1. Apa yang telah Saudara dapatkan dari proses pembelajaran ini?
2. Apa yang akan Saudara lakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam
menyusun RKS/M?
3. Apa yang akan Saudara lakukan untuk pengembangan RKS/M di sekolah/madrasah
Saudara?

PENGEMBANGAN RKS-M | 20
DAFTAR PUSTAKA

Kirkpatrick, D. L. ,1994. Evaluating Training Programs. San Francisco: Berrett-Koehler


Publishers, Inc.
Suharsimi Arikunto, Jabar, Abdul, Cepi Safrudin. 2010. Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta:
Buni Aksara.
Suharsimi Arikunto.2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara.
Terry, George R. 2015. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
Peraturan Pemerintah RI Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.Jakarta:
Kemdiknas.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang
Standar Kepala sekolah/madrasah/Madrasah. Jakarta: Kemdiknas.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta:Kemdiknas.
Suharsimi Arikunto. 2004. Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta.
Siburian, Paningkat. 2010. Generasi Kampus. Strategi Pencapaian Standar Pengelolaan SNP.
Vol.3., No.2.

PENGEMBANGAN RKS-M | 21
PENGEMBANGAN RKS-M | 22