Anda di halaman 1dari 3

PENDALAMAN MATERI

(Lembar Kerja Resume Modul)

A. Judul Modul : Shalat Idain


B. Kegiatan Belajar : KB 3
C. Refleksi

NO BUTIR REFLEKSI RESPON/JAWABAN


1 Peta Konsep (Beberapa 1. Pengertian dan Hukum Salat Idain
istilah dan definisi) di modul Kata id secara bahasa adalah kembali, yaitu
bidang studi kembali dan berulangnya kebahagiaan setiap tahun.
Dinamakan Idul Fitri karena pada hari itu orang-orang Islam
yang menjalankan puasa Ramadan berbuka dan tidak lagi
berpuasa seperti hari-hari sebelumnya selama bulan Ramadan.
Idul Adha juga dinamakan Idul Qurban, karena pada hari raya
tersebut umat Islam dianjurkan untuk menyembelih hewan
kurban bagi yang mampu.
Firman Allah didalam surat Al-Kautsar
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat
yang banyak (1), Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan
berkorbanlah (2).” (QS al- Kawtsar/108: 1-2). Yang dimaksud
salat Idain adalah salat pada waktu dua hari raya yakni Hari
Raya Idul Fitri (1 syawal) dan Hari Raya Idul Adha (10
Dzulhijjah).

2. Hukum melaskananakan salat Idain


Dikalangan para ulama terjadi perbedaan. Ada
tiga pendapat yang masyhur di kalangan ulama:
1. Salat Idain hukumnya sunah muakad. Ini adalah
pendapat jumhur (mayoritas) ulama.
2. Fardu kifayah, (mazhab Hambali).
3. Fardu ain (mazhab Hanafiyah serta pendapat
salah satu riwayat dari Imam Ahmad).

3. Waktu dan Tempat Shalat Idain


Waktu untuk melaksanakan salat Idul Fitri adalah
sesudah terbitnya matahari sampai tergelincirnya matahari
pada tanggal 1 Syawal. Waktu salat Id dimulai dari matahari
setinggi tombak sampai waktu zawal (matahari bergeser ke
barat).
Al-Nawawi mengatakan dalam Syarh Muslim “Hadis
Abu Sa’id al-Khudri di atas adalah dalil bagi orang yang
menganjurkan bahwa salat Id sebaiknya dilakukan di tanah
lapang dan ini lebih afdal (lebih utama) daripada
melakukannya di masjid”.
Sedangkan Imam al-Syafi’i dalam hal ini memberika
fatwa bahwa jika masjid di suatu daerah luas (dapat
menampung jama’ah), maka sebaiknya salat di masjid dan
tidak perlu keluar, karena salat di masjid lebih utama.

4. Pelaksanaan Salat Idain


a. Dilaksanakan dua rakaat
b. Tanpa azan, iqamah, dan tanpa ucapan “ash
shalaatu jami’ah”. Hadis Rasul saw. Aku
pernah melaksanakan salat Id (Idul Fitri dan
Idul Adha) bersama Rasulullah saw. bukan
hanya sekali atau dua kali, ketika itu tidak ada
azan dan iqamah. (HR. Muslim).
5. Amal Ibadah dan Adab Menyambut Idain
Di antara amal ibadah dan adab dalam menyambut
hari raya Idul Fitri dan Adha adalah:
a. Memperbanyak Takbir
b. Berhias dengan Memakai Pakaian Bagus dan Wangi-
wangian.
c. Makan Sebelum Berangkat Salat Idul Fitri dan
Berpuasa sebelum Salat Idul Adha
d. Dianjurkan Berangkat dengan Berjalan Kaki dan
Pulang Melalui Jalan Lain
e. Pelaksanaan Salat Id Dihadiri oleh Semua Umat Islam

6. Tata Cara Salat Idain


Salat Idul Fitri dan Idul Adha terdiri dari dua
raka’at dan lebih afdal dilaksana- kan secara berjamaah.
Tata cara pelaksanaannya serupa dengan salat sunah dua
rakaat pada umumnya. Perbedaannya hanya terletak
pada jumlah takbir sebelum membaca al-Fatihah dalam
setiap raka’at.
1. Salat Id didahului niat ikhlas karena Allah.
2. Mengucapkan takbiratul ihram sebagaimana salat
lainnya. Setelah membaca doa iftitah, disunahkan
takbir lagi (takbir al-zawaid/takbir tambahan)
hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.
Rasul bersabda: Dari Amru bin Syu’aib dari bapaknya
dari kakeknya berkata, Nabi saw. bersabda, “Takbir
dalam salat Idul Fitri adalah tujuh kali pada rakaat
pertama dan lima kali pada rakaat kedua. Sedangkan
bacaan al-Fatihah (dan surat) adalah setelah takbir
dalam kedua rakaat tersebut.” (HR. Abu Daud, al-Tirmizi)
3. Seusai takbir, imam membaca al-Fatihah kemudian
membaca surat dari al- Qur’an.
4. Pada rakaat kedua imam bertakbir sebanyak enam
kali, satu kali merupakan takbir qiyam (berdiri dari
sujud), dan lima kali merupakan takbir tambahan
(takbir al- zawaid).
5. Kemudian membaca surat QS al-Fatihah dan Suarat
al-Qur’an lainya.
6. Dilanjutkan mengerjakan gerakan salat lainnya
hingga diakhiri dengan salam. Setelah selesai salat
idul id, imam disunahkan menyampaikan khutbah.

7. Hikmah Salat Idain


a. Mengagungkan Asma Allah
b. Salat Berjamaah
c. Silahturahmi Sesama Muslim
d. Merayakan Bersama Kemenangan Umat Islam
e. Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuataan
Umat Islam
f. Saling Berbagi Rizki
g. Berkurban Jadi Jalan Ketakwaan
h. Mengenang Kepatuhan Nabi Ibrahim a.s.
1. Diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyah al-Anshariyah ia
berkata, “Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk
menyertakan pada Idil Fitri dan Adha gadis remaja,
Daftar materi bidang studi wanita yang sedang haid, dan wanita pingitan. Adapun
2 yang sulit dipahami pada wanit yan sedang haid supaya tidak memasuki lapangan
modul tempat salat, tetapi menyaksikan kebaikan hari raya dan
dakwah yang disampaikan khatib bersama kaum
muslimin.” (HR. Muslim)

2. Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Ummu


‘Athiyah al-Anshariyah Nabi saw memerintahkan kepada
kami pada saat salat Id (Idul Fitri ataupun Idul Adha)
Daftar materi yang sering agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak
3 mengalami miskonsepsi dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita
dalam pembelajaran yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada
wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat salat.
Padahal sebelumnya saya kira seorang perempuan haid
gak boleh ikut mengadiri shalat id.

Anda mungkin juga menyukai