Anda di halaman 1dari 2

TUGAS TUTORIAL KE-2

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

Nama Mata Teori Portofolio dan Analisis


Kuliah Investasi
Kode Mata EKSI42030
Kuliah
NAMA FARIDA MILASARI
NIM 031123126

N
Tugas Tutorial
o
1 Pada 19 Maret 2020, Ari membeli saham PT ADES dengan harga Rp 570 perlembar
sebanyak 2.000 lembar. Pada 29 Mei 2020, Ari menjual kembali saham PT ADES
sebanyak 2.000 lembar pada harga jual yakni Rp 960 perlembar. Berapa return
realisasi yang diperoleh dalam persentase dan rupiah? Berapa modal yang diperlukan
Ari untuk membeli saham di atas dan berapa keuntungan yang diperoleh dari modal
yang dia keluarkan? Kemudian jika dengan kondisi harga perlembar saham seperti di
atas, bagaimana jika Ari membeli dan menjual sebanyak 200.000 lembar saham.
Berapa Rupiah keuntungan/rugi yang diperoleh Ari?
Berapa modal yang diperlukan Ari untuk membeli saham di atas dan berapa
keuntungan yang diperoleh dari modal yang dia keluarkan?

a. Berapa return realisasi yang diperoleh dalam persentase dan rupiah?


Return = (Harga Saham Saat Ini – Harga IPO) / Harga IPO
= (960-570) / 570
= 68,4 %
Ari membeli saham ADES sebanyak 2.000 lembar, jadi return yang dihasilkan adalah
sebesar Rp 780.000 atau sebesar 68,4%

b. Berapa modal yang diperlukan Ari untuk membeli saham di atas dan berapa
keuntungan yang diperoleh dari modal yang dia keluarkan?
Modal yang diperlukan = 2.000 x 570
= 1.140.000
Keuntungan yang di peroleh = (960-570)x 2.000
= Rp 780.000

c. Kemudian jika dengan kondisi harga perlembar saham seperti di atas, bagaimana
jika Ari membeli dan menjual sebanyak 200.000 lembar saham. Berapa Rupiah
keuntungan/rugi yang diperoleh Ari?
Keuntungan yang di peroleh = (960-570)x 200.000
= Rp 78.000.000

2 Jika diketahui harga perlembar saham PT ADES pada akhir tahun 2019 sebesar Rp
870 sedangkan laba perlembar saham adalah Rp 142,2,- jika laba bersih perlembar
saham diperkirakan Rp 400 berapa nilai intrinsik saham PT ADES dengan
menggunakan metode relatif? Dan kapan saham tersebut mengalami undervalue dan
overvalue? Apa makna undervalue dan overvalue pada kasus ini? Apa keputusan
investor pada kondisi itu.

Nilai intrinsik saham menggunakan metode relatif


PO* = PER X E1
= (870/142,2) X 400
= 6,12 X 400
= Rp 2.448
Secara sederhana, undervalued bisa dikaitkan dengan angka atau harga yang bernilai
murah. Dengan kata lain, undervalued menujukkan suatu nilai yang berada di bawah
harga wajarnya (fairly valued). Begitu juga dalam konteks saham, maka saham
undervalued adalah saham yang murah atau berada di bawah harga wajarnya.
Sedangkan, istilah overvalued bisa dikaitkan dengan suatu nilai atau harga yang
berlebih atau mahal. Dengan kata lain, harga tersebut berada di atas harga normal
(wajar). Sedangkan saham adalah surat berharga sebagai bukti kepemilikan terhadap
suatu emiten. Jadi, pengertian saham overvalued adalah surat berharga yang memiliki
nilai atau harga di atas harga wajarnya
Dan pada akhir tahun 2019 saham PT ADES mengalami undervalued, dikarenakan
harga saham pada saat itu lebih murah di banding dengan nilai wajar (intrinsik).
Keputusan yang dapat di ambil oleh investor pada saat ini dapat membeli saham pada
saat undervalued dikarenakan saham undervalued memiliki potensi yang besar untuk
mendekati nilai wajarnya. Sehingga investor dapat memperoleh keuntungan dalam
berinvestasi.
* coret yang tidak sesuai

Anda mungkin juga menyukai