Anda di halaman 1dari 30

RANCANGAN AKTUALISASI

“Tersedianya Informasi Sebaran Usaha Pengolahan Hasil Perikanan di Kota Palu


dan Kabupaten Luwuk Banggai sebagai Data Base dan Bahan Rujukan
dalam Melakukan Pengawasan Ketaatan Usaha Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan”

Disusun oleh :

MUH RISAL
NDH 25/LATSAR GOL.III/LXIV/2020

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV


PROVINSI SULAWESI TENGAH
TAHUN 2020

[i]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
LEMBAR PERSETUJUAN HASIL PERBAIKAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV


PROVINSI SULAWESI TENGAH
TAHUN 2020

NAMA : MUH RISAL


NIP : 19870505 201908 1 001
INSTANSI : DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROV.
SULAWESI TENGAH
JABATAN : PENGELOLA DATA LAPORAN DAN
PENGADUAN
NDH : 25

JUDUL AKTUALISASI

“Tersedianya Informasi Sebaran Usaha Pengolahan hasil Perikanan di Kota


Palu dan Kabupaten Luwuk Banggai Sebagai Data Base dan Bahan
Rujukan dalam Melakukan Pengawasan Ketaatan Usaha
Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan”

Telah diseminarkan dan disempurnakan


Pada Tanggal 4 November 2020

Palu, 4 November 2020


COACH MENTOR

Ir. STINTJE UIRIANTO, M.Si IMRAN B. ABUBAKAR, S.Pi, M.PW


19640905 199003 2 003 19740618 200801 1 012
PENGUJI

ARHAN FIRDAUS, S.IP


19880207 200701 1 002

[ii]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan pada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Anugerah-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi yang berjudul “Tersedianya
Informasi Sebaran Usaha Pengolahan hasil Perikanan di Kota Palu dan Kabupaten Luwuk
Banggai Sebagai Data Base dan Bahan Rujukan dalam Melakukan Pengawasan Ketaatan
Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan”.
Rancangan aktualisasi ini dapat terwujud atas bantuan dari berbagai pihak baik
secara langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin
mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak
yang telah membantu penyusunan Rancangan aktualisasi ini.
Penulis menyadari sepenuhnya akan keterbatasan pengetahuan, kemampuan dan
pengalaman yang dimiliki. Penulis berupaya agar rancangan kegiatan Aktualisasi ini dapat
mencapai tujuan, sehingga diharapkan kritik dan saran yang sifatnya membagun demi
kesempurnaan penulisan ini. Semoga rancangan kegiatan Aktualisasi ini dapat bermanfaat.

Palu, November 2020

Penulis

[iii]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
DAFTAR ISI

Hal
LEMBAR PERSETUJUAN HASIL PERBAIKAN .............................................................. ii
KATA PENGANTAR ........................................................................................................... iii
DAFTAR ISI ......................................................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR .............................................................................................................. v
DAFTAR TABEL ................................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1
A. Latar belakang ............................................................................................................. 1
B. Visi, Misi dan Gambaran Organisasi .......................................................................... 3
C. Tujuan ......................................................................................................................... 7
D. Manfaat ....................................................................................................................... 7
BAB II RANCANGAN AKTUALISASI ............................................................................. 9
A. Nilai-Nilai Dasar ASN................................................................................................. 9
1. Akuntabilitas ........................................................................................................... 9
2. Nasionalisme ......................................................................................................... 10
3. Etika Publik ........................................................................................................... 11
4. Komitmen Mutu .................................................................................................... 13
5. Anti Korupsi .......................................................................................................... 13
B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI ................................................................. 15
1. Manajemen ASN .................................................................................................... 15
2. Pelayanan Publik .................................................................................................... 16
3. Whole of Government............................................................................................ 17
C. Rancangan Aktualisasi .............................................................................................. 18
D. Rencana Jadwal Aktualisasi ...................................................................................... 24

[iv]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1. Struktur Organisai Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sulawesi Tengah ...... 4

[v]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 1. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Akuntabilitas ........................................ 9


Tabel 2. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Nasionalisme ........................................ 10
Tabel 3. Nilai dan indikator etika publik .................................................................... 12
Tabel 4. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Komitmen Mutu ................................... 13
Tabel 5. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Anti Korupsi ........................................ 13
Tabel 6. Prinsip Pelayanan Publik .............................................................................. 16
Tabel 7. Rancangan Aktualisasi ................................................................................. 18
Tabel 8. Rencana Jadwal Aktualisasi ......................................................................... 23

Tabel 4.

[vi]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan profesi bagi pegawai negeri dan
pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah
(UU No. 5 Tahun 2014). Pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berfungsi sebagai pelaksana
kebijakan publik, pelayan publik, dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Seorang calon pegawai negeri sipil (CPNS) merupakan bagian dari ASN
wajib mendapat Pelatihan Dasar (LATSAR) CPNS yaitu pendidikan dan pelatihan
dalam masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun
integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan,
karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat
profesionalisme serta kompetensi bidang (Peraturan LAN-RI No. 12 Tahun 2018).
Peserta latsar mengikuti proses pembelajaran yang mencakup nilai-nilai dasar profesi
PNS yang disingkat dengan istilah ANEKA, yaitu : Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi yang dielaborasikan dengan peran
ASN dalam NKRI yakni Whole of government, pelayanan publik dan manajemen
ASN.
Pengawasan hadir dalam rangka menjamin tertib pelaksanaan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di bidang kelautan dan perikanan. Dalam hal
mengawal kedaulatan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.
Dalam melaksanakan pengawasan pemanfaatan sumber daya kelautan dan
perikanan di Provinsi Sulawesi Tengah. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi
Sulawesi Tengah, melalui bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan
Seksi Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP Melaksanaan Pengawasan
Budidaya dan Pengawasan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan.
Tujuan dari kegiatan pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP yaitu (a)
Diterapkannya usaha Budidaya dan P2HP sesuai dengan izin dan peraturan

[1]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
perundang-undangan, (b) meningkatnya kepatuhan pelaku usaha Budidaya dan P2HP
sesuai peraturan dan perizinan yang berlaku dan (c) penggunaan sarana produksi
yang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Dalam mencapai tujuan
tersebut, beberapa hal yang dilakukan antara lain perencanaan kegiatan,
implementasi (soialisasi, pembinaan dan pengawasan secara langsung) dan evaluasi
hasil kegiatan.
Besarnya tujuannya yang ingin dicapai, membuat kegiatan Pengawasan
Perikanan Budidaya dan P2HP harus dilakukan secara terstruktur dan kontinu.
Namun kenyataannya berdasarkan penganggaran, kegiatan Pengawasan Perikanan
Budidaya dan P2HP baru dianggarkan tahun 2020 sehingga aktifitas kegiatan
pengawasan belum maksimal, ditambah dengan kondisi pandemik saat ini yang
membuat aktifitas pengawasan tidak berjalan efektif.
Melihat masalah diatas sehingga penulis dalam rancangan aktualisasi
mengangkat salah satu isu yang ada ditempat kerja. Beberapa isu yang ada ada
ditempat kerja antara lain: isu pertama : Belum berjalan efektifnya penggunaan SLO
(Surat Laik Operasi) sebagai bagian dari alat kontrol pengawasan Sumberdaya
Kelautan dan Perikanan, Isu kedua : kurangnya informasi usaha pengolahan hasil
perikanan dalam rangka pengawasan ketaatan usaha pengolahan dan pemasaran hasil
perikanan dan isu ketiga : masih adanya peredaran ikan berformalin di pasaran. Isu-
isu tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik APKL (Aktual, Problematik,
Khalayak dan Layak). Berdasarkan identifikasi isu-isu yang ada, terlihat bahwa isu
yang sangat penting yang diangkat adalah kurangnya informasi usaha pengolahan
hasil perikanan dalam rangka pengawasan ketaatan usaha pengolahan dan pemasaran
hasil perikanan.
Melihat kondisi saat ini, penulis mencoba untuk membuat terobosan melalui
rancangan aktualisasi dalam pelaksanaan pengawasan yang penekanannya dimulai
dari tahap dasar yaitu perencanaan dengan menyiapkan bahan rujukan dan baseline
data. Kedepannya diharapkan aktifitas pengawasan dilakukan dengan perencanaan
yang lebih terstruktur dengan berbasis data sehingga aktifitas pengawasan dapat
lebih efektif dan efisien melalui gagasan pemecahan isu “Tersedianya Informasi

[2]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
Sebaran Usaha Pengolahan hasil Perikanan Sebagai Data Base dan Bahan Rujukan
dalam Melakukan Pengawasan Ketaatan Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil
Perikanan”.
 Analisi dampak isu :
Jika isu “Kurangnya Informasi Usaha Pengolahan hasil Perikanan dalam
Rangka Pengawasan Ketaatan Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan”
tidak diselesaikan, maka dalam rangka pengawasan akan kurang berjalan optimal
dikarenakan tidak tersedianya informasi sebaran usaha pengolahan hasil perikanan.
Untuk itu penulis akan melakukan kegiatan aktualisasi dengan judul “Tersedianya
Informasi Sebaran Usaha Pengolahan hasil Perikanan Sebagai Data Base dan Bahan
Rujukan dalam Melakukan Pengawasan Ketaatan Usaha Pengolahan dan Pemasaran
Hasil Perikanan”
B. Visi, Misi dan Gambaran Organisasi
1. Visi dan Misi Daerah
Provinsi Sulawesi Tengah terletak pada posisi 2°22'LU dan 3°48'LS, serta
119°22' dan 124°22'BT. Luas wilayah Sulawesi Tengah adalah 68.033 km². Batas-
batas wilayah Provinsi Sulawesi Tengah adalah Laut Sulawesi dan Provinsi
Gorontalo (Utara), Provinsi Maluku (Timur), Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi
Tenggara (Selatan) dan Selat Makassar (Barat).
Adapun Visi Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2016 – 2021
adalah “Sulawesi Tengah Maju, Mandiri Dan Berdaya Saing”. Sedangkan Misi
Provinsi Sulawesi Tengah yaitu :
1) Melanjutkan reformasi birokrasi, mendukung penegakan supremasi hukum dan
HAM;
2) Meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah dan mendukung kemandirian
energy;
3) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan ekonomi
kerakyatan;
4) Mewujudkan pengelolaan sumberdaya agribisnis dan maritim yang optimal dan
berkelanjutan sejajar dengan provinsi maju di Kawasan Timur Indonesia;

[3]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
5) Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang berdaya saing dan berbudaya.

2. Gambaran Organisasi
Berdirinya Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah
berawal dari terbentuknya Dinas Perikanan Laut yang dipimpin oleh W. Pandaleke,
sedangkan Dinas Perikanan Darat dipimpin oleh A.A. CH. Baso. Pada tahun 1973,
kedua dinas tersebut digabung menjadi Dinas Perikanan dengan A.A. CH. Baso
sebagai kepala dinas, menjabat pada periode 23 April 1973 - 4 Mei 1979.
Berikutnya, berturut-turut menjadi Kepala Dinas Perikanan adalah Drs. B.T. H.
Simanjuntak, B.Sc (1 Juli 1979 - 1 Oktober 1986), Ir. Martin W. Batubara (1
Oktober 1986 - 24 Oktober 1990); Ir. Drs. Kudrat Ikrasaputra (24 Oktober 1990 -
13 Oktober 1997); serta Ir. Faisal Shahab (13 Oktober 1997 - 3 Juli 2007). Struktur
Organisai Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sulawesi Tengah tersaji pada
gambar 1.

Gambar 1. Struktur Organisai Dinas Kelautan dan Perikanan


Prov. Sulawesi Tengah

[4]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
3. Tugas dan fungsi
Tugas dan Fungsi pada Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan Dan
Perikanan
 Tugas :
Membantu kepala dinas melaksanakan penyiapan bahan perumusan
kebijakan dan bimbingan teknis, dan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap
menyelenggarakan fungsi Pengawasan Pengelolaan Ruang Laut, Pengawasan
Perikanan Budidaya, P2HP, dan Penanganan Pelanggaran.
 Fungsi :
a) Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis bidang Pengawasan
Pengelolaan Ruang Laut, Pengawasan Perikanan Budidaya, P2HP, dan
Penanganan Pelanggaran;
b) Penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang Pengawasan Pengelolaan
Ruang Laut, Pengawasan Perikanan Budidaya, P2HP, dan Penanganan
Pelanggaran;
c) Penyiapan bahan pengkoordinasian bidang Pengawasan Pengelolaan Ruang
Laut, Pengawasan Perikanan Budidaya, P2HP, dan Penanganan Pelanggaran
dengan pihak dan unit terkait;
d) Penyiapan bahan pembinaan/bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan bidang
Pengawasan Pengelolaan Ruang Laut, Pengawasan Perikanan Budidaya,
P2HP, dan Penanganan Pelanggaran;
e) Penyiapan bahan pelaksanaan tugas teknis bidang Pengawasan Pengelolaan
Ruang Laut,Pengawasan Perikanan Budidaya, P2HP, dan Penanganan
Pelanggaran;
f) Penyiapan bahan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan tugas bidang
Pengawasan Pengelolaan Ruang Laut, Pengawasan Perikanan Budidaya,
P2HP,dan Penanganan Pelanggaran;
g) Pelaksanaan fungsi lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas; dan

[5]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
h) Penyiapan bahan dan data serta menyusun dan menyampaikan laporan
pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pengawasan Sumber daya Kelautan
dan Perikanan.
Fungsi pada Seksi Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP adalah
Mempunyai tugas melaksanakan bahan kebijakan teknis, koordinasi, bimbingan
teknis, monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap penyelenggaraan kegiatan
Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP.
Uraian Tugas :
a) Melaksanakan pengelolaan administrasi dan menyusun program kerja Seksi
Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP;
b) Menghimpun Peraturan Perundang-undangan, pedoman dan petunjuk teknis
pelaksanaan kegiatan Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP;
c) Melaksanakan penyiapan bahan koordinasi dan kerja sama kegiatan
Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP;
d) Melaksanakan identifikasi, inventarisasi dan pengembangan sarana
prasarana Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP;
e) Melaksanakan publikasi Pencegahan Tindak Pelanggaran Pengelolaan
Perikanan Budidaya dan P2HP;
f) Melaksanakan pengawasan dan pengendalian kegiatan Pengelolaan
Perikanan Budidaya dan P2HP;
g) Melaksanakan investigasi tindak pelanggaran pengelolaan Perikanan
Budidaya dan P2HP;
h) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data
Pengawasan Perikanan Budidaya dan P2HP;
i) Melaksanakan penyiapan bahan monitoring dan evaluasi hasil
penyelenggaraan kegiatan Seksi Pengawasan Perikanan Budidaya dan
P2HP;
j) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan; dan

[6]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
k) Melaksanakan penyiapan bahan dan data, menyusun dan menyampaikan
laporan pelaksanaan tugas Seksi Pengawasan Perikanan Budidaya dan
P2HP.
Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal
Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) memiliki motto
“PILAR PSDKP” yaitu Profesional (Bekerja atas dasar kompetensi, komitmen dan
rasa tanggung jawab untuk menghasilkan kinerja terbaik), Integritas (Berfikir,
berkata dan bertindak konsisten sesuai dengan kode etik, prinsip moral dan
peraturan), Loyalitas (Memiliki kesetiaan, kepatuhan dan kebanggan terhadap
organisasi yang dilandasi ketulusan dan tanggung jawab untuk mewujudkan visi-
misi organisasi), Inovatif (Berupaya menghadapi tantangan perubahan dengan pola
pikir kreatif dan visioner guna mewujudkan proses kerja yang lebih baik, cepat dan
tepat) dan Sinergi (Membangun kerjasama yang selaras dan produktif untuk
menghasilkan karya yang berkualitas dan bermanfaat.
C. Tujuan
Adapun tujuan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN yaitu :
1. Tersedianya peta sebaran pelaku usaha pengolahan hasil perikanan di Kota Palu dan
Kabupaten Luwuk Banggai sebagai data base dan bahan rujukan dalam melakukan
pengawasan ketaatan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
2. Membentuk karakter ASN Profesional sebagai pelayanan masyarakat.

D. Manfaat
Manfaat dari penerapan nilai-nilai dasar ASN yaitu :
1. Bagi Peserta
Peserta dapat mengimplementasikan Nilai-nilai Dasar ASN yang ada dalam
mata pelatihan ANEKA (Akuntabel, nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu
dan Anti Korupsi) pada setiap kegiatan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan
Perikanan sehingga tercapai output yang berkualitas bagi instansi.
2. Bagi Organisasi
Meningkatkan efektivitas, efesiensi, inovasi, serta mutu pelayanan dalam
Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sulawesi Tengah.

[7]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
3. Bagi Pemerintah Daerah
Menjadi abdi Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi yang mampu
berperan aktif dalam mengembangkan daerah yang lebih baik.
4. Bagi Masyarakat
Secara tidak langsung menjaga hak-hak masyarakat khususnya masyarakat
pesisir terkait pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumberdaya alam secara lestari
dan berkelanjutan.

[8]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI

A. Nilai-Nilai Dasar ASN


Mata Pelatihan untuk pembelajaran agenda Nilai-nilai Dasar PNS adalah :
1) Akuntabilitas;
2) Nasionalisme;
3) Etika Publik;
4) Komitmen Mutu; dan
5) Anti Korupsi.
Tujuan Kurikulum pembelajaran agenda Nilai-nilai Dasar PNS, dengan memberi
penekanan pada kemampuan dalam memaknai dan menginternalisasi nilai-nilai dasar PNS.
Adapun Nilai-nilai Dasar PNS yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Akuntabilitas
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar akuntabilitas pada
peserta pelatihan melalui substansi pembelajaran yang terkait dengan nilai-nilai dasar
akuntabilitas, konflik kepentingan dalam masyarakat, netralitas PNS, keadilan dalam
pelayanan publik dan sikap serta perilaku konsisten, indikatornya adalah sebagai berikut :
Tabel 1. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Akuntabilitas
Nilai Indikator
1) Tanggung Jawab Menyelesaikan pekerjaan dan tugas secara tuntas dan
dengan hasil terbaik serta mampu mempertanggung
jawabkan
2) Jujur Memberikan laporan kinerja dengan memberikan bukti
nyata dari hasil dan proses yang dilakukan
3) Kejelasan Target Melakukan perencanaan atas apa yang perlu dilakukan
untuk mencapai tujuan dengan melalui identifikasi
program atas kebijakan yang perlu dilakukan, siapa yang
bertanggung jawab, kapan akan dilaksanakan, dan biaya
yang di butuhkan

[9]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
4) Netral Menunjukkan sikap netralitas PNS dan kepentingan
tertentu
5) Orientasi Publik Mengutamakan kepentingan Masyarakat diatas
kepentingan pribadi dan golongan
6) Adil Melayani masyarakat tanpa diskriminasi dan
ketidakjujuran
7) Transparan Keterbukaan dalam melakukan kegiatan organisasi

8) Konsisten Melakukan Tindakan yang telah disepakati dan sesuai


peraturan perundangan yang berlaku dari waktu ke waktu

9) Partisipatif Terlibat secara mental dan emosi kepada pencapaian


tujuan dan ikut bertanggung jawab didalamnya

2. Nasionalisme
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan nilai Pancasila dalam menumbuhkan
nasionalisme ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan sebagai perekat
dan pemersatu bangsa. Adapun nilai - nilai indikator nya adalah sebagai berikut :
Tabel 2. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Nasionalisme
Nilai Indikator
1. Ketuhanan 1) Menghadirkan Tuhan pada setiap aktivitas
2) Menghormati kemerdekaan beragama
3) Membina kerukunan hidup antar umat beragama
2. Kemanusiaan 1) Mencintai sesama manusia
2) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
3) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai
harkat martabat
4) Membela kebenaran dan keadilan
3. Persatuan 1) Mengutamakan keutuhan bangsa
2) Rela Berkorban
3) Mengembangkan rasa bangga berbangsa dan
bernegara tanah air Indonesia baik dalam pikiran,

[10]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
ucapan dan perbuatan
4) Memajukan pergaulan antar sesama manusia
5) Menjaga persatuan dalam keberagaman
4. Kerakyatan 1) Menghormati kedudukan, hak, dan kewajiban yang
sama
2) Mendahulukan kepentingan bersama
3) Tidak memaksakan kehendak
4) Melaksakan hasil musyawarah mufakat
5) Bertanggungjawab atas keputusan bersama
6) Membangun rasa persaudaraan dengan berbagai
suku dan budaya
5. Keadilan Sosial 1) Membangun semangat kekeluargaan dan kegotong-
royongan.
2) Mendahulukan kewajiban daripada hak
3) Gemar menolong orang lain
4) Menghormati hak orang lain dalam pelayanan publik
5) Mengembangkan pola hidup sederhana
6) Mengakui dan menghargai kesempatan berkarya

3. Etika Publik
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar etika publik pada
peserta pelatihan melalui pembelajaran kode etik dan perilaku pejabat publik, bentuk-
bentuk kode etik dan implikasinya, dan penerapan kode etik PNS. Adapun nilai-nilai
indikatornya adalah sebagai berikut :
Tabel 3. Nilai dan indikator etika publik
Nilai Indikator
1. Jujur 1) Tidak berbohong, dapat dipercaya dalam memberikan
pelayanan
2) Tidak membebani masyarakat
3) Menjalankan tugas sesuai hati nurani yang bersih

[11]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
2. Terbuka 1) Menyampaikan sesuatu sesuai peraturan yang berlaku
2) Siap menerima masukan dari pihak lain
3) Tidak ada yang ditutup-tutupi dalam menjalankan
tugas dan fungsinya
3. Tulus 1) Ikhlas dalam memberikan pelayanan
2) Memberikan pelayanan tanpa pamrih
4. Sopan 1) Membiasakan atau membudayakan senyum, sapa,
santun dan ramah dalam memberikan pelayanan
2) Saling menghargai dan berkomunikasi baik
3) Menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat
5. Transparansi 1) Memberikan Informasi secara benar dan tidak
menyesatkan
2) Tidak menyalahgunakan informasi untuk mencari
keuntungan pribadi atau golongan
6. Bersikap hormat 1) Toleransi dan tenggang rasa terhadap orang lain
2) Mengindahkan nasehat orang lain
3) Membantu / meringankan setiap urusan orang lain
4) Menjunjung tinggi harga diri dan martabat sesama
manusia
7. Bertanggung jawab 1) Menggunakan barang milik negara sesuai
terhadap barang milik peruntukannya
Negara 2) Tidak menjual barang milik negara
3) Memelihara dan tidak merusak barang milik Negara
8. Tidak diskriminatif 1) Tidak pilih kasih dalam memberikan pelayanan
dan adil 2) Tidak membeda-bedakan ras dan suku dan agama
dalam membrikan pelayanan.
3) Berperilaku adil/ proporsional dalam menjalankan
tugas

[12]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
4. Komitmen Mutu
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan nilai dasar inovatif dan komitmen
mutu pada peserta Pelatihan, melalui pembelajaran tentang efektivitas, efisiensi, inovasi
dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, dan konsekuensi dari perubahan. Adapun nilai
- nilai indikator nya adalah sebagai berikut :
Tabel 4. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Komitmen Mutu
Nilai Indikator
1. Efektif 1) Memenuhi kebutuhan masyarakat
2) Mencapai target
3) Berhasil guna
2. Efisien 1) Menjalankan tugas dengan tepat dan cermat
2) Bekerja berdaya guna dan bertepat guna
3) Bekerja tanpa kesalahan dan tanpa pemborosan
3. Inovatif 1) Menghasilkan sesuatu yang baru dan bermanfaat
4. Orientasi Mutu 1) Bekerja dengan komitmen bagi kepuasan masyarakat
2) Bekerja cepat, tepat ramah
3) Melayani dengan hati
4) Melindungi dan mengayomi
5) Melakukan perbaikan kelanjutan

5. Anti Korupsi
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar anti korupsi pada
peserta Pelatihan melalui pembelajaran penyadaran anti korupsi, menjauhi perilaku korupsi,
membangun sistem integritas, dan proses internalisasi nilainilai dasar anti korupsi. Adapun
nilai - nilai indikator nya adalah sebagai berikut :
Tabel 5. Nilai dan indikator Mata Pelatihan Anti Korupsi
Nilai Indikator
1. Jujur 1) Tidak melakukan perbuatan curang pada saat melakukan
pengadaan
2) Tidka melakukan perbuatan curang pada saat pengawasan
proyek

[13]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
3) Tidak melakukan perbuatan curang pada saat melakukan
inventarisasi aset milik Negara
2.Peduli 1) Tidak membiarkan orang lain merusak atau
menghilangkan barang inventaris dan kekayaan instansi
2) Bersedia memberi keterangan atas kasus penyalahgunaan
wewenang dan kerugian negara yang sednga dilakukan
penanganan berwajib
3. Mandiri 1) Tidak melakukan penyuapan untuk melancarkan
urusannya
2) Tidak memberikan hadiah atau imbalan berupa apaun pada
petugas/ pejabat yang telah melaksanakan tuga dan
tanggung jawabnya
3) Tidak tergantung dengan orang lain dalam melaksanakan
tugas pokoknya
4. Disiplin 1) Tidak melakukan tindakan melawan hukum
2) Taat menjalankan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai
dengan peraturan yang berlaku
5.Tanggung Jawab 1) Tidak menyalahgunakan wewenang untuk menguntungkan
diri sendiri/ orang lain dan korporasi dan dapat merugikan
keuangan negara
2) Tidak menerima imbalan apapun atas pelaksaan pekerjaan
yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya
6. Kerja keras 1) Bekerja dengan hasil terbaik dan tidak meminta imbalan
apapun atas pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tugas
dan tanggung jawabnya
2) Memilik kemampuan dan kemauan bekerja sesuai aturan
3) Memiliki ketekunan dalam bekerja untuk mendapatkan
hasil terbaik
7. Sederhana 1) Efisien dalam menggunakan sumber daya untuk

[14]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
mendapatkan hasil terbaik
2) Mensyukuri apapun hasil yang dicapainya setelah
melakukan upaya maksimal.
3) Memiliki gaya hidup sederhana yang akan mempengaruhi
pelaksaan tugas pokoknya
4) Menggunakan dan memelihara aset Negara
8 Berani 1) Berani menolak perintah yang berlawanan dengan hukum
dana dapat merugikan negara
2) Berani memberikan informasi sesuai dengan fakta
9. Adil 1) Memberikan layanan sesuai dengan aturan yang berlaku
secara konsisten pada semua orang
2) Memberikan sesuai dengan apa yang menjadi haknya

B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI


Pada pembelajaran ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang
kedudukan dan peran PNS untuk menjalankan fungsi ASN sebagai pelaksana kebijakan
publik, pelayan publik, dan perekat dan permersatu bangsa sehingga mampu mengelola
tantangan dan masalah keragaman sosial-kultural dengan menggunaan perspektif
Whole of Government dalam mendukung pelaksanaan tugas jabatannya.
Mata Pelatihan untuk pembelajaran agenda Kedudukan dan Peran PNS dalam
NKRI adalah sebagai berikut :
1. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai
ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi
politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. Ruang lingkup
Manajemen PNS meliputi penyusunan dan penetapan kebutuhan, pengadaan,
pangkat dan jabatan, pengembangan karier, pola karier, promosi, mutasi, penilaian
kinerja, penggajian dan tunjangan, penghargaan, disiplin, pemberhentian, jaminan
pensisun dan hari tua, dan perlindungan.

[15]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
2. Pelayanan Publik
Pelayanan publik adalah sebagai segala bentuk kegiatan pelayanan umum
yang dilaksanakan oleh instansi Pemenrintahann di Pusat Daerah dan dilingkungan
BUMN/BUMD dalam bentuk barang dan atau jasa, baik dalam pemenuhan
kebutuhan masyarakat. Prinsip pelayanan Publik adalah sebagai berikut :
Tabel 6. Prinsip Pelayanan Publik
Prinsip Keterangan
1) Partisipasif Melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan
dan mengevaluasi hasilnya
2) Transparan Menyediakan akses bagi warga negara untuk mengetahui
segala hal terkait pelayanan publik yang di selenggarakan
3) Responsif Wajib mendengar dan memenuhi tuntutan kebutuhan warga
negaranya
4) Tidak Tidak boleh dibedakan antara satu warga negara dengan warga
Diskriminatif negara yang lain atas dasar perbedaan identitas warga Negara
5) Mudah dan Memenuhi berbagai persyaratan dan membayar fee untuk
Murah memperoleh layanan yang mereka butuhkan dan masuk akal
dan mudah untuk dipenuhi
6) Efektif dan Mampu mewujudkan tujuan – tujuan yang hendak dicapainya
Efisien dan cara mewujudkan tujuan tersebut dilakukan dengan
prosedur yang sederhana
7) Aksesibel Dapat dijangkau oleh warga negara yang membutuhkan dalam
arti fisik (dekat, terjangkau dengan kendaran publik, mudah
dilihat, gampang ditemukan) dan dapat dijangkau dalam arti
non fisik yang terkait dengan biaya yang harus dipenuhi
masyarakat.
8) Akuntabel Harus dapat dipertanggung jawabkan secara terbuka kepada
masyarakat
9) Berkeadilan Dijadikan sebagai alat melindungi kelompok rentan dan
mampu menghadirkan rasa keadilan bagi kelompok lemah

[16]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
ketika berhadapan dengan kelompok yang kuat.

3. Whole of Government
Mata Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang sistem
pengelolaan pemerintahan yang terintegrasi dalam penyelenggaraan pemberian
pelayanan melalui pembelajaran konsep Whole of Government (WoG), Penerapan
WoG, dan Best Practice penerapan WoG dalam pemberian pelayanan yang
terintegrasi.

[17]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
C. Rancangan Aktualisasi
Unit kerja : Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sulawesi Tengah
Isu Yang diangkat : Kurangnya Informasi Usaha Pengolahan Hasil Perikanan dalam Rangka Pengawasan Ketaatan Usaha
Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Gagasan pemecahan isu : Pembuatan Peta Sebaran Pelaku Usaha Pengolahan hasil Perikanan di Kota Palu dan Kabupaten
Luwuk Banggai Sebagai Data Base dan Bahan Rujukan dalam melakukan Pengawasan Ketaatan
Usaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Tabel 7. Rancangan Aktualisasi
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH
1 2 3 4 5 6 7
1 Perencanaan pelaksanaan 1. Konsultasi dengan Catatan masukan  Akuntabilitas Misi ke 4: Profesional,
kegiatan Aktualisasi mentor dan saran dari (Kejelasan Mewujudkan Sinergi
mentor Target) pengelolaan
 Nasionalisme sumberdaya
(Kerakyatan) agribisnis dan
 Etika Publik maritim yang
(Terbuka, sopan, optimal dan
Bersikap berkelanjutan
Hormat) sejajar dengan
2. Koordinasi dengan Catatan masukan  Akuntabilitas provinsi maju di
rekan sejawat dan saran dari rekan (Kejelasan Kawasan Timur
kerja Target) Indonesia.
 Nasionalisme
(Kerakyatan)
 Etika Publik
(Terbuka, sopan,

[18]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH
Bersikap
Hormat)
3. Koordinasi dengan Mendapatkan  Akuntabilitas
pihak terkait lainnya informasi, (Kejelasan
(Bidang Perikanan masukan, dan saran Target)
Budidaya dan dari pihak terkait  Nasionalisme
P2HP) (Kerakyatan)
 Etika Publik
(Terbuka,
Sopan, Bersikap
Hormat)

 Manajemen
ASN
4. Menerapkan nilai Diterapkannya nilai  Nasionalisme
dasar ASN dalam ASN (Ketuhanan)
aktifitas di tempat (Nasionalisme)
kerja (berdoa
sebelum melakukan
kegiatan)
2 Menyiapkan alat dan bahan 1. Mengumpulkan Tesedianya  Akuntabilitas Misi ke 4: Profesional
pembuatan peta referensi model- referensi model- (Konsisten) Mewujudkan
model peta model peta  Etika Publik pengelolaan
(Jujur) sumberdaya
 Komitmen agribisnis dan
mutu (Efesien) maritim yang
2. Menyiapkan Tersedianya  Akuntabilitas optimal dan

[19]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH
perangkat komputer software pembuatan (Konsisten) berkelanjutan
dan software peta  Etika Publik sejajar dengan
(ArcGIS) dalam (Jujur) provinsi maju di
membuat peta  Komitmen Kawasan Timur
mutu (Efesien) Indonesia.
3. Mengumpulkan data Tersedianya data  Akuntabilitas
pelaku usaha pelaku usaha (Konsisten)
perikanan perikanan  Etika Publik
(Jujur,
Transparansi)
 Komitmen
Mutu (Efisien)
 Anti Korupsi
(Kerja Keras)

 Pelayanan
Publik
3 Pembuatan peta sebaran 1. Melakukan Terimputnya data  Akuntabilitas Misi ke 4: Profesional,
pelaku usaha perikanan pengimputan data (Konsisten) Mewujudkan inovatif
 Etika Publik pengelolaan
(Terbuka, sumberdaya
Transparan) agribisnis dan
 Kominmen maritim yang
Mutu (Efisien, optimal dan
Orientasi Mutu) berkelanjutan
 Anti Korupsi sejajar dengan
(Kerja Keras) provinsi maju di

[20]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH
2. Membuat dan Terdesainnya Peta  Akuntabilitas Kawasan Timur
mendesain peta (Konsisten) Indonesia.
 Etika Publik
(Terbuka,
Transparan)
 Kominmen
Mutu (Efisien)
3. Melakukan Tersedianya Peta  Akuntabilitas
pencetakan peta (Konsisten)
 Etika Publik
(Terbuka,
Transparan)
 Kominmen
Mutu (Inovatif)

 Pelayanan
Publik
4 Evaluasi hasil kegiatan 1. Mengumpulkan Terkumpulnya peta  Akuntabilitas Misi ke 4: Profesional
peta hasil cetak dalam 1 bundel (Tanggung Mewujudkan
jawab, pengelolaan
Konsisten) sumberdaya
 Etika Publik agribisnis dan
(Transparansi) maritim yang
 Kominmen optimal dan
Mutu (Efesien, berkelanjutan
Inovatif) sejajar dengan
2. Menjadikan Soft Tersedianya  Akuntabilitas provinsi maju di

[21]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH
file sebagai data database (Tanggung Kawasan Timur
base pengawasan jawab) Indonesia.
 Kominmen
Mutu (Efektif,
Inovatif)
 Anti Korupsi
(Sederhana)
3. Menjadikan hard Tersedianya bahan  Akuntabilitas
file sebagai bahan rujukam (Tanggung
rujukan jawab)
 Kominmen
Mutu (Efektif,
Inovatif)
 Anti Korupsi
(Sederhana)
4. Menyampaikan Laporan hasil  Akuntabilitas
laporan kepada kegiatan (Tanggung
mentor jawab, Jujur,
Transparan,
Partisipatif)
 Etika Publik
(Terbuka)
 Kominmen
Mutu (Inovatif,
Orientasi Mutu)
 Anti Korupsi
(Kerja Keras,
Sederhana)

[22]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
KONTRBUSI
KETERKAITA
KEGIATAN PENGUATAN
TAHAPAN N SUBSTANSI
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL TERHADAP NILAI
KEGIATAN MATA
VISI, MISI ORGANISASI
PELATIHAN
DAERAH

 Pelayanan
Publik

[23]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020
D. Rencana Jadwal Aktualisasi
Tabel 8. Rencana Jadwal Aktualisasi
TANGGAL PELAKSANAAN
NO KEGIATAN `NOVEMBER 2020 `DESEMBER 2020
4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Perencanaan
pelaksanaan
kegiatan
Aktualisasi
2 Menyiapkan
alat dan
bahan
pembuatan
peta
3 Pembuatan
peta sebaran
pelaku usaha
perikanan
4 Evaluasi hasil
kegiatan

[24]
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXIV
PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2020